Lautan Indonesia - Forum Indonesia Terbesar dan Terlengkap
Welcome, Guest. Please login or register.
Did you miss your activation email?

Login with username, password and session length
July 30, 2010, 06:10:58 am
Pages:  1 ... 215 216 217 218 [219] 220 221 222 223 ... 944   Go Down
  Print  
Author Topic: [LOUNGE & SERVICE] Fiksi Fantasi Dalam Negeri III  (Read 166652 times)
Alpha_Serpentwitch
Kelasi
*
Offline Offline

Posts: 612


Serpent Pro


WWW
« Reply #2180 on: July 16, 2008, 11:54:01 am »

Kertas dari buku TFH diblender, serpihannya masukin ke kantong teh, trus tinggel dicelup ke gelas berisi air panas deh. Jadi teh merah darah.

Sejauh ini baru baca ampe bab 4. Menarik karena engga character based story, melainkan historical/world based story. Model cerita yang tidak punya karakter utama yah? Tapi kesannya buku 1 atau mungkin bab2 awal ini semuanya masih semacam prolog dari kejadian besar yah?

Quote
Atau justru malah sebaliknya: aku yang akan dipengaruhi
olehnya?
Yang jelas saat ini Wyndassi sudah berada di samping
Anthravai, ikut memperhatikan benteng Heyniri di depannya yang
menanti untuk ditaklukkan. Wyndassi kembali dari lamunan
panjangnya.

Gw dmen bagian ini. Cara flashback dan peralihan story yang ciamik Thumbs Up Selama ini gw bingung kl mau bikin flashback di novel itu gmn enaknya ^^ Trus penggunaan italic untuk pikiran dalam hati karakter di sepanjang cerita TFH ternyata sama sekali ga membuat pusing biarpun ganti POV org pertama tanpa dikasi penjelasan. Lebih dinamis dan engga kaku. Top deh, banyak yang bisa dipelajarin  Big Grin
« Last Edit: July 16, 2008, 11:56:04 am by Alpha_Serpentwitch » Logged

clickdian
Kelasi
*
Offline Offline

Posts: 951


Soaring into a light.


« Reply #2181 on: July 16, 2008, 12:34:25 pm »

Yups, dulu pernah iseng nanya penulisnya, ternyata ditotal-total smua cerita itu jadi tiga buku.

Personally, aq lebih suka ketika cerita udah masuk ke kisahnya William, kira2 mm... enam puluh tahun (?)--sori lupa--setelah masa Anthravai itu. Rasanya suasananya 'lebih terang', sementara pas jaman Anthravai rasanya gelap. Pas jaman Vilnar lebih gelap lagi --> gak tau kenapa bisa kyk gini. Sugesti aja paling.

Oh, satu lagi: dari semua prolog yang pernah kubaca, prolog TFH paling aq suka. Singkat, padat, bermakna.
Logged

-Logic will make you go from A to B. Imagination will take you everywhere-
BloodSin
Chingu
**
Offline Offline

Posts: 1440



« Reply #2182 on: July 16, 2008, 01:15:25 pm »

guys, ngomong2, gw baru aja registrasi ulang membership vgi, (gw udah bikin nick sebelumnya tapi lupa passwordnya >_<), ternyata forum RPN-nya masih idup! keren jugak, gw ngintip2 sejarah komunitas mereka ternyata umurnya udah jauh lebih tua dari geng fantasi kita Embarrassed

bahkan penulis ledgard pun pernah join kesana.

jadi sejauh ini, komunitas/club/geng penulis fantasi yg gw tauk tuh ada 3 bijik:
-tret fantasi anak2 pulpen (yak kita2 ini lha Tongue)
-komunitas fantasi kemudian.com (hikikomori-vq, alfare, codenamekey, dllll)
-dan geng vgi (maxim84, juunishi master, maha gnosis, dan konco2nya)



gw jadi berandai2, apakah sebetulnyah masih ada komunitas penulis fantasi selain 3 komunitas itu? dan gimana dengan milis? atau ym? atau jangan2 ada juga komunitas penulis yg ketemuan langsung face-to-face? ah betapa luasnya dunia ini Big Grin
Logged
rd_Villam
Kelasi
*
Offline Offline

Posts: 929


I'm just a dreamer.


WWW
« Reply #2183 on: July 16, 2008, 01:25:30 pm »

jadi sejauh ini, komunitas/club/geng penulis fantasi yg gw tauk tuh ada 3 bijik:
-tret fantasi anak2 pulpen (yak kita2 ini lha Tongue)
-komunitas fantasi kemudian.com (hikikomori-vq, alfare, codenamekey, dllll)
-dan geng vgi (maxim84, juunishi master, maha gnosis, dan konco2nya)

gw jadi berandai2, apakah sebetulnyah masih ada komunitas penulis fantasi selain 3 komunitas itu? dan gimana dengan milis? atau ym? atau jangan2 ada juga komunitas penulis yg ketemuan langsung face-to-face? ah betapa luasnya dunia ini Big Grin


pasti ada dunia lain yang lebih luas di luar kita, rey.  Smiley cuman kita gak tau para penulis fantasi itu nongkrong di mana.
Logged

rd_Villam
Kelasi
*
Offline Offline

Posts: 929


I'm just a dreamer.


WWW
« Reply #2184 on: July 16, 2008, 01:36:29 pm »

Personally, aq lebih suka ketika cerita udah masuk ke kisahnya William, kira2 mm... enam puluh tahun (?)--sori lupa--setelah masa Anthravai itu. Rasanya suasananya 'lebih terang', sementara pas jaman Anthravai rasanya gelap. Pas jaman Vilnar lebih gelap lagi --> gak tau kenapa bisa kyk gini. Sugesti aja paling.

gelap? kurang lampukah? hehe...
hmm... masukan berharga. thanks.
mungkin itu juga sebab lain kenapa cerita ini tampak kurang 'menjual'.
but i cannot change the tone, unfortunately.  Sad
Logged

Alpha_Serpentwitch
Kelasi
*
Offline Offline

Posts: 612


Serpent Pro


WWW
« Reply #2185 on: July 16, 2008, 02:07:50 pm »

Quote
gelap? kurang lampukah? hehe...
hmm... masukan berharga. thanks.
mungkin itu juga sebab lain kenapa cerita ini tampak kurang 'menjual'.
but i cannot change the tone, unfortunately. 


Tone cerita yang kelam dan darkish sih sesuai ama selera gw, Jadi gw ga akan bilang itu faktor minus dr TFH malah mungkin faktor plus. Sejauh yang gw baca, klimaks kurang diolah sehingga bagian yang mestinya bisa seru dan menegangkan ternyata berlalu begitu saja tanpa bikin pembaca greget. War after war secara historikal tanpa ada bagian cerita yang bener2 ditonjolkan/klimaks. Hmm... mungkin mirip romance of three kingdom kali yah. Membaca TFH lebih terasa seperti menyelami sejarah. Ini cuma kesan aja, gw ga bilang ini poin plus ataupun minus, ada pasar pembacanya masing2.  Smiley
Logged

clickdian
Kelasi
*
Offline Offline

Posts: 951


Soaring into a light.


« Reply #2186 on: July 16, 2008, 02:10:33 pm »

guys, ngomong2, gw baru aja registrasi ulang membership vgi, (gw udah bikin nick sebelumnya tapi lupa passwordnya >_<), ternyata forum RPN-nya masih idup! keren jugak, gw ngintip2 sejarah komunitas mereka ternyata umurnya udah jauh lebih tua dari geng fantasi kita Embarrassed

bahkan penulis ledgard pun pernah join kesana.

jadi sejauh ini, komunitas/club/geng penulis fantasi yg gw tauk tuh ada 3 bijik:
-tret fantasi anak2 pulpen (yak kita2 ini lha Tongue)
-komunitas fantasi kemudian.com (hikikomori-vq, alfare, codenamekey, dllll)
-dan geng vgi (maxim84, juunishi master, maha gnosis, dan konco2nya)



gw jadi berandai2, apakah sebetulnyah masih ada komunitas penulis fantasi selain 3 komunitas itu? dan gimana dengan milis? atau ym? atau jangan2 ada juga komunitas penulis yg ketemuan langsung face-to-face? ah betapa luasnya dunia ini Big Grin


duoh, kangen juga maen ke sana.
Rey, nickname barumu apa? aq masih demonic angel.

#Villam
ya gak usah diubah, itu paling sugesti aq sendiri aja. paling, kalo mau, mungkin bisa dicari cara gmn membuat tone itu jadi bermanfaat dan bikin TFH lebih 'mengundang'.
sedikit cangkokan dari tone yg lebih terang, mungkin? mungkin lhoooo...  Smiley
Logged

-Logic will make you go from A to B. Imagination will take you everywhere-
fr3d
Kelasi
*
Offline Offline

Posts: 702



« Reply #2187 on: July 16, 2008, 02:43:40 pm »

Hmm... mungkin mirip romance of three kingdom kali yah. Membaca TFH lebih terasa seperti menyelami sejarah.

Perang2nya romance of three kingdoms bagus2. Memang banyak banget, tapi kebanyakan ada koq klimaksnya, khususnya perang2 yang dipimpin oleh Zhuge Liang.
Btw, pilemnya lagi maen tuh di bioskop, judulnya Red Cliff. Pengen nonton... Big Grin

gw jadi berandai2, apakah sebetulnyah masih ada komunitas penulis fantasi selain 3 komunitas itu? dan gimana dengan milis? atau ym? atau jangan2 ada juga komunitas penulis yg ketemuan langsung face-to-face? ah betapa luasnya dunia ini Big Grin

Gw tau dulu ada forum Orenjonion. Nih tempat maennya temen2 sma gw. Mereka lebih banyak terjun ke bikin RPCN sih.
Gw sendiri gak pernah ikut, tapi kadang2 suka ngintip ke sana. Lagian, dah beberapa tahun gak ada lagi forumnya...
Logged
BloodSin
Chingu
**
Offline Offline

Posts: 1440



« Reply #2188 on: July 16, 2008, 02:50:50 pm »

Quote
Tone cerita yang kelam dan darkish sih sesuai ama selera gw, Jadi gw ga akan bilang itu faktor minus dr TFH malah mungkin faktor plus. Sejauh yang gw baca, klimaks kurang diolah sehingga bagian yang mestinya bisa seru dan menegangkan ternyata berlalu begitu saja tanpa bikin pembaca greget. War after war secara historikal tanpa ada bagian cerita yang bener2 ditonjolkan/klimaks. Hmm... mungkin mirip romance of three kingdom kali yah. Membaca TFH lebih terasa seperti menyelami sejarah. Ini cuma kesan aja, gw ga bilang ini poin plus ataupun minus, ada pasar pembacanya masing2.

ahak, iyak ini dia komen si jeff yg dulu gw tujuin ke cuplikan TFH waktu gw baca jaman dulu... penggambaran jalan perangnya terlalu simple/'lurus'. komandan A bawa sekian ribu pasukan, komandan b bawa sekian ribu pasukan, terus battle deh, dan resultnya pun cuma si komandan a itu menderita kekalahan sekian ratus jiwa, atau kotanya jadi terkuasai musuh. penggambaran adegan perangnya kurang 'kreatif' (ente nuntut makian kan? granted! Grin), sehingga kurang berhasil menciptakan greget bagi pembaca.
(tapi emang kalo boleh jujur sih, baca adegan perang TFH masih jauuuuh lebih seru daripada adegan perang di ledgard -.-")

dulu ente bilang, sebetulnya TFH udah menyuguhkan teknik2/siasat2 perang yang mumpuni, tapi itu baru masuk di pertengahan/akhir buku yak? well villam, sebetulnya gak ada salahnya kalo siasat2 perang itu udah dimasukin dari semenjak plot anthravai nyerbu yergai, atau pas awal2 penyerbuan elniri.. yahh.. siasat yang simple2 aja dulu lha buat 'apettiser' bagi pembaca. gw inget tuh waktu baca legenda naga, dia pas awal buku pertama-kedua adegan perangnya aja udah langsung ngejabarin teknik2 perang yg keren, dan disitulah pembaca dapet greget untuk terus ngelumat seri2 selanjutnya. Smiley



Quote
mungkin itu juga sebab lain kenapa cerita ini tampak kurang 'menjual'.
but i cannot change the tone, unfortunately

HARUS bisa!!! >_<

well, villam, rupanya kita sedang berada dalam kancah dilema yang sama. daku pun kini sedang struggle ngerombak total prolog & bab 1 lemures. dan ternyata susahnya minta ampun. Sad

tapi untungnya, mungkin kerjaan kita gak sesusah si dukun beranak yg kudu ngebuang racun RPN dari bodi anaknya, which is quite impossible i think Big Grin


@clickdian,
id vgi baru ane 'Celsius'=> ini karakter antik dari Tangerine ane, bocah kerdil yang bisa melenting turun dari kuda ala kutu loncat Cheesy
Logged
MakMak
Chingu
**
Offline Offline

Posts: 1219


Choooo Denji.... Yo-Yooo!!!!


« Reply #2189 on: July 16, 2008, 02:57:09 pm »


tapi untungnya, mungkin kerjaan kita gak sesusah si dukun beranak yg kudu ngebuang racun RPN dari bodi anaknya, which is quite impossible i think Big Grin


si dukun beranak ini serpentwitch kah? kok banyak sekali nama aliasnya? horotoyo
Logged

lagi baca Hourou Musuko.
manga tentang lika-liku kehidupan cross dresser. sangat menarik.

visit: http://visnovtranslation.blogspot.com - for unofficial visual novel translation

visit: http://ninou-maxmax.blogspot.com/ - for my stories documentation so far
Pages:  1 ... 215 216 217 218 [219] 220 221 222 223 ... 944   Go Up
  Print  
 
Jump to:  

Powered by MySQL Powered by PHP Powered by SMF 1.1.11 | SMF © 2006-2009, Simple Machines LLC Valid XHTML 1.0! Valid CSS!
Page created in 0.163 seconds with 21 queries. (Pretty URLs adds 0.004s, 1q)