;

Welcome, Guest. Please login or register.
Did you miss your activation email?

Username: Password:
Pages: [1] 2 3 4 5 ... 57   Go Down

Author Topic: AGATHA CHRISTIE - Hercule Poirot Series, Miss Marple Series, etc  (Read 30635 times)

diniasa

  • Chingu
  • **
  • Keong: 0
  • Offline Offline
  • Posts: 1745
AGATHA CHRISTIE - Hercule Poirot Series, Miss Marple Series, etc
« on: February 24, 2008, 09:49:55 AM »

Ga tw dah ada yang buat blom thred ini maap kalo dobel ya...

THE QUEEN OR CRIME. Agatha Christie lahir di Torquay, Devon, Inggris pada tahun 1890, dikenal di seluruh dunia sebagai The Queen if Crime, Ratu Penulis Cerita Kriminal. Ia mulai mengarang menjelang akhir Perang Dunia I. Dalam buku pertamanya, The Mysterious Affair at Styles (Misteri di Styles) ia menciptakan Hercule Poirot, detektif berkebangsaan Belgia yang bertubuh kecil, dengan kepada berbentuk telur, serta amat menyukai kerapian-tokoh detektif paling populer dalam fiksi setelah Sherlock Holmes. Poirot, Miss Marple, dan detektif-detektif ciptaan Agatha Christie lainnya telah muncul dalam film layar lebar maupun layar gelas - sandiwara radio, dan drama-drama panggung yang kisah-kisahnya diangkat dari novel-novelnya. Agatha Christie menikah dua kalinya dengan Sir Max Mallowan, Arkeolog terkemuka. Ia banyak membantu suaminya ini dalam berbagai ekspedisi ke Timur Tengah. Pada tahun 1971 Agatha Christie mendapat penghargaan tertinggi di Inggris, ketika ia dianugerahi gelar Dame of the British Empire. Postern of Fate (Gerbang Nasib) adalah buku yang terakhir ditulisnya sebelum ia meninggal pada 12 Januari 1976. Tetapi setelah penerbitan buku ini, pada tahun 1975 terbit juga dua buku lainnya yang sudah dipersiapkan sejak tahun 1940-an :Curtain: Poirot`s Last Case (Tirai), kasus pembunuhan terakhir dan terbesar yang dibongkar oleh Poirot dan Sleeping Murder (Pembunuhan Terpendam), buku terakhir yang menampilkan Miss Marple.
« Last Edit: September 09, 2009, 02:33:25 PM by Ies-tea »
Logged

diniasa

  • Chingu
  • **
  • Keong: 0
  • Offline Offline
  • Posts: 1745
Re: Agatha Christie
« Reply #1 on: February 24, 2008, 09:50:50 AM »

    *  Hasil Karya :
      + Pembunuhan di Balik Kabut - Why Didn't They Ask Evans?,
      + Mereka Datang ke Baghdad - They Came to Baghdad,
      + Kubur Berkubah - Dead Man's Folly,
      + Rahasia Chimneys - The Secret of Chimneys,
      + Selagi Hari Terang - While The Light Lasts,
      + Misteri Penginapan Tua - The Pale Horse,
      + Dan Cermin Pun Retak - The Mirror Crack'd From Side To Side,
      + Matinya Lord Edgware - Towards Zero,
      + Hotel Bertram - At Bertram's Hotel,
      + Mawar Tak Berduri - Sad Cypress,
      + Misteri Sittaford - The Sittaford Mystery,
      + Misteri Listerdale - The Listerdale Mystery,
      + Mengungkit Pembunuhan - Five Little Pigs,
      + Pembunuhan di Orient Express - Murder on the Orient Express,
      + Tragedi Tiga Babak - Three Act Tragedy,
      + Misteri di Styles - The Mysterious Affair of Styles,
      + Perjanjian Dengan Maut - Appointment with Death,
      + Gadis Ketiga - Third Girl,
      + Matinya Lord Edgware - Lord Edgware Dies,
      + Kereta 4.50 dari Paddington - 4.50 from Paddington,
      + Skandal Perjamuan Natal - The Adventure of The Christmas Pudding,
      + Pembunuhan di Lorong - Murder in The Mews,
      + Ledakan Dendam - Death Comes at the End,
      + Tirai - Curtain: Poirot's Last Case,
      + Empat Besar - The Big Four,
      + Pesta Hallowe'en - Hallowe'en Party,
      + Poirot Melacak - Poirot Investigates,
      + Kasus-Kasus Terakhir Miss Marple - Miss Marple's Final Cases,
      + Misteri Listerdale - The Listerdale Mystery,
      + Lalu Semuanya Lenyap - And Then There Were None,
      + Kasus-Kasus Perdana Poirot - Poirot's Early Cases,
      + Pembunuhan di Teluk Pixy - Evil Under the Sun,
      + Gajah Selalu Ingat - Elephants Can Remember,
      + Mengail di Air Keruh - Taken at The Flood,
      + Maut di Udara - Death in the Clouds,
      + Anjing Kematian - The Hound of Death,
      + Kasus - kasus Terakhir Miss Marple - Miss Marple's Final Cases,
      + Mayat Misterius - The Clocks,
      + Gajah Selalu Ingat - Elephants Can Remember,
      + Malam Tanpa Akhir - Endless Night,
      + Pasangan Detektif,
      + Ledakan Dendam - Death Comes As the End,
      + Muslihat dengan Cermin - They Do It With Mirrors,
      + Tragedi Tiga Babak - Three Act Tragedy,
      + Anjing Kematian,
      + N atau M ? - N or M ?,
      + Pembunuhan di Mesopotamia - Murder in Mesopotamia,
      + Mrs. McGinty Sudah Mati - Mrs. McGinty's Dead,
      + Pembunuhan di Wisma Pendeta - The Murder at The Vicarage,
      + Kartu - Kartu di Meja - Cards on the Table,
      + Hotel Majestic - Peril at End House,
      + Mata Rantai yang Hilang - Ordeal by Innocence,
      + Mengail di Air Keruh - Taken at the Flood,
      + Penumpang ke Frankfurt - Passeger to Frankfurt,
      + Kasus-kasus Perdana Poirot - Poirot's Early Casess,
      + Skandal Perjamuan Natal - The Adventure of the Christmas Pudding,
      + Poirot Melacak,
      + Pembunuhan Atas Roger Ackroyd - The Murder of Roger Ackroyd,
      + Setelah Pemakaman - After the Funeral,
      + Misteri Karibia - A Caribbean Mystery,
      + Saksi Bisu - Dumb Witness,
      + Musuh dalam Selimut - The Secret Adversary,
      + Buku Catatan Yosephine - Crooked House,
      + Pria Berstelan Coklat - The Man in the Brown Suite,
      + Perjanjian dengan Maut - Appointment with Dead,
      + Menuju Titik Nol - Towards Zero,
      + Iklan Pembunuhan - A Murder Is Announced,
      + Satu, Dua, Pasang Gesper - One, Two, Buckle My Shoes,
      + Kereta 4.50 dari Paddington - 4:50 from Paddington,
      + Gadis Ketiga - Third Girl,
      + Sepuluh Anak Negro - And Then There Were None,
      + Pembunuhan ABC - The ABC Murders,
      + Kucing di Tengah Burung Dara - Cat Among the Pigeons,
      + Misteri Tujuh Lonceng - The Seven Dials Mystery,
      + Pembunuhan di Atas Orient Express - Murder on the Orient Express,
      + Misteri di Styles - The Mysterious Affair at Styles,
      + Empat Besar - The Big Four,
      + Pembunuhan di Sungai Nil - Death on the Nile,
      + Maut di Udara - Death in the Clouds,
      + Menuju Negeri Antah Berantah - Destination Unknown,
      + Mayat Dalam Perpustakaan - The Body in the Library,
      + Tirai - Curtain: Poirot's Last Case

Logged

diniasa

  • Chingu
  • **
  • Keong: 0
  • Offline Offline
  • Posts: 1745
Re: Agatha Christie
« Reply #2 on: February 24, 2008, 09:53:24 AM »

Ada beberapa buku yang paling aq sukai :

1. Empat Besar - The Big Four 
Di dalam gudang bawah tanah di East End itu, aku yakin inilah saat-saatku yang terakhir. Kusiapkan diriku menghadapi shock derasnya arus air yang hitam itu.

Aku terkejut ketika mendengar tawa bernada rendah. “Anda pemberani,” kata laki-laki di sofa itu. “Kami orang Timur menghargai keberanian. Anda telah berani menghadapi kematian Anda sendiri. Dapatkah Anda menghadapi kematian orang lain pula?”

Dahiku bersimbah peluh.

“Pena sudah siap,” kata laki-laki itu dengan tersenyum. “Anda tinggal menulis. Kalau tidak…”

“Kalau tidak?” tanyaku tegang.

“Kalau tidak, wanita yang Anda cintai akan mati… perlahan-lahan. Dalam waktu senggangnya, majikan kami suka menghibur diri dengan membuat alat-alat dan menciptakan cara-cara penyiksaan….”


Logged

diniasa

  • Chingu
  • **
  • Keong: 0
  • Offline Offline
  • Posts: 1745
Re: Agatha Christie
« Reply #3 on: February 24, 2008, 09:54:39 AM »

2. Gajah Selalu Ingat - Elephants Can Remember

Hercule Poirot berdiri di pinggiran tebing, memandang batu-batuan di bawah sana dan air laut yang memecah di antaranya. Di tempat dia berdiri, mayat sepasang suami-istri telah ditemukan. Di sini, tiga minggu sebelumnya, seorang wanita berjalan dalam tidurnya, jatuh, dan tewas.

Mengapa semua ini bisa terjadi? Hercule Poirot bersama sahabatnya, Mrs. Ariadne Oliver, penulis novel-novel detektif yang kondang harus melangkah mundur, menelusuri tragedi yang terjadi belasan tahun lalu, demi kebahagiaan seorang gadis yang tidak bersalah.
Logged

diniasa

  • Chingu
  • **
  • Keong: 0
  • Offline Offline
  • Posts: 1745
Re: Agatha Christie
« Reply #4 on: February 24, 2008, 09:56:12 AM »

3. Tirai - Curtain: Poirot's Last Case

 Lima pembunuhan di tempat yang berbeda dengan motif yang berbeda! Hanya satu persamaannya: S. S terlibat dalam kelima pembunuhan itu dan berada di sekitar lima tempat itu waktu pembunuhan terjadi. X-lah otak kelima pembunuhan itu. Tapi dengan liciknya dia berhasil menghindari kecurigaan orang. Kelima pembunuhan itu begitu sempurna! Sekarang X berada di Styles. Berarti tak lama lagi akan ada pembunuhan di Styles. Baru kali inilah Poirot menemukan lawan yang seimbang. Sayangnya Poirot sudah tua. Jantungnya sudah lemah. Betul otaknya masih berjalan. Tapi tubuhnya sudah uzur dan jantungnya bisa berhenti berdenyut setiap saat. Hanya tinggal menunggu waktu. Dan waktunya yang singkat itu mungkin tak cukup untuk bisa menuntut X ke pengadilan.
Logged

diniasa

  • Chingu
  • **
  • Keong: 0
  • Offline Offline
  • Posts: 1745
Re: Agatha Christie
« Reply #5 on: February 24, 2008, 10:02:11 AM »

Oleh : ernee, 30 Januari 2008 - 10:42:52

Rasanya tak ada penggemar kisah-kisah misteri yang belum pernah membaca - satu seri saja - novel-novel misteri karya Agatha Christie. Karya-karyanya mempesona karena memiliki kepribadian kuat dan misterius. Ciri khas penulisan cerita adalah memfokuskan pada analisa psikologis si pelaku.

Agatha Christie menerbitkan lebih dari 80 novel dan sandiwara teater yang kebanyakan merupakan kisah detektif dan misteri ruangan tertutup, banyak daripadanya yang berkisah mengenai salah satu tokoh serialnya, Hercule Poirot atau Miss Marple. Dia adalah seorang tokoh besar dalam fiksi detektif untuk keberhasilan komersilnya dan inovasinya dalam genre tersebut. Meskipun dia suka mempersulit kisahnya dengan teka-teki yang lain dari umumnya, dia juga sangat teliti dalam "bermain adil" terhadap para pembacanya dengan memastikan bahwa semua informasi yang diperlukan untuk menyelesaikan teka-tekinya diberikan.

Ciri khas Agatha Christie adalah menyajikan pemecahan kasus di belakang cerita. Mirip-mirip komik-komik detektif macam Conan atau Kindaichi. Tapi yang hebat dari novel ini adalah ending yang sama sekali tidak terduga dan pemecahan yang luar biasa.

Bagi yang menggemari karya-karya Agatha Christie dan sudah akrab dengan tokoh Hercule Poirot, ending dari kisahnya yang terakhir ini pastilah betul-betul bikin surprise, walaupun hampir semua novel Agatha Christie memang sarat dengan surprise terutama pada akhir cerita. Isinya benar-benar membuat geleng-geleng kepala.

Agatha Christie memutuskan untuk “membunuh” Poirot dalam novel Tirai ini, karena ia menganggap Poirot telah hidup terlalu lama, mungkin sekitar 130 tahunan. Hebat!

Walau pun dengan membaca Tirai akan menjadi kesedihan bagi saya, karena harus berpisah dengan Poirot yang saya kagumi. Perasaan sedih, kecewa dan terkejut bercampur-baur begitu saya selesai membaca novel ini. Sebagian pembaca mungkin akan merasa puas dengan apa yang dilakukan sang detektif di akhir petualangannya, tetapi saya yakin banyak juga yang merasa kecewa atas tindakan Hercule Poirot tersebut. Novel 'Tirai' ini juga menggambarkan kualitas seorang Agatha Christie yang tetap memberikan jiwa dan warna yang tak luntur hingga pada goresan penanya yang terakhir.

Tampaknya Agatha Christie ingin memberikan kesan mendalam bagi para pencinta sang detektif yang akhirnya harus berpisah dengan pujaan mereka.

Buku ini adalah bacaan wajib bagi para penggemar kisah misteri, khususnya bagi para penggemar kisah tokoh Hercule Poirot, kisahnya sangat membuat penasaran.

Logged

diniasa

  • Chingu
  • **
  • Keong: 0
  • Offline Offline
  • Posts: 1745
Re: Agatha Christie
« Reply #6 on: February 24, 2008, 10:04:58 AM »

4. Maut Di Udara - Death In The Clouds

Oleh : ned_ya, 23 Januari 2008 - 11:17:09

Anda menyukai kisah detektif seperti Conan ataupun Sherlock Holmes? Saya rasa buku-buku Agatha Christie cocok untuk Anda. Ya, tokoh detektif yang diciptakan Agatha Christie memang luar biasa. Salah satunya adalah tokoh yang ada dalam buku ini adalah Hercule Poirot, seorang yang bertubuh kecil dengan kumis panjang di atas bibirnya. Kali ini kasus yang dihadapinya adalah pembunuhan di dalam sebuah pesawat terbang menuju Croydon yang sedang ia tumpangi.

Perjalanan menuju Croydon akan terasa biasa-biasa saja untuk kesebelas penumpang beserta dua pramugara pesawat Prometheus hingga terjadinya insiden yang menggemparkan. Seorang nyonya rentenir paling terkenal di Paris, Madame Giselle ditemukan meninggal dunia!

Saat ditemukan oleh seorang pramugara, Henry Mitchell, tubuh Madame Giselle sudah kaku dengan semacam sengatan lebah di lehernya. Barang bukti berupa “lebah” palsu yang telah diolesi dengan bisa ular beracun telah ditemukan. Yang menggemparkan adalah bahwa lebah beracun itu tak lain adalah bagian dari senjata suku asli Amerika Selatan di mana lebah tersebut dilepaskan dengan menggunakan suatu sumpitan. Dan sungguh di luar dugaan bahwa sumpitan yang mungkin digunakan telah ditemukan di belakang kursi Hercule Poirot.

Setelah mendarat di Croydon semua orang yang terlibat pembunuhan dilakukan pemeriksaan. Tak ada yang mengaku kenal baik dengan sang nyonya. Bahkan di antaranya mengaku tak pernah mengenal Madame Giselle sebelumnya. Dan empat hari setelah kejadian, dilakukanlah sidang pemeriksaan untuk kasus itu. Ternyata diluar dugaan, saat sidang pemeriksaan, juri sidang sempat mencurigai Poirot sebagai dalang semuanya, namun karena belum ada bukti yang cukup, maka penyelidikan tentang kasus ini pun dilanjutkan.

Kasus diusut, motif-motif yang mungkin dilakukan oleh masing-masing penumpang pesawat pun diselidiki. Bersama sahabatnya, Inspektur Japp dan rekannya Fournier, Poirot menyelidiki selangkah demi selangkah. Mengunjungi kediaman Madame Giselle, mencari tahu keluarga Madame Giselle yang masih hidup, serta mencoba mencari tahu tentang rekan-rekan bisnisnya. Namun semuanya tak membuahkan hasil. Menurut pelayan kepercayaannya, Madame Giselle tak punya keluarga. Hanya ia mempunyai seorang anak perempuan yang tidak diketahui keberadaannya. Bahkan semua bukti transaksi bisnis Madame Giselle telah dibakar oleh sang pelayan berdasarkan perintah sang nyonya kepada pelayannya jika terjadi sesuatu kepada majikannya. Sang pelayan hanya menyerahkan sebuah buku catatan kecil Madame Giselle yang isinya sekilas tidak bermakna. Namun, oleh Poirot, buku tersebut bisa menjadi alat yang akan membantunya mencari petunjuk.

Beberapa di antara penumpang diperkirakan berhubungan dengan Madame Giselle sehubungan dengan profesinya sebagai seorang rentenir. Salah satu dari kesebelas penumpang diyakini telah berbohong.
Lady Horbury yang diketahui kemudian telah meminjam sejumlah besar uang kepada Madame Giselle untuk membayar semua hutang-hutang judinya. Ia bahkan tak mampu melunasi hutangnya. Dan kematian Madame Giselle tentu memberikan keuntungan baginya. Sepasang ayah dan anak Dupont yang belum diketahui memiliki keterkaitan apa dengan Madame Giselle namun karena profesi mereka sebagai arkeolog yang senang mengumpulkan berbagai benda-benda dari setiap negara, ada kemungkinan memiliki sumpitan semacam itu. Seorang penulis cerita fiksi, Mr. Clancy yang pernah menuliskan cerita tentang suku asli Amerika Selatan dan benar-benar mengaku juga memiliki sumpitan seperti barang bukti. Dan Dr. Bryant yang bisa dengan mudah memperoleh bisa ular dengan bantuan rekannya.

Hal yang membuat Poirot terganggu adalah mengapa sumpitan yang digunakan untuk menembakkan “lebah” tersebut tidak dibuang saja melalui ventilasi pesawat sehingga barang bukti pun tak akan pernah ditemukan. Dan bagaimana mungkin seseorang meniupkan sumpitan tersebut ke arah Madame Giselle tanpa terlihat oleh orang lain. Inilah yang mengejutkan dari buku ini. Ternyata sumpitan tersebut memang dengan sengaja ditunjukkan oleh pelaku dengan tujuan mengecoh penyelidikan. Lalu bagaimana cara pelaku sesungguhnya menaruh seekor “lebah” beracun itu tepat di leher Madame Giselle?

Kemunculan seorang gadis muda bernama Anne Morisot yang tak lain adalah putri dari Madame Giselle. Namun sayang, Anne Morisot harus mengalami nasib yang sama seperti ibunya. Saat akan meninggalkan kota, ia ditemukan meninggal dunia di dalam sebuah kapal yang akan ditumpanginya dalam keadaan memegang gelas yang berisi racun asam hidrosianida. Namun kematian putrinya ini justru mengungkap semua misteri pembunuhan Madame Giselle. Kematian ini membuka petunjuk besar bagi Poirot untuk menangkap sang pelaku.

Tak ada sidik jari, dan tak ada saksi. Namun kebohongan tetaplah kebohongan. Semua akan terbongkar cepat ataupun lambat. Siapakah dalang di balik semua kejadian ini? Dan apa motif sang pelaku melakukan pembunuhan terhadap ibu dan anak ini? Suatu pembunuhan tertutup yang begitu mengesankan. Pembaca dibuat penasaran dengan jalannya cerita. Suatu cerita yang membuat pembaca ikut berpikir dan mengira-ngira siapa pelaku di balik pembunuhan nyonya rentenir tersebut. Jika Anda menyukai sesuatu yang membuat Anda tak dapat melepaskan buku dari tangan Anda karena begitu penasaran terhadap jalan cerita, saya yakin buku Death in The Clouds bisa menjadi pilihan yang tepat.
Logged

syellove

  • Forum Machi
  • ***
  • Keong: 0
  • Offline Offline
  • Posts: 2035
  • Keep Bandung Beautiful Euy! ^0^
Re: Agatha Christie
« Reply #7 on: February 26, 2008, 11:59:06 AM »

Menurut gw plot novel-novelnya dia agak lambat gitu, jadinya rada bosen bacanya. Tapi ga tau juga siy, belum baca semua novelnya. Btw novel dia semuanya tentang petualangan Hercule Poirot ya? ???
Logged
.: It's you and me in the summertime :.
~simplicityiseverything~

esca

  • Cabin Crew
  • *
  • Keong: 0
  • Offline Offline
  • Posts: 246
  • twitter: @vie_sow
Re: Agatha Christie
« Reply #8 on: February 26, 2008, 09:27:35 PM »

gak dong, ada miss marple juga. tapi biasanya yg hercule poirot yg aku suka.
yg gak hercule poirot '10 anak negro' yg paling aku suka
Logged
------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

bubbydee

  • Penyelam Unggul
  • *****
  • Keong: 0
  • Offline Offline
  • Posts: 6609
  • I am [S][H][E][R]LOKI'd
    • my playground
Re: Agatha Christie
« Reply #9 on: February 26, 2008, 09:29:30 PM »

and there were none kan?
novel agatha christie paling horor yang pernah aku baca....
sumpah merinding abis dah...
kalo paporit sih belum ada
tiap baca yang baru beli pasti puas kekeke
Logged
Pages: [1] 2 3 4 5 ... 57   Go Up