;

Welcome, Guest. Please login or register.
Did you miss your activation email?

Username: Password:
Pages: 1 ... 184 185 186 187 [188] 189 190 191 192 ... 551   Go Down

Author Topic: [RCTI-2012] TUKANG BUBUR NAIK HAJI (Citra Kirana, Hj Nani Wijaya, Latief Sitepu)  (Read 413888 times)

rony92

  • Penyelam Unggul
  • *****
  • Keong: 1
  • Offline Offline
  • Posts: 5696

Akhirnya lihat RUMANAH ngaji jga . . .
Bgitu dong lbh baik ngaji sndri ok!
Restu gokil ya peranya,,,
Logged

caty_ryuriread

  • Forum Machi
  • ***
  • Keong: 0
  • Offline Offline
  • Posts: 2176
  • “Anyong Haseo..."

si restu ada ada ajah, bikin ketawa2 mulu ih, dr bantuin abi ngoreksi jawaban ulangan, terus di meja makan, apalagi waktu yg lain mau berdoa, dia ngambil Centong (sendok nasi) duluan  ;D ;D
Logged

rony92

  • Penyelam Unggul
  • *****
  • Keong: 1
  • Offline Offline
  • Posts: 5696

setelah Dunay, Vandah,
kini ada Arcik,,,mga2 berjodoh, sy rasa memang cocok andi n ciki.
Sudah bnyk fansnya lgi...
Logged

rony92

  • Penyelam Unggul
  • *****
  • Keong: 1
  • Offline Offline
  • Posts: 5696

Tukang Bubur Naik Haji : Bukan Sinetron
Menjual Mimpi
Mengangkat tema sederhana, sinetron
Tukang Bubur Naik Haji The Series sukses
merebut hati masyarakat. Bagaimana cara
Imam Tantowi sebagai penulis naskah
melahirkan ide-ide yang menarik?
Diajang Panasonic Gobel Award 2013 lalu,
Sinetron Tukang Bubur Naik Haji The Series
(TBNH) meraih dua penghargaan sebagai Drama
Seri Terfavorit 2013. Selain itu, Citra Kirana, pe-
meran Rumana meraih penghargaan sebagai
Artis Terfavorit Di luar sukses tersebut, TBNH su-
dah memasuki episode 500.
Sukses sinetron tersebut tidak lepas dari Imam
Tantowi sebagai penulis cerita. la berhasil
mengemas cerita tentang kehidupan sehari-hari
menjadi tontonan yang menarik.
Nyaris tidak ada kemewahan yang yang
ditampilkan di TBNH. "Ini bukan sinetron yang
menjual mim-pi. Ini cerita kesederhanaan," kata
Imam ketika ditemui di lokasi syuting TBNH di
Cibubur, Rabu (3/4) siang hari.
Sinetron yang diangkat dari FTV dengan judul
yang sama itu, berawal dari ide yang sangat
sederhana. Saat itu, Imam mendengar ceramah
ustad Yusuf Mansyur tentang keteladanan
seorang tukang bubur yang punya Mercedes
Benz C 200 Kompressor. Tukang Bubur itu juga
berhasil mewujudkan mimpi ibunya yang ingin
menunaikan ibadah haji.
"Ide awalnya dari situ. Saya cuma ambil dua
tokoh dari cerita itu, anak yang jadi tukang bubur
dan ibunya karena itu inti ceritanya. Tapi
kemudian ada tokoh Mang Odjo, Rumana, Robby
dan Haji Mukhidin itu fiksi saja," beber Imam.
Ketika masih dibuat dalam bentuk FTV, tokohnya
memang tidak banyak. Tapi sekarang tokoh di
TBNH sudah mencapai 60 orang.
Bagaimana Imam bisa menciptakan tokoh
sebanyak itu dengan beragam karakter? "Saya
ambil dari kitab Imam Ghazali yang banyak
menceritakan tentang watak-watak manusia.
Misalnya ada yang sifatnya dengki, ikhlas, dan
lainnya," urainya.
Setelah mendapatkan beragam karakter manusia
itu. Imam menyematkan karakter itu ke dalam
tokoh yang dibentuknya itu. Misalnya karakter
dengki yang ia sematkan ke dalam tokoh Haji
Mukhidin.
"Nah, kalau sudah ditetapkan karakternya, baru
saya membuat nama yang sesuai dengan
wataknya. Misalnya, Haji Sulam. Begitu
mendengar nama itu kan orang sudah bisa
membayangkan kalau orang-nya baik. Beda
dengan nama Kardun, yang konotasinya pasti
sudah nggak baik," ujarnya.
Selain itu, Imam juga berusaha membuat nama
yang mudah diucapkan agar lebih mudah diingat
penonton. Caranya sebelum menetapkan nama,
ia mengucapkan nama itu berulang kali.
"Maksudnya juga apakah saat diucapkan, nama
tersebut kedengarannya enak atau tidak," ujar pria
kelahiran Tegal 13 Agustus 1946 itu.
Adanya penambahan beberapa tokoh dalam
sinetron, diakui oleh Imam, merupakan salah satu
cara supaya sinetron ini tidak membosankan. la
juga menggunakan multi plot untuk mengem-
bangkan cerita tersebut.
"Karena di sini pakai multi plot dengan tokoh yang
sangat banyak, makanya penonton harus akrab
dulu dengan tokoh itu baru kemudian tokoh itu
diberi problem," jelas Imam.
Imam enggan menyebutkan bagaimana ia
memutuskan kapan waktu yang tepat untuk
memunculkan tokoh tersebut. "Setiap penulis
punya trik sen diri kapan saat tepat untuk
memunculkan tokoh itu. Itu sebenarnya rahasia
penulis, yah," katanya lantas tersenyum.
Multi Plot
Keuntungan lain menggunakan multi plot adalah
tidak ada pemain yang menonjol dan sebagai
penentu rating. Pasalnya, setiap tokoh yang ada
dalam sinetron itu memang memiliki kekuatan
masing-masing. Karena itu, meski tanpa Haji
Sulam sebagai tokoh sentral, TBNH tetap
digemari.
"Tokoh Suroso Kimpling atau Mbah Rosso itu
meski perannya kecil, justru saat dia keluar rating-
nya tinggi. Seperti tokoh Atika pun banyak
penggemarnya," kata Imam. "Jadi semua tokoh
yang ada sudah matang, sehingga walaupun
tokoh sentral-nya sudah nggak ada, sinetron ini
masih tetap disenangi masyarakat," tambahnya.
Karena masing-masing tokoh sangat kuat. Imam
tidak menghilangkan tokoh selama-lamanya.
Misalnya, tokoh Haji Sulam yang justru
diceritakan pergi ke Arab untuk mengurus
bisnisnya.
"Tokohnya tidak bisa diganti karena sudah
melekat dengan pemerannya. Kalau nanti Mat
Solar mau main kembali, ya tetap dimasukkan.
Tapi, selama nggak ada dia, saya tetap
menceritakan bahwa dia tetap ada dengan istrinya
sesekali meneleponnya," jelasnya.
Selain menggunakan multi plot, Imam juga
sering memasukkan isu-isu yang tengah
berkembang di masyarakat. Misalnya, saat ini isu
tentang Eyang Subur juga dimasukkan untuk
memperkaya ceritanya.
"Dengan memasukkan isu yang tengah
berkembang, penonton tidak bosan karena
merasa dekat dengan kehidupan mereka sehari-
hari," tukas Imam yang pernah meraih
penghargaan dalam Festival Sinetron Indonesia
1996 sebagai penulis cerita asli komedi terbaik
lewat 'Suami-suami Takut Istri' itu.
Menariknya lagi, sinetron ini tidak menjual
bintang-bintang kelas A. Bahkan sebagian besar
artis yang sudah berumur. Namun, sinetron itu
tetap menarik di hati penonton. Hal itu memang
sengaja dilakukan Imam. Sejak awal dia sudah
memberikan arahan seperti apa yang akan
memerankan tokoh itu. Meski ada beberapa
bintang yang cantik dan tampan.
"Tujuannya di sini adalah memberi penonton
agar bisa bersaing dengan yang ada di sinetron.
Misalnya Haji Muhkidin yang senang dengan
Riyamah. Penonton akan bisa berkata, ah
mendingan ayah saya lebih ganteng dan baik
dibanding Haji Mukhidin," terang Imam.
(NYATA, Edisi 2179, II April 2013)
Logged

rony92

  • Penyelam Unggul
  • *****
  • Keong: 1
  • Offline Offline
  • Posts: 5696

tgl 15 tayang lbh awal pukul 18.00 wib
Logged

joni adin

  • Senior Sailor
  • ******
  • Keong: 1
  • Offline Offline
  • Posts: 15926

Ben Kasyafani dari C7S pindah ke TBNH. ;D
Logged

rony92

  • Penyelam Unggul
  • *****
  • Keong: 1
  • Offline Offline
  • Posts: 5696

Ben jdi guestar n jd adiknya bos romlah... [hmpfh] dikira kumpul sapi ama kardun.
Logged

joni adin

  • Senior Sailor
  • ******
  • Keong: 1
  • Offline Offline
  • Posts: 15926

tgl 15 tayang lbh awal pukul 18.00 wib

pindah jam tayang yaaa????
Seterusnya apa cuma hari senin ajaa????
Logged

Garry KAHP

  • Chingu
  • **
  • Keong: 0
  • Offline Offline
  • Posts: 1920
  • Hidup adalah pilihan
    • My Facebook

tgl 15 tayang lbh awal pukul 18.00 wib

pindah jam tayang yaaa????
Seterusnya apa cuma hari senin ajaa????

Lah C7S gimana nasibnya ? Masak ya udah khatam tgl segitu ?
Logged
Suka Ada Band,Gigi,Dewa 19,Project Pop,Cherrybelle,Wenda Tan,Aurelia Devi,Anisa Rahma,RAN,Sheila On 7

kiss

  • Cabin Crew
  • *
  • Keong: 0
  • Offline Offline
  • Posts: 78
    • drakorindo

 FP TBNH
Sekedar informasi,
Malam ini, Kamis - 11 April 2013, dan Hari Sabtu - 13 April 2013.
TBNH The Series akan tayang 3 Epsd, pukul 19.30 s/d 22.30 WIB (180 minutes).
Selamat menyaksikan...!

Berkah kemana?
Logged
http://www.drakorindo.net/---> Download drama,film dan variety show korea
Pages: 1 ... 184 185 186 187 [188] 189 190 191 192 ... 551   Go Up