Lautan Indonesia - Forum Indonesia Terbesar dan Terlengkap
Welcome, Guest. Please login or register.
Did you miss your activation email?

Login with username, password and session length
July 30, 2010, 06:05:19 am
Pages:  1 ... 234 235 236 237 [238] 239 240 241 242 ... 944   Go Down
  Print  
Author Topic: [LOUNGE & SERVICE] Fiksi Fantasi Dalam Negeri III  (Read 166648 times)
cheppy70
Kelasi
*
Offline Offline

Posts: 879


« Reply #2370 on: July 27, 2008, 10:36:53 pm »

Smiley salam kenal
sudah lama mengarang cerita
sudah melahirkan beberapa novel yang belum diterbitkan
sudah menjadi alumni workshop novel se asia tenggara
dan sekarang sedang mengarang ulang fiksi fantasi2 yang sudah lama di gudang...

Salam balik!

Wow, workshop novel se AsTeng? Di mana? Kapan? Ayo bagi-bagi ilmunya, dong  Smiley

Kalau mau dikomen oleh temen-temen di sini, boleh loh, di share!

Salam,


FA Purawan
Logged

fr3d
Kelasi
*
Offline Offline

Posts: 702



« Reply #2371 on: July 28, 2008, 10:07:40 am »

Smiley salam kenal


Pertama2, menyapa member baru dulu...

Salam kenal juga, Chen! Smiley


sekali2 abis direview di sini simpen donk di blogku http://fantasindo.blogspot.com (ini baru usul doank lhooo)


Kedua, mempertanyakan: kalimat itu maksudnya apaan, vadis? Huh?

Oya, koq kemaren pas gath gak jadi datang? Padahal gw pengen nanya2 lho... Sad
Btw, this same question goes to villam too.

Gw juga udah liat peta yang dibicarakan itu di blognya. Emang niat sangat! Thumbs Up
Tapi, agak terlalu padat ya tulisannya... jadinya agak2 pusing... Cheesy


DREAM of UTOPIA, bukunya si Sammy Blue,.. udah terpajang di

http://fikfanindo.blogspot.com

Silakan dinikmati.


Sedang dinikmati, om pur. Tapi, sebelum makan harus cuci tangan dulu kan... Cool 1


Jadi kesimpulannya, yang dateng itu: bjvadis, clickdian, kurara, amru, fred, dan dua orang baru: David, & Jo ? Huh?


Vadis gak dateng. Andri yang disebut2 itu temen sma gw, bukan vadis.

Gw mau insap dah dari elu orang, mau tobat gak bakal lagi-lagi jail, iseng, jahat Embarrassed

Untuk pertama kalinya dalam hidup gw, gw digangguin setan malem sabtu kemaren, ampe jerit-jerit histeris tengah malem Embarrassed


Shocked Shocked Shocked

Waktu itu sempet ngomong ini sih: "eke mah, ama siapapun hayo-hayo aja kalo udah kepepet mah Embarrassed"
Hammer

Tapi, sempet kenalan gak? Cheesy


PS: Fred, you’re next. Handle this. Wink


Shocked

GYAAA! Gak sanggup!!! Cheesy Cheesy Cheesy

Tapi, very very nice review indeed! Thumbs Up

Sampe sekarang gw masih kepikiran kalau ternyata target kita salah!
Sebenernya The Dark Knight hanyalah korban yang dijebak pula oleh Sang Kegelapan yang sebenarnya...
Logged
clickdian
Kelasi
*
Offline Offline

Posts: 951


Soaring into a light.


« Reply #2372 on: July 28, 2008, 10:44:52 am »

Shocked

GYAAA! Gak sanggup!!! Cheesy Cheesy Cheesy

Tapi, very very nice review indeed! Thumbs Up

Sampe sekarang gw masih kepikiran kalau ternyata target kita salah!
Sebenernya The Dark Knight hanyalah korban yang dijebak pula oleh Sang Kegelapan yang sebenarnya...

Kenapa gak sanggup?  Huh?
Itu kan cuman oret2an iseng, kalo aq bisa dirimu pasti bisa juga dong ....  Big Grin

Target salah ... halah! Kita nyamperin si Dark Night bukan buat ngebunuh dia kok, cuma mau nonton doang, hihihi.
Berhubung kita duduk di baris paling depan terang lah kalo face to face sama bliau  Cheesy  Grin

Tapi yups, tu film keren abis. Udah kureview di multiply.

#tangochenchen
Welcome!  Thumbs Up
Logged

-Logic will make you go from A to B. Imagination will take you everywhere-
fr3d
Kelasi
*
Offline Offline

Posts: 702



« Reply #2373 on: July 28, 2008, 11:03:44 am »

Target salah ... halah! Kita nyamperin si Dark Night bukan buat ngebunuh dia kok, cuma mau nonton doang, hihihi.
Berhubung kita duduk di baris paling depan terang lah kalo face to face sama bliau  Cheesy  Grin

Buat yang ngebaca review-nya mba dian, cerita itu emang belum tamat dan ada kelanjutannya!
Kapan?
Ya, nanti begitu ada gath 3! (Only God knows when... Cheesy)

Oya, tadi sms gw baru dibales sama villam (akhirnya!).

Phew!

Ternyata si raja perang baik2 saja... Big Grin
« Last Edit: July 28, 2008, 11:07:58 am by fr3d » Logged
clickdian
Kelasi
*
Offline Offline

Posts: 951


Soaring into a light.


« Reply #2374 on: July 28, 2008, 11:14:10 am »

Buat yang ngebaca review-nya mba dian, cerita itu emang belum tamat dan ada kelanjutannya!
Kapan?

Kan udah kuserahkan padamu  Grin  Grin  Grin
Lanjutin dunk!   Eyebrow
Logged

-Logic will make you go from A to B. Imagination will take you everywhere-
fr3d
Kelasi
*
Offline Offline

Posts: 702



« Reply #2375 on: July 28, 2008, 11:21:11 am »

Tentang review Dream Utopia (gak salah nyebut, emang sengaja Big Grin),
gw setuju sama om pur tentang cover depan yang aneh gambar dan judulnya, dan sinopsis di cover belakang.
Pas gw buka cover dalam (halaman 1), ternyata judulnya beda sama cover luar! Shocked
Koq bisa2nya ya Diwanteen melakukan itu? Mengubah judul secara tidak konsisten!
Dasar, sangat tidak profesional! Thumbs Down

@samy,
sabtu kemaren gw liat2 lagi bukunya di gramed TA. Akhirnya ada juga yang kebuka plastiknya... Grin
Kalau diliat sekilas isinya, gw emang berasa novel Dream Utopia itu inspired banget oleh harpot ya?
Sampe ada tabel jadwal mata pelajaran sihir segala... Cheesy
Tapi, maap ye, sam, gw akhirnya gak beli, soalnya bacaan masih menumpuk di rumah... Roll Eyes

Oya, nemu Enthirea dan Neverwhere-nya Neil Gaiman pula, tapi gak beli juga... Grin


Kan udah kuserahkan padamu  Grin  Grin  Grin
Lanjutin dunk!   Eyebrow

Belum ada tenaga. Masih terkuras habis akibat pertarungan dahsyat kemarin itu...
Dan lagi, masih harus memulihkan otot2 leher... Big Grin

Mungkin Agen Amru bersedia melanjutkan dulu? Huh?
Logged
clickdian
Kelasi
*
Offline Offline

Posts: 951


Soaring into a light.


« Reply #2376 on: July 28, 2008, 12:53:53 pm »


Dan lagi, masih harus memulihkan otot2 leher... Big Grin


Ah iya. efek yang sama terhadap semua agen FFDN yang pergi ke misi Dark Night kemaren  Grin  Grin

Ehm.
lagi terpesona sama deathnote.
*ngeliat review gathering di halaman sebelumnya*
T____T
kalo dibandingin kalah jauh bangettt!!  Cry

#Rey,
mending diceritain secara tertulis aja proses perkenalannya, hehehe
btw dia cewek/ cowok?
Logged

-Logic will make you go from A to B. Imagination will take you everywhere-
fr3d
Kelasi
*
Offline Offline

Posts: 702



« Reply #2377 on: July 28, 2008, 01:20:35 pm »

Masih inget Lanang (karya Yonathan Rahardjo) yang sempet diomongin om pur waktu itu?

Nah, di ruang baca tempo terbaru (Koran Tempo Minggu, 27 Juli 2008) ada review-nya.
Terus ada juga cuplikan "gaya nyastra" dari novel-nya.
Nih gw ketik ulang (entah dicuplik oleh Efri Ritonga, sang pe-review, dari halaman berapa?):

Halilintar menyambar-nyambar di tengah siang hari bolong.

Lanang diserbu panah berapi dari segala penjuru para rekan, peternak, dan ahli kesehatan hewan.

Atap gedung serasa runtuh.

Lanang membara.

Auranya merah mengerluarkan asap mengepul.

Mata Lanang membelalak penuh amarah, bagai mengeluarkan api bara panas berwarna merah kekuningan. Bahkan naga liang-liong yang berarak pada setiap Hari Raya Imlek tak bisa menandingi. Kalau naga-naga kertas itu disandingkan dengan naga yang tersirat dari perangai murka Lanang saat itu, pasti akan hangus terbakar. Dan jadi abu.

Hitam.

Luruh.


Meskipun si pe-review memprotes banjir puisi tak efektif di dalam novel Lanang, dia masih berbaik hati menyebut cuplikan di atas indah.

Tapi, buat gw sih enggak, apalagi yang tentang naga liong itu!
Apa coba relevansinya naga liong sama amarahnya si Lanang?! Terus bisa terbakar pula, jadi hitam, lalu luruh?
(Knapa malah jadi ngomongin naga liong?) Huh?
Padahal, kalau bagian naga liong itu ilang, justru malah fine.

Jadi berpikir-pikir, aneh juga ya selera Dewan Juri Sayembara Novel DKJ 2006?
Masak yang kayak begituan bisa menang juara harapan kedua?
Gw jadi penasaran, apa seni (sastra) yang masuk golongan "terpuji" adalah yang norak2 kayak gitu? Huh?
(Catatan: Noraknya menurut selera gw)
« Last Edit: July 28, 2008, 01:37:23 pm by fr3d » Logged
cheppy70
Kelasi
*
Offline Offline

Posts: 879


« Reply #2378 on: July 28, 2008, 01:42:57 pm »

Lanang,...

Kemarin gue buka lagi, mo terusin baca, tapi baru beberapa baris, udah males. Gimana ya, emang gak enak sih dibacanya.

Kalo gue terapin penilaian gue ala ke Lemures, maka Lanang akan mendapat label pretensius dengan huruf P besar, diunderline dan di bold sekalian. (Rey, silakan bangga atau tersinggung, terserah lo deh,... hehehe)

Entah apa yg dilihat oleh Juri DKJ 2006. Mungkin mereka punya definisi sendiri buat sastra, yang diluar jangkauan orang-orang awam kayak kita Smiley

Buat gue udah jelas. Seni, mo dalam bentuk apapun, pasti punya 'rasa' yang akan menunjukkan bahwa ekspresi yg dipilih tersebut pas atau mengada-ada. Itu sebabnya seniman selalu bisa memilih mana yg 'nyeni' dan mana yang 'sok nyeni'.

Salam,

FA Purawan
Logged

fr3d
Kelasi
*
Offline Offline

Posts: 702



« Reply #2379 on: July 28, 2008, 02:13:47 pm »

Itu sebabnya seniman selalu bisa memilih mana yg 'nyeni' dan mana yang 'sok nyeni'.

Grin Cheesy Grin

Berhubung tema Sang Penandai udah reda, gw juga mau skalian meluruskan kalau sebenernya, seandainya gaya bahasa nyastra yang berlebihan di Sang Penandai dikurangin, novel itu justru bakalan bisa dinikmatin banget, karena ceritanya emang sederhana dan tujuan/tema utamanya jelas (meski endingnya gagal).

Ini juga buat gw mikir kalau mungkin (cuma mungkin, Tongue) gw sebelumnya telah salah menilai Sang Penandai.
Soalnya, gw menggunakan ekspektasi terhadap novel populer untuk menilai Sang Penandai yang padahal, mungkin niat awalnya emang dibikin jadi novel sastra, lalu barulah belakangan "diturunkan" derajatnya menjadi semisastra-semipopuler (?). Well, entah untuk tujuan apa? Menjangkau lebih banyak pembaca mungkin?
Yang jelas, "rujak" itu rasanya jadi kurang asik dan gagal.

Di lain pihak, kalau seandainya aja gw menggunakan kacamata sastra ketika membaca Sang Penandai dan menganggap gaya populer hanya sebagai "tambahan" belaka, maka mungkin justru Sang Penandai akan terasa lebih nikmat (cuma mungkin lagi, Tongue).
(Cheesy Puyeng ya?)

Gini deh,
Sang Penandai itu sekarang ibaratnya sirup yang ditambahin gula. Padahal, (mungkin) seharusnya Sang Penandai adalah air gula titik, tanpa perisa buah-buahan.

Jadi,

@tere-liye,
"Matanya berbunyi air mata!" mungkin akan lebih pas. Wink
« Last Edit: July 28, 2008, 02:15:19 pm by fr3d » Logged
Pages:  1 ... 234 235 236 237 [238] 239 240 241 242 ... 944   Go Up
  Print  
 
Jump to:  

Powered by MySQL Powered by PHP Powered by SMF 1.1.11 | SMF © 2006-2009, Simple Machines LLC Valid XHTML 1.0! Valid CSS!
Page created in 0.264 seconds with 21 queries. (Pretty URLs adds 0.023s, 1q)