;

Welcome, Guest. Please login or register.
Did you miss your activation email?

Username: Password:
Pages: [1]   Go Down

Author Topic: Kamu Harus Tahu Bilangan Pi (π) dan Pola-pola di Alam  (Read 51 times)

achasawi

  • Cabin Crew
  • *
  • Keong: 0
  • Offline Offline
  • Posts: 109
Kamu Harus Tahu Bilangan Pi (π) dan Pola-pola di Alam
« on: April 13, 2019, 07:57:36 pm »

Dunia ini penuh dengan keajaiban serta misteri. Sejak mulai masa waktu lampau, manusia berupaya untuk menyadari alam. Mereka berusaha untuk menemukannya apa arti dari hidup, serta jawaban dari beragam petunjuk yang berlangsung di dunia.

Simak Juga : cara menghitung keliling lingkaran

Dalam peristiwa, beragam penemuan penting kerap di inspirasi dari alam. Semisalnya, dalam kebudayaan Tiongkok kuno ada satu cerita terkait penciptaan huruf Mandarin.

Cang Jie ialah nama tokoh legendaris pada kala Kaisar Kuning. Dia ditugaskan oleh Sang Kaisar untuk menemukannya metode baru untuk menyimpan info. Satu sewaktu, Cang Jie mengerjakan perjalanan di pegunungan serta menemukannya seekor kura-kura.

Cang Jie perhatikan beragam garis pada tempurung kura-kura. Dia menyaksikan satu skema serta membeberkan maknanya. Tergerak oleh insiden ini, Cang Jie jadi terbenam dalam kecintaannya pada alam, serta kehidupan yang ada pada dalamnya.



Dia senantiasa pelajari alam lewat cara mendalam. Dari sini terciptalah piktogram atau hiroglif bersama arti dari objek yang dipertunjukan. Cang Jie selanjutnya memberikan banyak kata pada piktogram serta ini berkembang jadi huruf Mandarin yang ada saat ini.

Menurut pembicaraan orang, Cang Jie miliki empat mata yang sanggup tembus misteri alam serta membeberkan kebenaran. Jadi budaya warisan Dewata, kebudayaan Tiongkok kuno yakin kalau beragam penemuan ialah di turunkan oleh Dewa untuk kesejahteraan manusia.

Dari masa ke masa, alam senantiasa membeberkan misterinya. Ini kerap jadi satu terobosan buat perubahan peristiwa.



Pada tanggal 22 Maret 1996, seseorang ilmuwan bernama Hans-Henrik Stølum dari Kampus Cambridge, mempublikasikan satu paper di Science Magazine. Lewat penelitiannya, Dia menemukannya kalau kelengkungan dari sungai-sungai di dunia terjalin dengan bilangan Pi (3. 14. . ) . Apabila benar, karena itu penemuan ini dapat meningkatkan panjang jejeran keajaiban yang diperlihatkan oleh alam.

Di dunia Matematika, bisa disebutkan Pi (π) ialah “benda ajaib”. Pi ialah nilai perbandingan keliling lingkaran dengan diameter lingkaran. Dia adalah bilangan irasional serta transendental. Jadi apabila dituliskan berbentuk desimal, bilangan Pi dapat berbentuk jejeran angka yang tidak selesai, serta sampai sekarang belumlah ada yang sanggup menemukannya alurnya.

Dengan memanfaatkan data empiris serta simulasi, Hans-Henrik Stølum memperhatikan pembawaan dari sinuosity (kelengkungan) sungai yang ada pada Bumi. Sinuosity ialah tingkat kelengkungan dari sungai, yang diukur jadi perbandingan pada keseluruhan jarak satu sungai dengan jarak langsung dari sumber sungai ke ujungnya. Jadi, nilai sinuosity dari sungai yang lurus ialah satu, dan sungai yang benar-benar lengkung dapat miliki nilai sinuosity yang besar.

Lihat Juga : rumus lingkaran

Pengamat dari Departemen Pengetahuan Kebumian ini menemukannya kalau nilai sinuosity dari beragam sungai yang dia cermati, ada diantara 2. 7 serta 3. 5, dengan rata-rata seputar 3. 14. Selanjutnya, dengan fraktal geometri dia mengkonfirmasi hasil ini. Ini ialah hasil yang susah diakui!

Banyak orang-orang yang terobsesi dengan bilangan Pi jadi terpukau. Beberapa salah satunya pingin menunjukkan kebenaran hasil ini selanjutnya. Seperti yang dijalankan oleh James Grime, seseorang Doktor di bagian Matematika yang terkagum-kagum dengan angka.

Walau benar-benar mengharap sinuosity sungai ialah Pi, dia tetap memikir kalau kelengkungan sungai dapat dikuasai oleh geografi. Tetapi, apa pun bisa saja mungkin buat alam! Jadi, dia mengharap beberapa orang untuk masukkan koordinat sungai-sungai yang mereka mengetahui lewat situs yang ia bikin.

Dengan adanya ini, dia bisa mengkalkulasi rata-rata sinuosity dari sungai yang ada pada bumi. Dapat susah sekali mengkalkulasi sinuosity semua sungai di Bumi. Tapi menurut data yang masuk selama ini, diterima nilai rata-rata dibawah nilai Pi.

Pola-pola yang ada pada alam banyak mungkin tidak hanya terbatas. Alam senantiasa jadi ide buat manusia. Juga manusia akan terus berupaya membeberkan pola-pola yang ada pada alam. Beragam insiden atau petunjuk alam, dapat jadi sumber pengetahuan buat kehidupan manusia.
Logged
Pages: [1]   Go Up