;

Welcome, Guest. Please login or register.
Did you miss your activation email?

Username: Password:
Pages: 1 ... 6 7 8 9 [10]   Go Down

Author Topic: Radit Dan Jani  (Read 27212 times)

aqua_marine

  • Global Moderator
  • Penyelam Unggul
  • *****
  • Keong: 8
  • Offline Offline
  • Posts: 9.478
    • http://reenna.multiply.com
Re: Radit Dan Jani
« Reply #90 on: May 08, 2008, 09:38:04 pm »

dulu gw pernah beli vcd bajakan indo, tp kualitasnya gak bagus. suka nyendet2. sejak itu klo gw mau beli vcd film indo pasti beli yg original...;)

....
Apalagi waktu Vino sakaw yg kesekian kali.. dan adegan dia harus minum air kencing musuhnhya untuk bisa beliin obat Jani tapi setelah itu obatnya malah diinjek org.WWOOWW..! TWO THUMBS UP..!
Gue sebagai laki2..bener2 ngerasa hancurnya RADIT saat nyadar dia nggak akan pernah bisa ngebahagiain Jani, kecuali dengan melepas Jani..HIIKS..
jangankan lo yg cowo, gw aja yg cw bener2 ngerasa kasian sm radit. gw bisa ngerasain klo radit itu merasa dirinya "sampah" bgt krn gak bisa bikin Jani bahagia... :'( akting vino dan fahrani di film ini menurut gw emang pas bgt deh... 8)
Logged


Love is like a butterfly
...It goes where it pleases. And it pleases wherever it goes...

randypermana

  • Cabin Crew
  • *
  • Keong: 0
  • Offline Offline
  • Posts: 217
Re: Radit Dan Jani
« Reply #91 on: May 10, 2008, 02:14:30 am »

akting vino & fahrani menurut aku biasa aja lho.. vino masih overdone, terutama pas scene nangis & marah. fahrani nggak bisa nangis.tapi sedikit lebih baik drpd vino.
cukup mengherankan mereka bisa menang pasangan terbaik di IMA 2008. malah dina olivia & poppy sovia di mengejar mas2 yg OK bgt nggak masuk nominasi  ::)
film ini nggak mutu menurut aku..
terlalu provokatif. mungkin ada sisi positifnya, menyadarkan anak muda ttg bahaya kawin muda. tapi kok malah sepanjang durasi film lebih banyak adegan negatifnya?
« Last Edit: May 10, 2008, 02:17:36 am by randypermana »
Logged

rukawa kaede

  • Cabin Crew
  • *
  • Keong: 0
  • Offline Offline
  • Posts: 309
Re: Radit Dan Jani
« Reply #92 on: May 11, 2008, 04:11:37 pm »

gua mo nanya pendapat anak2 sini anak si radit kayanya bukan anak dia deh soalnya si jani dipake kan ama 2 orang pengedar narkoba pas waktu si radit kaga punya duit buat ngobat si jani jadi bayarannya
Logged
 

Pattzzi

  • Senior Sailor
  • ******
  • Keong: 0
  • Offline Offline
  • Posts: 19.827
Re: Radit Dan Jani
« Reply #93 on: May 11, 2008, 05:09:02 pm »

gua mo nanya pendapat anak2 sini anak si radit kayanya bukan anak dia deh soalnya si jani dipake kan ama 2 orang pengedar narkoba pas waktu si radit kaga punya duit buat ngobat si jani jadi bayarannya

iya aku juga curiga dibagian ini..
tapi tidak digambarkan apakah jani bener2 dipake soalnya cuma dibawa pergi gt kan..
dan setelah itu jani gak sekalipun membahas soal ini..
aku jg smpt bertanya2..
tapi jani kan bersumpah itu anaknya radit ..
binun juga ya
Logged

[lovestruck] tampak JANTAN [lovestruck]

aqua_marine

  • Global Moderator
  • Penyelam Unggul
  • *****
  • Keong: 8
  • Offline Offline
  • Posts: 9.478
    • http://reenna.multiply.com
Re: Radit Dan Jani
« Reply #94 on: May 11, 2008, 10:36:34 pm »

sama kaya' pattzzi...sempet kepikiran, tp krn hal itu gak dibahas lebih lanjut dan gak disinggung2 lagi di sepanjang film, jd i assume waktu itu jani gak diapa2in sm 2 org itu...
Logged


Love is like a butterfly
...It goes where it pleases. And it pleases wherever it goes...

zanthy

  • Penyelam Unggul
  • *****
  • Keong: 0
  • Offline Offline
  • Posts: 5.437
Re: Radit Dan Jani
« Reply #95 on: May 11, 2008, 11:52:00 pm »

tp dari pilihan upi pada pemeran anaknya radit jani, kyknya sih emang itu anak radit
ada kemiripan sama vino *oriental look*
Logged

rukawa kaede

  • Cabin Crew
  • *
  • Keong: 0
  • Offline Offline
  • Posts: 309
Re: Radit Dan Jani
« Reply #96 on: May 12, 2008, 02:47:21 pm »

ooooo begitu ya
Logged
 

zanthy

  • Penyelam Unggul
  • *****
  • Keong: 0
  • Offline Offline
  • Posts: 5.437
Re: Radit Dan Jani
« Reply #97 on: May 14, 2008, 09:00:31 pm »

iya kayanya gitu...
Logged

DoEbiX

  • Forum Machi
  • ***
  • Keong: 0
  • Offline Offline
  • Posts: 2.703
  • Extraordinary!!
Re: Radit Dan Jani
« Reply #98 on: May 31, 2008, 12:57:55 pm »

baru nonton film ini 2 hari lalu di VCD.

yang paling ngena menurutku endingnya.

keren banget!!!
pas sama lagunya.
Logged

zanthy

  • Penyelam Unggul
  • *****
  • Keong: 0
  • Offline Offline
  • Posts: 5.437
Re: Radit Dan Jani
« Reply #99 on: September 24, 2008, 03:38:03 am »

Rupanya Upi tidak jadi menggarap 'Ahmad, Antara Mars dan Venus', yang kabarnya merupakan proyek film ketiganya. Entah mengapa, justru yang beredar kini adalah 'Radit dan Jani', sebuah film yang katanya bergaya brutal-romantic.

Radit (Vino G. Bastian) dan Jani (Fahrani) bukanlah tipikal pasutri biasa. Mereka percaya dengan kekuatan cinta mereka akan mengalahkan segalanya, sehingga kemudian mereka memilih gaya hidup dalam prespektif idealisme mereka (ya..kalau dikatakan hidup tidak teratur, slengean dan drug addicted disebut dengan idealisme). Masalahnya ternyata memang benar jika cinta saja tidaklah cukup. Hidup rasanya memang terlalu kompleks untuk dihadapi hanya dengan bermodalkan cinta. Pada akhirnya gaya hidup mereka menimbulkan friksi yang kemudian menguji kekuatan cinta mereka (sic).

Dalam film terbarunya ini Upi mencoba menyoroti realitas kehidupan sebagian anak muda yang ada di Indonesia. Oleh karena itu ia memilih pendekatan yang diusahakan juga realisme, terutama dengan penggunaan teknik kamera handheld. Sesuatu yang baru tampaknya bagi Upi. Namun, rasanya Upi lebih gemilang daripada Rudi Sudjarwo misalnya, dalam penggunaan teknik ini, karena UPi tetap bisa bercerita melalui bahasa gambar yang cukup sinematis.

Secara umum, filmnya Upi ini memang menarik. Upi juga mengalami peningkatan pesat dalam mengarahkan filmnya. Film lebih lancar bertutur walau rasanya penyakit lama perfilman Indonesia tetap menghinggapi film ini. Pace yang dinamis diawal-awal film, menjelang paruh hingga akhir menjadi melambat, kalau tidak mau dibilang draggy, yang membuat film terasa bertele.

Inilah masalah utamanya. Pada awalnya memang Upi cukup berhasil menggambarkan film sesuai mood yang memang ingin dicapainya; sebuah roman yang kasar dan up-tempo. Namun, seperti disebutkan tadi, menjelang akhir perkembangan cerita film malah terkesan berlarat-larat dan banjir air mata. Tapi kalau memang yang dimaksudkan Upi dengan brutal-romantic itu adalah sebuah roman yang dipenuhi dengan orang yang marah-marah dan menangis bombay kemudian, mungkin ia berhasil!

Mungkin. Yah, mungkin ekspektasi saya saja yang terlalu berlebihan. Saya mengira brutal-romantic itu seperti 'Natural Born Killer' atau 'A Life Less Ordinary'. Ternyata brutal-nya Upi ya tidak jauh-jauh dari tipikal melodrama biasa yang dibuat dalam versi yang lebih kasar namun fungsi utamanya tetap saja tear-jerking (adegan: Radit dikeroyok sekelompok orang, obat dan nasi goreng untuk Jani, sang istri yang tengah hamil berhamburan di tanah. Selanjutnya adegan memperlihatkan botol obat dipijak oleh kaki salah seorang pengeroyok dimana Radit tergeletak penuh luka dan tak berdaya! Hm, rasanya pernah liat dimana ya?).

Masalah lain adalag Upi terlalu memaksakan diri untuk tetap memakai aktor kesayangannya, Vino G. Bastian, sebagai pemegang leading role. Vino memainkan perannya dengan cukup berdedikasi, namun menginterprestasikannya secara salah, setidaknya menurut pandangan saya. Vino masih terlalu segar untuk menjadi Radit. Itu yang pertama. Selanjutnya, dalam adegan yang menuntut kekuatan emosionil, Vino malah terkesan komikal, karena masalah salah interprestasi tadi. Dalam artian kesedihan yang diumbar Vino malah terkesan cengeng dan melodramatis. Bertentangan dengan pembangunan karakter sebelumnya yang menunjukkan Radit sebagai sosok yang tegar dan kuat. Disinilah unsur subtilitas memang berperan penting. Intinya, Vino kurang berhasil membangun atmosfir subtil yang diinginkan oleh cerita.

Berbeda dengan Fahrani yang bermain dengan cukup gemilang dan meningkat jauh dari debut film layar lebarnya di 'Kala' kemarin. Fahrani berhasil menghadirkan atmosfir ceria dan suram sekaligus, yang rasanya memang ironi yang ingin ditampilkan oleh karakter Jani itu. Gerak tubuh, mimik dan aksentuasi. Semuanya itu Jani bukan Fahrani. Tabik untuk dia.

Dengan 'Radit dan Jani', Upi membuktikan jika ia memang seorang sutradara perempuan yang berbakat di Indonesia, setelah Nia DiNata. Film mampu bercerita dengan cukup lancar dan gampang dicerna. Pada intinya 'Radit dan Jani' memang fim yang menghibur sekaligus membawa pesan. Hanya saja, rasanya Upi perlu banyak belajar pada NiaDinata pada masalah kesempurnaan detil. Hanya itu. Selain itu, saya yakin Upi akan mampu membuat film-film yang lebih dahsyat lagi. Amin!

http://chaosisgreen.multiply.com/reviews?&page_start=20
Logged

Pages: 1 ... 6 7 8 9 [10]   Go Up