;

Welcome, Guest. Please login or register.
Did you miss your activation email?

Username: Password:
Pages: [1]   Go Down

Author Topic: Baca yuk Penyebab Pakar Lingkungan Sarankan Pemprov DKI Buat Perda RTH  (Read 57 times)

achasawi

  • Cabin Crew
  • *
  • Keong: 0
  • Offline Offline
  • Posts: 183

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta gencar melakukan penanaman pohon untuk menangkal polusi udara. Kemarin, secara serentak di lingkungan pemerintah kota Jakarta menanam berbagai jenis tanaman atas perintah Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan.

Baca Juga: <a href="http://arsiteksipil.com/harga-besi-hollow.html" target="_blank" rel="noopener">harga besi hollow</a>

Namun, permasalahan belum selesai dengan penanaman pohon saja. Menurut pakar lingkungan dari Universitas Indonesia, Tarsoen Waryono justru lahan Ruang Terbuka Hijau (RTH) di DKI masih sangat kurang.

Disatu sisi Tarsoen mengapresiasi dengan pilihan tanaman, ia menuturkan tanaman tersebut sudah cukup baik dalam menangkal polusi.

"Hitungan berdasarkan kanopi yang ada, RTH DKI Jakarta sangat-sangat kurang. Memang ada pulau-pulau hijau, atau hutan kota, seperti di Srengseng.

Itu sudah cukup banyak. Akan tetapi jika membandingkan luas RTH DKI Jakarta, kalau tidak salah RTH nya baru 13%," jelasnya ketika dihubungi AKURAT.CO, Senin (19/8/2019).

Perlu Perda kawasan hijau, dari perda itu nanti diatur tentang bangunan-bangun tinggi harus menyediakan lahan kurang lebih 30% untuk RTH.

Ia mencontohkan pembangunan Hotel Sahjd yang berdiri diatas lahan seluas 1,4 ha dan dibangun semuanya. Analisa Tarsoen menyebutkan pembangunan hotel justru keliru, idealnya 70% berisi bangunan dan sisanya 30% untuk RTH.

"Banyak RTH yang salah di DKI Jakarta. Jadi ada ruangan tertentu di pinggir bangunan dibikin bak dikasih tanah terus ditanami pohon. Itu Sutiyoso sudah mengatakan bahwa itu salah," terangnya.

Lebih lanjut ia menyebutkan jika RTH menghasilkan oksigen dan meresapkan air ke dalam tanah. Teknik RTH dengan membangun bak disebutnya tidak benar.

"Sutiyoso pernah mengatakan jika lapangan bola yang di gelanggang mahasiswa itu harus dicoret dari RTH. Karena setiap tahun sekitar 1.200 drum yang harus mensuplai air, biar rumputnya segar terus," tambahnya.

Banyaknya bangunan tinggi di Jakarta tidak melulu salah dalam menyediakan RTH. Justru dalam hal ini, Tarsoen menegaskan tugas pemerintah untuk menyediakan RTH.

Dengan pembuatan Perda RTH bisa menjadi landasan untuk menata Kota Jakarta lebih baik lagi.

"Contoh, ada lapangan golf di Jaksel itu tinggal diperluas, sebagian ada di bikin RTH. Jadikan hutan kota dan pusat rekreasi dan golf. Sepanjang bantaran sungai, Grogol, BKT, kawasan hijau disitu masih bagus," paparnya.

Pilihan Redaksi: <a href="http://arsiteksipil.com/harga-kanopi-minimalis.html" target="_blank" rel="noopener">harga kanopi baja ringan</a>

Pihak DKI Jakarta sendiri telah menargetkan 30% tercipta nya RTH dari seluruh luas wilayah Jakarta. Target itu banyak dibahas akan rampung pada 2030 mendatang.

"Jika bangunan tinggi sudah menyediakan RTH, dan hutan kota dari pemerintah sudah di buat, saya rasa target DKI Jakarta untuk membuat RTH 30% itu bisa dicapai. Saya sudah hitung kok dan klop,"imbuhnya.
Logged
Pages: [1]   Go Up