;

Welcome, Guest. Please login or register.
Did you miss your activation email?

Username: Password:
Pages: [1]   Go Down

Author Topic: Yuk INtip Pasokan dan Harga Pangan Tetap Aman Meski Pemilu  (Read 144 times)

andresteav

  • Cabin Crew
  • *
  • Keong: 0
  • Offline Offline
  • Posts: 132
Yuk INtip Pasokan dan Harga Pangan Tetap Aman Meski Pemilu
« on: April 25, 2019, 09:01:43 pm »

Ditengah kegiatan politik di Pemilu tempo hari, Wakil Ketua Komisi IV DPR Roem Kono terus mengawasi keadaan suplai serta harga pangan. Politisi senior Partai Golkar ini ucapkan syukur, saat Pemilu, harga pangan terus konstan. Ia tak dengar ada keluh kesah penduduk, atas minimnya suplai atau naiknya harga pangan.

“Saya lihat suplai bahan pangan konstan. Hingga sekarang, kan belumlah ada keluh kesah penduduk pada terdapatnya bahan pangan di pasar, ” kata Roem Kono, Selasa (23/4) .
Baca Juga : bahan bangunan

Sepanjang waktu reses saat Pemilu tempo hari, Roem Kono banyak memakan waktu di Gorontalo. Dikarenakan, ia merupakan anggota dewan dari dapil daerah penghasil jagung itu. Disana, Roem Kono tidak hanya kampanye. Ia banyak menjumpai penduduk, buat meyakinkan keadaan pangan terus terbangun.

“Saya tambah banyak di Gorontalo. Ke pasar-pasar kala kampanye, serta mengawasi keadaan pangan. Semua suplai konstan, ” ujarnya.

Berita Berkenaan : PDIP Sangat percaya, 2021 Kita Swasembada Bawang Putih




Ia mengaku, buat cabe serta tomat, pernah berlangsung lonjakan harga. Cabe naik berubah menjadi Rp 100 ribu kilo-gram, dari kebanyakan Rp 30 ribu hingga Rp 35 ribu per kilo-gram. Dan tomat, Rp 3 ribu per kilo-gram naik jadi Rp 5 ribu per kilo-gram. Namun, kenaikan itu cuman terjadi satu hari.

“Itu tak statis, cuman terjadi satu hari. Ini hari Rp 100 ribu per kilo-gram, keesokannya udah kembali normal, ” kata Roem.

Roem mengatakan, kenaikan ini berlangsung lantaran kala itu petani atau pedagang sangatlah gairah memanfaatkan hak pilih buat nyoblos. Keadaan ini sebabkan suplai terhambat. Besok harinya, keadaan udah normal.

“Petani turut serta euphoria politik, hingga sedikit yg turun kerja. Pedagang-pedagang pun demikian. Hingga berlangsung kelangkaan. Namun, saat ini normal kembali. Dengan kemenangan Jokowi ini, semua dapat konstan serta kembali normal dari segi ekonomi, ” makin ia.

Berita Berkenaan : Kementan Dorong Sukabumi Jadi Utama Bawang Putih

Ia pun mengemukakan, kenaikan harga cabe serta tomat cuma berlangsung di Gorontalo. Di daerah beda, tak ada.




Direktur Sayuran serta Tanaman Obat, Ditjen Hortikultura Kementerian Pertanian (Kementan) Ismail Wahab, udah bicara bab kenaikan cabe di Gorontalo. Ujarnya, kenaikan itu cuma sebentar. Hasil dari pemantauannya di beberapa pasar lokal, harga cabe kembali normal di kira-kira Rp 40 hingga 50 ribu per kilo-gram.

“Memang benar, di Gorontalo tempo hari, harga rawit merah pernah tembus Rp 100 ribu per kilo-gram. Namun, betul-betul bukan lantaran tak ada barang. Itu berlangsung lantaran orang pada libur dalam hari pencoblosan Pemilu. Jadi, murni lantaran pertanda sebentar, ” kata Ismail.

Ia lantas meyakinkan, kepentingan cabe terpenuhi dengan baik. Produksi cabe rawit merah pada Mei 2019, diperhitungkan capai 96 ribu ton. Dan kebutuhannya cuma 62 ribu ton. Karena itu, ada surplus 34 ribu ton.


Ada lantas buat cabe besar, produksi pada Mei 2019 sebesar 110 ribu ton serta kepentingan lebih kurang 74 ribu ton. Ada surplus hampir 37 ribu ton.

“Kami terus akan mengusahakan mengontrol suplai serta harga yg konstan. Stabilisasi itu kuncinya cuman satu, ketepatan serta ketaatan dalam pelaksaan skema tanam. Itu udah kami mengatur dengan cara nasional. Daerah udah mengerti serta sukses mengerjakan, ” terangnya.
Logged
Pages: [1]   Go Up