;

Welcome, Guest. Please login or register.
Did you miss your activation email?

Username: Password:
Pages: [1] 2 3 4 5 ... 27   Go Down

Author Topic: Legenda Sebenarnya Nike Ardilla  (Read 106703 times)

babyjane

  • Chingu
  • **
  • Keong: 0
  • Offline Offline
  • Posts: 1420
Legenda Sebenarnya Nike Ardilla
« on: February 16, 2008, 02:01:10 AM »

Nama : Nike Ardilla
BOrn : 27 December 1975
died : 19 Maret 1995
Album Sold : 25 Million Copies
Site : www.nikeardilla.net   build since 1998
fans club : Nike Ardilla Fans Club since 1990
Talent : Singer, actress, Model




Album pertamanya laku lebih dari 500.000 copies...menyusul album ke-2 nya yang mensejajarkan dia ke dalam musisi papan atas terjual 2 juta copies dan mendapatkan BASF Award 1990 best selling album...album terakhirnya laku lebih dari 3 juta copies di indonesia saja..total dengan di penjualan ASEAN 5 juta copies...karir nike di dunia musik mungkin singkat hanya 6 tahun...tapi telah menghasilkan 10 album yang sukses dengan rata2 penjualan album lebih dari 1 juta copies...

10 Major album + album the best yang di release sampai sekarang mungkin nike sudah merelease lebih dari 40 buah album musik....

kepopularan..sampai sekarang 12 tahun kematian nike ardilla...orang2 masih mengenang Nike Ardilla...dan namanya pun masih me-legenda...Tabloid Nova tahun 2007 dalam edisi yang ke-1000 eksemplar meng-claimed kalau Tabloid NOVA edisi Nike Ardilla bulan maret 1995 sebagai Tabloid Nova terlaris sepanjang NOva beredar..tahun 1986-2007 terjual lebih dari 850.000 eksemplar...Infotainment silet di edisi ke-100 episode...menempatkan edisi Nike Ardilla sebagai rating tertinggi ke-2 silet setelah edisi perseteruan rhoma irama dan inul daratista...bahkan di tahun 1990-an dominasai nike ardilla tak terkalahkan...Film laris alias box office banyak di bintangi oleh nike..sinetron dengan rating tinggi sering banyak menampilkan nike ardilla di stasiun TV swasta waktu itu...model pun di gelutinya menjadi gadis sampul 1990 adalah buktinya...festival pun di jajal menjadi juara 1 nyanyi se-asia pasific di shanghai china 1991..bintang iklan pun tak lupat dari dominasi nike di kala itu...jika di tanya siapa penyanyi dan artis yang paling popular di tahun '90-an pasti jawabnya NIke ARdilla...

tapi nike ardilla tidak butuh julukan Diva...she's more than a diva...

dan julukan untuk nike ardilla bukan lah diva...tapi...


Nike Ardilla is a First Lady in the Indonesia Music Industry History Ever...

Yup Nike Ardilla adalah First Lady di dunia musik



Jika ada begitu orang yang di sebut-sebut sebagai legenda...tanpa mengecilkan mereka semua..yang di sebut legenda tadi...

gw berani mengatakan bahwa legenda sebenarnya adalah Nike Ardilla...

bagaimana tidak karismanya belum ada yang bisa nandiongin..semasa hidupnya penjualan albumnya pun belum ada yang ngalahin...5 juta copies her last album was sold...untuk 1 album ...sandiwara cinta...


bahkan untuk Seorang politikus..sekaliber Agum Gumelar pun menjadikan Nike Ardilla sosok yang hebat...mau tau berita nya..
http://news.okezone.com/index.php/ReadStory/2008/02/08/1/81940



News
Rumah Nike Ardilla Jadi Markas Agum Gumelar
Jum'at, 8 Februari 2008 - 15:56 wib
TB Ardi Januar - Okezone


CIAMIS - Nampaknya Agum Gumelar yakin almarhumah penyanyi Nike Ardilla masih memiliki kharisma bagi penggemarnya. Karenanya, dia memakai rumah mendiang sebagai posko relawan Ciamis untuk pencalonan dirinya dalam Pilgub Jabar.

Sore ini, Jumat (8/2/2008), Agum bersama sejumlah tim suksesnya mendatangi rumah Nike Ardilla di Jalan Imbanagara 389, Ciamis, Jawa Barat. Saat tiba di tempat itu, Agum disambut ibu almarhumah, Nining Sihratu.

Setiba di rumah bertingkat dua dan bercat putih ini, Agum disambut ratusan tetangga Nike Ardilla. Teriakan "Hidup Pak Agum" terdengar berkali-kali disuarakan warga dan para pendukungnya.

Agum pun menyempatkan diri berfoto bersama Nining. Saat diambil gambarnya, Agum memegang foto Nike semasa hidup yang terlihat mengenakan baret merah.

"Saya mendukung Pak Agum menjadi gubernur. Saya yakin Pak Agum bisa membawa Jawa Barat menjadi lebih baik. Saya gembira rumah ini menjadi posko, karena rumah ini peninggalan anak saya," ujar Nining saat dimintai komentarnya.

Kedatangan mantan Komandan Kopassus ini ke Ciamis merupakan kunjungan hari keduanya ke wilayah selatan Jawa Barat. Kemarin, Agum yang pernah menjabat sebagai menteri perhubungan telah mendatangi Garut.


(jri)

trully legendary DIva
« Last Edit: February 16, 2008, 03:17:32 AM by babyjane »
Logged

babyjane

  • Chingu
  • **
  • Keong: 0
  • Offline Offline
  • Posts: 1420
Re: Legenda Sebenarnya Nike Ardilla
« Reply #1 on: February 16, 2008, 02:10:55 AM »

Another News


http://www.korantempo.com/news/2005/2/13/Laporan%20Utama/22.html



13 February 2005


Fans Berat Koes Plus dan Nike Ardilla

Tak banyak penyanyi dan kelompok musik Indonesia yang telah bubar atau meninggal dunia yang dikenang beberapa tahun setelah kematiannya. Apalagi bentuk ekspresinya berupa pembentukan kelompok penggemar yang fanatik. Di antara yang sedikit itu ada Koes Plus, kelompok musik pop yang berjaya pada 1970-an, dan Nike Ardilla, penyanyi pop asal kota Bandung yang tewas secara tragis di puncak popularitasnya pada 1995.

Koes Plus Fans Club, kelompok yang berdiri di kota Solo pada 1978, akhir Januari lalu menggelar ajang musik bernama "Parade Pelestari Lagu Koes Plus" di Taman Hiburan Rakyat (THR) Sriwedari, Solo. Sekitar 17 grup musik yang terlibat dalam acara itu mendendangkan 120 lagu karya Koes Plus secara bergantian. Beberapa grup band memakai nama yang dicomot dari judul lagu Koes Plus seperti Omah Gubug, Kembali Band, dan Nusantara Band. Acara yang menyedot ribuan penonton dari generasi 1960-an hingga 1990-an itu, menurut Sunu Pribadi, ketua panitia, diadakan untuk mengenang Tony Koeswoyo, pemimpin Koes Plus.

Banyakkah penggemar Koes Plus? Tak ada data resmi yang bisa dilacak. Tapi paling tidak, di Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta, diperkirakan penggemar Koes Plus ratusan orang. Menurut Sunu, penggemar Koes Plus di dua provinsi itu "menjamur". Saking banyaknya penggemar, setiap Kamis dan Senin mereka bisa berkumpul di THR untuk mendengarkan lagu-lagu Koes Plus. Acara mengenang Tony Koeswoyo sendiri hingga kini telah berlangsung tiga kali.

Bagaimana ceritanya Koes Plus Fans Club terbentuk? Klub itu digagas oleh Wasis Susilo, dosen Universitas Bhayangkara. Berdiri pada 1978, namanya diubah menjadi Jiwa Nusantara pada 2003--nama yang berbau Koes Plus. Jiwa Nusantara merupakan upaya pengorganisasian 24 cabang yang tersebar di berbagai daerah. Yok Koeswoyo, Yon Koeswoyo, dan Mury, bekas anggota Koes Plus, didaulat menjadi penasihat. Tujuan organisasi ini adalah melestarikan karya-karya Koes Plus dan Koes Bersaudara, formasi awal ketika Nomo Koeswoyo masih bergabung dengan band keluarga Koeswoyo itu. Salah satu upayanya, mereka mengumpulkan semua album Koes Plus dalam bentuk piringan hitam dan kaset. Belakangan mereka merekam sebagian kaset ke cakram padat untuk menjaga kualitas suara.

Cerita fans Nike Ardilla lebih heboh. Penggemar penyanyi berwajah cantik ini tergabung dalam Nike Ardilla Fans Club. Mereka berasal dari Bandung, Jakarta, Bogor, Bekasi, Cianjur, dan Ciamis. Untuk menampung kerinduan fans, keluarga Nike sampai harus membuat museum di rumah milik pasangan (almarhum) Eddy Kusnadi dan Nining Ningsihat di Kompleks Aria Graha, Bandung. Ruangan berukuran 6 x 6 meter persegi itu berisi rak-rak kaca yang dipenuhi aksesori seperti kalung, gelang, dan pernak-pernik lain serta kaus bergambar Marilyn Monroe, bintang panas Hollywood yang menjadi artis favorit almarhum. Selain dindingnya dipenuhi lukisan dan foto Nike, pakaian miliknya dipasang di dalam pigura kaca. Di ruang lain bahkan ada replika kamar tidur Nike lengkap dengan barang-barang milik pribadinya.

Rumah dan makam Nike juga masih sering dikunjungi penggemarnya. Ada dua tanggal yang dianggap sakral bagi penggemar Nike, yaitu 27 Desember 1975, hari kelahirannya, dan 19 Maret 1995, hari kematiannya. "Pada dua hari itu penggemar Nike biasanya berkumpul," kata Allan Yudi Ruswanto, kakak Nike. Makamnya di Ciamis juga masih terawat dengan baik. Makam berupa sebuah rumah seperti joglo itu dijaga seorang juru kunci bernama Mang Adung, 54 tahun, yang kebetulan juga penggemar berat Nike. Bagi Adung, menjadi juru kunci Nike merupakan suatu kebanggaan karena dia bisa menjaga makam artis yang dicintai masyarakat.

Dari cerita Adung, terdengar tingkah aneh-aneh fans Nike. Ada seorang peziarah yang berkunjung selama berhari-hari. Di makam, dia menangis terus dan meminta sesuatu dari makam Nike. Ada juga penggemar yang sedang hamil berdoa agar anaknya bisa seperti Nike. Pada 19 Maret mendatang, pusara Nike bakal ramai. Soalnya, Nike Ardilla Fans Club akan mengadakan tur ziarah ke sana untuk memperingati 10 tahun kematian sang bintang. imron rosyid (solo), ahmad fikri dan rambat eko (bandung)
« Last Edit: February 16, 2008, 02:27:14 AM by babyjane »
Logged

babyjane

  • Chingu
  • **
  • Keong: 0
  • Offline Offline
  • Posts: 1420
Re: Legenda Sebenarnya Nike Ardilla
« Reply #2 on: February 16, 2008, 02:13:32 AM »

Another News


http://www.harian-global.com/news.php?item.32843.25

Saturday 12 January 2008
Sandra Dewi Berhasrat Jadi Nike Ardila
Bintang film “Quickie Express”, Sandra Dewi ternyata memendam bakat lain selain akting. Sandra bisa menyanyi. Ia pun berhasrat ingin seperti Nike Ardila.

"Aku mengagumi sekali Nike Ardila," kata Sandra yang berniat membuat album slow-rock itu, belum lama ini di Studio Persari, Ciganjur, Jakarta.

Sayangnya karena kesibukannya syuting sinetron, Sandra belum bisa mewujudkan keinginannya membuat album. "Syuting sinetron lagi padat, mendingan aku selesain dulu," ujarnya.

Sandra rupanya memang tak main-main dengan ucapannya. Ia fokus pada kariernya di sinetron. Dara yang wajahnya mirip Dian Sastro itu malah menyatakan sanggup bermain sinetron dengan episode panjang.

Gadis kelahiran 1983 itu kini terlibat dalam syuting sinetron “Cinta Indah”. Ia berperan sebagai tokoh utama sinetron tersebut, Indah. Sinetron itu juga didukung Anjasmara dan Ayu Diah Pasha.

DTH | Global
« Last Edit: February 16, 2008, 02:37:06 AM by babyjane »
Logged

babyjane

  • Chingu
  • **
  • Keong: 0
  • Offline Offline
  • Posts: 1420
Re: Legenda Sebenarnya Nike Ardilla
« Reply #3 on: February 16, 2008, 02:33:57 AM »



http://www.tribunjabar.co.id/artikel_view.php?id=2352&kategori=9


Sabtu ,   09 Februari 2008 ,   00:31:46 wib
Kalender Disita Bilboard Disorot


CIAMIS,TRIBUN- Baliho atau billboard besar yang memasangan gambar Agum-Numan di perempatan Graha Jalan Yos Sudarso - Jalan A Yani Ciamis dan kawasan Imbanagara, dinilai sebagai pelanggaran.

Hal itu diungkapkan oleh Ketua panitia pengawas (Panwas) pemilihan gubernur (Pilgub) Jabar Kabupaten Ciamis, DR H Suherli Mpd.
"Ini suatu bentuk pelanggaran administrasi," ujar Suherli Tribun, Jumat (8/2).

Selain termasuk pelanggaran administrasi, pemasangan baliho berisi foto pasangan calon gubernur dan calon wakil gubernur mirip visualisasi surat suara itu, kata Suherli, juga merupakan upaya mencuri start. Soalnya baliho itu dipasang di tempat umum, bukan di sekretariat partai pendukung.

Suherli menyebutkan, pihak Panwas tidak mempunyai kewenangan untuk menindak. "Langkah Panwas hanya mencatat, kita juga menunggu pengaduan dari masyarakat. Kalau ada pihak yang merasa dirugikan dengan pemasangan baliho tersebut. Setelah itu Panwas meneruskan laporan pengaduannya ke KPU. KPU-lah yang berwewenang untuk mengeksekusi bila terbukti ada pelanggaran. Misalnya dengan menurunkan atau membongkar tentu sebelumnya meminta bantuan Satpol PP untuk melakukan eksekusi," imbuhnya.

Menurut Suherli, pemasangan gambar pasangan calon di luar masa kampanye seharusnya dilakukan oleh KPU. "Itu pun dilakukan setelah adanya penetapan pasangan calon sebagai bentuk sosialisasi.

Artinya foto atau visual yang ditampilkan adalah untuk semua calon yang ditetapkan,"ujarnya.

Panwas kerja keras memantau aktivitas para calon yang akhir-akhir ini rajin berkunjung ke Ciamis. Selain Panwas Kabupaten, itu Panwas kecamatan pun ikut kerja keras.

Salah satu kegiatan yang menjadi pantauan serius Panwas Jumat sore kemarin adalah pengukuhan dan deklarasi Tim Sukses Agum-Numan di Gedung Dakwah Islamic Center Ciamis (GDICC) yang dihadiri langsung oleh Cagub Agum Gumilar.

"Kami menemukan setidaknya ada tiga indikasi pelanggaran pada acara tadi. Kalau acaranya deklarasi tim sukses seharusnya hanya dihadiri oleh pengurus partai-partai pendukung. Tapi kami menemukan adanya pengerahan massa, yakni menghadirkan massa di luar pengurus 7 partai pendukung Agum-Numan. Selain itu juga ditemukan adanya anak-anak di bawah umur ikut dalam acara tersebut," kata Suherli yang terjun langsung ke lokasi.

Pelanggaran ketiga, kata Suherli, adalah penyebaran kalender berisi foto calon berukut lembaran barang cetakan berisi visi-misi pasangan Agum-Numan kepada massa yang hadir pada acara deklarasi tersebut.

"Kalender dan lembaran visi misi tersebut sudah kita sita dan kita amankan untuk dibawa ke rapat pleno Panwas nanti,"ujar Suherli.

Hadapi Tekanan
Cagub Jabar dukungan 7 partai, Agum Gumelar meminta para relawan dan tim sukes Agum-Numan untuk tidak gentar menghadapi tekanan maupun intimidasi dari pihak rival.

"Kalau ada tekanan dan indimitasi hadapilah dengan hati nurani. Dengan pendekatan hati nurani tersebut kita yakin akan menang," ujar Cagub Agum Gumilar saat acara pengukuhan dan deklarasi Tim Sukses (relawan) pasangan Agum-Numan tingkat Ciamis di Gedung Dakwah Islamic Centre Ciamis (GDICC) Jumat (8/2) sore pukul 16.00 kemarin.

Sementara itu Gubernur Jabar Danny Setiawan secara mendadak harus menerima kedatangan 23 Ketua Asosiasi Pemerintah Daerah Seluruh Indonesia (Apdesi) Kabupaten/Kota se-Jabar di Gedung Pakuan, Jumat (8/2) pagi. Para ketua Apdesi itu berharap mendapat arahan dalam menyikapi Pilgub Jabar 2008. Sementara suhu politik di masing-masing daerahnya mulai memanas.

"Banyak calon yang sudah turun ke bawah, tim sukses juga sudah banyak yang pasang spanduk, poster, baliho di mana-mana. Terus terang, kita sudah didekati mereka. Tapi kami masih belum tentukan sikap," kata Enjoy Rizki Ketua Apdesi Majalengka dalam pertemuan di Pakuan tersebut.

Gubernur Jabar Danny Setiawan hanya meminta agar semua kepala desa yang bukan sebagai PNS itu untuk menentukan pilihan dukungannya secara benar dan melalui berbagai pengkajian. Danny juga mengatakan agar Apdesi meminta kepada masyarakat untuk tidak menjadi golput. (sta/sob/ddh)

Rumah Nike Jadi Posko
RUMAH artis ternama Almarhum Nike Ardila di jalan Imba Negara No. 389, Kabupaten Ciamis, dijadikan posko pemenangan cagub-cawagub Agum-Nu'man, Jumat (8/1).

Bahkan Agum sendiri dalam lawatannya ke Daerah Priangan Timur, pada hari ke dua kemarin, sempat mengunjungi rumah yang berada pinggir jalan raya Ciamis-Tasik tersebut.

Selain berbincang dengan para pengurus posko pemenangan, mertua Taufik Hidayat ini juga, terlihat berdiskusi bersama ibu kandung almarhum Nike Ardila, Ny Nining S (70).

"Saya mengucapkan banyak terimakasih kepada Ibu (Nining, red) atas partisipasinya. yang rela rumah ini menjadi posko Agum-Nu'man. Mudah-mudahan segal amal baik ibu dibalas oleh tuhan,"ukata Agum kepada Nining.

Nining yang menggunakan pakaian serba biru, senang atas kedatangan calon orang nomer satu di Jabar tersebut. Dirinya bahkan meminta beberapa kali difoto bersama Agum. (sob)
Logged

babyjane

  • Chingu
  • **
  • Keong: 0
  • Offline Offline
  • Posts: 1420
Re: Legenda Sebenarnya Nike Ardilla
« Reply #4 on: February 16, 2008, 02:44:39 AM »




http://www.pikiran-rakyat.co.id/cetak/2005/0305/20/0304.htm

Kematian Nike Ardila Diperingati
Minggu, 20 Maret 2005

SEKIRA 2.000 ribuan penggemar Nike Ardilla, Sabtu (19/3) kemarin yang bertepatan dengan sepuluh tahun meningalnya Nike, lebih dari 2.000 fans  dari berbagai daerah tumplek di kediaman Ny. Nining di Imbanagara, Ciamis, orang tua Nike. Diantara mereka ada yang dari Palembang, Jambi, Jakarta, Bogor, Tangerang, Bandung, Cirebon, Makassar, Cilacap, Semarang, Yogyakarta, Surabaya, hingga dari Madura.

NYONYA Nining, ibu dari almarhum artis Nike Ardilla sedang menunjukkan foto sampul album yang telah dihasilkan oleh Nike, karya fansnya. Lebih dari 2.000 fans Nike dari berbagai daerah tumplek di kediaman Ny. Nining di Imbanagara Ciamis.*UNDANG SUDRAJAT/'PR"

Selain untuk doa bersama, para penggemar yang datang ke Ciamis ini juga ziarah ke makam Nike Ardilla di kompleks pemakaman keluarga daerah Cidudu, Imbanagara, Ciamis. Di depan makam ini, ribuan penggemar berdoa sekaligus mendengarkan siraman rohani dari H. Uun, tokoh agama setempat.

Prosesi acara peringatan kematian Nike (saat itu usia 19 tahun) ini dimulai di Bandung, Sabtu dini hari di lokasi kejadian. Acaranya, yaitu renungan yang dipimpin keluarga Nike dan panitia Nike Ardilla Fans Club (FANC). Setelah itu, para penggemar menuju ke Imbanagara, Ciamis tempat keluarga Nike berada.

Dari kediaman ini, sekira pukul 11.00 WIB, ribuan orang ini menuju ke makam untuk doa bersama. Sejumlah penggemar di makam ini tampak tak mampu untuk membendung air matanya. "Kalau sudah begini, saya sedih sekali, kenapa Nike dipanggil begitu cepat oleh Yang Kuasa," ungkap Ny. Ana asal Jakarta yang datang ke Ciamis bersama anaknya untuk ikut acara mengenang 10 tahun meninggalnya Nike.

Usai acara di makam, para NAFC ini kembali ke Kafe Nada, untuk acara doa bersama kembali, lalu tukar pengalaman di antara penggemar, dan hiburan mengenang almarhum. Hadir dalam kesempatan itu, artis Deddy Dores, Tiara, Lia Natalia, dan lainnya. Seperti Tiara, sempat menyanyikan lagunya Nike "Bintang Kehidupan" dan "Berkas Sinar". Saat lagu-lagu itu dilantunkan oleh para artis, para penggemar ikut bernyanyi bersama. Mereka benar-benar larut dalam lagu-lagu Nike yang sudah hafal di luar kepalanya.

Kendati Nike sudah pergi karena kecelakaan tunggal saat sedan Honda Genio D-27-AK menabrak pagar, setelah naik ke trotoar di Jln. RE Martadinata, Bandung, pada tanggal 19 Maret 1995 lalu, namun kharismanya tidak pernah padam. Di mata Nike Ardilla Fans Club (NAFC), penyanyi yang melejit lewat lagu "Bintang Kehidupan" itu, sosok pujuaan tak bisa tergantikan. Buktinya, ribuan fans-nya hadir. (undang sudrajat/"PR")*
Logged

babyjane

  • Chingu
  • **
  • Keong: 0
  • Offline Offline
  • Posts: 1420
Re: Legenda Sebenarnya Nike Ardilla
« Reply #5 on: February 16, 2008, 02:51:13 AM »


NIKE ARDILLA MASIH "HIDUP" DI WONOMULYO
Senin, 11 Juni 2007 12:45 WIB
http://www.metrotvnews.com/berita.asp?id=40237


Foto-foto Nike Ardilla di Rumah Makan Nike Ardilla di Polewali Mandar, Sulbar.


Metrotvnews.com, Wonomulyo: Kenangan akan almarhum penyanyi pop Nike Ardilla ternyata tak juga lekang. Sebuah rumah makan dijadikan galeri yang memajang foto dan pernak-pernik Nike. Bahkan, namanya juga menjadi Rumah Makan Nike Ardilla. Uniknya, rumah makan sekaligus Galeri Nike Ardilla ini bukan berada di Bandung, Jawa Barat, daerah asal sang penyanyi. Rumah makan itu berlokasi di Wonomulyo, Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat. Suara Nike yang mendayu tiap hari terdengar dari Rumah Makan Nike Ardilla.

Adalah Muhammad Taqdir sang pendiri rumah makan tersebut. Ketika Metro TV singgah, hampir di seluruh bagian rumah makan itu dihiasi foto-foto dan berbagai pernak-pernik Nike Ardilla. Awalnya, rumah makan ini hanya restoran biasa. Namun, kematian Nike menyisakan duka mendalam bagi para fans, termasuk Muhammad Takdir. Sejak itulah rumah makan ini berubah nama menjadi RM Nike Ardilla.

Setiap hari, rumah makan ini selalu didatangi pengunjung yang sebagian besar adalah fans Nike Ardilla. Mereka memesan menu makanan yang diambil dari judul lagu Nike, seperti Sate Ayam Seberkas Sinar hingga Ayam Goreng Deru Debu. Saat menikmati hidangan, para pengunjung pun ditemani lagu-lagu dari Nike yang terus mengalun. Menurut Takdir, sebagian keuntungan dari rumah makan ini disumbangkan ke Panti Asuhan dan Sekolah Luar Biasa Khusus Anak Cacat Nike Ardilla di Bandung. Ia mengaku, ini sebagai bentuk kecintaannya terhadap Nike. Ia pun berjanji meneruskan cita-cita artis asal Bandung itu.(DEN)

Logged

babyjane

  • Chingu
  • **
  • Keong: 0
  • Offline Offline
  • Posts: 1420
Re: Legenda Sebenarnya Nike Ardilla
« Reply #6 on: February 16, 2008, 02:54:08 AM »

itu berita-berita tentang nike ardilla setelah belasan tahun dia telah wafat..tetep ya masih di beritakan
Logged

babyjane

  • Chingu
  • **
  • Keong: 0
  • Offline Offline
  • Posts: 1420
Re: Legenda Sebenarnya Nike Ardilla
« Reply #7 on: February 16, 2008, 03:12:11 AM »

http://www.tabloidnova.com/articles.asp?id=8092




10 Tahun Wafatnya Nike Ardila
FANS MAKASSAR AKAN GELAR BAZAR

Tak terasa, 10 tahun sudah Nike Ardilla meninggal. Momen ini lantas dipakai sarana reuni para penggemarnya. Ratusan penggemar Nike pun tumplek blek di makam maupun museum penyanyi Bintang Kehidupan ini.

Sebenarnya, hampir tiap tahun, tepatnya saat tanggal kematian Nike Ardilla, selalu ada peringatan untuk mengenang Keukeu, panggilan Nike. Tapi kali ini berbeda. Maklum, ini peringatan satu dasa warsa. "Acara ini juga menjadi reuni Nike Ardila Fans Club (NAFC) se Indonesia. Tapi yang lebih penting, Nike Ardilla tetap akan dikenang," jelas Emma Amrin, ketua Nike Ardila Fans Club (NAFC) Jakarta yang menggagas ide acara ini.

Rencana tersebut lantas dimantangkan lewat rapat kecil bersama Alan Yudi (34) dan Deden Sonny (37) di museum Nike Ardila di Kompleks Arya Graha, Bandung. Kesepakatan pun dibuat. Pihak keluarga yang sebenarnya akan membuat doa bersama, menyerahkan kepada NAFC.

Emma menambahkan, ada sekitar 200 anggota NAFC Jakarta yang ikut ziarah. Rombongan tiga bus ini berangkat Jumat (19/3) tengah malam dan tiba di Bandung, Sabtu (19/3) subuh.

 NAFC Tangerang dan Bandung. Sementara puluhan fans lain dari berbagai penjuru Indonesia juga bergabung dengan rombongan besar ini. Mereka berdoa bersama di pusara pujaannya.

Selain dari Jakarta, Bandung, dan Tangerang, juga ada fans Nike yang datang dari Makassar. Mereka adalah kakak beradik, Muhammad Takdir (27) dan Emil Husein (23). "Dari Makassar kami naik pesawat ke Surabaya, lalu disambung kereta ke Bandung," ungkap Takdir yang sudah dua kali mengujungi makam Nike.

Takdir memang sangat mengidolakan Nike. Bahkan, rumah makan miliknya diberi nama Nike Ardilla. "Menunya juga dise suaikan dengan judul lagu Nike. Ada Ayam Panggang Nyalakan Api, Sate Ayam Seberkas Sinar dan Jus Jeruk Cinta Diantara Kita," cerita Takdir semangat.

Di rumah makan tersebut juga dipajang koleksi yang bergambar Nike. "Saya punya ratusan foto dan berbagai jenis pernak-pernik," ungkap pemuda yang juga merangkap sebagai ketua NAFC Makasar ini. "Anggotanya ada 700 orang, lo."

Bahkan Takdir juga punya rencana mengadakan bazar amal dan lomba karaoke di kotanya. "Keuntungannya akan disumbangkan ke Yayasan Nike Ardilla," ujar Takdir seraya menambahkan setiap hari kelahiran Nike selalu dirayakan meriah olah para Nikers, sebutan penggemar Nike dari Makassar. "Kami selalu menyiapkan kue tart. Lalu sama-sama menyanyikan lagu ulang tahun."

 
Logged

babyjane

  • Chingu
  • **
  • Keong: 0
  • Offline Offline
  • Posts: 1420
Re: Legenda Sebenarnya Nike Ardilla
« Reply #8 on: February 16, 2008, 03:55:56 AM »

What about you
Logged

Petrel

  • Penyelam Unggul
  • *****
  • Keong: 1
  • Offline Offline
  • Posts: 6415
  • Retired from sailing...
    • Republik Eusosialis Tawon
Re: Legenda Sebenarnya Nike Ardilla
« Reply #9 on: February 16, 2008, 03:18:54 PM »

And that's why every her date of death, her fans always make ceremony for her, isn' it? I'm still child that time, but when I heard the news about her death, everyone didn't stop speaking about her. I don't know if everyone love her so much....
Pages: [1] 2 3 4 5 ... 27   Go Up