;

Welcome, Guest. Please login or register.
Did you miss your activation email?

Username: Password:
Pages: [1]   Go Down

Author Topic: Tips Buat Kamu, Membuat Teks Sesuai Konteks  (Read 45 times)

andresteav

  • Cabin Crew
  • *
  • Keong: 0
  • Offline Offline
  • Posts: 35
Tips Buat Kamu, Membuat Teks Sesuai Konteks
« on: November 30, 2018, 11:07:08 pm »


“Emoticon, can describe all of your emotions” yg dapat disebut “Emoticon, dapat mendeskripsikan semua emosimu” seperti itulah lebih kurang tulisan dalam sesuatu buku tuliskan yg saya beli saat lalu. Pada sampul buku, saya dapatkan penuh dengan gambar wajah-wajah bundar kuning dengan beragam emosi komplet dengan keterangannya, umpamanya saja ikon : & disebut “sakit”. Simbol- ikon itu adalah bahasa emosi yg digunakan dalam komunikasi berbasiskan teks.
Baca juga : contoh paragraf

Emoticon merupakan ikon, atau paduan dari simbol- ikon bersifat teks terdaftar yg diatur dari sifat ASCII. Buat mendalami emoticon ini trik yg unik ialah dengan menyaksikan sembari memiringkan kepala lebih kurang 90 derajat penerima pesan bakal dapat nikmati ikon muka : - (. Asal kata emoticon merupakan paduan dari emotion yg bermakna emosi serta icon yg disebut lambang/ikon. Emoticon pun kerap dimaksud disebut “smileys” datang dari kata smile yg bermakna senyum.



ADVERTISEMENT
Dalam sesuatu diskusi dunia maya dari halaman komunitas. kompas. com di sebutkan kalau emoticon memberikan ekspresi seorang berbentuk komunikasi tekstual hingga orang-orang dapat tahu situasi seorang kala dibawa berkata berbentuk teks. Saat ini, emoticon makin berkembang berubah menjadi bentuk grafis hingga tak usah diketik. Mode grafis itu di kembangkan oleh perusahaan-perusahaan IT seperti Google, Yahoo, serta Microsoft. Perusahan-perusahaan IT terutama itu memanfaatkan emoticon buat penerapan pesan mereka. Beraneka ekspresi yg dicetak saat ini membuat emoticon senantiasa ada di dalam tiap-tiap pelayanan chatting serta pesan singkat.

Histori Emoticon

Ada beragam ketaksamaan saran perihal sebelumnya pemanfaatan emoticon. Pada suatu artikel di halaman pribadi dengan alamat Mashable. com dituliskan emoticon lahir jauh sebelum telpon seluler serta internet diketemukan. Emoticon muncul pertama dalam suatu buku National Telegraph Kupasan and Operators Guide yg diluncurkan di Amerika Serikat, April 1857. Diterangkan juga kalau dalam buku pedoman itu, terdokumentasikan simbol- ikon dalam kode morse buat mengekspresikan “love and kisses” dalam suatu surat telegraf.

Pada tahun 1963, seseorang seniman asal Massachusetts Amerika Serikat yg bernama Harvey Ball, membuat muka “smiley” yg lantas berubah menjadi sangatlah kondang. Mempunyai bentuk sangatlah sederhana namun lucu. Lingkaran berwarna kuning telur dengan dua titik hitam yg merepresentasikan mata serta garis lengkung ke atas mendeskripsikan bibir. Uraian tesebut punyai makna muka yg tengah tersenyum. Terakhir, “smiley” berubah menjadi representasi grafis dari emoticon.

Pada tahun 1980-an, Scott E. Fahlman, memanfaatkan emoticon buat sekali-kalinya, dalam suatu pesan elektronik lewat jaringan pc. 19 September 1982 profesor dari Kampus Carnegie Mellon, Pittsburgh Amerika Serikat itu menganjurkan suatu pemberi tanda biar pesan online dapat disikapi serius atau enjoy. Fahlman menganjurkan biar banyak peserta diskusi elektronik memanfaatkan ikon 🙂 jadi isyarat untuk tulisan yg punya sifat lelucon atau enjoy.  Sesaat isyarat 🙁 dimanfaatkan buat tulisan yang wajib disikapi dengan cara serius. Di waktu mendatang, isyarat yg paling akhir, alami pergantian arti, ialah dimanfaatkan jadi ikon buat mengatakan perasaan sedih.

Masukan Fahlman menebar cepat di golongan yg lebih luas. Cuma dalam tempo 1 bulan, dia memperoleh berita dari rekan- mitranya di Kampus Stanford, kalau mereka udah menempatkan idenya. Bahkan juga, banyak karyawan dari perusahaan Xerox udah mengembangkannya serta membuat emoticon- emoticon baru.

Timbulnya emotisound serta emoticlip tak terlepas dari ada Pemanfaatan emoticon. Dua pengungkapan emosi itu bikin penggunannya bisa mengekspresikan komunikasi melalui langkah yg lebih kompleks. Emotisound sebagai kependekan dari kata emotion serta sound merupakan ikon ekspresi yg memanfaatkan nada. Disaat seorang terima pesan berbentuk emotisound, penerima pesan itu bakal dapatkan pesan nada yg lengkapi pesan teks yg udah kirim. Setali tiga uang dengan emotisound, emoticlips yg datang dari kata emotion serta clips, memanfaatkan potongan video berisi ekspresi pembuatnya. Pengirim pesan dapat muncul pada suatu situs website, surat elektronik, atau lewat pesan SMS telpon seluler.

Emoticon serta Emosi
Simaklah : teks deskripsi

Emotion yg diserap ke bahasa Indonesia berubah menjadi ‘emosi’ adalah luapan perasaan yg berkembang serta surut dalam sesaat ; atau situasi serta reaksi psikologis serta fisiologis (seperti suka ria, perasaan sedih, keharuan, serta lain- beda. Wikipedia. com menuliskannya kata “emosi” di turunkan dari kata bahasa Perancis, émotion, dari émouvoir,  ‘kegembiraan’ dari bahasa Latin emovere, dari e- (jenis eks-) ‘luar’ serta movere ‘bergerak’.

Menurut Angels, emosi merupakan situasi perasaan yg kompleks, yg dibarengi dengan sejumlah pergerakan atau kesibukan kelenjar. Atau, tabiat yg kompleks yg didominasi oleh kesibukan lambung atau organ-organ intrinsik. Biasanya pakar sangat percaya kalau emosi tambah cepat berlalu ketimbang kondisi hati. Jadi contoh, apabila seorang punya sikap kasar, manusia bakal terasa berang. Perasaan mendalam kemarahan itu mungkin ada serta pergi dengan cukuplah cepat namun disaat tengah dalam kondisi hati yg tidak baik, seorang bisa terasa tak enak buat beberapa waktu.

Bertambah mengembangnya technologi kabar membuat komunikasi bukan hanya dilaksanakan dengan cara lisan,  tetapi juga banyak lewat tulisan. Namun komunikasi tekstual condong kaku, lantaran tak kelihatan ekspresi dalam komunikasi. Hingga kadangkala, sukar mengetahui candaan dengan pengakuan serius. Argumen tersebutlah yg seumpamanya pas melandasi pemanfaatan emoticon pada komunikasi tekstual.

Menurut suatu survey oleh Yahoo! dari 40. 000 account Yahoo! Messenger 82 prosen pemakainya memanfaatkan emoticon buat penuturan. Sejumlah 57 prosen dari mereka mengemukakan kalau lebih puas memanfaatkan emoticon buat mengatakan ekspresi mereka ketimbang mesti mengetikkan banyak kata ekspresi.

Memanfaatkan emoticon dalam pesan teks meringankan pengirim pesan, lantaran karena itu si pengirim tak usah kembali mengetikkan baris- baris kalimat buat mengatakan kondisi hati terhadap orang yg bakal dikasih pesan. Bagaimana apabila pesan di kirim tiada emoticon di dalamnya? Pesan yg di kirim bakal merasa datar. Pemakai bakal terasa ada masalah menambahkan skema pesan tidak tahu bermuatan serius atau enjoy.

Seandainya emoticon diselipkan dalam pesan dia bakal pengaruhi arti pesan itu. Emoticon punyai arti yg susah apabila dikatakan dengan kalimat. Oleh sebab itu, walau kelihatan sepele, emoticon sangatlah berfaedah buat kelancaran komunikasi pesan teks, bukan hanya lewat telpon seluler namun pun di pesan surat elektronik (surel) , atau pesan instan di pc.

Dalam penuturan terdaftar yg singkat, emoticon sangatlah umum dimanfaatkan. Memanfaatkan emoticon pengirim bakal mengirit sifat. Umpamanya menambahkan buat mewakili senyum dibandingkan menulis senyum. Emoticon pun biasa dimanfaatkan buat mengatakan suatu tulisan biar jelas tujuannya. Tak seperti bahasa lisan yang pasti intonasinya, bahasa tuliskan condong sukar dimengerti serta kerap berarti ambigu. Nah, di sinilah emoticon bertindak. Umpamanya suatu kalimat serius bakal merasa bercanda disaat kita menambahkan : p yg mempunyai arti menjulurkan lidah, disebut seperti menghina.

Makin meningkatnya emoticon yg berkembang serta pemakai pun makin bertambah memberikan keberterimaan emoticon di warga tinggi sekali. Memanfaatkan emoticon dalam komunikasi teks dengan ringan bisa mendeskripsikan emosi si pengirim pesan atau lewat kata beda menambahkan skema pesan dalam tulisan. Tidak cuman ringan dipelajari, buat memanfaatkan emoticon tak dibutuhkan berbagai hal. Kita cuma diperintah berimajinasi dengan ikon- lambang serta memahaminya hanya cukup memiringkan kepala lebih kurang 90 derajat. Hasil perubahan emoticon di kembangkan serta disebarluaskan oleh golongan orang- orang yg bisa merepresentasikan “smiley” serta orang- orang yg tahu terkait dunia elektronika hingga perubahannya condong tinggi. Tumbuh kembang emoticon disponsori oleh pemakainya. Dengan si pengirim pesan menyisipkan emoticon automatic si pengirim udah bikin emoticon itu diketahui khalayak. Yg paling akhir, keliatannya saya cuma butuh menyisipkan isyarat 🙂 buat menyudahi tulisan saya ini
Logged
Pages: [1]   Go Up