;

Welcome, Guest. Please login or register.
Did you miss your activation email?

Username: Password:
Pages: [1]   Go Down

Author Topic: Peneliti Ungkapkan Alasan Mengapa Komodo Hanya Ada Di Indonesia  (Read 34 times)

ekstrakkulit

  • Cabin Crew
  • *
  • Keong: 0
  • Offline Offline
  • Posts: 15
Peneliti Ungkapkan Alasan Mengapa Komodo Hanya Ada Di Indonesia
« on: November 29, 2018, 02:48:48 pm »

ulasandunia.com - Komodo sebagaimana kita tahu merupakan spesies kadal terbesar yang ada di dunia dimana panjangnya bisa mencapai hingga tiga meter. Komodo tergolong predator buas yang bisa menyerang rusa dan bahkan manusia. Tapi mengapa reptil yang satu ini hanya ditemukan di daerah Nusa Tenggara? Menurut sebuah studi yang terbit di Prosiding Royal Society B, hari Rabu (14/11/2018), komodo bukannya tak bisa menjajah ke daerah lain ataupun menguasai dunia, tapi mereka memang tidak ingin melakukannya.

Sekelompok ahli yang telah mengamati komodo di empat pulau selama satu dekade mengungkapkan bahwa komodo tidak pernah meninggalkan tanah kelahirannya sepanjang hidup. Tim peneliti juga menyebut mereka adalah kelompok homebody atau juga anak rumahan yang sesungguhnya. Padahal, jika komodo memang mau, mereka bisa menempuh puluhan mil dan juga melewati medan berat untuk sampai ke daerah lain yang mereka inginkan.

Namun sepertinya mereka tidak merasa perlu untuk melakukan itu. Selain komodo, ternyata banyak spesies pulau yang cenderung lebih suka menetap di suatu daerah yang memang dekat dengan "rumah". "Begitu hewan menjajah sebuah pulau maka terlepas dari kemampuan luar biasa yang dimiliki, mereka pun memutuskan untuk cukup (lebih baik tinggal di rumah)," ujar pemimpin studi Tim Jessop, profesor ekologi dari Deakins University, Australia, dilansir oleh New York Times, hari Rabu (14/11/2018).

Penyebab perilaku ini memang mungkin berbeda tergantung pada spesies dan juga situasinya. Namun hal yang membingungkan bagi para ahli yaitu, jika hewan berada di suatu daerah selama beberapa generasi, maka mereka berisiko untuk melakukan perkawinan sedarah, menghadapi kelangkaan sumber daya, dan juga bahaya lain yang mungkin bisa dihindari jika mereka bergerak ke tempat yang lain.

Apakah komodo itu kurang percaya diri dalam melakukan navigasi ke daerah lain? Maka untuk menjawab itu semua, selama penelitian para ahli juga memindahkan tujuh komodo dewasa dari wilayah asal mereka. Beberapa diangkut hingga sejauh 13,7 mil jauhnya namun masih berada di pulau yang sama, sementara sisanya dipindahkan ke pulau lain yang dipisahkan oleh air dan juga jaraknya hanya satu mil.

Jessop mengatakan, saat Anda terisolasi di sebuah pulau atau tempat lain, hal sekecil apapun akan menjadi sesuatu yang terasa sangat berharga. Dapat bergerak di seluruh daratan dengan mengandalkan lanskap yang berubah relatif lambat akan membuat eksplorasi yang tidak berisiko. Seekor komodo yang dipindahkan ke pulau lain ternyata juga mengalami sedikit masalah.

Ia tidak mampu kawin dengan salah satu penghuni di rumah barunya itu, atau kesulitan dalam menemukan mangsa. Data DNA pun membuktikan adanya tanda-tanda perkawinan sedarah di dalam populasi komodo, mereka pun juga rentan terhadap kekurangan makanan, dan sering terlibat dalam bencana alam. "Namun yang juga membingungkan adalah mereka seperti tidak peduli dengan semua hal itu," ujar Jessop.

Ia percaya bahwa komodo memiliki cara unik untuk dapat bertahan hidup. "Komodo adalah merupakan hewan yang unik. Komodo remaja diketahui memiliki kebiasaan memanjat pohon untuk menghindari kanibalisme dari komodo lain yang lebih tua. Mereka mungkin memang terlihat seperti predator tingkat atas yang kejam, namun tujuan mereka adalah menjadi makhluk pulau ternyata lebih sederhana dari yang pernah kita kira," ucapnya.
Logged
Pages: [1]   Go Up