;

Welcome, Guest. Please login or register.
Did you miss your activation email?

Username: Password:
Pages: [1]   Go Down

Author Topic: Bagaimana OP Yang Aman  (Read 199 times)

cheetoze

  • Cabin Crew
  • *
  • Keong: 0
  • Offline Offline
  • Posts: 6
Bagaimana OP Yang Aman
« on: January 10, 2017, 01:08:21 pm »

Pada intinya entry market forex itu relatif, tergantung kebijakan masing-masing. Dan yang namanya aman atau riskan juga sama relatif, tergantung pemahaman dan sudut pandang masing-masing.
Dan dalam trading juga tergantung dari style kita juga ada yang memang suka entri yang kalau menurut orang lain menantang bahaya, tapi menurut yang bersangkutan mungkin aman-aman saja.

Jadi sebetulnya masalah aman dan bahaya hanya masalah pemahaman dan skill, selama kita sadar dan paham betul bahayanya dan kita tahu cara menanganinya saya pikir menantang bahaya sah-sah saja, lagipula menurut sudut pandang yang bersangkutan mungkin itu malah tiadk bahaya.

Lalu darimana kita bisa tahu kalau kondisinya aman atau berbahaya?

1. Pahami dulu kondisi market berdasarkan konsep POV yang kita gunakan. Dari pemahaman ini kita akan tahu bagaimana probabilitas harga akan bergerak selanjutnya. Dari sini juga kita akan paham dimana kira-kira targetnya, bagaimana tingkat resikonya dan bagaimana cara menanganinya.

2. Dari situ tinggal bagaimana sikap kita ketika menghadapi kondisi di market. Probabilitasnya sudah tahu, target sudah tahu, resiko juga sudah tahu. Lalu kita mau apa? Buy, sell, atau tunggu? Semuanya terserah!

3. Nah supaya trading kita tidak ngawur coba buat satu kebijakan atau aturan baku untuk trading kita. Jadi kita punya kriteria kondisi bagaimana kita akan buy, dimana entri dan stop loss-nya, kondisi bagaimana kita akan sell, dimana entri dan stop loss-nya, dan kondisi bagaimana kita akan tunggu saja. Kenapa harus baku?

Karena pergerakan harga itu ada polanya, dan polanya ini sama berulang-ulang dari jaman jahiliah juga. Dengan membuat kriteria dan aturan baku ini kita pelan-pelan akan membentuk style trading kita yang adaptif dengan kondisi market. Juga hal ini membuat style kita jadi baku, terukur, logis dan mudah dievaluasi. Jadi nanti mudah kita bisa cari kelemahan dan kesalahan kita dimana, kelebihannya dimana, dan kalau perlu pengembangannya juga nanti bagaimana. Nah kalau kita tidak punya kebijakan yang baku, ini sangat sulit untuk mengembangkan style dan evaluasi kita karena boleh jadi kita jadi sering menghadapi suatu kondisi market yang sama tapi dengan sikap yang berbeda sehingga hasilnya juga beda-beda.
Logged
Pages: [1]   Go Up