;

Welcome, Guest. Please login or register.
Did you miss your activation email?

Username: Password:
Pages: 1 2 3 4 5 [6] 7 8 9 10 ... 77   Go Down

Author Topic: Kisah-kisah inspirasional..........  (Read 106717 times)

komikkuwid

  • Cabin Crew
  • *
  • Keong: 19
  • Offline Offline
  • Posts: 382
  • menanti pesanan dan teman ngobrol
Re: Artikel keren
« Reply #50 on: November 28, 2007, 03:02:51 pm »

terima kasih @Dispatcher Bali
ceritanay   :'( :'( :'( :'( :'( :'( :'( :'(
anak kecil aja bisa mengenal kasih dengan temannya
bagaimana dengan teman selautan nih
Logged
sedang Belajar berkomunikasi dengan baik

Dispatcher Bali

  • Penyelam Unggul
  • *****
  • Keong: 0
  • Offline Offline
  • Posts: 7.622
  • ~ku slalu menunggumu~
Re: Artikel keren
« Reply #51 on: November 28, 2007, 04:31:07 pm »

sama2  ;)

Night_St4lker

  • Chingu
  • **
  • Keong: 22
  • Offline Offline
  • Posts: 1.952
  • location: di hatimu
Re: kisah2 inspirasional..
« Reply #52 on: November 29, 2007, 02:16:44 am »

bukan SARA..hanya perenungan aja ;)

PENUTUPAN GEREJA DAMAI KRISTUS PAROKI KAMPUNG DURI JAK-BAR

Dear All,

Pada hari Jumat tgl 23 November Gereja Katolik Damai Kristus didemo masa FPI yang sangat emosional sambil berteriak keras, bila hari itu
Gereja tidak ditutup mereka akan memberlakukan HUKUM RIMBA.

Mereka berteriak-teriak dihadapan Kapolres,Kapolsek,Danramil,Bupati dan Camat.

Ironisnya para pejabat sipil,militer dan Polri hanya diam seribu bahasa membiarkan massa yang semakin edan dan tidak terkendali. Bahkan Camat Tambora secara demonstratif menyerahkan surat formal penutupan Gereja
Katolik Damai Kristus yang sudah fungsional selama 20 tahun kepada Romo Wydio MSC yang menangis tak berdaya!

Padahal masyarakat seputarnya sama sekali tak berkebaratan dengan keberadaan Gereja Katolik Damai Kristus yang sudah berbaur dengan mereka
selama 20 tahun.

Wahai Ratu Keadilan dimana gerangan engkau berada? Komnas HAM dimana
gerangan engkau berada? Pancasila dan UUD 45 apakah kalian masih sakti?

Wahai Tokoh2 Agama Islam yang pluriformistik, mengapa kalian hanya diam
seribu bahasa? Aparat kepolisian dan militer mengapa kalian mentolerir
aktivitas kelompok kecil garis keras yang jelas melakukan tindakan subversif yang menginjak-injak HAM yang fundamental i.e.:

Kebebasan beribadah dan beragama dengan bersikap sebagai penonton?

Dimana kewibawaan dan profesionalisme anda sebagai pengayom dan pengaman rakyat?

Hari Sabtu 24 November pihak KeUskupan Agung Jakarta beserta jajarannya
dan DIRJEN. BIMAS KATOLIK STEF AGUS, rapat untuk menentukan sikap.

Pada saat yang bersamaan saya dkk. sebagai awam Katolik juga mulai melakukan gerakan untuk melawan tindakan anarkis tersebut secara cerdik.
Saya koordinasi semua unsur Katolik dikalangan Jenderal Polri, Jenderal AD,
para wartawan Katolik, para politici, para Lawyers, para anggota DPR dan saya kirim sms resmi kepada May. Jenderal Prijanto yang kebetulan kenalan baik saya dalam kedudukan formal saya sebagai Wakil Ketua Umum Paguyuban Kemanusiaan MABES TNI AD "Sekata dalam Nestapa" yang sekarang menjabat WaGub. DKI, dan WAKASAD baru Let. Jen. Cornel Simbolon kebetulan Katolik!

Beberapa teman Rm. Markus Wanandi dan Ibu Yani Zaini melakukan pendekatan dengan Gub. DKI Fauzi Wibowo yang kebetulan Ketua Umum Ikatan Alumni Kanisius.

Kami sekalian tidak menghendaki bahwa peristiwa penutupan Gereja Damai
Kristus di Jakarta Barat didepan mata Pemerintah Pusat dijadikan precedens untuk penutupan Gereja-Gereja lainnya di segenap penjuru tanah air.

Kali ini umat Katolik harus bisa berjuang all out untuk menyelesaikan masalah kita dengan kompak, berani, tegas, lugas dan bilamana perlu harus berani somasi kelompok ekstreem tersebut sampai sidang pengadilan.

Disamping itu kita juga perlu koordinasi dengan tokoh Islam seperti Gus Dur, Said Agil Siradj cs. (mewakili NU) dan Syafii Naarif,Syafii Anwarcs (mewakili Mohamadyah).

Umat katolik Paroki Damai Kristus tadi pagi terpaksa merayakan HUT Ke-20 diparoki tetangganya Gereja Kemakmuran.

Mohon dukungan doa-doa anda dimanca negara.

Michael Utama

---------

KRONOLOGI PERISTIWA PENUTUPAN GEREJA DAMAI KRISTUS
PAROKI KAMPUNG DURI

Hari Senin, Tgl 19 November 2007

Pihak kelurahan mengundang Pastor dan pengurus gereja, meminta klarifikasi mengenai isuue yang beredar di massyarakat bahwa akan ada pembangunan gereja Damai. Dalam undangan kami diminta untuk membawa surat Izin mendirikan Bangunan dan surat keterangan tidak sengketa.

Menanggapi undangan tersebut :

Pada hari senin, 19 Nov 2007 jam 13.00 Pihak Gereja yang diwakili beberapa pengurus dewan dan tokoh umat menjelaskan kepada pihak kelurahan, bahwa:

Sesuai dengan IMB yang diperoleh, pihak gereja akan mendirikan rumah tinggal, BUKAN gedung gereja .

Pihak kelurahan ( Sekretaris kelurahan, trantib, Bimas, Babinsa) menerima penjelasan tersebut dan tidak mempermasalahkan hal ini lagi. Mereka mempersilahkan kegiatan pembangunan yang direncanakan berjalan

Hari Rabu, tgl 21 November 2007

Pihak kelurahan dan polsek memanggil pengurus gereja secara lisan.

Pertemuan di kelurahan tersebut dihadiri oleh Bpk. Abdul Chalik - Lurah Duri Selatan, pengurus Gereja ( Bpk. Anton Corebima dan Bpk. Frans Susanto)Bimas kelurahan Duri Selatan, Intel dari Polres ( Bpk. Charles ) & Kapolsek Metro Tambora

Pertemuan tersebut memberitahukan kepada pengurus Gereja, bahwa akan
ada orasi damai kepada Gereja Damai, dengan tuntutan:
- Pembangunan gereja terselubung dihentikan
- Penggunaan aula yayasan Bunda Hati Kudus menyalahi SK gubernur tahun
1998.
- Informasi kedatangan uskup dan peletakan batu pertama pembangunan gedung gereja

Menanggapi tuntutan tersebut, kami menjelaskan dan dicapai kesepakatan bahwa:

- Peletakan batu pertama ditiadakan, dan kegiatan pembangunan rumah tinggal ditunda s/d setelah hari natal 25 Desember 2007.
- Kegiatan yang berbau pesta dan mengundang sorotan masyarakat disederhanakan.
- Tidak ada kunjungan uskup

Hari kamis, tgl 22 November 2007

Jam 14.00 pihak gereja diundang oleh pihak kecamatan.

Pertemuan ini dihadiri oleh wakil dari pengurus Gereja ( Bpk. Anton Corebima, Bpk. Frans Sutanto ), Camat Tambora Bpk. Yanto Sattiar, Bimas Duri Selatan (Bpk Agus), Babinsa (Bpk. Samsudin, P2B Kecamatan, Danramil dan Kapolsek.

Dalam pertemuan tersebut, sekali lagi pihak kecamatan menginformasikan
bahwa akan ada orasi damai dengan tuntutan spt tersebut diatas.

Sekali lagi pihak gereja dimintai penjelasan mengenai hal tersebut, dan akhirnya pihak gereja menjelaskan, bahwa :

- Pembangunan yang direncanakan adalah untuk rumah tinggal bukan gedung gereja
- Mengenai penggunaan aula serba guna sejak tahun 1968 sudah digunakan
sebagai tempat ibadah, karena tidak ada lagi sarana lain yang dapat
digunakan / disediakan oleh pemerintah.

Pada akhirnya pertemuan tersebut memutuskan bahwa pembangunan rumah
tinggal ditunda sementara sampai suasana kondusif.

Mengenai acara peletakan batu pertama ditiadakan.

Setelah pertemuan di kecamatan, pihak gereja diundang oleh Bpk. Kompol
Yacob Dedi Karyawan Sik Kapolsek Metro Tambora untuk menghadiri pertemuan di kantor Polsek Tambora.

Pertemuan dihadiri oleh pengurus gereja ( Bpk. Anton Corebima, Bpk. Frans ) dan Bpk. Kompol Yacob Dedi Karyawan Sik.

Dalam pertemuan ini Kapolsek memberi pesan agar berpikir dan bertindak cerdas demi kepentingan umat.

Pada jam 24.00 WIB pihak kepolisian ( Kasat intel Polres Jakarta Barat, Bpk. Charles Situmorang, Bpk. Limbong dkk) Bpk Agus Bimas Duri Selatan, Bpk. Samsudin - Babinsa Duri Selatan dating ke pastoran memberi kabar bahwa orasi damai esok hari pasti akan berlangsung dan memonitor perkembangan wilayah.

Hari Jumat, tgl 23 November 2007

Sejak pagi hari, pihak kepolisian sudah mengirim aparat untuk berjaga-jaga di kompleks sekolah / gereja Damai. Sekitar jam 12.00 Pihak kepolisian memberikan surat ijin tertulis tentang akan adanya orasi damai.

Sekitar jam 13.00 setelah sholat jumat, sekitar 75 orang berjalan dari mesjid Al Maulana menuju Gereja Damai sambil membawa poster, dan berteriak-teriak ALLAHU AKBAR.

Sesampai di depan pintu gerbang sekolah mereka ber-orasi, dengan
tuntutan :

- SK Gubernur Sutiyoso mengenai peruntukan aula serba guna ditaati
- Menghentikan segala kegiatan ibadah yang selama ini berlangsung

Setelah melakukan orasi, pihak para demonstran mengirim utusan untuk berbicara kepada pengurus gereja.sekitar 15 orang memasuki Pastoran sebagai perwakilan

Sekitar jam 14.00 pertemuan di Pastoran dimulai.

Pihak demonstran diwakili oleh H. Thoni , H. Komaruddin , H.Muharol, Ustad Sidiq (FPI), Ustad Subandi, Uztad Ucuk Saefudin, akbar Syah Alam, Fuad Satibi dan rombongan yang mengenakan sorban putih.

Dari unsur pemerintah dihadiri oleh Bapak Drs. Yanto Satyar MM - camat Tambora, wakil camat Tambora, Bpk. Abdul Chalik Lurah Duri Selatan dan beberapa pengurus kelurahan.

Dari unsur kepolisian : Kombes Pol Dr. Iza Fadri Sik, SH, MH Kapolres Jakarta barat, Bpk. Kompol Yacob Dedy Karyawan Sik - Kapolsek Metro Tambora, Kasat Intel Polres Jakarta Barat, Bpk. Charles Sitomorang (Intel Polres Jakarta Barat), Bapak Limbong (Intel Polsek Tambora), Bpk. Samsyudin (Babinsa Duri Selatan), Bpk. Agus (Bimas Duri Selatan) dan puluhan polisi yang berjaga di luar.

Dari pihak Gereja : Romo Matius Widyolestari, MSC (Pastor Paroki), Romo Jus Mawengkang, MSC (Komisi JPIC MSC Indonesia), Bapak Anton Corebima (Ketua Panitia Pembangunan Gereja), Bapak Ignatius Rudy Pratikno SH (FKUB DKI) dan pengurus Dewan Paroki lainnya.

Suasana sangat menegangkan dan mencekam karena dari pihak para pendemo yang menamakan diri sebagai Forum Kerjasama Masjid - Musholla dan Majlis Ta'lim sekelurahan Duri Selatan. Kemudian mereka mengajukan pernyataan yang intinya meminta supaya kegiatan peribadatan dihentikan
dan ditutup untuk selamanya.

Mereka memaksa kami untuk menerima, menandatangani, menyetujui
pernyataan sikap tersebut, dengan ancaman apabila tidak ditandatangani dan
ibadat tidak dihentikan, mereka akan memberlakukan Hukum Rimba, dan
tidak bertanggung jawab bila terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

Juga mereka memaksa kami untuk menurunkan atribut-atribut keagamaan
yang berada di tempat yang kami gunakan untuk menjalankan ibadat.
Kami menolak menandatangani pernyataan sikap tersebut ataupun menurunkan atribut-atribut keagamaan kami. Apabila hendak menghentikan kegiatan peribadatan kami, kami minta agar secara resmi Walikotamadya Jakarta Barat memberikan surat penghentian kepada kami.

Penolakan kami ini disaksikan pula oleh Kapolres Jakarta Barat, Kapolsek Metro Tambora, Camat Tambora dan Lurah Duri Selatan.

Akhirnya mereka meninggalkan kami Pastoran dengan pesan apabila
tetap menjalankan ibadat, mereka tidak bertanggungjawab.

Sepeninggal mereka beberapa saat kemudian kami menerima surat dari Camat Tambora yang memutuskan untuk menghentikan kegiatan Gereja.

Kampung Duri Damai Kristus, 23 November 2007 jam 21:30
ttd:Rm. M. Widyolestari MSC - Kampung Duri

Gw setelah baca ini rasanya mau sedih aja. Kok bisa2nya Indonesia masih memperlakukan kaum minoritas selalu di posisi yg salah. Apakah Indonesia mau begini terus2an? Dibego2kan oleh segelintir orang yg mengatasnamakan satu agama. Gw yakin tidak ada agama yg melarang agama yg lain untuk beribadah, kecuali emang sesat.

Gw ga mau thread ini dijadikan topik SARA apalagi menjelek2an satu agama. Gw dgn senang hati akan memberikan BRP kepada org yg memulainya .
Harus dibaca pelan2 biar tahu persoalannya. Wong itu gereja hanya ingin membangun tempat tinggal tp kok dihembus2kan kl gereja itu akan membangun gereja baru.

Gw sangat kecewa tindakan org2 yg mengatasnamakan Islam dan ini memberi kesan bahwa Islam itu hanya bisa main kasar. Padahal gw yakin Islam sesungguhnya tidak seperti itu. Apalagi pake nada ancaman segala. Apa2an itu??????? Apakah satu agama mengajarkan untuk memakai emosi ketimbang nalar jernih sedikit aja.

Indonesia hanya akan dibodoh2kan sampa kapanpun juga kl pemikiran pendek seperti ini terus terjadi. Wong diadu domba saja mau. Gw kecewa banget dan lebih kecewa lagi gw harus menjadi orang indonesia
Logged

-koNeko-

  • Senior Sailor
  • ******
  • Keong: 0
  • Offline Offline
  • Posts: 10.125
  • admin.. tolong ban saya.. saya serius..
    • friendster
Re: cerita cinta kupu-kupu
« Reply #53 on: November 29, 2007, 04:09:02 pm »

gw bru tau cerita c kupu2 mirip sm gw...

gw dh berkorban banyak eh mlh ditinggal demi ce lain... :'(

tp bedanya gw ga jd kupu2... ;)
Logged

-koNeko-

  • Senior Sailor
  • ******
  • Keong: 0
  • Offline Offline
  • Posts: 10.125
  • admin.. tolong ban saya.. saya serius..
    • friendster
Re: Artikel keren
« Reply #54 on: November 29, 2007, 04:22:42 pm »

critanya bgs... :'(
Logged

komikkuwid

  • Cabin Crew
  • *
  • Keong: 19
  • Offline Offline
  • Posts: 382
  • menanti pesanan dan teman ngobrol
Re: Artikel keren
« Reply #55 on: November 29, 2007, 05:23:48 pm »

kalau ada cerita /arkitel keren lainnya  boleh post disini
Logged
sedang Belajar berkomunikasi dengan baik

bone_daddy

  • Special Member
  • Penyelam Unggul
  • *****
  • Keong: 0
  • Offline Offline
  • Posts: 7.500
Re: cerita cinta kupu-kupu
« Reply #56 on: November 30, 2007, 01:48:01 am »

gw juga pernah, he3,... itu namanya tdk jodoh... Tuhan sudah menyiapkan yg terbaik untuk kita, tapi bukan dia... :)
Logged

bone_daddy

  • Special Member
  • Penyelam Unggul
  • *****
  • Keong: 0
  • Offline Offline
  • Posts: 7.500
Re: Artikel keren
« Reply #57 on: November 30, 2007, 01:54:12 am »

stiap crita yg gw trima, pasti dah basi, he3, yg laen pasti udh tau, huhuhu
Logged

topi SD

  • Senior Sailor
  • ******
  • Keong: 0
  • Offline Offline
  • Posts: 10.887
  • it's me and you
Re: kisah2 inspirasional..
« Reply #58 on: November 30, 2007, 10:22:00 am »

perenungan yang bagus des...

jadi intinya sebage orang islam sendiri saya juga gak rela klo ada oknum yang mengatasnamakan agama tuk berbuat anarki...

hentikan segala ketololan "membeda-bedakan"..
ini 2007 !!!

Logged

"Aww DRAGGY!!!"

komikkuwid

  • Cabin Crew
  • *
  • Keong: 19
  • Offline Offline
  • Posts: 382
  • menanti pesanan dan teman ngobrol
Re: Artikel keren
« Reply #59 on: November 30, 2007, 12:16:03 pm »

tidak mengapa berbagi ajah?
Logged
sedang Belajar berkomunikasi dengan baik
Pages: 1 2 3 4 5 [6] 7 8 9 10 ... 77   Go Up