Lautan Indonesia - Forum Indonesia Terbesar dan Terlengkap
Welcome, Guest. Please login or register.
Did you miss your activation email?

Login with username, password and session length
July 30, 2010, 06:08:13 am
Pages:  1 ... 209 210 211 212 [213] 214 215 216 217 ... 944   Go Down
  Print  
Author Topic: [LOUNGE & SERVICE] Fiksi Fantasi Dalam Negeri III  (Read 166650 times)
MakMak
Chingu
**
Offline Offline

Posts: 1219


Choooo Denji.... Yo-Yooo!!!!


« Reply #2120 on: July 11, 2008, 10:32:26 am »


Btw, kalian pernah ngebayangin ga sih, kalo misalnya tokien ama J.K Rowling itu tinggelnya di Indonesia, bisa terbit dan laku apa engga tuh buku? Cheesy Kalo gw bilang sih kegagalan novel fantasy lebih dari 50% karena faktor Indoensianya itu, ya masyarakatnya lah, ya pendidikannya lah, editornya lah, faktor jual murahnya lah..., kejer profitnya lah. Ada banyak sekali faktor disini yang mungkin akan menghancur leburkan penulis selevel Tolkien hingga LOTR mungkin jadi novel sampah yang tergeletak tak terjual jika dia ada di Indonesia ^^.


sepertinya akan sama saja. penulis yang bagus, dimanapun dia tinggal, tetap saja penulis yang bagus.

for ex: JKR tinggal di Indonesia, trus bikin nopel, tapi ga laku krn seperti kondisi diatas. mungkin untuk novel-novel selanjutnya, dia akan mengirimkan naskahnya ke penerbit luar negeri. novelnya laku, trus dia jd terkenal. novelnya yang tidak laku di Indonesia mungkin akan di terjemahkan ke bhs Inggris, dan kemudian laku n tidak jadi novel sampah lagi.

sama saja kan?

penulis yang bagus, dimanapun dia tinggal, tetap saja penulis yang bagus.

Logged

lagi baca Hourou Musuko.
manga tentang lika-liku kehidupan cross dresser. sangat menarik.

visit: http://visnovtranslation.blogspot.com - for unofficial visual novel translation

visit: http://ninou-maxmax.blogspot.com/ - for my stories documentation so far
fr3d
Kelasi
*
Offline Offline

Posts: 702



« Reply #2121 on: July 11, 2008, 10:42:35 am »

sepertinya akan sama saja. penulis yang bagus, dimanapun dia tinggal, tetap saja penulis yang bagus.

for ex: JKR tinggal di Indonesia, trus bikin nopel, tapi ga laku krn seperti kondisi diatas. mungkin untuk novel-novel selanjutnya, dia akan mengirimkan naskahnya ke penerbit luar negeri. novelnya laku, trus dia jd terkenal. novelnya yang tidak laku di Indonesia mungkin akan di terjemahkan ke bhs Inggris, dan kemudian laku n tidak jadi novel sampah lagi.

sama saja kan?

penulis yang bagus, dimanapun dia tinggal, tetap saja penulis yang bagus.

Mungkin catatannya gini, Mak.
Di indonesia, semua elemen yang disebut jeff itu justru bukannya mendukung lahirnya penulis bagus, melainkan malah seringkali menjadi penghalang.
Kalau berdasarkan contoh di atas, berarti sama aja kan yang menelurkan penulis bagus dan sukses adalah penerbit/editor luar negeri, bukan penerbit/editor lokal. Wink

Ibaratnya gini: seekor elang yang tinggal seumur hidup bersama kumpulan ayam, bisa ngira dirinya ayam, padahal seharusnya dia jadi elang. Syukur2 ada elang lewat, terus dianya sadar, kalau gak ada... payah dong...

Pengandaiannya terlalu jauh ya? Cheesy
« Last Edit: July 11, 2008, 10:47:27 am by fr3d » Logged
Alpha_Serpentwitch
Kelasi
*
Offline Offline

Posts: 612


Serpent Pro


WWW
« Reply #2122 on: July 11, 2008, 11:10:32 am »

hmm... gw juga ga gitu yakin. Intinya gini kl menurut gw,

'penulis berbakat' hanyalah kekuatan seorang individu, satu orang. Dan kekuatan satu orang mau sesakti apapun, tanpa didukung lingkungan dan masyarakat, individu itu powerless, tak berdaya. Kalau gw mengandaikan, anda sendirian berkata A, sementara seluruh Indonesia mengatakan B, apakah satu orang individu yang menyuarakan A itu berpengaruh? Jelas tidak, satu orang tidak bisa mengubah dunia tanpa didukung oleh satu golongan yang kuat dan diakui. Dan itulah yang terjadi di Indonesia.

Bahkan jika seorang sekaliber Tolkien lahir di Indonesia, menurut gw tidak akan berhasil di Indonesia, palingan seperti yang mak bilang tadi, suksesnya di luar negeri yang memang mengakui bakatnya. Indo mah cuman ikut2an doang, orang lain bilang bagus, baru mau ikutan baca. Kl contoh nyatanya sih yang gw tau cuma dari dunia komik, krn gw lebih lama berkutat dibidang itu. Ada banyak banget komikus Indonesia yang udah pindah ke luar negeri dan sukses. Jepang sendiri menawarkan jaminan hidup sebagai komikus disana asalkan kita mau pindah kewarganegaraan. Bayangkan, Jepang yang disananya sendiri udah kebanjiran mangaka jenius aja masih mau ngambil komikus sini, yang di negaranya sendiri tidak diperdulikan sama sekali. -__-.

Apa pada akhirnya semua orang berbakat harus memilih:

pergi keluar negeri dan meninggalkan rasa nasionalisnya, atau

tetap di dalam negeri demi rasa nasionalis dan membusuk disini tanpa menghasilkan satu pencapaian pun?

Well? Undecided 10 tahun kedepan, sisa berapa yah SDM Indo yang berbakat yang masih tersisa disini? Negara maju dengan gencarnya merekrut orang berbakat, sementara Indo tanpa sadar terus menghancurkan ribuan orang berbakat, yang gw istilahkan sebagai 'korban kondisi'.
Logged

fr3d
Kelasi
*
Offline Offline

Posts: 702



« Reply #2123 on: July 11, 2008, 11:39:12 am »

Well? Undecided 10 tahun kedepan, sisa berapa yah SDM Indo yang berbakat yang masih tersisa disini? Negara maju dengan gencarnya merekrut orang berbakat, sementara Indo tanpa sadar terus menghancurkan ribuan orang berbakat, yang gw istilahkan sebagai 'korban kondisi'.

Terlepas dari membicarakan profesi penulis atau bukan, kalau soal di luar negeri yang lebih menghargai orang berbakat sih gw setuju sama jeff. Di negeri kita tercinta ini, apresiasi buat orang2 berbakat emang kurang. Misalnya aja dari segi penghasilan. Jadi, gak aneh lah kalau pada "kabur" ke luar negeri, dan kita gak berhak mempertanyakan nasionalisme mereka.

Jadi kenapa bisa begini? Masalahnya apa?

Knapa juga gw jadi OOT gini... Hammer
Logged
cheppy70
Kelasi
*
Offline Offline

Posts: 879


« Reply #2124 on: July 11, 2008, 11:47:41 am »

Ini gw pake telkom biasa yang time based, jadinya ga bisa lama2. baca postingan kalian aja pake bentar2 connect disconnect terus biar ga mahal tagihannya huhuhu... Lagian kalian lagi pada ngereview buku, dan gw blom banyak baca buku2 itu, jadi ga bisa ngasi komen apa2... ntar salah ngomong huehue... 

Ehm,.. gw pakai Telkomflash Unlimited, cuma 200 rb sebulan bisa online dimana aja dan bisa dapet 3G.

Enak juga, lho,...  Thumbs Up
Logged

clickdian
Kelasi
*
Offline Offline

Posts: 951


Soaring into a light.


« Reply #2125 on: July 11, 2008, 11:52:34 am »

Ehm,.. gw pakai Telkomflash Unlimited, cuma 200 rb sebulan bisa online dimana aja dan bisa dapet 3G.

Enak juga, lho,...  Thumbs Up

Mas Pur, kalo dipake di laptop bisa kan?
Logged

-Logic will make you go from A to B. Imagination will take you everywhere-
cheppy70
Kelasi
*
Offline Offline

Posts: 879


« Reply #2126 on: July 11, 2008, 12:39:28 pm »

Ehm,.. gw pakai Telkomflash Unlimited, cuma 200 rb sebulan bisa online dimana aja dan bisa dapet 3G.

Enak juga, lho,...  Thumbs Up

Mas Pur, kalo dipake di laptop bisa kan?

Ya bisa lah,... kan tergantung modemnya, mo HP, PCMCIA atau USB.

udah ah, jadi OOT neh.  Embarrassed

Logged

cheppy70
Kelasi
*
Offline Offline

Posts: 879


« Reply #2127 on: July 11, 2008, 01:01:57 pm »

hmm... gw juga ga gitu yakin. Intinya gini kl menurut gw,

'penulis berbakat' hanyalah kekuatan seorang individu, satu orang. Dan kekuatan satu orang mau sesakti apapun, tanpa didukung lingkungan dan masyarakat, individu itu powerless, tak berdaya.

Sesuai hukum alam. Bibit harus tumbuh di tanah yang cocok.

Tanah Indonesia bukannya tidak cocok. Cuma kurang pupuk, dan lemah dalam manajemen. Di segala aspek, semuanya saling terkait sehingga menciptakan sistem yang 'mematikan'.

Kalo bicara bibit, sebetulnya Tuhan sudah mengkaruniai negeri kita dengan bibit-bibit terbaik. Kita pernah punya padi yang demikian tinggi kualitasnya, sehingga muncul nama Yawadwipa (Pulau Padi).

Durian Indonesia pernah dikatakan sebagai galur murni, induk semua durian yang ada di Bumi.

Tapi sekarang liat aja, padi,.... bah. Impor.

Durian, kalah kualitas sama durian monthong.

Kita jadi umat yang kufur nikmat, makanya Tuhan mencabut nikmat itu dari kita.

Tapi, berita baiknya, Tuhan memberi kita rahmat tersembunyi.

Di tanah yang tandus, bibit harus bener-bener berjuang keras untuk bisa tumbuh. Maka dia akan menjadi tanaman yang liat, dan tahan gempuran.

Kalau kita tetap berjuang keras untuk tumbuh, against all odds, maka kita akan muncul sebagai pribadi yang tahan gempuran dan teruji dalam situasi tersulit.

Nah, makanya, pilihlah untuk terus berjuang, jangan pilih yang enak-enak aja. Perjuangan akan membesarkan kita, kenikmatan akan mengerdilkan kita.

Salam perjuangan! (Apa sih?)


FA Purawan

 
Logged

rd_Villam
Kelasi
*
Offline Offline

Posts: 929


I'm just a dreamer.


WWW
« Reply #2128 on: July 11, 2008, 01:46:50 pm »

haha...
keren nih:
salam perjuangan!  Thumbs Up

@rey, fred, mas pur,
udah gue kirim tuh TFH nya...
silakan dibantai. hehehe...
hasil pembantaiannya boleh aja kok dikirim langsung ke tret ini, asal jangan spoiler yak. heheh... supaya nanti lebih mudah jika ada yang bisa didiskusikan bersama.
namun kalau seandainya sangat panjang dan detil, silakan direply langsung saja ke email gue.

@eniyorda,
welcome back!
kamu salah satu reviewer terbaik di sini.
we need you.
hehehe...


Logged

cheppy70
Kelasi
*
Offline Offline

Posts: 879


« Reply #2129 on: July 11, 2008, 03:07:52 pm »

@rey, fred, mas pur,
udah gue kirim tuh TFH nya...
silakan dibantai. hehehe...

Koq gue belum terima?  Sad

kutunggu loh,... Smiley

FA Purawan
Logged

Pages:  1 ... 209 210 211 212 [213] 214 215 216 217 ... 944   Go Up
  Print  
 
Jump to:  

Powered by MySQL Powered by PHP Powered by SMF 1.1.11 | SMF © 2006-2009, Simple Machines LLC Valid XHTML 1.0! Valid CSS!
Page created in 0.182 seconds with 22 queries. (Pretty URLs adds 0.001s, 1q)