;

Welcome, Guest. Please login or register.
Did you miss your activation email?

Username: Password:
Pages: [1]   Go Down

Author Topic: Jangan Lewatkan Sosok Martha Washington, Ibu Negara Pertama AS  (Read 49 times)

achasawi

  • Cabin Crew
  • *
  • Keong: 0
  • Offline Offline
  • Posts: 119

Martha Washington tidak cuma dikenang jadi ibu negara pertama di Amerika Serikat. Istri George Washington ini menentukan banyak standard serta adat untuk tabiat dan perlakuan yg layak pada istri presiden AS. Jadi kabar, arti " first lady " di negara itu tak diperlukan untuk beberapa umumnya hingga era ke-19. Martha jadi contoh kebolehan sepanjang Perang Revolusi serta jadi ibu negara dari satu negara baru. Kehidupan awal Martha Washington terlahir dengan nama Martha Dandridge dalam sesuatu perkebunan New Kent County, Virginia, pada 2 Juni 1731.

Simak Juga : contoh biografi tokoh

 Ia adalah anak sulung dari 8 bersaudara. Ia di besarkan oleh orang-tua yg datang dari keluarga kaya, John serta Frances Dandrige. Ia belajar membaca serta menulis, satu perihal yg tak umum untuk wanita di Virginia saat itu. Martha Washington. (Library of Congress lewat Britannica) Martha membaca Alkitab, novel, majalah, namun juga menulis surat, yg bahkan juga masih dapat disaksikan sampai sekarang. Pada umur 18 tahun, ia menikah dengan satu orang pemilik perkebunan yg kaya Daniel Parke Custis pada 1749. Kedua-duanya dikaruniai empat anak, biarpun dua anaknya lalu wafat. Pada 1957, Custis wafat serta Martha jadi pewaris dari tanah seluas 6. 000 ha dan 300 budak. Pertemuan dengan Washington Martha bersua George Washington pada 1758. Washington miliki perkebunan Mount Vernon sekalian komandan pasukan Virgina sepanjang Perang Perancis serta Indian. 10 bulan selesai pertemuan, mereka manikah. Martha bawa seta dua anaknya ganti ke Mount Vernon. Suami barunya itu ambil peranan aktif dalam kehidupan beberapa anak itu. Akan tetapi tragedi menyelimutinya mereka saat satu diantaranya wafat sebab kejang pada umur 17 tahun. Washington tambah banyak melancong dalam hal militer serta usaha. Hal demikian bikin Martha menggunakan tiap musim dingin di perkemahan militer dengan Jenderal Washington sepanjang Perang Revolusi Amerika. Disana, ia bikin kaus kaki untuk beberapa prajurit serta menghimpun uang untuk persediaan yang lain. Martha kehilangan anak terakhir kalinya dalam perang itu. Jack wafat sebab demam pada umur 26 tahun. George Washington, Presiden pertama Amerika Serikat. (lewat Washington Times) Lalu ia mengambil dua cucunya, untuk gantikan anak yg ia tak punya bersama dengan George Washington. Mereka bernama Nellie Parke Custis serta George Washington Parke Custis. Ibu Negara pertama Saat pasukan koloni beroleh kemerdekaan serta Konstitusi AS disahkan, Washington dipilih jadi presiden pertama negara itu serta dilantik pada April 1789. Martha mengikut suaminya tingga di New York City, yg saat itu adalah ibu kota negara. Ia diketahui oleh penduduk AS jadi " Lady Washington. Rumah yg mereka sewa di Broadway berperan jadi kantor presiden. Martha ambil tanggung jawab untuk mengendalikan acara-acara sosial serta pesta untuk rumah atau kantor kepresidenan. Ia menghadirkan resepsi publik tiap-tiap Jumat serta mengatasi masalah rumah tanggal sembari meningkatkan pertemanan dengan Abigail Adams, istri Wakil Presiden John Adams. Selesai New York City, pusat pemerintahan lalu ganti ke Philadelphia pada 1790. Keluarga Washington ganti ke satu rumah di High Street. Martha tidak lupa bawa satu orang gadis budak bernama Ona Judge jadi pelayan. Ona selanjutnya bisa selamat dari perbudakan dengan pertolongan komune Afrika-Amerika Philadelphia. Biarpun begitu, ia memohon Ona untuk kembali, akan tetapi tidak diterima. Gadis itu menentukan kehidupan bebas di New Hampshire serta membuat keluarganya sendiri. Jaman pensiun serta kematian Selesai suaminya mengakhiri jaman jabatan kedua-duanya pada 1797, mereka ganti ke Mount Vernon. Simak juga : Biografi Tokoh Dunia : Elizabeth Fry, Sang Malaikat Penjara Selesai kematian Washington pada 1799, Martha terus tinggal disana. Pada 1800, Kongres memberikannya hak spesial seumur hidup, yg kedepannya diserahkan ke satu orang janda presiden.
 Baca Juga :teks biografi singkat

 Selesai sakit-sakitan pada awal 1802, Martha menulis surat wasiatnya serta membakar sejumlah surat di antara dirinya sendiri dengan sang suami. Ia wafat pada 22 Mei 1802 serta disemayamkan bersama dengan Washington di pemakaman keluarga di Mount Vernon.
Logged
Pages: [1]   Go Up