;

Welcome, Guest. Please login or register.
Did you miss your activation email?

Username: Password:
Pages: [1] 2   Go Down

Author Topic: M KHOLIDI ASADIL ALAM (azzam di kcb)  (Read 7521 times)

BIDADARI 2

  • Senior Sailor
  • ******
  • Keong: 0
  • Offline Offline
  • Posts: 17979
  • cheonnaaa
M KHOLIDI ASADIL ALAM (azzam di kcb)
« on: July 01, 2010, 05:04:26 PM »

Kholidi Asadil Alam
Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Ini adalah halaman drafTerkini (belum ditinjau)
Langsung ke: navigasi, cari
Kholidi Asadil Alam
Kholidi Asadil Alam.jpg
Kholidi dalam poster Ketika Cinta Bertasbih
Nama lahir    Kholidi Asadil Alam
Lahir    30 Maret 1989 (umur 21)
Pasuruan, Indonesia
Pekerjaan    aktor
Tahun aktif    2009 - sekarang
Orang tua    Abdul Latief Adenan (ayah), Affidatuzzahro (ibu)

M. Kholidi Asadil Alam (lahir di Pasuruan, Jawa Timur, 30 Maret 1989; umur 21 tahun) adalah seorang pemeran Indonesia yang memerankan tokoh Azzam dalam film Ketika Cinta Bertasbih. Tokoh Azzam adalah seorang mahasiswa program Sarjana di Universitas Al-Azhar Kairo yang menjalani kuliah sampai 9 tahun dan lebih dikenal sebagai penjual tempe, pembuat bakso dan tukang masak serba bisa, namun tidak juga lulus ujian.

Odi, nama panggilan Kholidi-dengan tinggi tubuh 185 cm, adalah anak bungsu dari tiga bersaudara yang lahir di Bangil, Pasuruan ini sejak kecil menyenangi dunia teater. Dia juga mengikuti teater pada saat di sekolah, dan ketika tinggal di Jakarta pernah bergabung dengan Teater Ciliwung dan Teater Populer Slamet Rahardjo. Menurut Habiburrahman El Shirazy, sosok Cholidi dianggap dekat dengan karakter tokoh Azzam.

Kholidi mengikuti proses audisi di Jakarta, satu di antara 9 kota lain di Indonesia tempat diadakannya audisi terbuka untuk pemilihan pemain film KCB. Dia mendapatkan informasi tentang audisi dari seorang pelukis di Bulungan. Kholidi pindah dari Pasuruan ketika meneruskan pendidikan SMA di Jakarta. Saat-saat terakhir sebelum proses audisi dia bekerja di sebuah usaha distribusi kain sarung dan juga berjualan ayam goreng di depan TMP Kalibata Jakarta.

Kini setelah keberhasilannya dalam memerankan tokoh Azzam di film Ketika Cinta Bertasbih I dan II, Kholidi benar-benar memuwujudkan cita-citanya untuk menambah ilmu berbinis. Kholidi akan berangkat ke Amerika Serikat Agustus 2010 mendatang dan telah terdaftar sebagai mahasiswa Harvard Business School. Kholidi memndapatkan beasiswa dari HBS untuk mendalami ilmu bisnis di AS.
Daftar isi
[sembunyikan]

    * 1 Filmografi
    * 2 Penampilan lain
    * 3 Referensi
    * 4 Pranala luar

[sunting] Filmografi

    * "Ketika Cinta Bertasbih" (2009)
    * "Ketika Cinta Bertasbih 2" (2009)

[sunting] Penampilan lain

    * Adzan Subuh di RCTI
    * Adzan Maghrib di RCTI (hanya untuk siaran RCTI di Jakarta dan Banda Aceh)

[sunting] Referensi

    * Tabloid Bintang Indonesia edisi Minggu IV September 2008

[sunting] Pranala luar

    * Profil di Cineplex
    * Website Film KCB
Logged


setelah bertahun tahun gak bisa move on dari dong yi. kini jang ok jung mampu menyihirku sedemikian rupa. hahaha

BIDADARI 2

  • Senior Sailor
  • ******
  • Keong: 0
  • Offline Offline
  • Posts: 17979
  • cheonnaaa
Re: M KHOLIDI ASADIL ALAM (azzam di kcb)
« Reply #1 on: July 01, 2010, 05:07:38 PM »

    *  Interview

Setelah sempat berjualan sarung dan ayam goreng di Jakarta, kini dirinya harus siap menjadi orang terkenal di dunia perfilman Indonesia. Berkat perannya di film dengan nuansa Religi Ketika Cinta Bertasbih. Lelaki yang lahir di Pasuruan tanggal 30 maret 1989 ini mempunyai nama lengkap Kholidi  Asidil Alam. Kholidi yang mendapat Beasiswa penuh dari  Universitas Al-Azhar ini juga sangat menyukai beladiri dan sepakbola , dia juga sempat menjadi juara 2 karate se DKI, dan sempat berlatih Capoera di Bulungan. Ditemui saat press conference KCB 2 di Resto Planet Hollywood Jakarta, 10 September 2009, Kholidi menyambut dengan hangat 21cineplex.com saat diminta untuk wawancara. Dan inilah cerita seputar keterlibatannya di film garapan sutradara kondang Chaerul Umam tersebut. Tak lupa ia juga menceritakan sedikit perjuangan hidupnya  di Jakarta.

Awal terlibat film Ketika Cinta Bertasbih?
Terus terang waktu itu saya lagi belajar di teater popular milik Slamet Raharjo, terus disitu sempat main di film pendeknya om Slamet Raharjo judulnya Senandung Kerinduan ditahun 2007, setelah itu saya dapat beasiswa, di Gladiaktor selama 3 bulan. Dan ditengah-tengah itu saya diberi informasi oleh teman saya dibulungan namanya mas Sis, dia pelukis bahwa Sinemart buka audisi untuk mencari 5 pemeran utama untuk film Ketika Cinta Bertasbih. Dan menurut mas Sis karakter saya sangat cocok dengan tokoh Azzam di novel karya Habiburrahman El-Shirazy. Setelah mempelajari akhirnya bismillah saya kirim CV, foto ke Sinemart, alhamdulliah akhirnya dipanggil ikut audisi, ikut tahapan lainnya dan akhirnya terpilih dari 7000 orang, dan intinya pun ini adalah dukungan dari keluarga besar, terutama abah dan ibu saya.


Kenapa tertarik bermain film ini?
Semenjak saya belajar di teater popular saya mengetahui  bahwa film adalah salah satu  media yang paling efektif dan efisien untuk mempengaruhi masyarakat. Dari saya tau itu, saya bermimpi bisa berada di sebuah film yang baik dan film itu menyampaikan kesan yang baik dan bisa berpengaruh ke masyarakat, saya bermimpi insa Allah dapat pahalanya. Saya ingin ada perubahan di bangsa kita, apa yang bisa saya berikan ke masyarakat ke Indonesia ya saya berikan, dan ada kesempatan lewat  film ini, karena ini adalah film yang baik.
Menurut anda bagaimana cerita film ini ?
Menurut saya film ini luar biasa, karena diangkat dari novel yang luar biasa juga, dan saya rasa film  ini bisa diterima oleh semua orang, bisa diterima secara universal, tidak hanya untuk orang islam, karena mengandung pesan kemandirian, pesan patuh terhadap orang tua, mulai dari perjuangan di negara orang, gigihnya semangat berjuang kita seperti apa ada di film ini ada semua. Jangankan itu mas, ketika saya membaca tentang khaerul Azzam, itu ga usah dipilih pun, jadi Khaerul Azzam di audisi saya ingin jadi Khaerul Azzam sesungguhnya saking hebatnya sang penulis.

Apakah ada kesamaan karakter antara Azzam dan diri pribadi anda?
Persamaan saya dan Azzam adalah dari kecil kita dibesarkan di lingkungan pesantren, dan yang paling mendasar saya dan Azzam dari Jawa dan sama-sama merantau. Hidupnya sama-sama prihatinnya, Azzam berjuang di Kairo saya berjuang di Jakarta, di sana Azzam berjualan tempe dan  baso, saya jualan sarung dan ayam goreng di Jakarta. Sempat belajar mandiri jadi bisa merasakan apa yang dirasakan Khaerul Azzam.


Pendapat Anda tentang Chaerul Umam?
Tidak ada orang yang bisa mencela beliau tentang kedisiplinan, semua. Kita syuting selasai jam 2 pagi, lalu besok ada syuting jam 8 pagi, pa umam sudah ada ditempat sarapan jam 6 pagi, sudah rapi. Kita malu kalau kita telat, jadi beliau sangat dihormati dan disegani sekali itu yang pertama. Yang kedua  Pa mamam sangat telaten dan sabar, kita nih pemain-pemain baru dan jam terbang juga  belum tinggi, tapi mengayomi dan mencontohkan. Kita tahu pa maman badannya aga gede, tapi beliau kalau kasih arahan ke kita itu turun dari kursinya dan mencontohkan, sampai blocking pemain juga diarahkan oleh beliau. Pokoknya kita benar-benar  bersyukur dapat sutradara seperti pa Chaerul Umam.

Apakah ada keinginan bermain film dengan genre yang berbeda?
Saya tetap komit ya, bahwasannya  itu yang saya bilang tadi, bahwa saya menyakini dan punya prinsip bahwa film adalah media yang efektif dan efisien untuk mempengaruhi masyarakat, jadi sayang sekali kalau kita bermain film yang kurang baik. Ngajarin atau mencontohkan yang kurang bermanfaat bagi masyarakat, prinsip nya yang paling mendasar  gini deh, ngapain sih ngasih yang jelek-jelek untuk masyarakat, dan itu sudah komitmen saya, saya berdoa minta bimbingan yang kuasa, minta nasihat orang tua, semoga diberikan dan dibantu untuk bisa komit di program yang baik-baik saja.

Jadi intinya?
Saya akan menyeleksi tawaran-tawaran bermain film apabila ada yang datang, meskipun tidak film religi, semua film akan saya pertimbangkan, film kemerdekaan bisa, film perjuangan bisa, asal tidak pelukan aja, hahaha.

Harapan dari film ini?
Harapannya, saya jadikan ini semua sebagai muhasabah juga, maksudnya  bahan instropeksi diri juga, karena saya memerankan peran yang sangat luar biasa sekali yang mengispirasi banyak orang, bisa diteladani, saya juga selalu mengaca pada sosok Khaerul Azzam ini, bagaimana pun saya banyak kekurangan juga, saya juga berharap bisa membuat program yang baik untuk masyarakat.(deri)
Logged


setelah bertahun tahun gak bisa move on dari dong yi. kini jang ok jung mampu menyihirku sedemikian rupa. hahaha

BIDADARI 2

  • Senior Sailor
  • ******
  • Keong: 0
  • Offline Offline
  • Posts: 17979
  • cheonnaaa
Re: M KHOLIDI ASADIL ALAM (azzam di kcb)
« Reply #2 on: July 01, 2010, 05:08:23 PM »



    * The Stars
    * Biography
    * Photo Gallery

Dunia seni peran kembali kedatangan pendatang baru. Kholidi Asadil Alam, mulai menapaki jejaknya di dunia yang menuntut keahlian dalam berakting ini saat terpilih memerankan Azzam dalam Film Ketika Cinta Bertasbih.

Cowok yang akrab disapa Odi ini saat itu disarankan oleh temannya, seorang pelukis di bulungan untuk ikut audisi yang diadakan Sinemart. Menurut  si pelukis, peran Azzam sangat mirip  dengan dirinya. Odi pun menanggapi serius saran temannya tersebut dan  langsung membuka situs Ketika Cinta Bertasbih serta kemudian mendaftarkan dirinya untuk ikut  audisi.

Setelah proses audisi ia lakukan, hasilnya ternyata tidak sia-sia. Ia berhasil mendapatkan peran Azzam tersebut. “Alhamdulillah akhirnya saya bisa mendapatkan peran Azzam, saya tidak menyangka, tapi saya tidak mau kepedean karena menjaga karakter Azzam itu berat banget, selain sosok pria yang sempurna, Azzam juga sudah sangat dinantikan banyak orang, jadi saya harus menjaganya dengan hati,” ungkapnya.

Odi awalnya hanya seorang pedagang kain sarung dan pecel ayam. Dengan alasan tak mau merepotkan orang tuanya di kampung serta ingin hidup mandiri, maka hanya dengan bermodalkan Rp. 10.000, pria asal Pasuruan, Jawa Timur ini merantau ke Jakarta. Untuk mencukupi kebutuhan hidupnya tinggal di Jakarta, Odi memulai dengan berdagang kain sarung yang dikirim dari surabaya.

Selain itu, agar biaya hidup yang dikeluarkan tidak terlalu banyak, ia kemudian belajar memasak. “Ya...bayangin aja kalau saya harus beli makan diluar berapa uang yang harus dikeluarkan, makanya mau nggak mau saya belajar masak sendiri, biar ngirit,” jelas pria kelahiran 30 Maret 1989 ini.

Ternyata hasil dari belajar memasak tersebut tidak hanya memenuhi kebutuhan makannya sehari-hari, namun Odi juga berhasil menciptakan resep sambal racikannya sendiri. Dari situlah kemudian timbul ide untuk memanfaatkan keahliannya tersebut dengan membuka usaha berdagang pecel ayam. “Biar nggak membebani keluarga, saya coba berdagang pecel ayam di daerah Kali Bata, lumayanlah buat menutupi kebutuhan sehari-hari,” papar pemilik tinggi badan 185 cm dan berat 80 kg ini.

Setelah jerih payah yang telah ia dilakukan, sekarang Odi ingin melanjutkan pendidikannya di perguruan tinggi. “Saya tahu kalau biaya kuliah itu mahal, kalau mau kuliah harus jualan sawah orangtua dulu, makanya saya milih kerja dulu,” jelasnya. “Saya mau kuliah di Al-Azhar, tapi bukan Al-Azhar di Mesir, cukup di Al-Azhar Jakarta saja,” tutur Odi dengan senyumnya. (eM.Yu)

 
Logged


setelah bertahun tahun gak bisa move on dari dong yi. kini jang ok jung mampu menyihirku sedemikian rupa. hahaha

BIDADARI 2

  • Senior Sailor
  • ******
  • Keong: 0
  • Offline Offline
  • Posts: 17979
  • cheonnaaa
Re: M KHOLIDI ASADIL ALAM (azzam di kcb)
« Reply #3 on: July 01, 2010, 05:10:35 PM »

Foto Biodata Kholidi Asadil Alam

    * Full Name : M. Kholidi Asadil Alam
    * Alternative Name : Kholidi Asadil Alam, Kolidi Asadil Alam
    * Nickname : Odi, Kholidi
    * Place / Date of birth : Pasuruan Jawa Timur, 30 Maret 1989
    * Father's Name : Abdul Latief Adenan
    * Mother's Name : Affidatuzzahro
    * Religion : Islam
    * Height : 185 cm
    * Weight : 80 kg
    * Zodiak : Pisces
    * Occupation : Businessman, Actor
    * Hobby : Mengaji, Karate, Volley
    * Favourite Food : Pecel Ayam

Film Kholidi Asadil Alam Title :
Ketika Cinta Bertasbih (2009) as Khairul Azzam, starring with Oki Setiana Dewi, Andi Arsyil Rahman Putra, Alice Norin, Meyda Safira

akting M. Kholidi Asadil Alam, Khairul Azam

Prestasi Kholidi Azadil Alam :
- Juara I Peragaan Busana Muslim Jombang (2000)
- Juara I Cak & Yuk Cilik Kabupaten Pasuruan
- Juara I Peragaan Busana Muslim se-Jawa Timur (2001)
- Juara I Duta Olahraga DKI (2005)
- Duta Wisata Pulau Seribu
- Juara I Liga Sepak Bola Pelajar Jakarta-Selatan
- Juara II Karate Se-DKI (2006)
- Juara I Turnamen Voli Tingkat SMU (2006/2007)

foto Khairul Azzam and Andi Arsil Rahman, Ketika Cinta Bertasbih wallpaper

Biografi Kholidi Asadil Alam Biography :
Kholidi Asadil Alam, better known as Odi Kholidi or Khairul Azzam (Khairul Azam) at Film Ketika Cinta Bertasbih ( KCB ) was born in Pasuruan, 30 Maret 1989. He's the son of happy couple Abdul Latief Adenan and Affidatuzzahro. After finished senior high school at Jakarta in 2007, then cowok ganteng handsome Kholidi Asadil Alam study ilmu agama at Pondok Pesantren Darul Islah. In addition, he also became sarong distributor from East Java wrapper for sale in Jakarta.

Kholidi Asadil Alam Khairul Azzam started his career as suggestion from a painter at Bulungan who suggest to attend and participate at film audition Film Ketika Cinta Bertasbih, because the character of Khairul Azzam is very similar to himself and he selected the audition with Andi Arsyil Rahman Putra and Oki Setiana Dewi. Cowok tampan Odi Asadil Alam also clever in cooking. This is evidenced by opening a small restaurant special pecel ayam at Kalibata area. One hope from Kholidi Asadil Alam has not been achieved is to continue education school in university Al-Azhar (not in Mesir, but at Jakarta because the money financial funds more reasonable), to realize the hopes then he work and earn money to pay for the study at university and life later.

gambar photo Kholidi Asadil Alam pictures wallpaper

Hopefully expectations Kholidi Azadil Alam can be realized, you can see kumpulan foto foto Kholidi Azadil Alam and profil Kholidi Asadil Alam, Ketika Cinta Bertasbih wallpaper here.
Labels: Kholidi Asadil Alam
Logged


setelah bertahun tahun gak bisa move on dari dong yi. kini jang ok jung mampu menyihirku sedemikian rupa. hahaha

BIDADARI 2

  • Senior Sailor
  • ******
  • Keong: 0
  • Offline Offline
  • Posts: 17979
  • cheonnaaa
Re: M KHOLIDI ASADIL ALAM (azzam di kcb)
« Reply #4 on: July 01, 2010, 05:13:12 PM »

Kholidi, Dari Penjual Sarung Hijrah ke Akting
JAKARTA, KOMPAS.com --

Kholidi Asadil Alam, pria asal Pasuruan, Jawa Timur terpilih untuk memerankan karakter Azzam dalam film Ketika Cinta Bertasbih. Namun, siapa yang mengira kalau   pria yang akrab disapa Odi itu, pernah berdagang sarung dan pecel ayam di pangkalan Kalibata, Jakarta.

 

Odi yang merantau ke Jakarta sejak SMA mempunyai prinsip untuk hidup mandiri dan tidak mau membebani orang tuanya di kampung halaman. Berbekal uang sebesar Rp 10 ribu,  Odi pun menjalani kerasnya kehidupan ibu kota.

 

"Sejak lulus SMA 55 Jakarta Selatan tahun 2007, saya memang ingin hidup mandiri lepas dari orang tua," aku Odi di sela jumpa pers film Ketika Cinta Bertasbih, di Gramedia Mal Taman Angrek, Jakarta, Sabtu kemarin.

 

Dengan keinginannya itu, Odi mulai berfikir keras untuk bertahan hidup di Jakarta. Pria kelahiran Pasuruan, 30 Maret 1989 itu pun, memulai berbisnis kain sarung yang dikirim dari Surabaya untuk dijual di Jakarta. Hasilnya pria murah senyum itu pun mulai menghidupi dirinya dari hasil berdagang.

 

Tak hanya berdagang, Odi juga mulai belajar memasak sendiri. Ini dilakukannya untuk mengurangi beban biaya konsumsi hariannya. "Mau enggak mau kan saya jadi belajar masak. Bayangin saja sekarang kalau makan di luar sudah berapa bayarnya," jelas pemilik tinggi badan 185 sentimeter dan berat 80 kilogram itu.

 

Hasilnya, Odi pun bisa mengolah sambal hasil racikannya sendiri. Berkat keterampilannya itu Odi pun mulai membuka usaha berdagang pecel ayam di daerah Kalibata. "Ya saya coba juga dagang pecel ayam. Ini karena saya enggak mau membebani keluarga saya yang memang hidup sederhana," jelas Odi.

 

Nasib baik akhirnya berpihak kepada Odi. Berkat saran dari seorang pelukis di daerah Bulungan, Jakarta, yang juga temannya, Odi disarankan untuk mengikuti audisi Ketika Cinta Bertasbih yang diadakan Sinemart. Alhasil, ia pun lolos.

 

"Waktu itu saya dikasih tau sama pelukis di Bulungan, katanya Kholidi kamu sepertinya harus ikut audisi, karena ada salah satu film yang butuh lima pemeran. Salah satunya untuk karakter Azzam, itu mirip banget sama kamu," kenang Odi.

 

Dengan rasa penasaran akhirnya Odi membuka situs Ketika Cinta Bertasbih. Dia pun memberanikan diri untuk mengikuti audisi tersebut dan tanpa diduga sebelumnya Odi berhasil mendapatkan peran Azzam.

 

"Alhamdulillah saya bisa mendapatkan peran ini. Entah bagaimana, tapi saya tidak mau kepedean karena menjaga karakter Azzam itu berat banget," ungkap Odi. "Karena Azzam adalah sosok pria yang sempurna dan film ini juga sudah sangat dinantikan jutaan orang. Jadi saya harus menjaganya dengan hati," tekan Odi.

 

Di samping itu Odi yang bercita-cita melanjukan pendidikan perguruan tinggi mengungkapkan jika hasil jerih payahnya selama ini akan dipergunakannya demi menggapai cita-citanya itu. "Sejak lulus SMA saya tahu kuliah di Jakarta sangat mahal biayanya. Jadi setelah syuting setahun ini, hasilnya akan saya pakai untuk kuliah di Al Azhar jurusan komunikasi. Ini mungki terinspirasi dari film yang saya bawakan," tutup Odi. (C7-09)

 
Logged


setelah bertahun tahun gak bisa move on dari dong yi. kini jang ok jung mampu menyihirku sedemikian rupa. hahaha

BIDADARI 2

  • Senior Sailor
  • ******
  • Keong: 0
  • Offline Offline
  • Posts: 17979
  • cheonnaaa
Re: M KHOLIDI ASADIL ALAM (azzam di kcb)
« Reply #5 on: July 01, 2010, 05:14:08 PM »

Kholidi Asadil Alam
      
Biografi :


Nama : Kholidi Asadil Alam
Lahir :  30 Maret 1989 (umur 20)
Pasuruan, Indonesia
Pekerjaan : Aktor
Tahun aktif : 2009 - sekarang
Orang tua Abdul Latief Adenan (ayah), Affidatuzzahro (ibu)

M. Kholidi Asadil Alam (lahir di Pasuruan, Jawa Timur, 30 Maret 1989; umur 20 tahun) adalah seorang pemeran Indonesia yang memerankan tokoh Azzam dalam film Ketika Cinta Bertasbih. Tokoh Azzam adalah seorang mahasiswa program Sarjana di Universitas Al-Azhar Kairo yang menjalani kuliah sampai 9 tahun dan lebih dikenal sebagai penjual tempe, pembuat bakso dan tukang masak serba bisa, namun tidak juga lulus ujian.

Odi, nama panggilan Kholidi-dengan tinggi tubuh 185 cm, adalah anak bungsu dari tiga bersaudara yang lahir di Bangil, Pasuruan ini sejak kecil menyenangi dunia teater. Dia juga mengikuti teater pada saat di sekolah, dan ketika tinggal di Jakarta pernah bergabung dengan Teater Ciliwung dan Teater Populer Slamet Rahardjo. Menurut Habiburrahman El Shirazy, sosok Cholidi dianggap dekat dengan karakter tokoh Azzam.

Kholidi mengikuti proses audisi di Jakarta, satu di antara 9 kota lain di Indonesia tempat diadakannya audisi terbuka untuk pemilihan pemain film KCB. Dia mendapatkan informasi tentang audisi dari seorang pelukis di Bulungan. Kholidi pindah dari Pasuruan ketika meneruskan pendidikan SMA di Jakarta. Saat-saat terakhir sebelum proses audisi dia bekerja di sebuah usaha distribusi kain sarung dan juga berjualan ayam goreng di depan TMP Kalibata Jakarta.

Filmography :

Aktor :

    * "Ketika Cinta Bertasbih" (2009)
    * "Ketika Cinta Bertasbih 2" (2009)
Logged


setelah bertahun tahun gak bisa move on dari dong yi. kini jang ok jung mampu menyihirku sedemikian rupa. hahaha

BIDADARI 2

  • Senior Sailor
  • ******
  • Keong: 0
  • Offline Offline
  • Posts: 17979
  • cheonnaaa
Re: M KHOLIDI ASADIL ALAM (azzam di kcb)
« Reply #6 on: July 01, 2010, 05:26:19 PM »










Logged


setelah bertahun tahun gak bisa move on dari dong yi. kini jang ok jung mampu menyihirku sedemikian rupa. hahaha

BIDADARI 2

  • Senior Sailor
  • ******
  • Keong: 0
  • Offline Offline
  • Posts: 17979
  • cheonnaaa
Re: M KHOLIDI ASADIL ALAM (azzam di kcb)
« Reply #7 on: July 01, 2010, 05:32:38 PM »







Logged


setelah bertahun tahun gak bisa move on dari dong yi. kini jang ok jung mampu menyihirku sedemikian rupa. hahaha

BIDADARI 2

  • Senior Sailor
  • ******
  • Keong: 0
  • Offline Offline
  • Posts: 17979
  • cheonnaaa
Re: M KHOLIDI ASADIL ALAM (azzam di kcb)
« Reply #8 on: July 01, 2010, 05:35:48 PM »




Logged


setelah bertahun tahun gak bisa move on dari dong yi. kini jang ok jung mampu menyihirku sedemikian rupa. hahaha

BIDADARI 2

  • Senior Sailor
  • ******
  • Keong: 0
  • Offline Offline
  • Posts: 17979
  • cheonnaaa
Re: M KHOLIDI ASADIL ALAM (azzam di kcb)
« Reply #9 on: July 20, 2010, 07:46:21 PM »

dapet dari tret kcb.


Logged


setelah bertahun tahun gak bisa move on dari dong yi. kini jang ok jung mampu menyihirku sedemikian rupa. hahaha
Pages: [1] 2   Go Up