;

Welcome, Guest. Please login or register.
Did you miss your activation email?

Username: Password:
Pages: [1]   Go Down

Author Topic: Ini Dia Pelapis Kaca Pendingin Ciptaan Mahasiswa Universitas Brawijaya  (Read 216 times)

andresteav

  • Cabin Crew
  • *
  • Keong: 0
  • Offline Offline
  • Posts: 169

Tiga mahasiswa Jurusan Fisika FMIPA Kampus Brawijaya (UB) Malang bekerja sama-sama membuat alat pelapis kaca yg juga sekaligus memiliki fungsi jadi pendingin serta swabersih.

Salah satu orang perwakilan klub, Dhafi Alvian di Malang, Senin, mengatakan dengan memperlakukan plasma nitrogen pada susunan TiO2, kaca punya sifat dingin serta terus bersih.
Simak Juga : teks prosedur

Trik kerja tehnik itu, dengan memakai pembawaan fotokatalis serta pembawaan super hidrofilik pada susunan. Pembawaan super hidrofilik bertindak jadi penurun suhu pada gedung, dan pembawaan fotokatalis berikan resiko penurunan partikel, bakteri, serta virus sampai kaca terus bersih.

" Buat deteksi penurunan suhu dengan prototype gedung yg kami bikin, memanfaatkan adruino nano dengan thermistor jadi pengukur suhu, " kata Dhafi.

Dhafi memberi tambahan perubahan yg sekarang masihlah dalam bentuk prototype itu, udah dapatkan permodalan pada Program Kreatifitas Mahasiswa sektor Analisa (PKM PE) tahun 2019 yg digelar oleh Kementerian Penelitian, Technologi, serta Pendidikan Tinggi.

Menurut Dhafi, kaca sebagai material yg umum dimanfaatkan pada rumah, gedung, kendaraan, serta pelbagai ragam alat, baik jadi penutup ataupun pelindung. Kaca pada gedung pencakar langit kerap terkena cahaya matahari, karena itu penambahan suhu pada area yg beresiko pada pemanfaatan pengkondisi area berwujud air conditioner (AC) .

Pemanfaatan AC yg demikian banyak mengakibatkan kenaikan pemanfaatan kekuatan yg sebabkan berlangsungnya pemanasan global. Pemanfaatan kaca tidak juga terlepas dari aktivitas pembersihan yg dilaksanakan oleh tenaga profesional. Mahalnya cost serta tingginya angka kecelakaan kerja pun berubah menjadi masalah khusus.

" Berasal dari situasi berikut ini kami tergugah buat melaksanakan penelitian serta alhamdulillah selanjutnya lahir pelapis kaca pendingin serta swabersih, " ujarnya.

Tidak cuman Dhafi Alvian, dua mahasiswa lain yg bersinergi dalam penelitian itu yaitu Janssen Wongkalanujaya serta Safira Rachmaniar yg diarahkan oleh dosen Dr. Eng. Masruroh, M. Si.

Tidak cuman udah dapatkan permodalan PKM PE, klub ini pun baru memperoleh medali emas di arena Young Scientiest International Seminar and Expo (YSIS) 2019 buat category Environment and Energy yg digelar Kampus Brawijaya pada Senin – Selasa (24-25/6) .
Artikel Tekait : pemanasan global adalah

Janssen bersama klubnya mengakui puas lantaran dapatkan hasil terhebat dalam arena YSIS. Harapannya kaca dengan perlakuan ini bisa dikomersialisasikan serta lebih beraneka pemanfaatannya pada pelbagai sektor.

" Kelebihan dalam analisa ini yaitu pemanfaatan tehnik re-write coating yg lebih ringan, murah, serta cepat seandainya ketimbang dengan sistem lain, " ujarnya.
Logged
Pages: [1]   Go Up