;

Welcome, Guest. Please login or register.
Did you miss your activation email?

Username: Password:
Pages: 1 ... 16 17 18 19 [20] 21 22 23 24 ... 62   Go Down

Author Topic: Omongin tentang anjing... *part 2*  (Read 71467 times)

Benodhi

  • Chingu
  • **
  • Keong: 2
  • Offline Offline
  • Posts: 1888
  • I'm Your Worst Nightmare
    • JOYFUL JOY SEEKER
Re: Omongin tentang anjing... *part 2*
« Reply #190 on: March 25, 2008, 06:33:19 PM »

Pemotongan Kuku Anjing        

Memotong kuku anjing merupakan hal yang sangat menyenangkan jika si anjing dapat berbaring atau duduk dengan manis tapi sebagian besar anjing sangat tidak menyukai kukunya dipotong terutama anjing yang pernah mengalami kesakitan atau pendarahan pada saat kukunya dipotong. Ada anjing yang hanya menarik kakinya atau berontak pada saat kukunya ingin dipotong tapi ada juga anjing yang akan menggigit begitu kukunya akan dipotong.

Ada baiknya kita melatih anjing sedini mungkin agar anjing tidak sulit untuk dipotong kukunya. Memotong kuku adalah kegiatan rutin seumur anjing itu hidup. Pastinya anda tidak mau mengalami kesulitan setiap kali ingin memotong kuku anjing anda. Kuku anjing mulai dipotong sejak usianya mencapai 1 minggu, pemotongan kuku pada usia 1 minggu untuk menghindarkan bayi anjing melukai area sekitar puting susu induk pada saat bayi anjing sedang menyusui. Biasakan memegang kuku anakan anjing setiap hari, jika perlu sambil berpura-pura sedang memotong kuku dengan gunting kuku. Hal ini agar anjing terbiasa sehingga anda tidak mengalami kesulitan dikemudian hari. Berikan pujian atau makanan ringan kesukaannya setelah selesai acara pemotongan kuku. Belai/usap diarea tengkuk atau dibawah telinga selama proses pemotongan kuku sambil diberi pujian agar anjing merasa tenang dan senang.
Logged
GATAL DI KEPALA, GARUK - GARUK DI PANTAT
by
Ajahn Brahm

Benodhi

  • Chingu
  • **
  • Keong: 2
  • Offline Offline
  • Posts: 1888
  • I'm Your Worst Nightmare
    • JOYFUL JOY SEEKER
Re: Omongin tentang anjing... *part 2*
« Reply #191 on: March 25, 2008, 06:34:27 PM »

Main Bola Yuk…!!!       

Banyak penggemar atau pemilik anjing ukuran medium sampai besar yang merasa kesulitan untuk mengolahragakan anjingnya karena keterbatasan waktu dan tempat. Memang, untuk mengolahragakan anjing trah besar seperti Golden Retriever perlu waktu setidaknya 30 menit dengan cara berlari dengan pemilik menggunakan sepeda atau ikut berlari bersama anjing. Tapi ingat, berlari hanya boleh diterapkan pada anjing dengan minimal umur 18 bulan agar tidak merusak pertumbuhan kakinya.

Mengolahragakan anjing dibawah usia 18 bulan dengan cara membawa jalan santai atau cepat akan membutuhkan waktu lebih dari 30 menit bahkan lebih agar anjing terkuras tenaganya. Hal ini yang membuat para pemilik anjing segan untuk mengolahragakan anjingnya.

Sebenarnya ada cara yang lebih aman dan cepat untuk mengolahragakan anjing seperti berenang ( Klik disini untuk melihat artikel “Berenang Baik Untuk Anjing” ) tapi sangat sulit untuk mencari kolam renang yang bersih yang memperbolehkan anjing untuk berenang atau sangat repot dan makan waktu pada saat mengeringkan anjing.

Nah, untuk mengakali semua masalah diatas biasanya para breeder atau pemain pameran mengolahragakan anjingnya dengan bermain bola. Bola bukan diberikan pada anjing lalu membiarkan anjing bermain sendirian dengan bola tapi pemilik melemparkan bola lalu anjing mengejar untuk mendapatkannya lalu mengembalikan kepada pemiliknya. Jika anjing tidak mau / terbiasa mengembalikan bola, gunakan tali yang cukup panjang dan makanan ringan kesukaannya. Tarik anjing kehadapan anda dan gantikan bola dengan makanan kesukaannya sambil diberi pujian. Lakukan sampai anjing terbiasa mengembalikan bola kepada anda.



Pertama, anjing harus diajarkan untuk menyenangi bola terlebih dahulu. Untuk anjing Retriever seperti Golden Retriever atau Labrador Retriever sebagian besar sangat menyukai bola dan dengan senang hati pula akan mengembalikan kepada pemiliknya untuk dilempar kembali. Jika anjing tidak menyukai bola, anda dapat menggunakan mainan lainnya yang aman dan mudah untuk dilempar.

Cari area yang aman dan jarang dilewati oleh orang banyak atau kendaraan. Untuk anjing sebesar Golden Retriever, panjang minimal area adalah 15 meter. Pilih permukaan tanah yang tidak licin, sebaiknya ditanah berumput atau diaspal. Permukaan yang licin dapat menyebabkan cidera serius pada anjing. Jika anda menggunakan jalan yang beraspal maka anda tidak perlu lagi memotong kukunya karena jalanan beraspal yang kasar dapat mengikis kuku anjing pada saat anjing mengejar bola (Artikel Potong Kuku klik disini).

Untuk anjing pemula, lemparan bola jangan terlalu jauh agar anjing dapat terbiasa melihat arah dan kecepatan lemparan bola dan juga anjing pemula biasanya lebih mudah lelah. Jika anjing sudah lelah sebaiknya latihan dihentikan agar anjing tidak trauma dengan permainan lempar bola. Anjing yang sudah lelah biasanya akan lebih malas

Anjing yang sudah lelah biasanya enggan mengejar bola atau enggan untuk mengembalikan bola, sesudah anjing menangkap bola maka anjing akan langsung berbaring sambil menggigit bola. Anjing yang sudah terbisa bermain bola biasanya cukup 10 hingga 15 menit saja karena bermain bola sangat menguras tenaga.

Perhatikan gambar dibawah ini :



Pada saat anjing mengejar bola maka anjing akan berlari secara menggenjot atau menggunakan keempat kakinya untuk memacu kecepatan. Berlari seperti digambar diatas dapat membangun otot pada bagian dada dan paha anjing. Selain otot, tulang punggung pun akan lebih kokoh. Pada saat berlari seperti ini, paru-paru bekerja dengan sangat keras untuk menghirup dan melepaskan nafas, otot paru-paru juga akan menjadi lebih kuat. Untuk anjing yang sedang menderita sakit batuk (kennel cough) atau pilek sangat baik untuk melakukan olahraga seperti ini karena pada saat paru-paru bekerja dengan keras, paru-paru juga akan membersihkan saluran pernafasan dari lendir/riak.

Melatih Anjing Pemula

Untuk melatih anjing anjing yang kurang suka mengejar bola bisa dibarengi dengan anjing yang sudah biasa bermain dengan bola. Secara natural / alami, anjing senang mengejar sesuatu yang bergerak atau sekedar ikut-ikutan saja. Begitu anjing yang terbiasa bermain bola lari untuk mengejar bola biasanya anjing pemula akan ikut lari mengejar temannya (bukan bola).



Ingat, bermain bola seperti ini sebaiknya dilkukan sebelum makan atau dalam kondisi perut yang kosong. Setelah latihan jangan langsung diberi minum tapi tunggu beberapa saat hingga pernafasannya normal. Pemberian makan dapat dilakukan 2 jam setelah latihan. Kondisi pernafasan yang terengah-engah membuat anjing tidak nafsu makan. Jikapun anjing mau makan dapat membahayakan karena anjing dapat tersedak makanan.
Logged
GATAL DI KEPALA, GARUK - GARUK DI PANTAT
by
Ajahn Brahm

Benodhi

  • Chingu
  • **
  • Keong: 2
  • Offline Offline
  • Posts: 1888
  • I'm Your Worst Nightmare
    • JOYFUL JOY SEEKER
Re: Omongin tentang anjing... *part 2*
« Reply #192 on: March 25, 2008, 06:35:16 PM »

Memisahkan & Penanganan P3K Pada Anjing Yang Berkelahi       

Seperti kita ketahui, anjing adalah makhluk hidup yang menginginkan mempunyai wilayah teritorial dan seringkali tidak senang bila ada anjing lain, terutama yang berjenis kelamin sama, selain itu karena berebut makanan, saat pemacakan juga bisa jadi faktor berkelahi, dan juga anjing yang kurang sosialisasi. Mereka tidak segan akan berkelahi satu dengan lainnya, penanganan atau tindakan yang salah dapat berakibat fatal bagi mereka,pada saat mereka berkelahi yang bisa kita lakukan ialah :

1.Jangan panik (terkadang teriakan kepanikan anda malah menambah semangat dan kekuatan gigitan).

2.Jangan menarik anjing yang sedang berkelahi apalagi sedang saling gigit atau memukul( selain akan menambah luka robek pada anjing, pada beberapa ras tertentu akan menyerang anda karena merasa anda membela musuhnya dengan menyerang dia, saat dia sadar telah menggigit tuannya maka semua sudah terlambat).

3.Gunakan air untuk menyiramnya, untuk anjing sport/toy umumnya berhasil,namun pada anjing jaga terkadang tidak berhasil, maka anda harus memanaskan hidungnya dengan geretan(cukup dipanaskan saja dengan jarak tertentu, bukan dibakar).

4.Untuk Pitbull bisa membuka rahang dengan stick (biasanya Pitbull yang sedang berkelahi tidak akan menyerang orang disekitarnya atau yang memegangnya).

 

Setelah memisahkan perkelahian ,P3K yang dapat dilakukan untuk anjing anda :

1.Bersihkan luka dengan Alkohol 70%/PK/cairan antiseptik.

2.Bila ada darah keluar dari lubang lubang kecil bekas gigitan bisa ditutup dengan bubuk PK(bisa dibeli di apotik) hingga berhenti.

3.Bila bengkak bisa dikompres atau dioleskan thrombopop gel hingga kempis.

4.Beri minum antibiotik 500 mg(anjing besar) dan 250 mg (untuk anjing kecil) tiap pagi dan sore untuk mencegah infeksi.Sering anjing mati bukan karena perkelahiannya tapi karena infeksi .

5. Pastikan anjing lawannya bebas rabies.

6. Periksa kedokter hewan bila perlu.

 



 

Tips mencegah perkelahian pada anjing :

1.Selalu jaga jarak anjing anda dengan anjing lain saat bertemu waktu jalan - jalan (apapun ras-nya lebih baik tidak didekatkan, apalagi ukuran tubuh beda jauh, meskipun pemiliknya bilang jinak,dll lebih baik tidak saling dekat).

2.Sosialisasikan anjing pada saat anakan, sehingga dia tidak merasa aneh dengan sesamanya.

3.Selalu pisahkan anjing yang berjenis kelamin sama.

4.Pada saat memberi makan ada baiknya tidak berdekatan satu dengan lainnya.
Logged
GATAL DI KEPALA, GARUK - GARUK DI PANTAT
by
Ajahn Brahm

Benodhi

  • Chingu
  • **
  • Keong: 2
  • Offline Offline
  • Posts: 1888
  • I'm Your Worst Nightmare
    • JOYFUL JOY SEEKER
Re: Omongin tentang anjing... *part 2*
« Reply #193 on: March 25, 2008, 06:37:18 PM »

Anjing Agresif, Dilatih Atau Memang Terlahir Seperti Itu ?

Pengecualian untuk orang-orang yang dengan sengaja memelihara anjing agar temperamennya agresif yaitu orang yang memelihara anjing untuk bertarung, anjing yang berbahaya atau agresif tidak dilahirkan seperti itu melainkan dilatih dengan sengaja. Namun saat anak anjing beranjak dewasa, mereka dapat juga memperlihatkan satu atau dua sikap agresif, nah..trainingnya inilah (atau lebih tepatnya – kurangnya training) yang dapat membuat anjing menjadi berbahaya. Bahkan pemilik yang sebenarnya mempunyai maksud yang baik dapat berakhir dengan anjing yang tidak bisa dikontrol jika ia tidak mempunyai waktu dan komitmen untuk melatih anjingnya dengan benar.

Pemilik anjing harus membawa anak anjing atau anjing mereka untuk mengikuti kelas kepatuhan, bukan hanya untuk melatih kepatuhan tapi juga untuk kepentingan bersosialisasi yang dibutuhkan oleh anak anjing agar dapat menjadi anjing yang berprilaku sopan dan baik. Pelatihan melalui kelas yang terorganisir adalah kunci bagi peliharaan Anda untuk menjadi anggota masyarakat yang sopan dan dapat bersosialisasi dengan baik. Sebagai tambahan, Anda juga dianjurkan untuk membaca buku pelatihan kepatuhan yang baik atau buku prilaku anjing atau bisa juga dengan menggunakan pelatih kepatuhan pribadi untuk membantu Anda melatih anak anjing atau anjing Anda.


Dibawah ini ada beberapa cara agar anak anjing Anda berada di “jalur yang benar” sampai tiba saatnya dia mengikuti kelas kepatuhan :

1. Jangan memberi makan anak anjing Anda secara tidak teratur. Anak anjing Anda harus makan pada waktu yang sama setiap hari. Berilah waktu dia selama 15-20 menit untuk makan. Segera angkat makanannya jika 20 menit sudah berlalu, meskipun makanannya masih ada. Tindakan ini menunjukkan bahwa Anda bossnya yang berarti Anda dominant terhadap dia. Biasakan juga untuk menyuruh dia duduk selama beberapa detik sebelum ia diperbolehkan menyentuh makanannya. Setelah ia duduk dengan manis, berikanlah ia perintah yang menyatakan ia boleh menyentuh makanannya, seperti “okay”. Sekali lagi, Anda menyatakan diri Anda sebagai boss dengan menyuruh dia duduk dan menunggu.

2. Karena sebagian besar dari Anda tidak akan mengikuti pelatihan penyerangan, JANGAN PERNAH bermain tarik-tarikan yang bersifat agresif atau penuh dengan kekerasan dengan anak anjing Anda.

3. Jangan perbolehkan anjing Anda untuk menggigit hak sepatu atau baju orang lain, terutama anak-anak. Prilaku ini merupakan salah satu sifat dari jenis anjing yang biasa hidup berkelompok. Melihat anak anjing yang berusia 12 minggu mengejar Anda atau anak Anda memang lucu, tapi ingat anak anjing yang sekarang beratnya 4.5 kg akan tumbuh besar dengan cepat menjadi 40 kg dan kemudian tidak akan menjadi terlalu lucu lagi ketika saat itu ia mengejar-ngejar anak Anda. Anda bertanggung jawab untuk prilaku apa saja yang boleh dan tidak boleh diajarkan kepada anak anjing Anda.

4. Jangan mendorong anak anjing anda untuk bersikap agresif. Jika ia sedang menggeram pada seseorang (bahkan orang asing skalipun) jangan elus atau beri dia pujian. Segera beri dia peringatan dengan kata “NO” yang tegas dan tarikan pada kalungnya. JANGAN mencoba untuk meyakinkan atau bahkan memberikan dia rasa nyaman jika ia berprilaku seperti ini. Bagi anak anjing, suara yang Anda keluarkan jika Anda melakukan hal itu sama dengan rengekan atau dengkingan yang bagi anjing berarti ada hal yang berbahaya. Jangan mendorong anjing Anda untuk bersikap agresif dengan cara memanjakannya.

5. Bukan ide yang bagus untuk memperbolehkan anak anjing Anda meremehkan anda saat sedang berada di dalam rumah. Hal ini mendorong prilaku dominan yang tidak diinginkan pada anak anjing Anda. Jangan biarkan anak anjing Anda berdiri diatas Anda saat Anda sedang di sofa atau saat anak Anda sedang bermain di lantai. Bagi anjing, jika ia berada di posisi yang lebih tinggi berarti ia lebih berkuasa daripada Anda. Sebagai contoh, lihat saja cara srigala menunjukkan prilaku dominan dan menurut, mereka berdiri atau menaruh kepala mereka dibelakang anggota kelompok yang penurut. Yang harus Anda lakukan adalah memastikan bahwa Andalah bossnya.
 

Semua tips-tips diatas ini bukan untuk diaplikasikan sepanjang hidup anjing Anda. Tips-tips ini dapat digunakan saat usia anjing anda 1 tahun atau lebih, saat dia sedang beranjak dewasa. Saat anak anjing anda sudah dewasa dan sudah jelas bahwa Anda adalah bossnya, anda dan anjing anda akan memiliki hubungan yang indah tanpa perlu mengkhawatirkan mengenai prilaku agresif.

Di masyarakat kita yang kontroversial ini, banyak orang yang tidak memberi anjing gigitan “gratis” atau kesempatan kedua. Jika ia menggigit manusia satu kali saja maka ia akan di”tidurkan”. Para pembuat peraturan di Colorado dan negara-negara lainnya sekarang sedang mencari cara yang lebih efektif dan preventif untuk menangani banyaknya kasus penyerangan oleh anjing. Denver bahkan sudah melakukan tindakan tegas yaitu, melarang pemeliharaan anjing Pitbull. Biasanya, pada saat anjing berani menggigit orang asing, ia berarti sudah pula menggigit seseorang dalam “keluarga”nya sendiri.

Penyerangan yang dilakukan oleh anjing adalah tragedi dan semustinya bisa dicegah. Sama saja seperti manusia yang bisa terluka seumur hidup, entah itu secara fisik atau emosional, anjing yang suka menyerang biasanya merupakan korban, baik dari penyiksaan oleh pemiliknya atau kurangnya perhatian (tidak diajari prilaku yang benar untuk hidup bersama manusia dan sosialisasi yang baik). Setiap hari, ribuan anjing kehilangan nyawa mereka karena para pemiliknya tidak bersedia atau tidak mampu melatih mereka dan memastikan bahwa anjing mereka bahagia dan merupakan hewan peliharaan yang aman.
 

Orang-orang di Denver (Colorado) dan beberapa tempat lainnya sudah kehilangan hak mereka untuk memelihara trah anjing pilihan mereka hanya karena tindakan yang tidak bertanggung jawab dari sebagian kecil pemilik anjing (pemilik anjing yang melatih anjingnya untuk bertarung). Berapa banyak trah anjing lainnya yang akan dihukum hanya karena sebagian kecil pemilik anjing yang tidak bertanggung jawab?

Logged
GATAL DI KEPALA, GARUK - GARUK DI PANTAT
by
Ajahn Brahm

Benodhi

  • Chingu
  • **
  • Keong: 2
  • Offline Offline
  • Posts: 1888
  • I'm Your Worst Nightmare
    • JOYFUL JOY SEEKER
Re: Omongin tentang anjing... *part 2*
« Reply #194 on: March 25, 2008, 06:38:16 PM »

Cara Menghadapi Prilaku Anjing Yang Mengganggu

Anda mencintai anjing Anda, tapi kadang-kadang dia benar-benar bisa menyebalkan bukan? Jika Anda mengetahui apa yang menyebabkan prilaku yang menganggu ini, Anda mungkin bisa saja mengatasinya dengan mudah.


Menggali

Sebagian anjing sangat menyukai menggali lubang disana-sini. Alasan mereka untuk melakukan hal ini bervariasi, tergantung dari ras dan situasinya. Anjing Anda bisa saja menggali lubang hanya karena bosan. Dan jika Anda rasa ini kasusnya, solusinya simple saja, ajak anjing Anda berolahraga, berjalan-jalan, atau bermain-main lebih sering. Aktivitas ini akan menghabiskan energinya, dan dia akan menjadi terlalu capai untuk menggali. Mungkin juga anjing jantan Anda menggali untuk bisa berdekatan dengan anjing betina tetangga Anda yang sedang loops. Jika ini kasusnya, mengkebiri anjing jantan Anda bisa menyelesaikan masalah. Jika anjing Anda menggali lubang untuk mengubur sesuatu atau hanya karena senang menggali maka berikan dia satu area dimana dia bisa menggali sebebas-bebasnya. Lindungi sisa halaman Anda dengan menyemprotkan spray khusus disekeliling area-area yang anda ingin lindungi.


Menggonggong

Seekor anjing yang menyalak terus-terusan tanpa alasan yang jelas, bukan hanya masalah untuk pemiliknya tapi juga bagi tetangga-tetangga Anda. Alasan kenapa mereka melakukan hal itu biasanya hanya karena bosan dan kesepian. Pernahkah tetangga Anda memberitahu bahwa anjing Anda menyalak sepanjang hari saat Anda sedang bekerja. Jika demikian, maka mungkin Anda harus menitipkan anjing anda di tempat penitipan anjing. Disana akan banyak aktivitas yang bisa membuat dia sibuk sepanjang hari dan juga banyak anjing lain yang bisa menemaninya bermain. Yang mungkin menjadi masalah adalah jarangnya tempat penitipan anjing di Indonesia. Jika disekitar Anda tidak ada tempat penitipan anjing, maka pastikan anjing Anda mempunyai banyak mainan agar dia tidak bosan saat Anda tidak ada di rumah. Anda juga dapat membiarkan televisi atau radio Anda tetap menyala saat Anda pergi – mendengar suara manusia bisa membuat anjing Anda tidak merasa begitu kesepian.

 

Melompat

Anda mungkin berpikir bahwa merupakan suatu hal yang menggemaskan jika anjing Anda yang besar itu menyambut Anda di depan pintu dengan cara melompat ke tubuh Anda dan menjilati wajah Anda, tapi bukan itu pastinya yang dirasakan oleh tamu Anda jika hal yang sama terjadi ketika dia sedang mengunjungi Anda. Saat anjing kecil melompat ke tubuh Anda mungkin akan berpikir “aduhh lucunya..”, karena Anda bisa mengontrol dia dan lagi pula, tenaganya juga tidak cukup besar untuk membuat Anda terjatuh. Tapi tidak begitu halnya dengan anjing dewasa. Pengalaman di “naiki” oleh seekor anjing besar bukanlah suatu pengalaman yang oleh orang-orang, bahkan pecinta anjing sekali pun, nikmati. Jadi, bagaimana caranya agar anjing Anda berhenti melompat saat menyambut Anda dan tamu Anda? Latihan yang terus menerus merupakan jalan satu-satunya. Idealnya, Anda harus menghentikan prilaku ini sejak anjing Anda masih kecil. Jika Anda tidak sanggup untuk membuat anjing Anda berhenti melompat ke tubuh orang, maka sangat disarankan Anda memasukkan anjing Anda ke sekolah kepatuhan.



Mengabaikan Perintah

Sering kali, anjing tidak mematuhi pemiliknya karena mereka tidak yakin apa yang diharapkan dari mereka. Untuk membuat anjing Anda selalu patuh pada perintah Anda, Anda harus menyediakan banyak waktu untuk melatih dia. Latihan kepatuhan seharusnya dimulai pada saat anjing anda kecil dan terus digalakkan seiring dengan berjalannya waktu. Beberapa pemilik anjing bisa melatih anjing mereka tanpa bantuan dari luar, tapi banyak juga yang merasa perlu untuk mendaftarkan diri mereka dan anjing mereka ke sekolah kepatuhan. Jika Anda bisa berkomunikasi secara efektif dengan anjing Anda, maka Anda akan lebih menikmati kebersamaan yang Anda miliki dengan anjing Anda.
Logged
GATAL DI KEPALA, GARUK - GARUK DI PANTAT
by
Ajahn Brahm

Benodhi

  • Chingu
  • **
  • Keong: 2
  • Offline Offline
  • Posts: 1888
  • I'm Your Worst Nightmare
    • JOYFUL JOY SEEKER
Re: Omongin tentang anjing... *part 2*
« Reply #195 on: March 25, 2008, 06:41:30 PM »

Pelencengan Genetika, Karakter & Sifat Asli        


Kesaksian2:

--------------------------------------------------------------------------------


Bobby Sant (info@anjingkita.com)

Beberapa tahun yang lalu saya pernah mendapatkan seekor anjing American Pit Bull (APBT) jantan dewasa dari seorang teman yang sudah bosan memeliharanya. APBT ini memiliki penampilan yang sangat seram, bodinya kekar dan kepalanya besar. Suatu saat ketika sedang menanti Hari Raya Lebaran Haji, saya membawa anjing ini jalan-jalan disekitar komplek dan berjumpa dengan tetangga yang baru saja membeli kambing untuk disumbangkan. Begitu APBT ini melihat kambing, tali tuntun lalngsung mengencang karena APBT ingin menghampiri kambing itu. Iseng mau mencoba apakah APBT saya ini galak atau tidak mengingat APBT diciptakan untuk bertarung. Ketika kepala APBT dan kambing sudah saling berhadapan, tali tuntun saya pegang dengan kuat karena khawatir kambing tersebut akan diterkam oleh APBT saya, tiba-tiba si kambing menghantamkan kepalanya ke kepala APBT saya dengan cepat. Alhasil, hidung APBT saya berdarah dan ia sangat ketakutan. Melihat kejadian ini saya cukup heran pada saat itu mengingat APBT adalah anjing petarung yang memiliki sifat gameness dan high pain tolerence yang tinggi.

Di pengalaman yang lain, teman saya ingin mencari anjing yang dapat menangkap tikus karena gudangnya selalu kemasukan tikus. Akhirnya dipilih seekor anjing Dachshund yang menurut orang paling jago menangkap tikus. Setelah dipelihara beberapa minggu, teman saya ingin memberi anjing ini kepada orang lain karena Dachshund yang dia pelihara kedapatan membiarkan tikus-tikus berkeliaran dihadapannya.

Menurut saya, sifat prilaku anjing ditentukan oleh lingkungan dimana dia dipelihara dan pola pemeliharaan . APBT yang saya pelihara dibeli dari usia 1,5 bulan oleh pemilik pertama selalu digabungkan dengan anjiing trah kecil yang masih anakan karena pemilik pertama adalah pedagang anjing. Menurut pemilik pertama, APBT ini jika sedang bercanda atau bermain dengan anjing anakan trah kecil tidak pernah kasar karena pernah dimarahi waktu membuat anjing lain kesakitan. Sedangkan anjing Dachshund yang dibeli teman saya, dipelihara selama 1 tahun oleh pemilik pertama didalam rumah yang sepi karena penghuninya bekerja dari pagi hingga malam hari dan sebagian besar hidupnya dihabiskan didalam kandang.


--------------------------------------------------------------------------------

 

Melvin (dogrehabilitator@email.com)

Perubahan perilaku pada anjing peliharaan dan hilangnya naluri alami dari anjing ataupun hewan lain yang berada dalam pemeliharaan manusia disebabkan oleh perilaku manusia itu. Banyak anjing yang menjadi seperti manusia, bersikap seperti manusia, pernah lihat anjing tidak mau jalan keluar sebelum pemiliknya memakaikannya sepatu? pernah lihat anjing yang tidak mau makan dog food dan hanya mau makanan yang sama dengan pemiliknya? masih banyak lagi masalah perilaku pada anjing yang berubah karena faktor manusia, ini serius. Genetik yang sudah ada pada anjing tidak dapat dirubah,namun dapat diperbaiki pada keturunan berikutnya.

Menurut pendapat saya (karena secara pribadi saya hobiis APBT) ada beberapa kesalahan yang dilakukan oleh Pak Bobby, APBT Pak Bobby akan mengalami trauma akibat di seruduk oleh kambing tersebut,kenapa saya mengatakan itu kesalahan Pak Bobby?. Pertama, mungkin saja APBT itu tidak pernah punya sejarah fight atau berburu (ingat singa saja butuh dilatih berburu oleh induknya baru bisa, tidak dengan sendirinya bisa kan ? (sama seperti orang, contoh : meskipun anak Mike Tyson atau Bruce Lee namun bila tidak dilatih apakah bisa anak itu bisa berkelahi dengan baik meskipun ada genetik jago fight dari ayahnya?). Kedua, pegangan tali yang erat itu akan membuat APBT berpikir Pak Bobby melarangnya menyerang si kambing , dilemanya: pertama Pak Bobby ingin lihat APBTnya apakah berani dengan si kambing namun kemudian malah mengencangkan karena takut menyerang si kambing( disatu sisi meng-ayo-kan menyerang namun disisi lain melarang dengan kencangnya tali) kalau APBT bisa ngomong dia akan ngomong ama boss AKC ini: "maunya apa sih boss? fight atau jangan nih?", alhasil keburu si kambing duluan yang menyerang. Saran saya : jangan adu chihuahua nya dengan kambing yah pak. hehehehehe...

Mengenai Dachshund pun sama, kasih perumpamaan lain, apabila anda tidak pernah main bola dengan anjing anda sewaktu dia kecil tentu saat besar dia tidak menyukai bola seperti anjing yang dari kecil selalu diberi bola.sama dengan anjing ini, bila dari 2 bulan dipisah dari induknya apalagi hanya dikandangkan maka tidak ada yang mengajarinya berburu tikus, parahnya lagi bila induknya pun sewaktu kecil mengalami hal yg sama sehingga juga sudah kehilangan naluri berburunya.


--------------------------------------------------------------------------------

 

Umar Sesko (seskoad@email.com)

Genetika adalah sepenuhnya hak dari Yang Maha Kuasa. Itu tidak bisa dipungkiri. Namun kita sebagai manusia yang berpikir dan diberi karunia otak untuk itu harus mengetahui atas rahasia – rahasia alam sekitar kita. Maka dari itu timbullah tools measurement atau alat tolak ukur untuk mengetahui nilai dari anjing kita baik untuk show dan kerja maupun anjing adu (fight dog).

Pertama yang harus kita pertanyakan pada diri kita sendiri, untuk apa anjing ini bagi kita? baik untuk show, anjing jaga saja, anjing kerja atau hanya sekadar anjing pet belaka. Kemudian kita breakdown lagi, misal anjing jaga itu harus seperti apa, apakah mengigit apabila ada penjahat atau sekadar mengonggong saja. Lalu seberapa besar kontrol kita terhadapnya. Contoh lain untuk breakdown anjing kerja, anjing kerja seperti apakah yang kita mau, apakah anjing kerja yang untuk mengigit penjahat atas perintah dan mengejar penjahat itu dan juga bisa melacak, atau hanya pelacak saja, atau penuntun orang buta, atau anjing SAR, atau penarik kereta luncur, dll. Semua ini harus ada test yang merupakan tolak ukur.

Test itu merupakan legal discrimination atau diskriminasi legal untuk menentukan kriteria yang kita inginkan. Layaknya manusia ketika dia mau mendaftarkan diri untuk menjadi insyinyur di perusahaan kontraktor maka dia harus memiliki ijazah-ijasah yang disyaratkan dan lulus dari tes-tes yang diselenggarakan oleh perusahaan tersebut. Maka diterimanya atau tidak harus berdasarkan syarat-syarat legal yang telah ditetapkan.

Sama halnya dengan anjing, untuk kriteria show misalnya, maka harus memenangkan beberapa show di kelasnya untuk mendapatkan INA Champion. Di anjing kerja atau sport, harus melewati beberapa test dan level-levelnya, seperti dalam Schutzhund / IPO, Ringsport. Di kepolisian dan militer luar negeri, sebelum mengadopsi anjing-anjing kerja, mereka harus melakukan test tersendiri. Namun kebanyakan yang di test adalah anjing-anjing yang sudah lulus dari sport seperti yang sudah disebut sebelumnya. Mengapa? karena mereka ingin agar pekerjaan rumah mereka sedikit, karena di sport sudah di ajarkan hal2 dasar yang diperlukan contohnya anjing sudah tahu mengigit dengan benar . Di anjing penuntun orang buta pun demikian, mereka ada test2 tertentu yang diharuskan sebelum anjing itu dilatih lebih lanjut. Sama halnya dengan anjing adu.

Nah biasanya anjing-anjing tersebut sudah dipilih dari semenjak anakan. Bahkan dalam tahap anakan pun ada measuremet tools tertentu yang dipakai untuk jenis pekerjaan tertentu. Hal ini dikarenakan mereka para pengguna anjing-anjing ini tidak mau kehabisan waktu dan biaya dengan hasil percuma. Kemudian dari hasil test, barulah melihat stamboom yang mana akan menjadi pedoman untuk melatih atau melihat kemungkinan yang terjadi pada anjing tersebut.

Tips untuk menghindari pelencengan genetika:

Ketahui untuk apa anjing itu bagi kita
Kenali diri kita, karena kita yang akan menghandle, melatih dan merawat si anjing. Dan seberapa serius kita terhadap salah satu bidang yang kita inginkan
Kenali jenis trah yang kita ingin gunakan
Kenali breeder/peternak yang kita beli dan pelajari dan lihat induk dan bapaknya. Apabila tidak memungkinkan lakukan riset yang memadai
Kenali tools measurement untuk setiap bidang yang kita inginkan
Kenali nenek moyang dari si anjing tersebut karena biasanya cara menghandle dan kemungkinan genetika itu timbul dari leluhurnya. Namun ini adalah bagian kecil saja namun penting, karena banyak juga anjing yang stamboom nya tidak sesuai dengan kenyataan
Nah, apabila setelah mengadopsi anjing hanya untuk pet saja mulanya lalu karena trah yang kita pilih seharusnya bisa melakukan salah satu bidang yang diuraikan diatas, lalu karena info dan pelajaran baru diatas membuat kita menuntut si anjing tersebut untuk melakukan bidang tersebut dan ternyata gagal, maka jangan salahkan si anjing karena awalnya anda tidak menekuni bidang tersebut dan terjadilah kesalahan dalam memilih baik anakan ataupun dewasa. Maka yang salah bukan genetika nya namun manusianya yang sering lalai. Adapun ternyata si anjing bisa, itu hanya sesuatu kebetulan saja dan anda salah satu manusia beruntung.





--------------------------------------------------------------------------------

Victorinox (victooor@email.com)

HUBUNGAN ANTARA FAKTOR GENETIKA DAN FAKTOR LINGKUNGAN

Dapatkah faktor lingkungan mengubah genetika seekor anjing (pelencengan genetika)? Terhadap tertanyaan ini saya menjawab: TIDAK. Supaya tidak terjadi kesalahpahaman, ada baiknya kita memahami dulu definisi beberapa istilah yang akan sering dipakai di
dalam artikel ini.

DEFINISI:

GEN atau GENETIKA, kalau diterjemahkan secara bebas adalah: sifat bawaan yang diturunkan dari induknya. Gen tidak dapat diubah oleh lingkungan. Gen ditentukan oleh DNA. Kode-kode DNA menentukan seluruh bentuk fisik dan beberapa sifat bawaan tertentu. Kode DNA itu sendiri diwarisi dari pasangan induknya.
FAKTOR LINGKUNGAN adalah hal-hal di luar diri [anjing] uang memberi pengaruh (misalnya: pelatihan, situasi dan kondisi).
KARAKTER YANG TERBENTUK: dipengaruhi oleh GENETIKA dan FAKTOR LINGKUNGAN.

Dengan kata lain, GENETIKA adalah faktor dari dalam, LINGKUNGAN adalah faktor dari luar. Genetika bersifat tetap dan tidak berubah (tergantung hasil percampuran
gen kedua induknya), sedangkan lingkungan selalu berubah-ubah. Faktor lingkungan berperan penting untuk memunculkan sifat dasar yang diwarisi oleh gen. Lingkungan yang positif akan mendukung pertumbuhan sifat dasarnya. Sedangkan Lingkungan yang negatif justru akan menghambat.

Hubungan antara GENETIKA dengan FAKTOR LINGKUNGAN dapat diibaratkan seperti hubungan antara bibit tanaman dengan tanah tempat bibit itu bertumbuh. Bibit
mangga tidak dapat bertumbuh menjadi durian. Mangga tetap mangga (genetika tidak berubah). Hanya saja, di dalam pertubuhannya sangat dipengaruhi oleh faktor lingkungannya, yaitu wadah tanah, air, udara, dan sinar matahari. Bibit mangga akan bertumbuh dengan subur bila ditaman di tanah yang subur. Bila ditanam di tanah yang gersang maka hasilnya adalah "hidup segan mati tak mau." Demikian pula dengan anjing pit bull yang sifat dasarnya (genetika) adalah pertarung, sifat petarung itu akan bertumbuh subur bila lingkungannya selalu melatihnya untuk bertarung.

FAKTOR LINGKUNGNAN berperan sangat penting untuk menumbuhkan dan memunculkan sifat dasar (genetika) yang tersembunyi. Untuk memunculkan karakter petarung, selain didukung faktor GEN petarung, juga perlu didukung oleh faktor LINGKUNGAN, yaitu berupa pelatihan. Pelatihan yang teratur akan merangsang dan
menggali seluruh potensi yang tersimpan di dalam GENETIKA. Walaupun secara GENETIKA anjing pitbull cocok untuk dijadikan anjing petarung, namun tanpa pelatihan bakat/potensi tarung ini tidak akan muncul.

Ditempat asalnya pitbull memang menjadi anjing petarung. Alasan mengapa Pitbull dijadikan pilihan untuk menjadi anjing petarung, ini dikarenakan secara genetika anjing ini mudah untuk dilatih bertarung. Berbeda dengan Golden Retriever, meskipun Golder
adalah anjing yang cerdas dan gampang dilatih, namun secara genetika tidak memungkinkan untuk dilatih bertarung.

Meskipun ditempat asalnya Pitbull adalah anjing petarung, namun apakah mungkin pemiliknya di sana berani mentarungkan anjing yang sama sekali tidak pernah dilatih bertarung? Kita dapat membandingkan mereka dengan kebiasaan sabung ayam di Indonesia. Ayam sabungan harganya bisa sampai puluhan juta rupiah. Padahal itu hanya ayam bangkok biasa. Hanya bedanya ayam sabungan itu adalah ayam yang dilatih secara
ketat untuk bertarung. Begitu pula anjing Pitbull di negeri asalnya. Di tempat asalnya pit bull dilatih untuk bertarung. Sebab pemiliknya ingin anjingnya menjadi pemenang. Mereka tidak ingin anjingnya kalah, tercabik-cabik dan mati. Apa lagi yang namanya tarung anjing terkadang ada unsur judi. Untuk menang bertarung tidak ada pilihan lain selain melatih Pitbull bertarung.

Lalu mengapa anjing pitbul di Indonesia rada "kemayu", bahkan ada yang takut dengan kambing? Penyebabnya sederhana: TIDAK PERNAH DILATIH BERTARUNG. Ini bukan pelencengan genetika. Gen nya tidak berubah, hanya saja tidak muncul karena tidak dilatih. Jangankan Pitbull, singa di kebon binatang yang tidak pernah dilatih berburu pun akan kehilangan kemampuan berburu. Singa di habitat aslinya dilatih berburu oleh induknya. Dan setelah dewasa induknya tidak lagi memberi dia makan. Kondisi yang seperti itu memaksanya untuk berburu demi mempertahankan hidup. Faktor
lingkungan itu penting untuk pembentukan karakter.

Anjing Dachshunds di tempat asalnya dipakai untuk berburu tikus. Tetapi mengapa Dachshunds di Indonesia tidak mampu berburu tikus? Karena tidak pernah dilatih. Bakat berburunya baru tergali bila pemilik Dachshunds sering melatihnya berburu. Setelah
pemiliknya melatih sampai mahir berburu tikus, selanjutnya anak-anak Dachshunds belajar berburu tikus melalui mencontoh induknya berburu (sama seperti anak-anak singa belajar berburu dari induknya).

Singa di tempat sirkus dapat kehilangan insting berburu. Ini bukan karena pelencengan genetika, melainkan faktor lingkungan yang tidak mendukung untuk pertumbuhan sifat dasar. Ini disebabkan selain karena tidak ada induk yang melatihnya berburu, juga karena
memang tidak ada kebutuh utk berburu. Maklumlah, makanan di sana selalu tersedia.

 

GENETIKA

Walaupun faktor lingkungan (latihan) itu penting, namun tanpa didukung oleh sifat bawaan dari GENETIKA akan percuma saja. Golden Retriever secara genetika bukanlah anjing petarung. Jadi percuma saja melatihnya untuk bertarung. Meskipun saat ini pitbull sudah lebih condong menjadi anjing working dari pada menjadi petarung, namun secara genetika pitbull tetap lebih potensial untuk dilatih menjadi anjing petarung dari pada melatih golden retriever menjadi petarung. Inilah pentingnya faktor genetika.

Sifat dasar yang berasal dari gen tidak dapat diubah oleh lingkungan. Di dalam artikel ini saya tuliskan kembali suatu kisah nyata yang terjadi di Afrika yang intinya adalah untuk menceritakan bagaimana faktor lingkungan tidak dapat merubah gen.

Seorang barat yang tinggal di Afrika berhasil menjinakkan seekor cheetah (sejenis macan tutul) yang dipelihara sejak kecil. cheetah ini dijauhkan dari makanan daging. Sekalipun diberi daging, musti daging yang sudah dicampur dengan sayuran yang lain. Cheetah
itu menjadi jinak dan dapat diajak bermain kejar-kejaran, berguling-guling seperti layaknya bermain dengan anjing.

Namun suatu ketika anak si pemburu ini terjatuh setelah bermain kejar-kejaran dengan cheetah. Ia terluka dan mengeluarkan darah. Lalu cheetah menjilat luka si anak dan merasakan darah yang belum pernah dia rasakan. Dalam sekejab naluri buasnya yang telah lama terpendam tiba-tiba bangkit. Ia menerkam si anak dan menggigitnya pada bagian tengkuk, lalu membawanya ke atas atap rumah dan menyantapnya. TERNYATA LINGKUNGAN TIDAK DAPAT MENGUBAH GENETIKA.

Latihlah anjing Anda menjadi anjing pelacak yang handal sampai pada keturunan yang ke-10. Apakah pada keturunan yang ke-11 otomatis akan menjadi anjing
pelacak yang handal tanpa perlu dilatih? Ini artinya: FAKTOR LINGKUNGAN TIDAK DAPAT MENGUBAH GENETIKA.

Ada kesaksian2 yang lainnya?
Logged
GATAL DI KEPALA, GARUK - GARUK DI PANTAT
by
Ajahn Brahm

Benodhi

  • Chingu
  • **
  • Keong: 2
  • Offline Offline
  • Posts: 1888
  • I'm Your Worst Nightmare
    • JOYFUL JOY SEEKER
Re: Omongin tentang anjing... *part 2*
« Reply #196 on: March 25, 2008, 06:42:13 PM »

Proses Memandikan Anjing      

Mandi…mandi….mandi….pasti hal ini yang pertama kali dipikirkan oleh seseorang pada saat melihat anjingnya dalam keadaan kotor. Memandikan anjing memang sangat mudah, basahkan, beri shampo, bilas dan jemur.

1. Diawali dengan pemotongan kuku, klik disini untuk proses potong kuku.

2. Gunting bulu yang ada di telapak kaki anjing. Bulu dibagian ini tumbuh pada anjing yang berbulu panjang, pada anjing berbulu pendek tidak tumbuh. Telapak kaki menjadi licin ketika bulu sudah menutupi seluruh telapak kaki. Pemotongan bulu telapak kaki harus dilakukan secara rutin pada saat anjing dimandikan.

3. Sama seperti bulu telapak kaki, bagian sekitar dubur anjing berbulu panjang juga harus dipotong bulunya agar kotoran tidak tersangkut dibulu apalagi pada saat anjing menderita diare. Kotoran yang tersangkut dibulu menyebabkan bau yang kurang sedap.

4. Pemotongan hanya disekitar dubur saja sehingga terlihat rapih dan higienis.



Sisir bulu anjing terlebih dahulu agar tidak ada bulu yang masih kusut pada saat dibasuh dengan air.

 



Setelah menyisir, bagian yang harus dibersihkan adalah bagian telinga. Gunakan kapas dan alkohol 70% atau cairan khusus pembersih telinga yang banyak tersedia di pet shop.

1. Sediakan selembar kapas kosmetik dan jepit dengan menggunakan pinset.

2 & 3. Setelah itu gulung pinset dengan kapas. Besarnya gulungan disesuaikan dengan lubang telinga anjing. Lebihkan kapas diujung pinset agar ujung pinset tidak melukai telinga anjing.

4. Basahkan kapas dengan alkohol 70%. Jangan terlalu basah agar alkohol tidak masuk ke dalam gendang telinga. Untuk memastikan sebaiknya kapas diperas terlebih dahulu agar sisa alkohol bisa terbuang.

5. Bersihkan telinga dengan cara memutar pinset pada bagian yang kotor.

Agar lubang telinga terhindar dari masuknya air maka kita perlu menyumbat lubang telinga dengan menggunakan kapas.

Ambil kapas secukupnya dan buat seperti bola dengan ukuran sedikit lebih besar dari lubang telinga.
Masukan dengan menggunakan jari.
Gunakan pinset untuk memposisikan kapas lebih dalam dan pastikan kapas tidak terlepas pada saat anjing bergerak.
Posisi kapas tetap harus terlihat.


 

Jangan gunakan sprayer karena tekanan air yang keluar dari sprayer sangat tinggi sehingga dapt menyakiti anjing pada saat terkena bagian tubuh yang sensitif seperti hidung atau mata. Walaupun telinga sudah tertutup kapas, tekanan air dari sprayer juga masih bisa menembus.
Gunakan selang saja dan atur tekanan air. Mulai basahkan bagian badan agar anjing tidak kaget.
Lalu arahkan selang kebagian kepala. Pelankan aliran air pada saat membasuh bagian kepala.

Setelah seluruh badan basah, tuangkan shampo diseluruh bagian tubuh anjing hingga rata. Gunakan shampo yang memiliki formula tearless agar tidak perih dimata. Jika anda kesulitan mencari shampo tearless, anda dapat menggunakan shampo bayi untuk bagian kepala sedangkan bagian tubuh tetap menggunakan shampo yang diformulasikan untuk kulit anjing. Gosok seluruh bagian hingga shampo merata dan berbusa. Gunakan sikat halus agar kotoran mudah dibersihkan. Sikat halus dapat menggunakan sikat semir sepatu. Penggosokan harus searah yaitu dari kepala ke arah ekor. Jangan lupa untuk membersihkan bagian dubur dengan sikat halus karena bagian ini biasanya terdapat kotoran tinja kering.

Setelah selesai, bilas dengan air bersih. Sebaiknya proses pembersihan dengan shampo dilakukan dua kali agar bulu dan kulit benar-benar terbebas dari kotoran. Pastikan tidak ada shampo yang tertinggal karena dapat membuat kulit dan bulu rusak.
Bilas mulai dari kepala dan dilanjutkan bagian bawah terutama sekitar dada dan perut.
Keringkan anjing dengan menggunakan kain yang memiliki daya serap yang tinggi.

1. Keringkan anjing dengan menggunakan blower khusus untuk anjing. Jangan menggunakan hair dryer yang biasa digunakan oleh manusia karena udara panas yang dikeluarkan oleh hair dryer dapat membakar kulit dan bulu anjing. Jika anda tidak memiliki blower khusus anda dapat mengeringkan dengan cara alami yaitu dengan dijemur ditempat yang tidak terkena sinar matahari dan terdapat aliran udara.

2. Pada saat mengeringkan dengan blower, perhatikan apakah terdapat penyakit kulit atau kutu.

3. Setelah bulu anjing benar-benar kering, sisir dengan menggunakan sisir yang khusus untuk bulu anjing. Konsultasikan dengan pet shop langganan anda jenis sisir yang cocok untuk jenis bulu anjing anda.

Catatan :

Untuk anjing bulu pendek, proses memandikan sama seperti diatas hanya saja proses pengeringannya lebih simple. Cukup gunakan kain dengan daya serap tinggi untuk menghilangkan air.

Semahal apapun shampo anjing tetap tidak baik jika anjing sering dimandikan. Baca artikel “ Sering Mandi Penyebab Sakit Kulit” .

Untuk anjing berbulu tebal atau panjang pastikan bagian dalam bulu kering karena jika tidak dapat menjadi tempat bagi jamur atau bakteri untuk berkembang biak.

Logged
GATAL DI KEPALA, GARUK - GARUK DI PANTAT
by
Ajahn Brahm

Benodhi

  • Chingu
  • **
  • Keong: 2
  • Offline Offline
  • Posts: 1888
  • I'm Your Worst Nightmare
    • JOYFUL JOY SEEKER
Re: Omongin tentang anjing... *part 2*
« Reply #197 on: March 25, 2008, 06:44:02 PM »

Kandang      

Tidak semua orang dapat memelihara anjing dengan melepaskan secara bebas didalam rumah. Jika anda memelihara anjing terlalu banyak sehingga mengotori rumah atau anjing anda terlalu bandel dan tidak dapat dipercaya untuk dilepas tanpa anda, sebaiknya anda membuat kandang soliter yang cukup luas sehingga anjing tetap dapat bergerak dengan bebas , aman dan tidak mengganggu sepanjang hari.

Sangat tidak baik untuk mengurung anjing dalam kandang yang kecil dalam waktu yang lama. Anjing butuh ruang untuk bergerak terutama untuk anjing-anjing yang memerlukan aktifitas yang tinggi seperti Golden Retriever, Rottweiler, Dalmatian dan sebagainya. Jika anda memiliki kandang yang cukup luas, anda tidak perlu khawatir jika ingin meninggalkan anjing dirumah ketika anda bekerja. Anjing tidak akan menginjak kotorannya jika anda tidak sempat mengeluarkannya untuk buang kotoran. Anjing tetap akan dapat bermain / bergerak , sehat dan tidak stress.

Beberapa persyaratan yang harus dimiliki :

1. Kandang harus memiliki tempat untuk berteduh dari panas matahari dan hujan . Perbandingan tempat berteduh / tertutup dengan terbuka adalah 30 : 70 atau 40 : 60.

2. Tersedia ruang yang cukup untuk bermain.

3. Tersedia ruang untuk buang kotoran.

4. Bagian untuk berteduh harus terkena matahari pagi / menghadap ke timur agar bebas dari jamur dan tidak panas pada sore hari.

5. Keseluruhan kandang mendapat aliran udara yang baik.

6. Lantai memiliki sudut kemiringan yang cukup sehingga terhindar dari genangan air jika hujan atau sehabis dibersihkan.

7. Lantai tempat bermain menggunakan semen, paving blok atau ditanami rumput.

8. Jika lantai tempat bermain menggunakan semen, sebaiknya dibuat agak kasar agar tidak licin sewaktu basah.

9. Ukuran kandang disesuaikan dengan ukuran anjing dan jumlah anjing yang dipelihara. Untuk anjing trah besar seperti Rottweiler minimal 1m x 3m . Ukuran juga dapt disesuaikan dengan lahan yang tersedia.

Jika anda sudah memiliki kandang dengan persyaratan diatas, anda tidak akan khawatir jika anda ingin meninggalkan anjing anda sepanjang hari selagi anda bekerja. Anjing tetap dapat bermain, dan bergerak dengan bebas .

Logged
GATAL DI KEPALA, GARUK - GARUK DI PANTAT
by
Ajahn Brahm

Benodhi

  • Chingu
  • **
  • Keong: 2
  • Offline Offline
  • Posts: 1888
  • I'm Your Worst Nightmare
    • JOYFUL JOY SEEKER
Re: Omongin tentang anjing... *part 2*
« Reply #198 on: March 25, 2008, 07:07:53 PM »

Ayo dunkz yang penggemar2 doggy
Masa kita kalah ma thread kitty lebih banyak getoh... :D :D :D
Ayo cari2 informasi lagi tentang dunia anjing lebih banyak
Supaya kita tambah pengetahuan!!! ;) ;) ;)
Logged
GATAL DI KEPALA, GARUK - GARUK DI PANTAT
by
Ajahn Brahm

mizz min-u

  • Special Member
  • Senior Sailor
  • ******
  • Keong: 0
  • Offline Offline
  • Posts: 24147
  • ..taken & locked in his ♥
Re: Omongin tentang anjing... *part 2*
« Reply #199 on: March 25, 2008, 08:33:58 PM »

artikelnya banyak banget Ben  :D

Tips Memilih Dogfood

doggy gw malah ga doyan dogfood  :D

Apa Benar Anjing Adalah Hewan Karnivora ?       

yup2.. doggy gw pada demen mendoan  ;D ;D
trus dulu ada jg yg doyan sayur2an..
kalo diliat dr makanan semata, doggy bisa masuk omnivora benernya :P

Contoh anjing yang memiliki naluri proteksi yang benar :

6. Anjing akan menyalak jika tamu berbicara dengan nada yang tinggi.

bener bgt nih, pernah ada kan tamu org Medan di rumah gw.. intonasi bicara org sana kan emang kenceng, ama doggy gw mungkin dikiranya si tamu marah2 gitu ya ke bokap, trus dia udah "grrr grrr" siap2 mo gigit gitu..
untungnya si tamu sadar duluan, jd ga sempat kegigit  :D

Quote
4. Anjing tidak boleh diberi makan cokelat, selain merusak metabolisme tubuh juga merusak gigi.

doggy gw demen banget coklat  :D :D
Logged
♥ United as One ♥

"When it comes to Alex Ferguson, I just want to thank the Lord.
Whatever may happen in the future, I have been trained by Alex Ferguson
Pages: 1 ... 16 17 18 19 [20] 21 22 23 24 ... 62   Go Up