;

Welcome, Guest. Please login or register.
Did you miss your activation email?

Username: Password:
Pages: [1]   Go Down

Author Topic: Jangan lewatkan Cara Ampuh Menghitung Penyusutan Harga Sepeda Motor Bekas  (Read 123 times)

achasawi

  • Cabin Crew
  • *
  • Keong: 0
  • Offline Offline
  • Posts: 109

Harga yang cocok untuk jual sepeda motor sisa gunakan kerapkali jadi ganjalan cukuplah susah. Namun secara prinsip, yang butuh jadi perhatian untuk tentukan labeli cuma ada dua point, tak kemahalan biar cepat laris, namun tidak juga terlalu murah biar tak rugi. Berdasar pada info dari banyak pedagang sepeda motor sisa, KompasOtomotif mengupayakan bikin ringkasan penyusutan harga sepeda motor sisa. Gak cuma disaksikan dari tahun pembuatan, style atau mode (laku di bursa pasaran ataukah tidak) serta keadaan jadi perihal penentu harga jual kembali.

Simak Juga  : contoh soal simpangan baku

Menjadi patokan, Ghozali, penjual kawakan sepeda motor sisa di Jakarta Timur, memberikan patokan, jika untuk tahun pertama, harga sepeda motor tentunya turun pada 10-15 prosen. Tahun seterusnya tinggal kurangi Rp 1 juta . Contohnya, harga Honda BeAT Pop eSP CBS ISS 2015 Rp 14, 8 juta. Kalau dipasarkan tahun kedepan (2016) , bakal berkurang 10-15 prosen, atau optimal Rp 2, 2 juta (15 prosen) , atau jadi 12, 5 juta. Dipasarkan tahun 2017, dikurangi Rp 1 juta jadi kira-kira Rp 11, 5 juta, demikian selanjutnya. Perihal 2 serta 3 Itu ialah patokan depresiasi awal. Patokan sesudah itu keadaan. Lewat cara teori, bertambah baik keadaan, pedagang bakal bertambah jual mahal. Contohnya jarak tempuh amat rendah, jarang gunakan, dan seterusnya, patokan depresiasi awal dapat ditambah dikit sama dengan kehendak. Kalau keadaan udah gak demikian baik, konsumen rata-rata bakal menawar di harga lebih rendah. Patokan yang paling akhir, serta cukuplah susah, ialah style atau mode sepeda motor tersebut.

Artikel Terkait : cara menghitung standar deviasi
Kalau beli sepeda motor yang cukuplah laku di pasar, patokan depresiasi dapat memakai dua teori diatas. Tetapi kalau beli mode yang kurang laris di bursa pasaran, harga dapat gak menentu. ”Kalau mode serta merk susah laris, teorinya berbeda . Contohnya rata-rata sepeda motor Suzuki, dipasarkan tahun pertama saja udah turun lebih dari 30 prosen. Atau contohnya model-model CBU seperti Honda PCX atau yang lain, depresiasi tahun pertama dapat tambah besar dari 15 prosen. Bergantung modelnya dicari apa tidak, ” kata Ghozali.
Logged
Pages: [1]   Go Up