;

Welcome, Guest. Please login or register.
Did you miss your activation email?

Username: Password:
Pages: 1 2 [3] 4 5   Go Down

Author Topic: Alasan mengapa Linux kurang banyak dipakai  (Read 10282 times)

frozenb

  • Special Member
  • Penyelam Unggul
  • *****
  • Keong: 0
  • Offline Offline
  • Posts: 6.841
  • YATTA!! Dapet pasang ava juga...
    • Blog Frozenb
Re: Alasan mengapa Linux kurang banyak dipakai
« Reply #20 on: April 24, 2009, 07:57:05 pm »

linux kurang dikenal soalnya dari kecil, anak2 indonesia cuman d ajarin pake windows...
akibatnya mereka uda terbiasa n jatuh cinta ama windows...
pertama kali kenal linux pun, mereka bakal mengalami kesulitan HANYA untuk install program...

alasan lain... pembajakan yg begitu marak d indonesia  [hmpfh] [hmpfh]
Logged

vicz

  • Cabin Crew
  • *
  • Keong: 0
  • Offline Offline
  • Posts: 213
  • can i chance it??? can i ?
Re: Alasan mengapa Linux kurang banyak dipakai
« Reply #21 on: April 25, 2009, 08:29:34 pm »

Ada banyak hal yang tidak bisa dilakukan oleh OS semacam Windows dan MacOS.

Dan sebaliknya, Linux bisa melakukannya, bahkan tanpa software tambahan apapun dari pihak ketiga.

Beberapa hal yang tidak bisa dilakukan Windows dan MacOS tetapi bisa dilakukan oleh Linux dibawah ini diambil dari ubuntuforums.org.
Meng-upgrade ke versi baru secara sah tanpa membayar biaya upgrade
Memiliki versi baru yang lebih ringan dan jalan lebih cepat daripada versi lama dengan hardware yang sama.
Mudah menginstall dan menjalankan interface grafis berbeda (saya mencoba mencoba LiteStep dan beberapa pilihan Windows, tidak berjalan mudah, maaf buat penggila Windows)
Menginstall dua puluh program dengan satu baris perintah
Membuat system menjalankan semua update otomatis untuk semua program terinstall.

Dan masih banyak lagi …
Menginstall copy distro yang sama pada partisi lain tanpa batasan lisensi atau activation key
Highlight untuk mengkopi dan klik tombol tengah mouse untuk mem-paste
Alt+klik untuk menyeret (drag) window
Mampu merubah tampilan desktop tanpa membayar software pihak ketiga seperti window blinds
Virtual Desktop (ok, Mac baru saja menambahkannya. Kita memilikinya sejak awal)
Menjalankan sistem operasi yang tidak meng-corrupt file, tidak terbiasa crash atau menjadi korban virus setiap 30 detik.
Bisa menginstall atau meng-uninstall apapun, sekalipun program itu bawaan system (translator: pernahkan kita benar-benar menguninstall IE, Outlook, Media Player atau Explorer?)
Memperbaiki bugs, menambah/mengurangi fitur program selain yang ditawarkan oleh pembuat aslinya.
Yang saya suka dari Ubuntu adalah, sesaat setelah saya logon, saya diberitahu update manager tentang updates yang tersedia, yang kemudian jika saya mau, mendownload dan mengupdate system yang memberikan fungsionalitas yang lebih baik dan fitur baru tanpa biaya tambahan - bukan sekedar update keamanan untuk sistem operasi yang memiliki lubang keamanan lebih banyak dari lubang keju swiss.
Meng-kompilasi sistem untuk kecepatan.
Mengupdate system tanpa restart.
Mengedit file teks biasa untuk merubah semua opsi system anda. Sedangkan Windows atau OS X tidak akan mengijinkan anda melihatnya.
Menjalankan OS tanpa GUI (translator: bukan DOS dodol!)
Melihat semua program yang terinstall (translator: bukan program eksternal saja) dan melihat apa saja yang memiliki update
Membuka file yang didownload tanpa takut membahayakan sistem
Mencoba aplikasi, lalu membuangnya, tanpa menyisakan jejak apapun pada sistem
Lebih bisa dikustomasi, hampir dalam segala aspek OS
Mengijinkan dual boot dengan sistem operasi atau distro lain. Tidak menuntuk partisi jenis tertentu (bisa primary/logical)
Waktu instalsi lebih singkat dengan jumlah aplikasi yang lebih banyak dan lengkap (translator: install, langsung membuat pdf, bisa!, tidak perlu ambil download ini, install itu lagi)
Memiliki banyak desktop environment yang bisa dicoba
Harganya Rp 0,- kecuali untuk ongkos download atau kirim.
Meng-kustomasi PC saya, sampai hancur, kemudian mengembalikannya ke default dengan beberapa klik
Seluruh OS, GUI, Office, dan aplikasi lain muat dalam satu CD 700Mb dan saya bisa memberikannya kepada siapapun setelah instalasi
Menginstall update dan program tanpa reboot
Multiple desktop tanpa program ketiga (translator: ada program yang menawarkan virtual desktop di Windows, ini bukan virtual desktop sesungguhnya, karena menggunakan proses yang sama)
Recycle bin applet di panel (taskbar)
Menjalankan program di background
Banyak pilihan shell, tidak hanya command.com!
Membuka atau mengedit file di trash (recyle bin) tanpa harus merestore
Package manager
Anda tidak bisa membuat turunan OS tanpa bersinggungan dengan hak-hak legalitas
Sistem I/O disk tidak menggunakan semua resource system (coba melakukan apapun ketika melakukan pencarian di XP)
Tidak menuliskan 25-digit product key
Menginstall ratusan bahkan ribuan komputer hanya dengan ongkos seharga CD-R
Menggunakan cp -a untuk meng-copy, mem-backup, me-replikasi seluruh sistem
Bisa mendapatkan source code program dan merubah cara kerjanya
Linux bisa me-mount file image tanpa software ke tiga (translator: sekedar mount -o loop saja)
Repository software yang terpusat
Login sebagai normal user (tanpa root privileges), dan tidak membahayakan sistem

source : http://linuxindo.web.id/2009/04/10/linux-bisa-windows-dan-macos-tidak-bisa/

realsifo777

  • Kelasi
  • Keong: 0
  • Offline Offline
  • Posts: 1
Re: Alasan mengapa Linux kurang banyak dipakai
« Reply #22 on: June 15, 2009, 09:15:12 pm »

hidup linux, hidup ubuntu

up mungkin benar bro orang2 memang beda2.
yang jadi masalah adalah kalau kita pakai software propertiary/ berbayar (windows) kita akan mendapatkan dua masalah kalau kita berhubungan sosial dengan orang lain,. jika oarang itu minta software itu karena software berbayar itu bagus kita kan mendpat maslah :

1. bila kita memberikan software berbayar itu maka kita akan melanggar hukum karena software itu ga boleh disebar2kan dan hanya digunakan untuk pribadi saja/ satu orang saja. dan software berbayar yang kita berikan kepada orang lain itu adalah ilegal. orang tersebut juga bisa masuk penjara karena menggunakan softawre ilegal Twisted Evil , dan kita juga bisa dituntut karena ikut menyebarkan software itu Evil or Very Mad

2. bila kita menolak untuk memberikan software berbayar itu kepada teman kita, berarti kita ga setia kawin dunk Razz eh setia kawan maksudnya Laughing , kita bisa dijauhi oleh teman2 kita dunk karena dikira kita pelit :)

solusinya ada dua, pilih salah satu yaw Smile :
1. jangan punya teman Razz
2. pakailah free software (software bebas ) :)

itulah nasehat mbah Ricard Stallman :)


masih menurut Ricard Stallman, software bebas itu syaratnya ada 4 : Smile
0. kebebasan untuk memakai software tersebut oleh siapapun dan dengan tujuan apapun yang baik.
1. kebebasan untuk melihat dan mengubah source code (resep dan cara membuat software).
2. kebebasan untuk mendistribusikan software yang asli tersebut.
3. kebebasan untuk mendistribusikan software yang telah kita ubah.
Logged

Cerberus

  • Chingu
  • **
  • Keong: 1
  • Offline Offline
  • Posts: 1.684
  • Level 85
Re: Alasan mengapa Linux kurang banyak dipakai
« Reply #23 on: June 16, 2009, 09:47:53 pm »

Salam,

Saya pikir Linux sangat jarang dipakai di PC karena belum user-friendly (dukungan hardware driver kurang,
waw...coba linuxnya kapan mas? 10 taon lalu? sekarang2 linux udah user friendly banget, hardware? ga masalaaaaah, sekarang jenis hardware udah banyak dikenali kok...lah laptop gw aja ga ada masalah pake linux

Quote
perusahaan-perusahaan IT dunia juga kurang mendukung Linux, sebabnya apalagi kalau bukan masalah ujung-ujungnya duit), betul nggak?
nggak, perusahaan it banyak tuh yang dukung linux (ah kecuali perusahaan2 pembuat os lain), mo laptop yg pake linux? ada! mo handphone pake linux? ada! atau xboxnya mo pake linux? bisa!
duit? linux kan bebas mas! perusahaan silahken pake linux...klo dy mo support n bersedia donasi ga masalah, ga donasi juga gapapa....

Quote
Sementara pengguna PC rata-rata belum canggih atau melek teknologi.
ga perlu canggih mo pake linux, tinggal belajar dikit, ebook n artikel2 pemakaian linux banyak di internet n di toko buku...yg jadi masalah adalah kita udah di biasakan pake windows, malah anak2 sd sekarang diajarinnya windows.

Quote
Jadi ya Linux itu cocoknya hanya untuk sistem operasi di server aja.
di desktop dan laptop juga cocok

Quote
Saya sendiri sudah pernah mencoba Mandrake, Redhat, Ubuntu dan Fedora sebelum akhirnya mau nggak mau pindah lagi ke Windows seperti yang dipakai oleh hampir 90% pengguna komputer. Bukannya masalah suka atau tidak suka, tapi masalah waktu saya yang harus terbuang untuk mendownload driver dan software-software yang masih sangat sulit dicari. Kalau yang kerjanya di IT, ya tidak masalah karena seharian ya itu kerjanya. Sementara saya bekerja di pabrik manufaktur truk yang hanya punya waktu sempit.
memangnya mas juga pernah pake ubuntu? heee klo emang nyari driver apa dan software apa? klo cari software..kan ada repo nya ubuntu, males download? yaaaa tinggal beli

Logged

killua27

  • Cabin Crew
  • *
  • Keong: 0
  • Offline Offline
  • Posts: 6
Re: Alasan mengapa Linux kurang banyak dipakai
« Reply #24 on: July 12, 2009, 12:19:01 am »

linux gak sulit kok kalo kalian memang memliki jiwa petualang ^^v
Logged

mastery

  • Global Moderator
  • Senior Sailor
  • *****
  • Keong: 0
  • Offline Offline
  • Posts: 26.128
Re: Alasan mengapa Linux kurang banyak dipakai
« Reply #25 on: October 27, 2009, 02:07:39 pm »

yup, pada dasarnya sama aja dengan Windows

tinggal masalah kebiasaan ama smangat mencoba & belajar aja ;)

andhieji3

  • Cabin Crew
  • *
  • Keong: 0
  • Offline Offline
  • Posts: 31
    • All about Networking
Re: Alasan mengapa Linux kurang banyak dipakai
« Reply #26 on: February 28, 2010, 10:13:06 am »

hehehe..........kalo liat forum kayak gini jadinya ketawa sendiri  ;D ;D

abiss inget masa lalu waktu mulai belajar linux.... ;D ;D
yaaaaa jatuh bangun juga sih.....linux yang pertama saya pelajari tuh ubuntu 7.10 terus lompat ke red hat 9 terus pindah ke debian habis itu setia terus ma debian....mungkin alasan saya jauuhhh berbeda dengan orang lain....

yaaa harus jujur sih alasan pertama karena rasa ingin tahu....tapi lama2 karena ingin tahu itu malah justru tau kalo ini bisa bikin duit......eeeh baru beberapa bulan bisa linux (masih kelas 2 SMK) job gwa cepet semua selesainya......

-hilangin virus di windows (pake live cd aja.....cari aja file induknya si virus,,,,bisa explore sendiri bisa juga liat di internet.....terus hapus.....mau di setting kayak bagaimana juga tuh registry.....kagak bisa jalan kalo induknya dah mati...eitss ini khusus virus indonesia)
-backup data client sebelum install ulang
-masang jaringan (warnet, kantor, rumahan, hotspot)

setelah itu enjoy aja......

mmmmm kalo nda salah ada yang bilang linux itu lambat.....jelas lambat kalo make ubuntu....(pasti dapat infonya di majalah kompi) bullshit tuhh..bisa aja si jendela bayar tuh majalah.....dan lagian ngetest linux g bisa kalo cuman satu distro doang ....langsung aja tes semua distro (pusingg dah tes ampe 400 distro lebih)....semuanya punya kelebihan dan kekurangan masing2..tapi untuk yang paling ringan coba aja pake vector linux...(ubuntu bisa jadi ringan juga...tapi bakalan banyak servis yang dikasih hilang......wah2 g cantik lagi).....terus kalo emang sudah pernah liat linux booting...ingat2 dulu kamu ada dmana.....sapa tau lagi di ruang server....yaaa emang klo kompi di stel jadi server pastilah lambat........

waktu booting server (speknya sama,, lagian prakteknya emang disatu kompi kok):

-Windows 2003 server (DHCP, DNS, Web Server) = 2 - 3 menit
-Linux Debian 5 Lenny (DHCP, DNS, Web Server) = 45 detik
-Ubuntu Server (DHCP, DNS, Web Server) = 48 detik

informasi di atas dari hasil penelitian sendiri beberapa bulan lalu pake kompi sekolah kalo nda salah CPU nya dual core lupa berapa giga....itupun cuman 3 fungsi server yang jalan....kalo tambah banyak yah tambah lambat...

cuman yaaa kembali lagi dengan semua tulisan di atas sampe sekarang di kompi gwa masih ada tuh yang namanya windows.....abiis nggak semua gamenya bisa di support ma wine ma crossover (emulator di linux supaya sistemnya mirip windows)...karena terhambat sistem folder, direct x, ma registry ...yang notabene nggak bisa di emulating begitu aja ma wine
Logged


sekalian liat2 web gwa di www.andhie-ji3.page.tl

ArjunaMencariCinta

  • Penyelam Unggul
  • *****
  • Keong: -6
  • Offline Offline
  • Posts: 6.547
Re: Alasan mengapa Linux kurang banyak dipakai
« Reply #27 on: July 23, 2012, 06:30:24 pm »

klu mnrt gw sih linux trlalu rumit apalagi harus remastering, dan klbhan linux adalah driver" nya sdh ter install dlm linux.nya
Logged

jun_cpd08

  • Forum Machi
  • ***
  • Keong: 4
  • Offline Offline
  • Posts: 2.201
  • Maafkan kesalahan yang telah Saya buat selama ini
Re: Alasan mengapa Linux kurang banyak dipakai
« Reply #28 on: July 24, 2012, 12:48:54 pm »

Masih ada lagi kelebihan linux, yang pasti beberapa virus yang menyerang lewat OS lain (Windows) tidak 'tembus' di OS Linux ini dan yang paling 'enak' itu kinerjanya di Linux lebih cepat juga proses install-nya tidak lama seperti OS lainnya (Windows).. :(

Memang beberapa user masih mengalami kesulitan untuk bisa memakai OS Linux untuk kerja sehari-hari karena sudah terbiasa dengan OS Windows. Jadi akan sulit untuk 'bermigrasi' ke OS lainnya terutama Linux ini. Selain itu juga masih sedikit 'buku panduan' penggunaan OS Linux dibandingkan dengan 'seterunya' Windows. Inilah yang menjadi kendala user untuk bisa mengoperasikan OS Linux dengan baik dan benar.. [read]
Logged

rham_ia

  • Penyelam Unggul
  • *****
  • Keong: 2
  • Offline Offline
  • Posts: 5.705
  • New Face ^,^
Re: Alasan mengapa Linux kurang banyak dipakai
« Reply #29 on: July 24, 2012, 01:15:54 pm »

Setuju... Agak sulit menggunakan Linux,pa lgi bwt aq yg krjaxa d bdang grafis dn editing,krn msh blm adaxa software itu pndkung utk Linux... Tp kalo soal kinerja/kcepatan,sbnarxa jg gak klah sma os lain,mlihat dr tman2 yg sdh mnggunkan Linux...
Logged

Check...Check...Check [laughing]
Pages: 1 2 [3] 4 5   Go Up