;

Welcome, Guest. Please login or register.
Did you miss your activation email?

Username: Password:
Pages: [1] 2   Go Down

Author Topic: Kata serapan dalam bahasa Indonesia  (Read 7586 times)

yayangnino

  • Chingu
  • **
  • Keong: 1
  • Offline Offline
  • Posts: 1538
  • te neng ne re neng neng..dung dung dung..wing
Kata serapan dalam bahasa Indonesia
« on: November 16, 2009, 11:37:50 PM »

Sejarah hubungan dengan penutur

Telah berabad-abad lamanya nenek moyang penutur bahasa Indonesia berhubungan dengan berbagai bangsa di dunia. Bahasa Sanskerta tercatat terawal dibawa masuk ke Indonesia yakni sejak mula tarikh Masehi. Bahasa ini dijadikan sebagai bahasa sastra dan perantara dalam penyebaran agama Hindu dan Buddha. Agama Hindu tersebar luas di pulau Jawa pada abad ke-7 dan ke-8, lalu agama Buddha mengalami keadaan yang sama pada abad ke-8 dan ke-9.

Hubungan dengan penutur India dan persekitarannya


Beriringan dengan perkembangan agama Hndu itu berlangsung pula perdagangan rempah-rempah dengan bangsa India yang sebagian dari mereka penutur bahasa Hindi, sebagian yang lain orang Tamil dari India bagian selatan dan Sri Lanka bagian timur yang bahasanya menjadi perantara karya sastra yang subur. Bahasa Tamil pernah memiliki pengaruh yang kuat terhadap bahasa Melayu.

Hubungan dengan penutur Cina


Hubungan ini sudah terjadi sejak abad ke-7 ketika para saudagar Cina berdagang ke Kepulauan Riau, Kalimantan Barat, dan Kalimantan Timur, bahkan sampai juga ke Maluku Utara. Pada saat Kerajaan Sriwijaya muncul dan kukuh, Cina membuka hubungan diplomatik dengannya untuk mengamankan usaha perdagangan dan pelayarannya. Pada tahun 922 musafir Cina melawat ke Kerajaan Kahuripan di Jawa Timur. Sejak abad ke-11 ratusan ribu perantau Cina meninggalkan tanah leluhurnya dan menetap di banyak bagian Nusantara (Kepulauan Antara, sebutan bagi Indonesia).

Yang disubut dengan bahasa Cina adalah bahasa di negara Cina (banyak bahasa). Empat di antara bahasa-bahasa itu yang di kenal di Indonesia yakni Amoi, Hakka, Kanton, dan Mandarin. Kontak yang begitu lama dengan penutur Cina ini mengakibatkan perolehan kata serapan yang banyak pula dari bahasa Cina, namun penggunaannya tidak digunakan sebagai perantara keagamaan, keilmuan, dan kesusastraan di Indonesia sehingga ia tidak terpelihara keasliannya dan sangat mungkin banyak ia berbaur dengan bahasa di Indonesia.
Contohnya anglo, bakso, cat, giwang, kue/ kuih, sampan, dan tahu.

Hubungan dengan penutur Arab

Bahasa Arab dibawa ke Indonesia mulai abad ketujuh oleh saudagar dari Persia, India, dan Arab yang juga menjadi penyebar agama Islam. Kosakata bahasa Arab yang merupakan bahasa pengungkapan agama Islam mula berpengaruh ke dalam bahasa Melayu terutama sejak abad ke-12 saat banyak raja memeluk agama Islam. Kata-kata serapan dari bahasa Arab misalnya abad, bandar, daftar, edar, fasik, gairah, hadiah, hakim, ibarat, jilid, kudus, mimbar, sehat, taat, dan wajah. Karena banyak di antara pedagang itu adalah penutur bahasa Parsi, tidak sedikit kosakata Parsi masuk ke dalam bahasa Melayu, seperti acar, baju, domba, kenduri, piala, saudagar, dan topan.

Hubungan dengan penutur Portugis

Bahasa Portugis dikenali masyarakat penutur bahasa Melayu sejak bangsa Portugis menduduki Malaka pada tahun 1511 setelah setahun sebelumnya ia menduduki Goa. Portugis dikecundangi atas saingan dengan Belanda yang datang kemudian dan menyingkir ke daerah timur Nusantara. Meski demikian, pada abad ke-17 bahasa Portugis sudah menjadi bahasa perhubungan antaretnis di samping bahasa Melayu. Kata-kata serapan yang berasal dari bahasa Portugis seperti algojo, bangku, dadu, gardu, meja, picu, renda, dan tenda.



Hubungan dengan penutur Belanda


Belanda mendatangi Nusantara pada awal abad ke-17 ketika ia mengusir Portugis dari Maluku pada tahun 1606, kemudian ia menuju ke pulau Jawa dan daerah lain di sebelah barat. Sejak itulah, secara bertahap Belanda menguasai banyak daerah di Indonesia. Bahasa Belanda tidak sepenuhnya dapat menggeser kedudukan bahasa Portugis karena pada dasarnya bahasa Belanda lebih sukar untuk dipelajari, lagipula orang-orang Belanda sendiri tidak suka membuka diri bagi orang-orang yang ingin mempelajari kebudayaan Belanda termasuklah bahasanya. Hanya saja pendudukannya semakin luas meliputi hampir di seluruh negeri dalam kurun waktu yang lama (350 tahun penjajahan Belanda di Indonesia). Belanda juga merupakan sumber utama untuk menimba ilmu bagi kaum pergerakan. Maka itu, komunikasi gagasan kenegaraan pada saat negara Indonesia didirikan banyak mengacu pada bahasa Belanda. Kata-kata serapan dari bahasa Belanda seperti abonemen, bangkrut, dongkrak, ember, formulir, dan tekor.

Hubungan dengan penutur Inggris


Bangsa Inggris tercatat pernah menduduki Indonesia meski tidak lama. Raffles menginvasi Batavia (sekarang Jakarta) pada tahun 1811 dan beliau bertugas di sana selama lima tahun. Sebelum dipindahkan ke Singapura, dia juga bertugas di Bengkulu pada tahun 1818. Sesungguhnya pada tahun 1696 pun Inggris pernah mengirim utusan Ralph Orp ke Padang (Sumatra Barat), namun dia mendarat di Bengkulu dan menetap di sana. Di Bengkulu juga dibangun Benteng Marlborough pada tahun 1714-1719. Itu bererti sedikit banyak hubungan dengan bangsa Inggris telah terjadi lama di daerah yang dekat dengan pusat pemakaian bahasa Melayu.

Hubungan dengan penutur Jepang


Pendudukan Jepang di Indonesia yang selama tiga setengah tahun tidak meninggalkan warisan yang dapat bertahan melewati beberapa angkatan. Kata-kata serapan dari bahasa Jepang yang digunakan umumnya bukanlah hasil hubungan bahasa pada masa pendudukan, melainkan imbas kekuatan ekonomi dan teknologinya.

 Perbendaharaan kata serapan

Di antara bahasa-bahasa di atas, ada beberapa yang tidak lagi menjadi sumber penyerapan kata baru yaitu bahasa Tamil, Parsi, Hindi, dan Portugis. Kedudukan mereka telah tergeser oleh bahasa Inggris yang penggunaannya lebih mendunia. Walaupun begitu, bukan bererti hanya bahasa Inggris yang menjadi rujukan penyerapan bahasa Indonesia pada masa yang akan datang.

Penyerapan kata dari bahasa Cina sampai sekarang masih terjadi di bidang pariboga termasuk bahasa Jepang yang agaknya juga potensial menjadi sumber penyerapan.

Di antara penutur bahasa Indonesia beranggapan bahwa bahasa Sanskerta yang sudah ’mati’ itu merupakan sesuatu yang bernilai tinggi dan klasik. Alasan itulah yang menjadi pendorong penghidupan kembali bahasa tersebut. Kata-kata Sanskerta sering diserap dari sumber yang tidak langsung, yaitu Jawa Kuna. Sistem morfologi bahasa Jawa Kuna lebih dekat kepada bahasa Melayu. Kata-kata serapan yang berasal dari bahasa Sanskerta-Jawa Kuna misalnya acara, bahtera, cakrawala, darma, gapura, jaksa, kerja, lambat, menteri, perkasa, sangsi, tatkala, dan wanita.

Bahasa Arab menjadi sumber serapan ungkapan, terutama dalam bidang agama Islam. Kata rela (senang hati) dan korban (yang menderita akibat suatu kejadian), misalnya, yang sudah disesuaikan lafalnya ke dalam bahasa Melayu pada zamannya dan yang kemudian juga mengalami pergeseran makna, masing-masing adalah kata yang seasal dengan rida (perkenan) dan kurban (persembahan kepada Tuhan). Dua kata terakhir berkaitan dengan konsep keagamaan. Ia umumnya dipelihara betul sehingga makna (kadang-kadang juga bentuknya) cenderung tidak mengalami perubahan.

Sebelum Ch. A. van Ophuijsen menerbitkan sistem ejaan untuk bahasa Melayu pada tahun 1910, cara menulis tidak menjadi pertimbangan penyesuaian kata serapan. Umumnya kata serapan disesuaikan pada lafalnya saja.

Meski kontak budaya dengan penutur bahasa-bahasa itu berkesan silih berganti, proses penyerapan itu ada kalanya pada kurun waktu yang tmpang tindih sehingga orang-orang dapat mengenali suatu kata serapan berasal dari bahasa yang mereka kenal saja, misalnya pompa dan kapten sebagai serapan dari bahasa Portugis, Belanda, atau Inggris. Kata alkohol yang sebenar asalnya dari bahasa Arab, tetapi sebagian besar orang agaknya mengenal kata itu berasal dari bahasa Belanda.

Kata serapan dari bahasa Inggris ke dalam kosa kata Indonesia umumnya terjadi pada zaman kemerdekaan Indonesia, namun ada juga kata-kata Inggris yang sudah dikenal, diserap, dan disesuaikan pelafalannya ke dalam bahasa Melayu sejak zaman Belanda yang pada saat Inggris berkoloni di Indonesia antara masa kolonialisme Belanda.. Kata-kata itu seperti kalar, sepanar, dan wesket. Juga badminton, kiper, gol, bridge.

Sesudah Indonesia merdeka, pengaruh bahasa Belanda mula surut sehingga kata-kata serapan yang sebetulnya berasal dari bahasa Belanda sumbernya tidak disadari betul. Bahkan sampai dengan sekarang yang lebih dikenal adalah bahasa Inggris.

Sumber:
http://id.wikipedia.org/wiki/Kata_serapan_dalam_bahasa_Indonesia
lebih lanjut:
http://id.wikipedia.org/wiki/Daftar_kata_serapan_dari_bahasa_Arab_dalam_bahasa_Indonesia
http://id.wikipedia.org/wiki/Daftar_kata_serapan_dari_bahasa_Belanda_dalam_bahasa_Indonesia
http://id.wikipedia.org/wiki/Daftar_kata_serapan_dari_bahasa_Hindi_dalam_bahasa_Indonesia
http://id.wikipedia.org/wiki/Daftar_kata_serapan_dari_bahasa_Persia_dalam_bahasa_Indonesia
http://id.wikipedia.org/wiki/Daftar_kata_serapan_dari_bahasa_Portugis_dalam_bahasa_Indonesia
http://id.wikipedia.org/wiki/Daftar_kata_serapan_dari_bahasa_Sanskerta_dalam_bahasa_Indonesia
http://id.wikipedia.org/wiki/Daftar_kata_serapan_dari_bahasa_Tionghoa_dalam_bahasa_Indonesia
« Last Edit: November 21, 2009, 05:34:32 AM by yayangnino »
Logged

blogku: http://natanedan.wordpress.com/
Sometimes the only sane answer to an insane world is insanity [mulder]

elle_cha

  • Senior Sailor
  • ******
  • Keong: 5
  • Offline Offline
  • Posts: 12584
Re: Kata serapan dalam bahasa Indonesia
« Reply #1 on: November 17, 2009, 11:48:01 PM »

walaupun begitu, katanya kata serapan dalam bahasa Indonesia hingga saat ini kebanyakan berasal dari bahasa Belanda, bener ga sih??
Logged


#Frozen Is Coming.....

yayangnino

  • Chingu
  • **
  • Keong: 1
  • Offline Offline
  • Posts: 1538
  • te neng ne re neng neng..dung dung dung..wing
Re: Kata serapan dalam bahasa Indonesia
« Reply #2 on: November 19, 2009, 12:31:04 PM »

walaupun begitu, katanya kata serapan dalam bahasa Indonesia hingga saat ini kebanyakan berasal dari bahasa Belanda, bener ga sih??

banyakan dr inggris kalo sekarang apalagi yg berhubungan dgn teknologi
lagina bahasa belanda dan inggris mirip2
Logged

blogku: http://natanedan.wordpress.com/
Sometimes the only sane answer to an insane world is insanity [mulder]

midorima

  • Special Member
  • Senior Sailor
  • ******
  • Keong: 0
  • Offline Offline
  • Posts: 13573
  • Which of your Lord favour would you deny?
    • Colourless Green Ideas Sleep Furiously
Re: Kata serapan dalam bahasa Indonesia
« Reply #3 on: November 20, 2009, 05:16:26 PM »

semua kata serapan yg dulu ngikutin bahasa belanda, seakarang udh diubah penulisannya jd disesuaikan dgn bahasa inggris
contoh:

legalisir (dari bahasa belanda) sekarang udh gak baku lg. diubah ke legalisasi (disesuaikan ke bentuk yg lebih mirip bahasa inggris, "legalization")
begitu jg koordinir jd koordinasi, dan sejenisnya.

kyk ada tendensi kita utk benar2 lepas dari pengaruh bahasa belanda (mungkin jg karena bung Karno dulu pengen bgt ngelepasin kita dari pengaruh belanda. jd ada hubungan jg dengan kebijakan2 mengenai EYD-nya).

cara penulisan jg udh mulai diubah supaya gak kebelanda2an lg. kayak misalnya: bezoek (itu kan belanda banget) diubah jd besuk. tempo doeloe (kalo ada tulisan "oe" dibaca "u" itu kan gaya belanda bgt. akhirnya diubah jd "u" aja). terus penulisan "tj" yang berubah jd "c" dan "dj" yg berubah jd "j" serta "j" yg berubah jd "y" jg semuanya dimaksudkan utk meninggalkan ejaan ala belanda.

dan sekarang kiblat kita emg lebih ke inggris kalo ada istilah2 baru, khususnya yg berhubungan dgn teknologi.
Logged

Berlomba-lombalah kamu kepada ampunan dari Rabbmu dan surga yang lebarnya selebar langit dan bumi, yang disediakan bagi orang-orang yang beriman kepada Allah dan rasul-rasul-Nya. (Al Hadid: 21)

yayangnino

  • Chingu
  • **
  • Keong: 1
  • Offline Offline
  • Posts: 1538
  • te neng ne re neng neng..dung dung dung..wing
Re: Kata serapan dalam bahasa Indonesia
« Reply #4 on: November 21, 2009, 05:41:04 AM »

agak jauh ya?

# kartu (cartão)
# kasur (colchão)
# kutang (alcotão)
# keju (queijo)
# kemeja (camisa)
# sabun (sabão)
# saku (saco)
# sekolah (escola)
# tolol (tolo)
# tukar (trocar)
Logged

blogku: http://natanedan.wordpress.com/
Sometimes the only sane answer to an insane world is insanity [mulder]

midorima

  • Special Member
  • Senior Sailor
  • ******
  • Keong: 0
  • Offline Offline
  • Posts: 13573
  • Which of your Lord favour would you deny?
    • Colourless Green Ideas Sleep Furiously
Re: Kata serapan dalam bahasa Indonesia
« Reply #5 on: November 21, 2009, 09:32:14 AM »

itu dari bahasa portugis semua ya?

yg kasur sm kutang tuh jauh bgt. tp gue gak tahu sih pengucapannya dalam bahasa portugis ;D ;D

*nanti kutanya anak2 yg ambil kelas portugis [read]
Logged

Berlomba-lombalah kamu kepada ampunan dari Rabbmu dan surga yang lebarnya selebar langit dan bumi, yang disediakan bagi orang-orang yang beriman kepada Allah dan rasul-rasul-Nya. (Al Hadid: 21)

sate_ayam

  • Chingu
  • **
  • Keong: 1
  • Offline Offline
  • Posts: 1747
  • kyk kodok
Re: Kata serapan dalam bahasa Indonesia
« Reply #6 on: January 03, 2010, 03:53:36 PM »

kalo dari arab:
malaikat, jin, setan, iblis, nabi, salam, ahli, kubur, kiamat, azab, zalim, sabar, munafik, kafir, iman, dunia, akhirat, sedekah, zakat, sholat, magribh, shubuh, dll

kalo dari belanda:
advokat, vorboden
Logged
Shawn Spencer: Though not as ridiculous as Denise Richards playing a nuclear
physicist named Christmas Jones in a Bond movie. But still!  ;D
http://natanedan.tumblr.com/  http://natanedan.wordpress.com/

MissAzalea

  • Senior Sailor
  • ******
  • Keong: 2
  • Offline Offline
  • Posts: 19158
Re: Kata serapan dalam bahasa Indonesia
« Reply #7 on: April 13, 2012, 07:46:16 PM »

dari bahasa daerah juga ada kan
Logged

luka

  • Chingu
  • **
  • Keong: 0
  • Offline Offline
  • Posts: 1679
  • me? memories of nobodies that blended into a one^^
Re: Kata serapan dalam bahasa Indonesia
« Reply #8 on: April 13, 2012, 09:14:51 PM »

yg apal cuma KEREN doang itu dari Jepun^^
Logged

MissAzalea

  • Senior Sailor
  • ******
  • Keong: 2
  • Offline Offline
  • Posts: 19158
Re: Kata serapan dalam bahasa Indonesia
« Reply #9 on: April 13, 2012, 11:23:33 PM »

yg apal cuma KEREN doang itu dari Jepun^^

oh ya?

aku baru tau lo ;D
Logged
Pages: [1] 2   Go Up