;

Welcome, Guest. Please login or register.
Did you miss your activation email?

Username: Password:
Pages: 1 2 3 [4] 5 6 7 8 ... 109   Go Down

Author Topic: [RPF] Lee Min Ho (buat yang mu bikin FF Mino boleh Post disini)  (Read 91362 times)

lovelynian

  • Penyelam Unggul
  • *****
  • Keong: 0
  • Offline Offline
  • Posts: 5770
  • Mana avatar CNBLUEEE??!!!
Re: [RPF] Lee Min Ho (buat yang mu bikin FF Mino boleh Post disini)
« Reply #30 on: July 02, 2009, 01:19:25 AM »

Hello .....
dibawah ini merupakan lanjutan dari ff minsun yang sudah diblock dan sekarang dijadikan satu dengan ff mino soalnya ternyata rulesnya tuh ga boleh memakai lebih dari satu artis sebagai leadnya  [biggrin] [biggrin] ...

bagi yg sudah membaca ff minsun yg dulu silahkan meneruskannya disini, bagi yg belum membaca dan tertarik ama ffnya minsun silahkan dicek dipage 1 yg sudah dibuat indexnya ama ibu ts ff mino ...

special thanks buat @luveliprincess yang telah bersusahpayah membuat indexnya ff minsun  [thumbsup] [thumbsup]

untuk kelanjutan ceritanya ditunggu aja hari minggu nanti  [hmpfh] [hmpfh]

untuk sementara saya post covernya dulu deh disini .... thankyou utk perhatiannya  [lovestruck] [lovestruck]





CHAPTER 5


PART 1


Tiga hari kemudian ..........
Setelah mendapatkan ijin dari Man, dan Ciao sendiri merasa mendapat sedikit lampu hijau dari Lan, akhirnya Ciao memutuskan untuk melancarkan serangannya kepada Lan. Jurus pertama yang digunakannya adalah.....kasih coklat dan bunga kepada Lan (hari ulangtahun bukan, valentine juga bukan .. maso dikasih coklat dan bunga sih  [hmpfh] [hmpfh] dasar nih si bummie kolot aka kuno banget  ;D ;D ...emang orang jenius pikirannya kolot kyk gitu ya  [rollingeyes] [hmpfh]).
Lan yang mendapat coklat dan bunga dari Ciao sampai menganggakan mulut dan melototkan matanya ...
sedangkan murid-murid lain yang melihat pertunjukan tersebut pada tersenyum  tertahan  [hmpfh] [hmpfh] ..

Kim Lan :"apa maksudmu dengan semua ini ?", tanya Lan dengan suara keras.

Ciao yang ditanya seperti itu menjadi serba salah, kemudian jawaban yang keluar dari mulutnya kedengaran tolol sekali ..
Yoon Ciao :"maksudku...hmm..maksudku ... tentu saja ..hanya ..hanya memberikan ini tanpa maksud apa-apa ...".

Lan langsung tertawa terbahak-bahak mendengar jawaban Ciao yang konyol itu.
Kim Lan :"ha...ha..ha...sebenarnya saya mengerti apa maksudmu yang sebenarnya .... kamu bermaksud mengejarku kan? ingin saya menjadi pacarmu ?"  [hmpfh] [hmpfh] tanya Lan dengan pandangan menggoda.
Murid-murid lain yang mendengar perkataan Lan itu langsung meledak ketawanya. Ciao yang diketawakan oleh adik-adik kelasnya sendiri menjadi semakin malu dan serba salah, dia tidak tahu harus berbuat apa.

Tapi perkataan Lan selanjutnya agak melegakannya ...
Kim Lan :"baiklah, saya menerima coklat dan bunga yang kamu berikan sebagai tanda bahwa saya bersedia mencoba memulai hubungan yang lain denganmu...hm...tapi dengan satu syarat!"

Ciao mengerutkan alisnya, khawatir syarat yang diajukan Lan itu akan memberatkan posisinya.
Yoon Ciao :"apa itu?"' tanyanya ingin tahu.

Kim Lan :"masa percobaan dua minggu!", jawab Lan dengan santai.  [hmpfh] [hmpfh]

Ciao membelalakan matanya mendengar jawaban Lan...
Yoon Ciao :"apa  :o :o ....masa percobaan? .....kenapa dua minggu, tidak dua bulan saja...dua minggu itu dalam sekejap sudah berlalu  ??? ???[thumbsup]

Lan manggut-manggut kemudian memberikan harga mati yang tidak bisa ditawar-tawar lagi oleh Ciao.
Kim Lan :"satu bulan...tidak ada penambahan lagi "

Ciao menganggukan kepalanya, mau tidak mau dia harus menerima harga mati yang diberikan oleh Lan. Semua murid yang melihata adegan tersebut langsung bertepuktangan dengan meriah dan mengacungkan jempolnya kearah Ciao.
Ciao menerima sambutan meriah tersebut dengan rasa bangga sambil menyandarkan badannya kearah Lan.
Lan yang melihat gelagat Ciao langsung mundur kebelakang dan tak pelak lagi, Ciao terhuyung-huyung kesamping dan menabrak dinding disampingnya  [hmpfh] [hmpfh] (makanya .. jangan memanfaatkan kesempatan dalam kesempitan dong bummie  ;D ;D).

*******


PART 2


Sehari sebelum kepulangan Man dan Can Can .....
Cing Cing memperhatikan Siau Lung yang sedang makan dengan lahapnya di kantin sekolah. Siau Lung yang merasa sedang diperhatikan sedemikian rupa oleh Cing Cing lansung mengalihkan pandangannya dari makanan yang dimakannya kearah Cing Cing ..
Siau Lung :"wei..Han Cing Cing, kenapa kamu memperhatikan saya seperti itu? ... bagi yang tidak tahu, nanti dikiranya kamu menyukaiku  [hmpfh] [hmpfh] ", kata Siau Lung dengan senyuman nakalnya.

Cing Cing mencemberutkan wajahnya dan dengan tiba-tiba tangannya meraih makanan yang ada didepannya dan melemparkannya kearah Siau Lung.
Cing Cing :"ha..ha...kepalamu bertelur  ;D ;D " Cing Cing tertawa terbahak-bahak melihat makanan yang dilemparkannya mendarat dengan mulus dijidatnya Siau Lung  [hmpfh] [hmpfh] ~makanya say.... jangan suka ngomong seenak perutnya aja he..he...

Siau Lung melotot kearah Cing Cing, untuk kemudian mengambil saputangan dari saku celananya dan membilas jidatnya yang dipenuhi oleh makanan.
Siau Lung :"apa yang kamu lakukan? bisakah kamu merubah sikapmu? jangan sedikit-sedikit ngamuk seperti itu "

Cing Cing menjulurkan lidahnya ketika mendengar nasehat Siau Lung.
Siau Lung hanya dapat mengeleng-gelengkan kepalanya tanpa berniat untuk membalas perbuatan Cing Cing.
Cing Cing yang melihat Siau Lung kalem-kalem saja diperlakukan seperti itu mejadi terheran-heran sendiri.
Cing Cing :"kamu kelihatan agak berbeda dengan biasanya .... tapi....sudahlah itu tidak penting...hmmm... ada masalah yang lebih penting lagi yang ingin saya katakan kepadamu. Can Can dan Man akan tiba besok pagi, apakah kamu akan pergi menjemput mereka dibandara?"

Siau Lung mengenyitkan dahinya mendengar pertanyaan Cing Cing. Makanan yang sedari tadi begitu menarik perhatiannya langsung disingkirkannya begitu saja.
Siau Lung :"saya sudah mengatakannya dulu kepadamu bukan? saya tidak ada hubungan apa-apa dengan Can Can kecuali sebagai teman biasa dan saya juga tidak mau terjadi kesalahpahaman lagi antara saya dan Can Can, biar saja kami bersahabat hanya setaraf teman biasa...lagipula ketika dia berangkat saya juga tidak mengantarnya jadi kenapa sekarang pulang saya harus menjemputnya? bukankah Man sudah menemaninya?"

Mendengar perkataan Siau Lung, Cing Cing langsung menyela ...
Cing Cing :"wei...ini tidak ada hubungannya dengan Man, yang saya bicarakan adalah masalah kamu dan Can Can ".

Siau Lung membuang muka kearah lain, dia merasa kesal dengan Cing Cing yang selalu membahas hubungannya dengan Can Can.
Siau Lung :"perasaanku sekarang lagi tidak baik...hhhhhhh...lebih baik kamu membicarakan masalah yang lain saja "

Cing Cing terkejut mendengar nada suara Siau Lung yang berubah, tapi dia tidak juga menghentikan kata-katanya ....
Cing Cing :"kenapa kalau saya masih membicarakannya? kamu ingin memarahi saya ya ? atau mungkin ..bahkan ingin memukul saya?"

Siau Lung :"kamu......", Siau Lung tidak melanjutkan kata-katanya, pandangannya langsung dialihkannya kearah Cing Cing dan ketika dia berniat membantah lagi, pandangannya bertemu dengan pandangan Cing Cing yang kesal. Tanpa dapat berbuat apa-apa, Siau Lung segera berdiri dari tempat duduknya dan berlalu dari situ. Cing Cing yang melihat kepergian Siau Lung yang begitu saja, mengangakan mulutnya dan tidak tahu harus berbuat apa lagi. Ingin rasanya dia berteriak memanggil dan memarahi Siau Lung, tapi tenggorokannya tersekat, suaranya tidak keluar.

*********


PART 3


Keesokan harinya....
Man dan Can Can tiba dibandara Seoul pada pukul 11:30 pagi. Mereka berdua tampak berseri-seri, liburan yang benar-benar menyenangkan bagi mereka. Man menarik napas panjang dan menghirup udara Korea dengan sepuas-puasnya.
Kim Man :"hhhhhhhhhhh...........bagaimanapun negeri sendiri yang paling baik, udaranyapun lebih segar ha..ha..ha.."

Can Can tersenyum, dia sangat senang melihat Man bertingkah seperti itu, dan dia juga sangat senang karena telah menginjakkan kakinya di negeri sendiri.
Can Can :"benar katamu...bagaimanapun, pulang kembali ke negeri sendiri adalah hal yang sangat menyenangkan...oh ya, jangan lupa dengan oleh-olehnya, nanti kita bisa dibantai sama yang lain kalau sampai tidak membawa oleh-oleh buat mereka ".

Man menjinjing dua kantong besar yang tadi tergeletak di lantai, kemudian dia tertawa tertahan..
Kim Man :"he...he..kenapa kamu membeli oleh-oleh yang begitu banyak? dibagikan sekelas saja pasti masih ada sisanya.."

Can Can :"saya membeli begitu banyak oleh-oleh karena saya tidak tahu mereka sukanya apa....jadi ya ...saya borong saja semuanya...biar saja mereka yang milih sendiri ", Can Can menjelaskan alasannya membeli begitu banyak oleh-oleh sambil tertawa pula.

Kim Man :"kamu ini memang sahabat sejati deh " puji Man sambil mengacungkan jempolnya.

Can Can langsung berhenti tertawa mendengar pujian Man. Dengan nada suara yang berubah sendu, dia berkata ...
Can Can :"tapi..bagaimanapun baiknya saya, ada seseorang yang tidak menghargainya ".

Man menjadi sedih melihat tampang Can Can yang sendu dan akhirnya dengan suara yang dibuat-buat lucu dia berusaha untuk menghibur Can Can.
Kim Man :"wei....kenapa kamu menjadi putus asa seperti itu, pantang menyerah, bukankah itu sifatmu?"

Can Can tersenyum mendengar perkataan Man. Dia tahu bahwa Man berusaha untuk menghiburnya dan untuk saat itu, apa yang dilakukan Man itu berhasil, dia agak melupakan kesedihannya ...

Kim Man :"begitu dong...tersenyum itu lebih cocok denganmu .....oh ya, apakah kamu akan ke sekolah sekarang juga atau ...besok ?" kata Man selanjutnya setelah melihat sikap Can Can yang sudah seperti semula.

Can Can :"tidak,besok saja perginya. Sekarang saya mau pulang dulu, pingin mandi dan istirahat dulu soalnya capek sekali setelah perjalanan panjang tadi "

Man menganggukkan kepalanya mendengar penjelasan Can Can, kemudian mereka berdua meninggalkan bandara menuju tempat parkir yang ada di luar sambil menjinjing dua kantong besar dan beberapa koper.

********


PART 4


Keesokan harinya ditaman sekolah, Siau Lung, Cing Cing, Ciao dan Lan sedang melihat-lihat dan memilih-milih oleh-oleh yang dibawa Can Can dan Man dari Swiss. Ciao dan Lan yang tampak paling bersemangat dalam kegiatan tersebut, semua oleh-oleh sampai kantong yang paling dasar digeledahinya tapi ketika Ciao mengambil satu kotak kecil yang berisi coklat dari dalam kantong, Siau Lung langsung mengulurkan tangan dan menepuk tangan Ciao dengan keras.
Siau Lung :"yang ini untuk Cing Cing " katanya sambil merebut coklat tersebut dari tangan Ciao dan memberikannya kepada Cing Cing.
Cing Cing menerima coklat yang diberikan Siau Lung sambil menjulurkan lidahnya kearah Ciao dengan pandangan mengejek.

Yoon Ciao :"wei...mana bisa begitu, saya yang mengambilnya terlebih dahulu " protes Ciao dengan nada tidak puas.

Siau Lung :"kenapa tidak bisa? Cing Cing tidak makan coklat dengan merek yang lain selain merek yang ini " jawab Siau Lung keras, menangkis protesnya Ciao.

Ciao mangut-mangut mendengar jawaban Siau Lung, tapi kemudian dia bertanya lagi dengan nada tidak mengerti.
Yoon Ciao :"tapi...darimana kamu tahu kalau Cing Cing cuma suka coklat dengan merek ini ?"

Mendengar pertanyaan Ciao, semua pasang mata langsung beralih kearah Siau Lung, begitu juga dengan Cing Cing yang baru sadar akan semua ini. Mereka semua menatap Siau Lung dengan pandangan bertanya-tanya.
Siau Lung :"itu karena...karena .....ehemmmmmmmm...karena merek itu yang paling murah..." akhirnya Siau Lung menjawab dengan serbasalah. [hmpfh] [hmpfh]

Mendengar jawaban Siau Lung yang seperti itu, otomatis tangan Cing Cing meraih buku yang tergeletak di bangku dan melemparkannya kearah Siau Lung. Siau Lung yang sudah terbiasa dengan tingkah laku Cing Cing yang lagi marah pasti suka melempari barang dan memukuli orang, langsung menghindar dengan cepat dan akibatnya, tak pelak lagi buku tersebut mendarat dengan sukses di wajahnya Ciao.
Semua yang melihat kejadian itu termasuk Ciao langsung tertawa terbahak-bahak kecuali Can Can. Ditatapnya Siau Lung dan Cing Cing dengan pandangan kecewa dan terluka.
Can Can :"lucu ya ....sejak kapan kalian menjadi akrab begitu?", tanya Can Can dengan suara yang agak serak.

Man yang mendengar nada suara Can Can yang berubah langsung mengalihkan pandangannya kearah Can Can dengan agak mengenyitkan dahinya.
Siau Lung yang tidak menyadari perubahan itu, menjawab pertanyaan Can Can dengan kalem.
Siau Lung :"sejak kapan kami tidak akrab, perasaan kami dari dulu memang seperti ini."

Can Can melototkan matanya melihat sikap Siau Lung, untuk kemudian dia berkata dengan keras ...
Can Can :"ada apa dengan kalian yang sebenarnya? jangan bersikap seakan-akan kalian tidak tahu apa-apa ...apakah kalian...", tapi kata-katanya terputus oleh tarikan Man ditangannya...
Kim Man :"Can Can..jangan...kendalikan dirimu"

Tapi Can Can segera mengibaskan tangan Man dan meneruskan kembali kata-katanya dengan mengebu-gebu...
Can Can :"kalian tidak bisa membohongi saya, saya dapat melihatnya dengan jelas...kalian punya perasaan khusus satu sama lain, kalian saling menyukai bukan?"

Semua yang ada disitu langsung membisu mendengara perkataan Can Can. Man langsung menutup matanya sambil mendesahkan nafas panjang, Cing Cing membelalakan matanya saking terkejutnya, Siau Lung diam seribubahasa dengan pandangan hampa sedangkan Ciao dan Lan terbengong-bengong sambil saling berpandangan satu sama lain.

Sebelum yang lain dapat memberikan reaksinya, Man segera menarik tangan Can Can untuk diajaknya pergi dari sana tapi sekali lagi Can Can mengibaskan tangannya dengan pandangan yang masih tertuju kepada Siau Lung dan Cing Cing.

Can Can :"kenapa tidak menjawab pertanyaan saya, tebakan saya benar bukan?, tanyanya lagi dengan suara yang lebih keras.

Kim Man :"Can Can, sudah cukup..ayo kita pergi dari sini", Man berdiri didepan Can Can, berusaha menghalangi pandangan Can Can kearah Siau Lung dan Cing Cing.

Can Can :"tidakkkk....sebelum saya mendapatkan kepastiannya, saya tidak akan pergi dari sini ", Can Can masih berkeras dengan pertanyaannya.

Cing Cing yang sedari tadi membisu, melemparkan pandangannya kearah Siau Lung dan Can Can secara bergantian. Mulutnya komat kamit tanpa ada sepatahkatapun yang keluar dan kemudian dengan tiba-tiba dia membalikan badannya dan berlari dari tempat itu.

Siau Lung yang melihat sikap Cing Cing yang seperti itu, segera berkata dengan marah kepada Can Can.
Siau Lung :"pertanyaan apa ini, apakah pertanyaan ini mesti kamu ajukan dihadapan Han Cing Cing? Kamu tahu pasti bagaimana perasaannya klu mendengar semua ini, mengapa kamu melakukan semua ini? bukankah dia sahabatmu?", setelah berkata begitu, Siau Lung juga membalikan badannya dan berlalu dari situ, tanpa mempedulikan lagi Can Can yang mulai menanggis terisak-isak ditempatnya.

Man memandang kepergian Cing Cing dan Siau Lung dengan perasaan sedih dan kecewa. Ditatapnya Can Can dengan pandangan sendu tapi dia tidak berusaha untuk menghiburnya dan tanpa berkata apa-apa lagi akhirnya dia berlalu juga dari hadapan Can Can.
Can Can yang melihat kepergian ketiganya tidak tahu harus berbuat apa sedangkan Ciao dan Lan yang sedari tadi tidak mengeluarkan suara hanya bisa memperhatikan semuanya itu sambil saling berpandangan mata.

********

bersambung ke chapter 6~~~ [biggrin]



« Last Edit: July 05, 2009, 03:55:41 AM by lovelynian »
Logged

MinSun addict! Love CNBLUE very much ^^

ulala

  • Senior Sailor
  • ******
  • Keong: 0
  • Online Online
  • Posts: 11130
  • :::AIREN:::
Re: [RPF] Lee Min Ho (buat yang mu bikin FF Mino boleh Post disini)
« Reply #31 on: July 02, 2009, 11:35:39 PM »

lovelyn..
ditunggu chapter 5 nyahh [hmpfh] [hmpfh]
Logged

[lovestruck] Gu Family Book [lovestruck]

luveliprincess

  • Cabin Crew
  • *
  • Keong: 0
  • Offline Offline
  • Posts: 554
  • Jung Yong Hwa.. aaakkkhhh... ♥♥♥♥
    • Han Ree Na Blog
Re: [RPF] Lee Min Ho (buat yang mu bikin FF Mino boleh Post disini)
« Reply #32 on: July 03, 2009, 03:52:06 AM »

@lovelyn
Okehh okehh sipp dah..
Bannernya mau taro di depan gak say?
Logged

A.N.JELL

luveliprincess

  • Cabin Crew
  • *
  • Keong: 0
  • Offline Offline
  • Posts: 554
  • Jung Yong Hwa.. aaakkkhhh... ♥♥♥♥
    • Han Ree Na Blog
Re: [RPF] Lee Min Ho (buat yang mu bikin FF Mino boleh Post disini)
« Reply #33 on: July 03, 2009, 04:55:18 AM »

Geojitmal Fan Fic
Chapter 3

INT.WARUNG MIE-MALAM

   Aku masih terpaku melihat pria dihadapanku ini. Mulutku menganga. Pria itu hanya memandangku lalu tersenyum sinis.

   “Heh..malah bengong!Woooiii!!” Katanya sambil melambai-lambaikan tangannya untuk menyadarkanku.

   Aku tersentak dan buru – buru langsung mengatupkan mulutku. 

   “Ka...Kamu...” aku bicara dengan terpatah – patah.

   “Gue kenapa?bisa Bahasa Indonesia?”tanyanya sinis

   Aku hanya mengangguk pelan. Wajahku masih menyimpan seribu tanda tanya. Masa sih dia orang Indo?gak ada tampang gitu?

   “Gw emang orang Indonesia..” katanya

   Glekk..aku menelan ludah. Jadi dia mengerti semua yang baru saja kukatakan? Aaahhh tidak! [worried]

   “Makanya, hati – hati kalo ngomong. Jangan mentang – mentang di Korea trus lo bisa ngatain orang seenaknya dengan bahasa indo” Ujar pria itu kesal. Lalu melangkah pergi.  [ranting]

   Ya Tuhan. Bagaimana ini? Aaahhh celaka..ini benar benar celaka. Aku harus minta maaf padanya. Kataku dalam hati.

   Lalu aku pun bergegas keluar dan menyusulnya.

   “Heiii..” Teriakku. Tidak seperti sebelumnya, kali ini dia langsung berhenti.

   “Apa???”Dia masih menatapku dengan marah.

   “Maaf deh.. aku gak tau kamu orang Indonesia. Abis kamu sama sekali gak ada tampang orang Indo. Maaf ya?” Aku memohon padanya dengan tampang memelas.

   Dia hanya diam dan meneruskan perjalanannya. Aku mempercepat langkahku agar seiring dengannya.

   “Nama kamu siapa? Ke Korea lagi apa? Liburan ya? Cuma Sendiri?” Tanyaku panjang lebar.

   Dia masih diam dan tidak menjawab pertanyaanku.

   “Hei, bahaya loh pergi – pergi sendirian di tempat yang belum dikenal. Apalagi kelihatannya kamu nggak bisa bahasa Korea” Kataku lagi. Dia hanya mendelik tajam padaku, tanpa menjawab apa – apa.

   “Huuh..Susah sekali bicara dengan orang ini” Aku mengumpat dalam hati,

   Kami sampai di halte bus. Kebetulan busnya masih belum berangkat. Lalu aku buru – buru naik agar tidak ketinggalan.

   “Kamu gak naik?” tanyaku.

   Dia hanya mengangkat bahu dan melengos pergi begitu saja. Ah..benar benar orang aneh pikirku.

*****

INT. RUMAH APARTMENT EUN HYE-MALAM

   Sesampainya dirumah aku langsung merebahkan diriku ke kasur. Rasanya lelah sekali. Aku memejamkan mata sejenak lalu tiba – tiba Hpku berdering.

   “Jika kau hanya menanyakan apakah aku sudah sampai rumah atau belum, Ya jawabannya sudah” Kataku begitu ketika aku menjawab telepon dari Seung Ri.

   “Kau marah padaku ya?”tanya Seung Ri di seberang sana. Kelihatannya ia cukup menyesal.

   “Tentu saja, kali ini aku benar benar kecewa padamu Seung Ri. Kau selalu sibuk dengan pekerjaanmu. Meeting, bertemu klien, lembur. Aku sudah bosan dengan semua alasanmu itu. Kau memang tidak pernah perduli padaku Seung Ri”  [ranting] Aku melepaskan semua amarahku pada Seung Ri.

   “Bukan begitu maksudku Eun Hye, aku sangat peduli padamu. Tapi pekerjaan ini benar – benar penting. Kau kan tahu, aku memiliki tanggung jawab yang besar dalam proyek itu. Jika aku salah, maka aku akan celaka” kata Seung Ri.

   “Apakah pekerjaan itu lebih penting daripada aku Seung Ri?? Apakah kau pernah berpikir sedikitpun tentang perasaanku? Aku bisa mengerti tentang pekerjaanmu. Tapi tidak bisakah kau meluangkan sedikit saja waktumu untuk kita? Tidak bisakah kau menjadi kekasih layaknya orang lain?”  :'( Seung Ri tidak menjawab dan aku melanjutkan kata-kataku

   “Aku hanya ingin kau mengerti Seung Ri. Aku tidak butuh apa – apa darimu. Aku hanya ingin kau lebih memperhatikan aku. Itu saja” Kataku lagi.

   Seung Ri terdiam, aku menarik napas agar diriku lebih tenang. Lalu aku melanjutkan perkataanku.

   “Aku lelah Seung Ri, Aku lelah seperti ini. Kau tidak pernah berubah.. :'( ” Kataku pelan.

   “Jangan tinggalkan aku lagi Eun Hye..” Perkataan Seung Ri membuatku terdiam. Aku menghela napas lagi. “Aku mohon. Jangan tinggalkan aku lagi, kau sudah berjanji padaku bukan?”

   Aku hanya bisa terdiam dan termenung. Seung Ri telah memutuskan teleponnya. Aku menatap langit – langit kamarku, dan lamunanku kembali pada 1 tahun lalu.

   Saat itu aku sedang menunggu Seung Ri di depan bioskop. Dia berjanji untuk bertemu disini jam 7. Tapi sekarang sudah pukul 8, film sudah 30 menit dimulai dan Seung Ri belum kelihatan juga. Aku menunggu dengan kesal. Ini ketiga kalinya dia terlambat dalam minggu ini. Hujan mulai turun. Aku menghangatkan diriku di dalam dengan meminum kopi.
   Kemudian Seung Ri datang dengan terengah – engah. Aku langsung memasang muka kesal.

   “Eun Hye.. maafkan aku.. tadi aku harus rapat dengan manajer Park. Jangan marah ya?”

   Aku tidak menjawab. Aku kesal sekali, saking kesalnya aku ingin menangis.

   “Eun Hye..maaf ya.. ayo kita masuk” Katanya membujukku

   “Filmnya sudah mulai daritadi tahu!” Teriakku kesal.

   “Aahh.. aku benar benar minta maaf Eun Hye.. lalu bagaimana?apakah kita pulang saja?” Aku tidak menjawab pertanyaan Seung Ri. Tapi aku bangkit dan menuju ke pintu keluar.

   “Euh Hye..kau benar – benar marah padaku ya?” Tanya ketika kami sedang dalam perjalanan pulang.

   “Eun Hye...”

   “Berhenti Seung Ri-ya..”

   “Ne?” Seung Ri bingung ketika aku menyuruhnya berhenti.

   “Hentikan mobilnya” Seung Ri pun meminggirkan mobilnya. “Ada apa Eun Hye?” Tanyanya bingung.

   “Na himduro Seung Ri-ya.. Aku benar – benar lelah bersamamu. Kau tahu berapa banyak janji yang tidak kau tepati? Sudah cukup Seung Ri.. Aku sudah cukup sabar menghadapi dirimu. Tapi keliatannya kau tidak mau berubah” Kataku pelan.
   
        “Apa maksudmu?”

   “Seung Ri..kau pasti tahu maksudku..”

   “Aku tahu Eun Hye.. aku tahu.. aku selalu salah padamu. Aku tahu kau pasti kecewa padaku. Tapi aku benar – benar mencintaimu Eun Hye..” Katanya sedih.  :'(

   “Cinta tidak cukup untuk memulai suatu hubungan Seung Ri.. “ Seung Ri hanya terdiam dan menunduk. “Perlu pengorbanan, pengertian, dan yang penting...” Aku terhenti dan melihat mata Seung Ri dalam dalam “Suatu kebersamaan...” aku melanjutkan kata – kataku.

   “Eun Hye..”

   Hujan semakin deras. Tidak terdengar apapun saat itu. Yang terdengar hanyalah suara hujan yang menenggelamkan suara tangisanku.

   “Kita berpisah saja Seung Ri”

   “Tidak...Aku tidak ingin berpisah denganmu Eun Hye”

   “Seung Ri..Kau ini pria yang baik. Aku senang bersamamu. Tapi rasanya akan lebih baik jika kita berpisah. Terima kasih untuk semuanya Jaga dirimu baik – baik Seung Ri.. Slamat tinggal..” Aku membuka pintu mobil dan segera pergi.

   “Eun Hye!tidak.. jangan tinggalkan aku! [refuse] ”Seung Ri segera menyusulku keluar mobil. Aku mempercepat langkahku. Tak perduli dinginnya yang aku rasakan. Tak perduli air hujan yang membuatku basah kuyup.

   “Eun Hye!!! Dengarkan aku! Aku akan selalu tetap menunggumu Eun Hye.. Sampai kapanpun.. Aku akan selalu menunggu kau kembali padaku!” Teriak Seung Ri dalam hujan.

   Aku menangis tiada henti. Rasanya perih. Tapi aku rasa ini yang terbaik. Selamat tinggal Seung Ri.

*****

   “Eun Hye, ada apa dengan wajahmu?Apa kau kurang tidur?” Tanya Chae Young padaku saat kami berjalan di koridor kampus.

   “Chae Young, bagaimana jika kita bekerja?” Kataku tiba – tiba. Chae young menoleh kaget.

   “Apa?”mengapa kau tiba- tiba ingin bekerja?” Tanyanya bingung.

   “Aku bosan, bukankah itu ide yang bagus? Kita kan bisa menghasilkan uang”

   “Ya, Aku tahu.. tapi, apa yang bisa kita kerjakan? Kita kan belum lulus kuliah?”

   “Apa saja, jadi pelayan restoran, penjaga perpustakaan, atau apapun itu. Bagaimana?”

   “Baik, mari kita coba!” Kata Chae Young semangat.

   Aku dan Chae Young pun sibuk mencari pekerjaan di koran. Setiap ada pekerjaan yang menarik kami akan melingkarinya.

   “Tukang cuci mobil, tukang antar susu, menjadi montir.. ahhhh ini terlalu berat Eun Hye..apa tidak ada pekerjaan yang cocok dengan kita?” Chae Young menjadi lesu.

   “Hei.. jangan menyerah dulu kita harus tetap mencari.. hmmm... Ahhh ini dia..”

   “Apa?” Chae Young kembali bersemangat.

   “Dibutuhkan asisten desainer, wanita, umur 22-27 tahun.. waahhh ini cocok dengan kita. bukankah kita juga calon desainer?” Aku berkata sambil terkekeh – kekeh. Ya, aku dan Chae Young mengambil jurusan Fashion Design di Universitas Seoul.

   “Ahh benar juga, ayo kita coba!” Chae Young langsung menghubungi nomor yang tertera di koran.

   “Baik.. ya kami akan segera kesana. Terima kasih” Chae young menutup pembicaraannya di telepon.

   “Bagaimana?” tanyaku

   “Dia bilang kita bisa wawancara hari ini. Oh ya Eun Hye, desainernya ternyata seorang laki – laki. Hahaha aku jadi bersemangat, kira – kira dia tampan tidak ya?” Chae Young tertawa girang.

   “Ah kau ini, bagaimana jika ternyata dia seorang ajusshi? Apa kau mau?” Aku dan Chae Young tertawa terbahak – bahak. Lalu kami pun segera pergi ke tempat wawancara itu.

*****

   Alamat yang kami tuju ternyata adalah sebuah rumah mungil dengan eksterior yang unik bergaya Eropa klasik. Chae Young dan aku membuka pagar dan segera masuk ke dalam rumah.

   “Chae Young kau yakin ini tempatnya?” tanyaku ragu.

   “Tentu saja, ayo kita ketuk pintunya” kata Chae Young sambil menuju pintu untuk mengetuk

   “Permisi..”

   “Ah aku harap desainer itu benar benar tampan” Kata Chae Young

   Tidak lama kemudian pintu dibuka,lalu keluarlah sosok laki – laki kira – kira berumur 35 tahunan. Wajahnya terlihat tegas namun kelihatan ramah.

   “Ada yang bisa saya bantu Nona?” Katanya.

         Aku  terkikik melihat wajah Chae Young yang langsung cemberut seperti kecewa karena sang desainer tidak seperti dengan apa yang diharapkan

         “Mmm..kami melihat iklan di koran bahwa ada lowongan untuk menjadi asisten desainer disini,apa benar?” Tanyaku pada paman itu.

         “Ya benar,silahkan masuk Nona” Katanya

         Kami memasuki ruangan yang sepertinya sebagai ruang tamu di rumah itu. Aku merasa kagum dengan interiornya yang sangat artistik serta    semua furniture disinipun sepadan dengan warna dan interiornya sehingga membuat rumah ini benar – benar cantik. Di seberang ruang tamu terlihat ruangan yang berfungsi sebagai gallery, terlihat hasil karya baju – baju disana yang juga di display dengan cantik.

          Paman itu menyuruh kami untuk menyerahkan data – data pribadi kami. Dia juga mengajukan beberapa pertanyaan. Aku dan Chae Young menjawab sebisa mungkin. Lalu paman itu pun masuk ke dalam ruangan yang lain.

          “Harap tunggu sebentar Nona – nona” Katanya lalu pergi kedalam.

          “Ah,aku jadi tidak bersemangat. Kalau aku tidak diterima pun tidak apa – apa” Ujar Chae Young lesu. [tantrum]

          “Jangan begitu Chae Young, kau harus semangat. Lihat? Gallery ini cantik sekali. Bukankah kita bermimpi untuk mempunyai Gallery secantik ini?” Kataku

          “Iya, tapi ini kan bukan punya kita,lagipula motivasiku untuk melamar disini karena  aku kira si desainer ini masih muda, ternyata dia paman – paman begitu. Huh” Chae Young mengerucutkan bibirnya.

          “Apa aku terlihat seperti paman – paman Nona?” Ujar suara laki – laki tidak dikenal. ;)

           Aku dan Chae Young menoleh kaget. Dari ruangan yang dimasuki Paman tadi keluar seorang Pria yang masih muda dan sangat tampan. Dibelakangnya terlihat Paman tadi sedang tersenyum. :)

           “Kenalkan, aku pemilik gallery ini sekaligus desainer disini. Namaku Kang Min Hoo” Katanya sambil tersenyum. Aku dan Chae Young langsung terpana dibuatnya. Aku menoleh Chae Young, dan dia langsung berubah menjadi bahagia.  ;) ;)

*****

Logged

A.N.JELL

ulala

  • Senior Sailor
  • ******
  • Keong: 0
  • Online Online
  • Posts: 11130
  • :::AIREN:::
Re: [RPF] Lee Min Ho (buat yang mu bikin FF Mino boleh Post disini)
« Reply #34 on: July 03, 2009, 08:32:58 AM »

huaaa che yong udah ketemu ma kang min hoo...
@luveliprincess
lee dong wook yg jadi seung ri yah...??
Logged

[lovestruck] Gu Family Book [lovestruck]

luveliprincess

  • Cabin Crew
  • *
  • Keong: 0
  • Offline Offline
  • Posts: 554
  • Jung Yong Hwa.. aaakkkhhh... ♥♥♥♥
    • Han Ree Na Blog
Re: [RPF] Lee Min Ho (buat yang mu bikin FF Mino boleh Post disini)
« Reply #35 on: July 03, 2009, 08:50:21 AM »

@ulala
pagi,haha lo tiap pagi udah standby di depan kompi ya?heran pagi2 pasti ada lo,kalo gak si fili hehehe..
Masih kul,skul apa kerja la?
Iyah yang jadi Seung Ri tuh Dong Wook..
Yang jadi Min Hoo si Kim Bum
Yang jadi Jae Soo,alias si cowo indo itu *ngarep tentu saja mino kita yang ganteng ituh..hehe
Logged

A.N.JELL

Shou_Sayu

  • Cabin Crew
  • *
  • Keong: 0
  • Offline Offline
  • Posts: 285
  • luv shou,,
Re: [RPF] Lee Min Ho (buat yang mu bikin FF Mino boleh Post disini)
« Reply #36 on: July 03, 2009, 05:58:23 PM »

Salam kenal smuanya~
*nunduk dalem2*
namaku Sayu,,
ini pertama kalinya aku brkunjung ke tret korea..
Dan aku gk ngerti apa2,he2
jd mohon bantuanna ya~
*nunduk lagi*
:D
aku uda bca ficna..
Keakna critana bakal seru neh!!
Bagus,,bikin pnasaran.. :)
oke de~
dtunggu lanjutanna..
Jeongmal gomawo~
:D

lovelynian

  • Penyelam Unggul
  • *****
  • Keong: 0
  • Offline Offline
  • Posts: 5770
  • Mana avatar CNBLUEEE??!!!
Re: [RPF] Lee Min Ho (buat yang mu bikin FF Mino boleh Post disini)
« Reply #37 on: July 03, 2009, 06:18:50 PM »

@luv, boleh jg klu ditaruh didepan  [biggrin]
Logged

MinSun addict! Love CNBLUE very much ^^

ulala

  • Senior Sailor
  • ******
  • Keong: 0
  • Online Online
  • Posts: 11130
  • :::AIREN:::
Re: [RPF] Lee Min Ho (buat yang mu bikin FF Mino boleh Post disini)
« Reply #38 on: July 03, 2009, 09:15:11 PM »

@ulala
pagi,haha lo tiap pagi udah standby di depan kompi ya?heran pagi2 pasti ada lo,kalo gak si fili hehehe..
Masih kul,skul apa kerja la?
Iyah yang jadi Seung Ri tuh Dong Wook..
Yang jadi Min Hoo si Kim Bum
Yang jadi Jae Soo,alias si cowo indo itu *ngarep tentu saja mino kita yang ganteng ituh..hehe
bwakakkakk tau aja lw klo gw bangun tidur langsung depan leppy yahh ngecekin minoo,,hye sun onnie,,bof,,ma ff ini deh..hihihi [hmpfh] [hmpfh]
masih kul luv...hihi..
ditunggu lanjutannya yah luv...mang tiap berapa hari sekali apdetinn ceritanya??

@lovelyn...
huaa...gw penasaran chapter 5 nya..kapan ya lov??kangen sama siau lung ma cing cing gw... [hmpfh] [hmpfh]
Logged

[lovestruck] Gu Family Book [lovestruck]

Cherrie_050588

  • Penyelam Unggul
  • *****
  • Keong: 0
  • Offline Offline
  • Posts: 6884
  • Waiting for BEAST avatar !!
    • mybeastyboys
Re: [RPF] Lee Min Ho (buat yang mu bikin FF Mino boleh Post disini)
« Reply #39 on: July 04, 2009, 03:03:28 AM »

huaaaa huaaa huaaaa~~
KAng Mino nyaaaaaa Bummie tohhhh~~~ [hmpfh] [hmpfh] [hmpfh]
 [thumbsup] [thumbsup]
Uda ketemu ma CY~~~ !!!
Wadowww...gw tungguin niy yaaa, luv~~
eniwei, baru tau klo ternyata Mino bisa dimiripin ma org Korea jugak~
*ngebayangin Mino kulitnya item dikit~ehm....mirip emanggg~~ !!* [biggrin]

lovelyn onn >>
mana ch 5 nyaaaa ??
koq kali ini jd lama apdetnyaaa ^-^ ^-^
Logged

I am an Arasix-Cassiopeia-VIP-b2uties-SONE-Blackjack
Visit my blog at http://mybeastyboys.wordpress.com/
Pages: 1 2 3 [4] 5 6 7 8 ... 109   Go Up