;

Welcome, Guest. Please login or register.
Did you miss your activation email?

Username: Password:
Pages: [1]   Go Down

Author Topic: Klopp Sebut Liverpool Dibuat Bermain Seperti Jagal  (Read 40 times)

ekstrakkulit

  • Cabin Crew
  • *
  • Keong: 0
  • Offline Offline
  • Posts: 15
Klopp Sebut Liverpool Dibuat Bermain Seperti Jagal
« on: November 29, 2018, 02:50:49 pm »

kingsport.id - Manajer klub Liverpool, Jurgen Klopp, merasa cukup kecewa dengan cara bermain yang digunakan oleh PSG ketika menghadapi timnya. Tak hanya itu, Klopp pun mengkritisi beberapa keputusan yang ditentukan oleh wasit pemimpin pertandingan yakni Szymon Marciniak.

Liverpool harus menerima kekalahan dengan skor 2-1 ketika bersua dengan PSG dalam matchday kelima babak penyisihan grup Liga Champions pada hari Kamis ini, 29 November 2018 dini hari WIB tadi.

Pertandingan yang diadakan di Prac des Princes memang berjalan dengan begitu ketat. Bahkan, sudah terbukukan enam kartu kuning yang diganjarkan oleh wasit Szymon Marciniak kepada pemain Liverpool dari total 20 pelanggaran yang dilakukan. Sementara, di pihak lawan, PSG hanya memperoleh dua kartu kuning saja.

Klopp merasa bahwa tim asuhannya tidak pernah berada dalam model permainan terbaiknya. Pasalnya, pertandingan begitu sering dihentikan oleh pemain PSG. Keadaan yang sangat menyulitkan bagi Mohamed Salah beserta kawan-kawannya untuk dapat berkembang.

Klopp juga melihat ada reaksi yang berlebihan dari pemain rivalnya saat terjadi duel dengan pemain dari Liverpool. Hal ini pun tentu membuat laga harus sering terhenti. Menurut Klopp, PSG membuat Liverpool bermain seperti jagal atau tukang daging.

"Kami tidak pernah mendapatkan 100 persen bentuk permainan kami, tapi itu sudah cukup untuk bisa mendapatkan hasil imbang di sini," buka Klopp pada BT Sport.

"Sebuah hadangan kecil adalah 500.000 kali interupsi di babak kedua dan wasit berpikir melakukan segalanya dengan benar. Kami menjadi tim fair play di Inggris dua atau tiga kali beruntun. Tapi, malam ini kami seperti seorang jagal."

"Mereka terus-menerus terjauh dan semuanya, sepertinya kami bermain dengan siku dan itu adalah membuat anak-anak bermain agresif dengan cara negatif. Itu cara yang bagus dan wasit membiarkan itu terjadi. Saya lihat penalti [pelanggaran Angel Di Maria pada Sadio Mane]. Itu terjadi di dalam kotak tapi itu bukan berarti sebuah pelanggaran. Saya tidak tahu mengapa itu terjadi. Saya lihat pelanggaran [Marco] Verratti dan wow. Berapa banyak kartu kuning yang kami dapat?" paparnya.
Logged
Pages: [1]   Go Up