;

Welcome, Guest. Please login or register.
Did you miss your activation email?

Username: Password:
Pages: [1]   Go Down

Author Topic: Yuk Intip Bagaimana Pemasangan Paling Menyeramkan di Ujung Sayap GWK  (Read 314 times)

andresteav

  • Cabin Crew
  • *
  • Keong: 0
  • Offline Offline
  • Posts: 169

Ahli I Nyoman Nuarta bangga patung tembaga Garuda Wisnu Kencana (GWK) di Ungasan, Jimbaran, Bali, selanjutnya mendekati tuntas. Patung yg bakal jadi lambang baru Pulau Bali inilah persembahkan terhadap bangsa Indonesia jadi hadiah HUT ke-73 RI. Dibalik itu, pembangunan GWK ini pernah memetik pro kontra warga Bali. Apa yang dimaksud? Di usianya yg saat ini masuk 67 tahun, Nuarta memercepat pembangunan patung GWK. Patung Garuda Wisnu Kencana (GWK) kelihatan selepas proses pemasangan sisi Mahkota Dewa Wisnu di Ungasan, Badung, Bali, Minggu (20/5/2018) . Mahkota Dewa Wisnu itu adalah modul ke-529 dari keseluruhan 754 modul yg terpasang di patung setinggi 121 mtr. yg dicanangkan tuntas dibikin pada Agustus 2018.

Simak Juga :  kompas arah mata angin

 Dia mengakui di umur yg gak muda, naik ke ketinggian saja kakinya gemetaran. Sang ahli membidik pembangunan GWK yg jadi mimpinya sejak mulai 28 tahun yang kemarin sungguh-sungguh tuntas pada Agustus 2018. Bacalah juga : Gubernur Bali Mengharapkan Patung GWK Jadi Kebanggaan Bangsa Dia lantas senantiasa berburu dengan waktu yg bertambah cepat. " Bila saya mati, bagaimana ini? Kita tidak akan tahu usia kita. Mumpung ada waktu serta sehat mesti kita kejar. Harapannya bulan Agustus, pas 73 tahun kemerdekaan Indonesia dapat tuntas. Ini hadiah buat bangsa Indonesia, " ujarnya selesai upacara pasupati serta pemasangan mahkota emas patung Dewa Wisnu, Minggu (20/5/2018) . Nuarta menyampaikan, material pembangunan patung GWK memang di import dari sejumlah negara seperti Jepang, sekian banyak negara Eropa, sampai Amerika Latin. Bacalah juga : 28 Tahun Pembangunan Patung GWK di Bali Beberapa bahan itu lantas dihimpun, diatur di Studio Nyoman Nuarta di Bandung oleh banyak seniman dari Bali serta dibantu oleh pekerja dari Bandung, Medan, serta pelbagai lokasi yang lain. " Itu memberikan kita dapat berhimpun, kita sungguh-sungguh Indonesia. Saya tidak akan sekadar bikin karya yg disaat tuntas, dibiarkan demikian saja, " ujarnya. Bacalah juga : Nyoman Nuarta serta Kisahnya bab Pembangunan Patung GWK Seterusnya,  pemasangan modul bakal dilaksanakan tiap-tiap hari. Tetap ada persoalan beda yg bakal dijumpai seperti disaat pemasangan modul pada sisi ujung-ujung sayap garuda. Umat Hindu ikuti Upacara Rutinitas Pasupati di pelataran Patung Garuda Wisnu Kencana (GWK) , Badung, Bali, Minggu (20/5/2018) . Upacara itu dilaksanakan jadi sisi dari permintaan umat biar proses pembangunan patung GWK bisa terjadi lancar serta tuntas pas pada saatnya. (ANTARA FOTO/FIKRI YUSUF) Itu, menurut Nuarta, lumayan menyeramkan. Belum pula cuaca yg tak menentu, terpenting kecepatan angin yg tinggi. Tower crane yg dimanfaatkan buat menambah modul cuma bisa dimanfaatkan apabila kecepatan angin dibawah 10 knot. Sesaat, hari-hari beberapa waktu terakhir ini kecepatan angin capai 13 knot hingga membatasi pemasangan modul. Bacalah juga : Viral, Video Pemasangan Kepala Patung Wisnu Seberat 4 Ton di GWK Bali Dari ide 16 modul yg terpasang dalam satu hari, cuaca tidak baik sebabkan cuma lebih kurang 4 modul yg dapat dinaikkan. " Bila pemasangan mahkota lancar walau angin kencang. Itu lantaran mempunyai bentuk yg bundar, hingga tak goyang. Tidak sama dengan penaikan lempengan modul yang lain yg mempunyai bentuk gepeng, dapat seperti layangan bila di terpa angin, " ujarnya. Video yg diangkat seniman Nyoman Nuarta, @nyoman_nuarta, perihal proses pemasangan kepala patung Wisnu di Bali mengundang decak terpesona netizen. (Instagram @nyoman) Buat didapati, patung GWK punyai tinggi 121 mtr.. Patung ini diperhitungkan cuma bakal hancur apabila kecepatan angin capai 250 knot. Ikon Patung Brahma Terputus dari itu, kehadiran patung GWK di Bukit Ungasan yg dengan cara geografis tempatnya ada di selatan Bali pernah memetik pembicaraan. Dikarenakan, dalam rencana Hindu di Bali ada makna Dewata Nawasanga. Rencana ini yakin ada sembilan dewa jadi manifestasi Ida Sang Hyang Widhi Wasa yg mengontrol sembilan seluruh mata angin. Dalam soal ini, dewa penguasa arah selatan sesungguhnya merupakan Dewa Brahma, bukan Dewa Wisnu. Deputi Sektor Pemasaran 1 Kementerian Pariwisata, I Gde Pitana (kiri) , Gubernur Bali Made Mangku Pastika (kanan) serta penggagas Patung Garuda Wisnu Kencana (GWK) Nyoman Nuarta (tengah) ikuti Upacara Rutinitas Pasupati di pelataran Patung GWK, Badung, Bali, Minggu (20/5/2018) . Upacara itu dilaksanakan jadi sisi dari permintaan umat biar proses pembangunan patung GWK bisa terjadi lancar serta tuntas pas pada saatnya. (ANTARA FOTO/FIKRI YUSUF) Gubernur Bali, I Made Mangku Pastika, kala upacara pasupati di pelataran pedestal patung GWK tak menolak soal itu. Dia mengemukakan mungkin perihal itu gak terpikir disaat sebelumnya pembangunan patung GWK. Merupakan Ida Pedanda Putra Telabah dari Griya Telabah, Denpasar, yg menekankan dengan cara spiritual biar pembangunan GWK terus dilanjut. Pemecahannya, bakal dibuatkan ikon patung Dewa Brahma di arah selatan, hingga seakan-akan kehadiran patung GWK ada di utara.  Pekerja menyelesaikan pemasangan Mahkota Dewa Wisnu sebagai sisi dari Patung Garuda Wisnu Kencana (GWK) di Ungasan, Badung, Bali, Minggu (20/5/2018) . Mahkota Dewa Wisnu itu adalah modul ke-529 dari keseluruhan 754 modul yg terpasang di patung setinggi 121 mtr. yg dicanangkan tuntas pada Agustus 2018. (ANTARA FOTO/FIKRI YUSUF) " Ida Pedanda dari Griya Telabah pula bertindak penting buat kuatkan kita dengan cara spiritual biar patung GWK dapat diakhiri, " kata Pastika. Nuarta pula mengakui bersukur ada tuntunan dengan cara spiritual berkenaan kehadiran GWK di Bali selatan. Akan tetapi, dalam perspektifnya, Nuarta mengemukakan penghormatan pada Wisnu kebanyakan diidentikkan dengan pemujaan di gunung paling tinggi atau Mahameru.
Artikel Terkait : proses terjadinya efek rumah kaca

Sama seperti umpamanya orang Singaraja yg merasa gunung di sisi selatan lokasi mereka jadi Utara. Proses pemasangan mahkota patung GWK (https : //www. instagram. com/nyoman_nuarta) " Di lebih kurang sini, tempat yg tertinggi itu ya, ini (Bukit Ungasan) , ialah 150 mtr. diatas permukaan laut. Lantas diangkat (tinggi patung) 121 mtr., hingga berubah menjadi 271 mtr.. Jadi, utara-selatan itu bukan yg seperti kita kenali, lantaran di Bali utara itu gunung tempat paling tinggi ialah Mahameru, " kata Nuarta yang arsitek patung Jalesveva Jayamahe di Surabaya ini. Dikit melihat ke belakang, Bukit Ungasan sebagai tempat berdirinya patung GWK awalnya adalah sisa galian C yg sudahlah tidak produktif. Pada waktu itu, situasi daerah itu kurang baik serta tak satupun tanaman perindang yg bisa tumbuh lantaran kurangnya top soil. Atas restu dari Presiden Soeharto pada 1997, pada tempat tersebut ground breaking pedestal GWK dilaksanakan. Pekerja menyelesaikan pemasangan Mahkota Dewa Wisnu sebagai sisi dari Patung Garuda Wisnu Kencana (GWK) di Ungasan, Badung, Bali, Minggu (20/5/2018) . Mahkota Dewa Wisnu itu adalah modul ke-529 dari keseluruhan 754 modul yg terpasang di patung setinggi 121 mtr. yg dicanangkan tuntas dibikin pada Agustus 2018. (ANTARA FOTO/FIKRI YUSUF) Oleh Nuarta, bukit-bukit kapur yg gak produktif itu lantas diiris-iris, dibikin koridor-koridor, serta jadikan karya seni. Dalam makna seni rupa dimaksud land art (seni area) . Prinsip pembangunannya pula melihat rencana arsitektur Bali yg membuat kuat dengan cara filosofis. Hirarki area serta hirarki ketinggian sungguh-sungguh diperhitungkan. Dengan makna beda, urutan patung GWK di desain letaknya di khusus mandala, ruang-ruang pendukungnya ada di madya mandala, serta sisi pinggir atau pinggir letaknya di nista mandala.
Logged
Pages: [1]   Go Up