;

Welcome, Guest. Please login or register.
Did you miss your activation email?

Username: Password:
Pages: [1]   Go Down

Author Topic: TANAH KITA (MASIHKAH) TANAH SURGA  (Read 2507 times)

darmantoadi

  • Kelasi
  • Keong: 0
  • Offline Offline
  • Posts: 4
TANAH KITA (MASIHKAH) TANAH SURGA
« on: September 12, 2008, 10:11:57 am »

Salam kenal,
Sekapur sirih perkenalan :

Tanah Kita (masihkah) Tanah Surga

Orang bilang tanah kita tanah surga, tongkat kayu dan batu jadi tanaman.
            Penggalan bait lagu Koes Plus menggambarkan betapa suburnya tanah di Nusantara ini, sampai-sampai tongkat kayu dan batu di biarkan saja di tanah kita akan tumbuh menjadi tanaman. Namun yang menjadi pertanyaan kita sekarang apakah tanah kita sesubur tanah seperti yang dulu? Hal ini yang perlu secepatnya mendapatkan jawaban.
Kalau kita cermati yang berhubungan erat dengan tanah adalah dunia pertanian. Boleh saja kita dulu bangga akan pertanian kita yang memiliki tanah subur, namun kita juga semua tahu semenjak digulirkannya Revolusi Hijau yang pada awalnya sebenarnya memiliki tujuan untuk mewujudkan swasembada pangan, namun pada akhirnya kini meninggalkan masalah besar seperti kerusakan lingkungan pertanian dan semakin kerasnya tanah-tanah pertanian akibat menggunakan pupuk dan pestisida buatan (kimia).
Nah, jadi jawabannya sudah ada bahwa tanah-tanah pertanian kita kini sudah banyak bermasalah dengan tingkat kesuburannya (tingkat kesuburan tanah semakin merosot). Lalu bagaimanakah solusi untuk mengatasinya?
Banyak solusi yang ditawarkan untuk mengatasi kendala dengan tingkat kesuburan tanah kita yang semakin merosot itu diantaranya adalah dengan cara meninggalkan secara perlahan ataupun total penggunaan pupuk dan pestisida kimia yang diganti dengan menggunakan pupuk dan pestisida organik.
Namun dengan cara ini, para petani juga terkadang tidak sabaran bahkan ada yang masih menolaknya, karena alasan pada umumnya dengan menggunakan pupuk dan pestisida kimia prosesnya lebih cepat pada sasaran, ini maklum saja, karena biasanya yang menggunakan bahan alami memiliki proses agak lambat namun pasti, berbeda dengan produk kimia (buatan) yang memiliki tingkat yang membahayakan lingkungan.
Namun sebagai bahan perenungan kita bersama, sudah saatnya kita harus bijaksana dalam melihat kondisi seperti ini. Dan sudah seharusnya mulai saat ini kita bersama menggalakkan pertanian organik yang ramah lingkungan dan tidak berbahaya bagi manusia serta sekelilingnya.
Kita tidak perlu egois hanya memikirkan keuntungan saat ini (sesaat), sehingga kita lupa bagaimana kondisi anak cucu kita di masa yang akan datang.
Mungkin kita dan anda semua yang ada di luar tembok NASA sudah saatnya melihat Visi dan Misi yang diemban NASA untuk membangun pertanian bangsa ini. Dengan mengutamakan pertanian organik yang selalu menjadi acuannya, maka sudah tentu kita dan anda semua selayaknya ikut mendukung gerakan dan program NASA saat ini dan akan datang sehingga tanah kita kembali menjadi tanah yang subur. Tanah kita tanah surga.

  8) 8)
Eko S Darmanto
081578105668
Website :
www.inmara.cjb.net
Logged

nanad

  • Kelasi
  • Keong: 0
  • Offline Offline
  • Posts: 4
Re: TANAH KITA (MASIHKAH) TANAH SURGA
« Reply #1 on: August 30, 2009, 02:14:37 pm »

 :)
Logged

nanad

  • Kelasi
  • Keong: 0
  • Offline Offline
  • Posts: 4
Re: TANAH KITA (MASIHKAH) TANAH SURGA
« Reply #2 on: August 30, 2009, 02:19:32 pm »

 [eat]
Logged

internetcepat

  • Cabin Crew
  • *
  • Keong: 0
  • Offline Offline
  • Posts: 32
Re: TANAH KITA (MASIHKAH) TANAH SURGA
« Reply #3 on: May 05, 2011, 05:52:42 pm »

 ;D
Logged
Pages: [1]   Go Up