;

Welcome, Guest. Please login or register.
Did you miss your activation email?

Username: Password:
Pages: [1]   Go Down

Author Topic: Investigasi Keterlibatan Rusia: Trump Minta Bannon Batasi Kesaksiannya  (Read 109 times)

politik

  • Cabin Crew
  • *
  • Keong: 0
  • Offline Offline
  • Posts: 31

Presiden AS telah meminta Steve Bannon untuk membatasi kesaksiannya di hadapan Komite Intelijen DPR, terkait penyelidikan atas intervensi Rusia dalam pemilu AS tahun 2016. Presiden Trump mengandalkan sarat penasihat hukum utamanya, tapi sarannya bisa memberi dampak negatif.

Oleh: Murray Waas (Foreign Policy)

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump secara pribadi membuat keputusan untuk membatasi kesaksian mantan ahli strategi politik Gedung Putih Steve Bannon di hadapan Komite Intelijen DPR, menurut dua orang mengetahui masalah tersebut secara langsung.

Trump berupaya membatasi kesaksian Bannon berdasarkan nasehat hukum yang diberikan oleh Uttam Dhillon, seorang wakil penasihat Gedung Putih, yang menyimpulkan bahwa pemerintah mungkin memiliki hak istimewa eksekutif yang sah untuk membatasi kesaksian oleh Bannon, juga kesaksian para ajudan dan mantan presiden, menurut sumber yang sama.

Tapi Dhillon juga menyimpulkan bahwa Bannon dan pejabat pemerintah Trump lainnya dan tidak memiliki klaim sah atas hak istimewa eksekutif dalam hal memberikan informasi atau kesaksian kepada pengacara khusus Robert Mueller, menurut sumbernya. Mueller sedang menyelidiki apakah ada orang yang terkait dengan Trump yang berkolusi dengan Rusia untuk mengintervensi pemilihan presiden AS tahun 2016.

Saran hukum pribadi Dhillon yang sebelumnya tidak dilaporkan kepada Trump pada akhirnya dapat bertentangan dengan kepentingan presiden, namun saran tersebut membuat semakin sulit bagi pejabat pemerintahan manapun—atau bahkan anggota keluarga presiden yang menasihati Trump—untuk menolak memberikan informasi kepada Mueller.

Saran Dhillon mungkin terbukti sebagai “kemenangan Pyrrhic,” kata seorang pejabat senior pemerintah kepada Foreign Policy.

Sementara presiden mungkin bisa “menyerang Kongres secara telak,” alasan hukum yang sama menggagalkan upaya untuk membatasi hak pengacara khusus untuk mewawancarai ajudan Trump saat ini atau sebelumnya, kata pejabat tersebut.

Bannon membuat marah para anggota baik Partai Republik ataupun Demokrat di House Intelligence Committee dengan menolak menjawab pertanyaan minggu ini mengenai perannya dalam transisi kepresidenan dan kemudian sebagai penasihat Gedung Putih. Berulang kali selama kesaksian sesi eksekutif Bannon, dia dan pengacaranya mengambil banyak waktu untuk berbicara melalui telepon dengan kantor penasihat Gedung Putih untuk memilih pertanyaan apa yang harus dia jawab dan mana yang tidak ingin dia jawab.

“Kami mendorong komite untuk bekerja sama dengan kami untuk menemukan akomodasi yang sesuai untuk memastikan Kongres memperoleh semua informasi yang mereka cari,” kata Sekretaris Jenderal Gedung Putih Sarah Huckabee Sanders.

Bannon dilaporkan telah setuju untuk diwawancarai oleh penasihat khusus Robert Mueller setelah didesak oleh dewan juri federal. Sebagai gantinya karena bekerjasama dengan sukarela dengan jaksa dan agen FBI yang bekerja untuk Mueller, Bannon rupanya diperbolehkan untuk tidak bersaksi di depan dewan juri—meskipun dia kemudian bisa saja dipanggil untuk melakukannya.

Karena Bannon menolak menjawab pertanyaan Komite Intelijen DPR pada hari Selasa (16/1), panitia melayaninya dengan sebuah surat perintah pengadilan saat istirahat dalam persidangan.

Dhillon, yang telah memberikan nasihat hukum tentang hak istimewa eksekutif kepada Trump, adalah wakil penasihat dan wakil asisten presiden. Sebagai ajudan utama penasihat Gedung Putih Donald McGahn, Dhillon telah memainkan peran yang semakin penting dalam menasihati presiden dan pihak-pihak lain mengenai tim hukumnya, terkait penyelidikan Mueller dan isu-isu lainnya yang berhubungan.

Sebagai seorang mantan pejabat Departemen Kehakiman, Dhillon bekerja selama pemerintahan George W. Bush untuk direktur FBI yang sudah dipecat James Comey, yang merupakan wakil jaksa agung pada saat itu. Dhillon kemudian menjabat sebagai pejabat senior Departemen Keamanan Dalam Negeri.

Gedung Putih tidak menanggapi permintaan untuk memberikan komentar.

Sumber : Investigasi Keterlibatan Rusia: Trump Minta Bannon Batasi Kesaksiannya
Logged
Pages: [1]   Go Up