;

Welcome, Guest. Please login or register.
Did you miss your activation email?

Username: Password:
Pages: 1 2 3 [4] 5 6 7 8   Go Down

Author Topic: Tema-tema ekstrem di Indonesia?  (Read 6419 times)

juliettehasagun

  • Cabin Crew
  • *
  • Keong: 0
  • Offline Offline
  • Posts: 118
  • My Bleeding Romeo
    • Personal Blog
Re: Tema-tema ekstrim di Indonesia?
« Reply #30 on: January 10, 2009, 11:07:47 AM »

Kalo soal agama, aku kurang nagkep sih maksudnya Xeno kaya apa. Kalo buku tentang agama, sih banyak banget disini. Soal perdebatan antar agama juga kayanya ada. Aku pernah liat buku tentang ramalan datangnya nabi Muhammad dalam banyak kitab suci agama sebelumnya, tapi ga tau ini yang dimaksud Xeno apa bukan.

Well, that's my 2 cent.
Yang ku maksud itu disversi agama. Di mana penulis menuangkan pedapat mereka yang berbeda dengan ajaran atau kelompok agama tertentu. Seperti mengatakan kalau seorang pemuka agama dan bawahannya ternyata memerintahkan kepada para 'agen-agen'nya di seantero dunia untuk melakukan sesuatu yang membahayakan. Aku tidak menyalahkan jika ada yang menulis kasus seperti ini dalam cerita fiksi, jika ceritanya bagus, aku bahkan akan membaca dan menikmatinya, tapi, bagaimana dengan orang lain? Ada saja yang merasa risih dengan hal seperti ini, 'kan? Atau bahakan ada yang merasa tersinggung. Jadi bagaimana pendapat kalian dengan tema seperti ini? Lalu bagaimana seharusnya cerita yang berbau disversi agama harus dituangkan dalam sebuah cerita hingga tidak terlalu 'menghipnotis' atau pula membuat risih para pembaca.

Jika ditanya pendapatku, maka yang perlu diperhatikan dalam hal ini adalah netralitas seorang penulis. Tapi, aku aku pikir-pikir juga, cerita yang ga netral biasanya bisa lebih mudah menarik pembaca dari pada yang netral. Bisa menggoda bagi para penulis, 'kan  ;D
Bukannya tema2 agama udah banyak : poligami (macam ayat2 cinta) terus okultisme dan perdukunan (kafir), ama setan2 (yg penyelesaiannya dgn doa2)

kalo menurutku sih yg menarik dikaji sebagai karya sastra adalah pembunuhan sadis (kek di film saw itu loh)
Duh, aku belum baca 'ayat-ayat cinta', broer  :'( Tapi aku sudah nonton filmnya. Dari segi cerita pada muatan poligaminya, aku merasa agak kurang kental hingga bisa mempengaruhi seseorang untuk melakukan hal yang sama. Lagi pula--menurut aku--poligami dalam cerita ini juga tidak dapat disalahkan, kok. Kang Abik menuangkannya dalam ruang lingkup agama Islam, di mana dalam agama Islam sendiri poligami tidak diharamkan. Tapi, aku melihat--dalam filmnya--tema poligaminya sedikit tidak netral. Tidak ada yang kontra terhadap perbuatan itu di dalam cerita. Tapi ini bukan sebuah keburukan atau kesalahan, malah ini merupakan keuntungan yang diambil penulis dan sah. Seperti yang pernah aku bilang, "cerita yang ga netral biasanya lebih mudah menarik pembaca", 'kan  ;D

IMHO, sejauh ini menurut gue yang jadi 'ekstrim' dan bikin sensitif masyarakat Indonesia itu bukunya Salman Rushdie dulu yang ayat-ayat cinta, eh setan.   ;D Buku-buku komunisme sendiri sepertinya sejauh ini melenggang kok. Justru tahu gak yang bikin tempat gue heboh: buku pelajaran yang ada gambar pohon menyerupai pohon natal, huruf t yang menyerupai (maaf) lambang kristen, en ibukuto provinsi yang salah ketik.  ;D

Mungkin ini untungnya di Indonesia yang belum sepenuhnya melek baca kali, ye. Harpot sendiri kan membawa tema sihir, Narnia bawa pesan kristen, Dark Material bawa tema anti tuhan en bahkan IMHO twilight juga membawa pesan yang kurang bagus. Tapi gak ada yang heboh soal ini di Indonesia kan?

So, menurut gue, write you want to write. Toh selalu ada editor en reader yang bisa loe minta pendapat. Mereka yang jadi saringan tulisan loe. Kalau dari awal sudah membatasi diri, biasanya hasilnya kurang maksimal juga. Atau pakai cara temen gue yang nulis yaoi, edarkan di luar negeri.  [thumbsup]

Kecuali kalau loe nulis yang ekstrim terus loe terkenal dan berhasil memunculkan kontroversi itu. Baru deh mungkin dipanggil kejaksaan.  ;D
« Last Edit: January 10, 2009, 11:12:35 AM by juliettehasagun »
Logged
Tentang Buku dan Cerita Misteri Indonesia Jejak Darah
Twitter: @deetopia
Personal Blog: Deetopia

dejongstebroer

  • Forum Machi
  • ***
  • Keong: 0
  • Offline Offline
  • Posts: 2501
  • Malaikat juga tahu aku yang jadi juaranya.......
Re: Tema-tema ekstrem di Indonesia?
« Reply #31 on: January 10, 2009, 03:44:20 PM »

Tema poligami di AAC menurutku kurang extrim scr bersetting agama islam di negara mesir yg notabene tdk mengharamkannya.
Coba kalo setting agama dan negara/masyarakat lain yg memiliki hukum monogami mutlak yg jelas, poligami benar2 diharamkan dan pelakunya diancam hukuman berat..
Itu baru extrim = breaking the law = melawan arus
Logged
Fitiavana, Tanindrazana, Fandrosoana

raazu hayasaki

  • Cabin Crew
  • *
  • Keong: 0
  • Offline Offline
  • Posts: 386
  • I love DeG!!!
Re: Tema-tema ekstrem di Indonesia?
« Reply #32 on: January 20, 2009, 03:53:29 PM »

klw necrophilia termasuk ekstrem gak?  ;D ;D ;D

necrophilia: orang yang suka melakukan hubungan s*x  terhadap mayat
Logged

dejongstebroer

  • Forum Machi
  • ***
  • Keong: 0
  • Offline Offline
  • Posts: 2501
  • Malaikat juga tahu aku yang jadi juaranya.......
Re: Tema-tema ekstrem di Indonesia?
« Reply #33 on: January 20, 2009, 04:59:34 PM »

zoophilia aja : misalnya kawin ama guguk
ya gak usah diceritain gimana cara kawinnya tapi pokoknya sering berhubungan badan dgn peliharaannya itu
Logged
Fitiavana, Tanindrazana, Fandrosoana

xenosapien

  • Cabin Crew
  • *
  • Keong: 0
  • Offline Offline
  • Posts: 447
  • Stand with wisdom and walk with knowledge
Re: Tema-tema ekstrem di Indonesia?
« Reply #34 on: January 21, 2009, 04:15:21 PM »

Necrophilia dan semacamnya tergolong ga wajar di mata umum. Jadi tema seperti ini termasuki dalam katagori ekstrem. Tapi, emangnya ada novel ato cerpen yang mengangkat tema itu? Setahu aku, kebanyakan novel hanya menyinggung-nyinggung masalah itu sedikit sebagai bumbu cerita. Kecuali ada bebarapa yang mengangkat cerita tentang hubungan intim manusia dengan makhluk halus. Tapi, untuk yang ini masih jauh tidak masuk akal umum untuk bisa diterima mentah-mentah.
Logged

raazu hayasaki

  • Cabin Crew
  • *
  • Keong: 0
  • Offline Offline
  • Posts: 386
  • I love DeG!!!
Re: Tema-tema ekstrem di Indonesia?
« Reply #35 on: January 21, 2009, 06:57:30 PM »

Necrophilia dan semacamnya tergolong ga wajar di mata umum. Jadi tema seperti ini termasuki dalam katagori ekstrem. Tapi, emangnya ada novel ato cerpen yang mengangkat tema itu? Setahu aku, kebanyakan novel hanya menyinggung-nyinggung masalah itu sedikit sebagai bumbu cerita. Kecuali ada bebarapa yang mengangkat cerita tentang hubungan intim manusia dengan makhluk halus. Tapi, untuk yang ini masih jauh tidak masuk akal umum untuk bisa diterima mentah-mentah.

klw novel sih, emang kagak ada... tapi aku yang bikin tema keak gtu....
biarpun gak gitu2 amat sih....
mungkin lebih ke romance, saking cintanya sama kekasihnya itu, meskipun kekasihnya udah mati, dia masih aja memperlakukan keak waktu kekasihnya masih idup... yah...keak berhubungan intim gtu deh... hekekekek.... XE
Logged

juunishi master

  • Chingu
  • **
  • Keong: 0
  • Offline Offline
  • Posts: 1720
Re: Tema-tema ekstrem di Indonesia?
« Reply #36 on: January 21, 2009, 11:34:46 PM »

Necrophilia dan semacamnya tergolong ga wajar di mata umum. Jadi tema seperti ini termasuki dalam katagori ekstrem. Tapi, emangnya ada novel ato cerpen yang mengangkat tema itu? Setahu aku, kebanyakan novel hanya menyinggung-nyinggung masalah itu sedikit sebagai bumbu cerita. Kecuali ada bebarapa yang mengangkat cerita tentang hubungan intim manusia dengan makhluk halus. Tapi, untuk yang ini masih jauh tidak masuk akal umum untuk bisa diterima mentah-mentah.

klw novel sih, emang kagak ada... tapi aku yang bikin tema keak gtu....
biarpun gak gitu2 amat sih....
mungkin lebih ke romance, saking cintanya sama kekasihnya itu, meskipun kekasihnya udah mati, dia masih aja memperlakukan keak waktu kekasihnya masih idup... yah...keak berhubungan intim gtu deh... hekekekek.... XE
Whew, apakah sepanjang isi novel rencananya bakal berisi ttg obsesi si necrophilia itu? Sepanjang yg gw tahu, hal2 yg semacam orientasi seksual itu udah cenderung detail dan dimasukkan sbg karakteristik tokoh, bukan konflik ato tema utama. Tapi gw pernah dikasih tahu kok ada novel bagus yg ada unsur beastialismenya. (Gunung Tangkuban Parahu aja di ceritanya ada tuh beastialisme)

Hehe.
Logged
"Boku wa... koko ni iru!"

xenosapien

  • Cabin Crew
  • *
  • Keong: 0
  • Offline Offline
  • Posts: 447
  • Stand with wisdom and walk with knowledge
Re: Tema-tema ekstrem di Indonesia?
« Reply #37 on: January 26, 2009, 02:59:33 PM »

@Raazu: Wah, jadi ingat salah satu vidio klip lagu, nih [biggrin] Tapi, benar kata Jun, necrophilia agak rentan jika dibuat menjadi tema utama cerita. Yaitu menjadi suatu yang penting dalam cerita, dikupas dan dibahas berkali-kali seperti pembunuhan bertali--eh, maksudku; berantai  ;D Topik necrophilia akan lebih aman jika hanya dibuat menjadi bumbu cerita. Tapi! Bukan berarti kamu nggak bisa mengangkatnya menjadi hal utama dalam cerita, lho. Itu hanya tinggal bagaimana cara kamu mengangkatnya tanpa membuat pembaca merasa risih atau jijik  [thumbsup]
Logged

magicplayer

  • Cabin Crew
  • *
  • Keong: 0
  • Offline Offline
  • Posts: 499
  • ZX Kick!!!!
    • My novel project; Project Izarut
Re: Tema-tema ekstrem di Indonesia?
« Reply #38 on: January 26, 2009, 10:21:10 PM »

Tidak ada yang punya tema lagi kah? Selain hubungan seks yang ga jelas?
Logged
"A good writer is not, per se, a good book critic. No more so than a good drunk is automatically a good bartender." Jim Bishop

dejongstebroer

  • Forum Machi
  • ***
  • Keong: 0
  • Offline Offline
  • Posts: 2501
  • Malaikat juga tahu aku yang jadi juaranya.......
Re: Tema-tema ekstrem di Indonesia?
« Reply #39 on: January 27, 2009, 05:23:56 AM »

Ada. Pemujaan setan. Lengkap dgn ritual2 dan organisasi 'Satanic Church'.
Ada sh novel indo yg angkat tema ini judulnya 'Jakarta Dalam Pentagram' tapi sayang eksekusinya kurang bagus. Aku gak beli novelnya sh secara pas baca sinopsisnya keliatan jayus banget. Ada tokoh yg bernama Ibnu Listianto (akronim dari iblis) terus ada lagi lupa yg akronim dari kata setan..
Kwkwkwkwk. Aku ketawa ngakak pas baca nama2 ini.. Jadi kuputuskan utk mengembalikan buku ke rak
« Last Edit: January 27, 2009, 05:28:59 AM by dejongstebroer »
Logged
Fitiavana, Tanindrazana, Fandrosoana
Pages: 1 2 3 [4] 5 6 7 8   Go Up