;

Welcome, Guest. Please login or register.
Did you miss your activation email?

Username: Password:
Pages: [1]   Go Down

Author Topic: SARASVATI | Story of Peter ~ EP  (Read 21491 times)

Sheyo_maY

  • Tomodachi
  • ****
  • Keong: 0
  • Offline Offline
  • Posts: 4488
  • ~La Cosa Nostra~
SARASVATI | Story of Peter ~ EP
« on: August 22, 2010, 02:56:34 AM »




Sarasvati: 'STORY OF PETER', Mencekam, Pilu dan Menggemaskan


Selepas keluar dari Homogenic, Risa Saraswati bersolo karir dengan nama Sarasvati. Masih memainkan musik yang mengambang dan mengawang di padu dengan bunyi-bunyian piano serta angelic voice dari Risa yang merdu dan seksi, dibantu oleh banyak musisi baik di proses rekaman dan live nya.

Mini album bertajuk STORY OF PETER berisikan 7 lagu termasuk cover dari Space Astronout grup elektronik asal Bandung di lagu Question dan duo penyanyi legendaris Franky and Jane di lagu Perjalanan yang dibawakan berbeda dengan aslinya. Serta banyak lagu bagus bertaburan di mini album ini

Intro suara jangkrik dan burung hantu membuka track Story Of Peter. Sebuah lagu yang menceritakan makhluk halus bernama Peter, teman Risa waktu kecil. Risa mempunyai indera keenam dan sewaktu kecil dia berteman dengan hantu yang bernama Peter. Untuk cerita selengkapnya baca tulisannya di ultrarisa.blog.friendster yang di tulis tahun 2007.

Oh I Never Know yang singlenya sudah diputar di radio-radio akan membius kita dengan alunan suara dua vokal, vokal angelic Risa dan suara vokal cowok yang nge-bass. Kita serasa dibuai dengan lagu yang indah ini dan tanpa sadar menyanyikan bait-bait lagu ini. Ada string harpa dan backsound choir serta iringan orkestra yang menambah megah lagu ini.

Ada kesan merinding, pilu sekaligus takjub mendengar lagu-lagu di album ini. Apakah cerita Peter yang berhasil merasuk dalam angan dan membayangi pikiran atau cerita di balik lagu yang dibuatnya, entahlah susah untuk diungkapkan. Sungguh sempurna.

Tracklist:
1. Story Of Peter  
2. Cut and paste
3. Question
4. Fighting Club
5. Bilur  
6. Oh I Never Know
7. Perjalanan


sumber
« Last Edit: October 15, 2010, 03:36:08 PM by Sheyo_maY »
Logged

Sheyo_maY

  • Tomodachi
  • ****
  • Keong: 0
  • Offline Offline
  • Posts: 4488
  • ~La Cosa Nostra~
Re: SARASVATI | Story of Peter ~ EP -- (indie)
« Reply #1 on: August 22, 2010, 03:23:33 AM »

Who the hell is Peter anyway? [Sarasvati]

Mungkin dari pas launching “The Story of Peter” semalem banyak yang bertanya-tanya siapa itu Peter dan kenapa suasananya sangat mistis...

...


^

http://deathrockstar.info/who-the-hell-is-peter-anyway-sarasvati/

Logged

Sheyo_maY

  • Tomodachi
  • ****
  • Keong: 0
  • Offline Offline
  • Posts: 4488
  • ~La Cosa Nostra~
Re: SARASVATI | Story of Peter ~ EP -- (indie)
« Reply #2 on: August 22, 2010, 03:31:56 AM »

Kisah di Balik "Bilur"
by Sarasvatī on Monday, August 16, 2010 at 4:30pm

Selendang bersulam sutra, biduri lembayung jingga...
Saksi mati tuk bersaksi, gelimang pesona diri...
Belia usia dulu, ruap cinta tlah menggebu...
Samar kulihat dunia...tak sadar semua fana...
Sekilas lihatlah mega, anugerah tiada tara...
Ini tak adil untukku, halimun hitam merasuk...
Ceracau getir ibunda, gemertak sengap hatinya...
Firasat tak penah salah...Hanya kuberbuat... Ulah....
 
Sosok wanita ini biasa dipanggil...Mae. Dengan paras yang cukup cantik, dan talentanya yang luar biasa di dunia tarik suara seni tradisional mampu membuat banyak orang berdecak kagum untuknya. Pada masanya, beliau cukup tenar dikalangan seniman tradisional. Tidak ada yang tahu bagaimana kisah hidupnya, sampai akhirnya ajal menjemputnya secara tiba-tiba, dari situ terkuak semua yang pernah terjadi padanya semasa hidup. Ini memang sangat janggal, karena proses menuju terkuaknya cerita seorang Mae sangat rumit dan tidak masuk akal.
 
Berdasarkan cerita dari bibir ke bibir, sampailah cerita itu ke telinga saya. Saat itu juga saya merasa tergugah akan kisah hidupnya yang pilu.Dan berujung pada dibuatnya lagu yang saya dedikasikan untuknya berjudul "Bilur". Bilur sendiri...dalam kamus bahasa indonesia berarti 'bengkak kemerah-merahan ; bekas dipukul', dalam lagu berjudul "bilur", saya menyambungkan kata bilur dengan kata hati yang berarti luka di dalam hati.
 
Dalam beberapa bait lirik diatas (tulisan cetak miring), tersirat bahwa hidupnya dulu bergelimang pesona, dia suka menggunakan selendang dan biduri (batu permata) pada saat menyanyi diatas panggung.Dulu dia adalah gadis penurut yang selalu ingin membahagiakan kedua orangtuanya, terlebih ibunya. Tapi disuatu saat, dia berontak tidak mau dikendalikan terus oleh sang ibu dan akhirnya memilih untuk menomorsatukan perasaannya dan menikah dengan laki-laki yang menurutnya adalah laki-laki yg dia "cinta"-i. Dia ingat, saat itu sang ibunda sangat menentang keputusannya, apa yang menjadi firasat ibunya tidak dia hiraukan.
 
Semerbak dupa iringi kumelangkah..
Cungkupku hanya tanah...
Bilur hati merambah...
Akan datangkah bagiku...Kesempatan...
Bila tak ada titian...
Diri yang rupawan...
Bila tak ada titian...Jalan yang....Rupawan...
 
Lirik ini bermaksud menyiratkan suara hati Mae yang terluka setelah kematiannya, dimana dia merasa apa yang dia inginkan selama hidupnya ternyata tidak tercapai dan hanya berakhir sia-sia. Dia terbangun dan rumahnya kala ini hanyalah tanah...semakin dia meratapi kenangan semasa hidupnya semakin jauh dia merasakan keperihan di dalam hatinya.
 
Kepergiannya memang sangat tiba-tiba, tidak ada yang menyangka apalagi saat itu dia tengah mengandung 8 bulan. Kejadian demi kejadian terungkap setelah dia dan janin yang ada di perutnya dikubur bersama. Sampai pada suatu kejadian dimana rohnya merasuki raga seseorang dan memberikan sebuah lirik yang berisi cerita kisah hidupnya kepada seorang temannya semasa hidup yang notabene adalah seorang pencipta lagu. Liriknya berbahasa sunda, inti dari lagunya sendiri berisi tentang rasa sakit yang tak pernah hilang walau dibawa ke liang lahat dan permohonan maafnya kepada ibu saudara dan teman-teman yang pernah mengenalnya semasa hidup.
 
Kebetulan, lagu yang berisi lirik buatan Mae dinyanyikan oleh ambu "Ida Widawati", pengisi lirik bahasa sunda di dalam lagu Bilur.
Saat menyerahkan lagu "Bilur" kepada ambu Ida, saya meminta agar beliau mengisi lirik bahasa sundanya, karena saya kesulitan dalam membuat lirik bahasa sunda. Dan saya bercerita, kalau lagu bilur ini saya buat berdasarkan kisah Mae yang pernah saya dengar darinya. Ambu Ida sangat antusias saat itu, mengingat baru kali pertama untuknya membuat sebuah kolaborasi dengan musik non tradisional, apalagi tema lagu yang diusung mengangkat kisah hidup seorang penembang yang juga merupakan sahabatnya. Akhirnya terbuatlah lirik bahasa sunda di lagu "Bilur":
 
"Duh, teungteuingeun...tuntung lengkah...geuning...bet peurih..."
 
Arti dari lirik bahasa sunda ini menerangkan bahwa ini benar-benar menyakitkan....akhir langkahku ternyata tetap perih...dan selalu perih. Menurut saya, walau singkat...tapi lirik ini mengandung makna sangat kaya yang sangat mewakili perasaan seorang Mae (berdasarkan cerita demi cerita tentangnya). Lalu saya berkata pada ambu Ida, "Ambu...lirik ini benar-benar bagus dan membuat saya merindiiiing". Kemudian ambu bercerita kalau sebenarnya dia kesulitan saat mengisi lirik bahasa sunda ini. Tapi kemudian Mae datang menghampirinya dan memberikan lirik diatas untuk membantu saya mengisi lagu "Bilur". Itu cukup janggal...tapi seketika itu juga membuat saya merasa sangat terharu.
 
"Terimakasih Bu Mae....atas lirik yang indah...dan kisah yang bisa dijadikan pelajaran untuk siapa saja yang mendengarnya....saya yakin, Ibu sekarang sudah jauh lebih tenang... dan menemukan kebahagiaan disana, saya akan selalu berusaha mengingat dan mendoakan ibu..." :)

sumber
Logged

Sheyo_maY

  • Tomodachi
  • ****
  • Keong: 0
  • Offline Offline
  • Posts: 4488
  • ~La Cosa Nostra~
Re: SARASVATI | Story of Peter ~ EP -- (indie)
« Reply #3 on: August 22, 2010, 04:00:52 AM »

Boneka Abdi
by Sarasvatī on Wednesday, August 18, 2010 at 7:26pm

Entah darimana asalnya ide memasukkan lagu anak "Boneka Abdi" di lagu "Story Of Peter". Idenya muncul begitu saja saat mengaransemen musiknya. Mungkin karena saya menganggap lagu ini sangat familiar ditelinga anak-anak parahyangan (bukan UNPAR ya maksudnya anak-anak tanah sunda), atau karena kesan 'menyeramkan' saat menyenandungkan lagu ini. Beberapa tahun kebelakang pun dentingan irama piano lagu anak ini sempat menjadi heboh saat menjadi backsound kedatangan 'suster ngesot' di film jelangkung...mmmh atau tusuk jelangkung..entahlah saya lupa.
 
Sempat sebelum memposting tulisan ini, saya mencari sumber asal mula lagu anak ini dibuat. Ternyata ini adalah lagu anak yang muncul pertama kali di Eropa, tepatnya di Jerman dan Belanda. Sampai sekarang, belum diketahui siapa yang menulis lirik ke dalam bahasa sundanya. Seperti gosip, lagu ini menyebarrr diseluruh penjuru tanah parahyangan dan menjadi lagu anak-anak yang cukup populer.
 
" Abditeh ayeuna..gaduh hiji boneka, teu kinten saena sareng lucuna...
ku abdi di erokan...erokna sae pisan..cing mangga tingali boneka abdi "
 
Terjemahan ke dalam bahasa Indonesianya kurang lebih begini, "Saya sekarang punya satu boneka...tak terkira bagusnya dan lucunya. Saya pakaikan dia rok, rok yang sangat lucu. Ayo silahkan lihatlah boneka saya.."
 
Sebenarnya liriknya sangat manis dan simpel, namun entah kenapa...saat mendengar nada-nada minor melalui lagamnya, sosok boneka seperti gambar diatas lah yang ada di kepala saya. Saya membayangkan sosok si anak pemilik boneka adalah gambar anak kecil yang ada di dalam bingkai fotonya...dan boneka yang dia banggakan tidak selucu yang dia gambarkan. Saya menangkap lagu anak ini adalah lagu yang sangat miris.
 
Sama seperti lagu "Story Of Peter", dimana lagu itu menceritakan tentang sosok hantu anak kecil yang sangat lucu, jahil dan periang. Aransemen musiknya dibuat sangat riang dan ceria dengan memasukkan beberapa instrumen menggelikan. Liriknya pun menggambarkan sosok Peter yang sangat nakal.... Tapi sebenarnya ada pesan 'miris' mengenai Peter di lagu itu, dan saya ingin orang yang mendengarkannya mampu merasakan ada 'sesuatu' dibalik sosok Peter yang sangat menyedihkan dan kesepian.
 
Akhirnya secara tidak sengaja, saya memilih lagu "Boneka Abdi" ini untuk menjadi intro dan outro lagu "Story Of Peter". Dan ternyata benar, setelah menggabungkan lagu ini kedalam aransemen "Story Of Peter"...kesan 'miris' yang saya cari mengenai peter bisa saya dapatkan. Mungkin ini hanya pendapat saya saja siiiih...belum tentu kamu yang mendengarkannya mendapat kesan seperti apa yang saya dengar, tapi sejauh ini....saya sangat berterimakasih kepada lagu "Boneka Abdi" (saya lupa mengingat judul aslinya yang dalam bahasa Jerman dan Belanda itu..hehehehe maaf ya tuan tuann), karena telah berhasil memperkaya "Story Of Peter". Walaupun tidak orisinil buatan anak bangsa, saya senang loh dan merasa beruntung pernah mendengar lagu ini dan sering menyanyikannya di masa kecil dulu.

sumber
Logged

Sheyo_maY

  • Tomodachi
  • ****
  • Keong: 0
  • Offline Offline
  • Posts: 4488
  • ~La Cosa Nostra~
Re: SARASVATI | Story of Peter ~ EP -- (indie)
« Reply #4 on: October 15, 2010, 03:26:02 PM »

"Oh..i never know.. " (Part 1)

"i don't care if you don't wanna know what it is, cause the time just won't stop to understand. im scared..too scared, to believe what i want. Im shy..to shy, to tell the...truth."



Aku mengenalmu selama 10 tahun lamanya, sedetikpun mataku tak pernah berhenti beranjak memandangimu dimanapun kamu berada. Kamu boleh menganggapku mata-mata, ya...tak apa karena memang begitulah aku. Hampir setengah dari hidupku kuhabiskan hanya untuk memataimu, aku tahu siapa saja yang ada di dekatmu dulu atau kini, aku tahu apa yang sedang kamu lakukan kemarin..hari ini...bahkan besok dan besoknya lagi. Kucatat dengan rapih semua tentangmu dalam sebuah agenda yang tak pernah absen dari tas yang selalu kubawa kemanapun aku pergi.

Kamu adalah laki-laki yang dibutuhkan oleh semua orang yang ada di dunia ini, sosokmu bisa berubah-ubah bagai bunglon...kadang kau menjadi ibu bagi adik-adikmu, kadang kau menjadi bapak bagi adik-adikmu, kadang kau menjadi kakak bagi teman-temanmu...bahkan kau bisa menjadi adik yang diidamkan teman-temanmu, lalu kau bisa bertransformasi menjadi seorang idola bagi semua orang...ini yang paling aku tidak suka dari sosokmu. Kenapa harus kamu yang jadi laki-laki hebat dimata semua orang? kenapa tidak hanya aku saja yang menganggapmu hebat?

Sedang aku? aku hanya seorang wanita yang kebetulan duduk disebelahmu saat pertama kali bibirmu mengucapkan kata sapa'an yang tertuju kepadaku, sepertinya kamu merasa kasihan melihat seorang wanita jarang tersenyum berwajah biasa ini duduk di dekatmu seorang diri tanpa satu temanpun. Kamu lantas mengenalkanku pada dunia yang lebih berwarna, dimana bersosialisasi adalah salah satu cara agar duniaku menjadi lebih berwarna. Dulu hidupku abu-abu, setelah mengenalmu...ada warna jingga, hijau tosca, dan biru muda...sebenarnya aku masih ingin menambah tone warna hidupku dengan warna merah cerah, kuning, hijau terang...dan aku berharap, kamu yang menambahkan warna-warna itu.

10 tahun kita saling mengenal, 10 tahun pula aku bergumul dengan perasaan ini. Aku terlihat sangat tenang dan biasa saja. Tapi seandainya kamu punya kemampuan untuk melihat apa yang ada di dalam sini...kamu akan melihat sesuatu yang sebentar lagi akan meledak seperti sebuah gunung yang berada dalam status waspada karena sebentar lagi akan meletus. Kamu selalu tersenyum menatapku, menimbulkan banyak percikan yang membuat gunung di dalam diriku menjadi semakin matang. Tapi yang aku tahu, memang kamu selalu tersenyum seperti itu kepada semua orang, perhatian perhatian kecilmu yang menimbulkan percikan itupun selalu kau bagi pada setiap orang yang mengenalmu. Aku semakin takut dan takut, dan aku malu dianggap wanita tidak tahu diri yang sangat percaya diri kalau perhatianmu itu hanya untukku.

Sampai detik ini masih kucatat semua tentang kamu, entah sampai kapan ini berakhir...lidahku terlalu kaku untuk mengatakan hal yang sejujurnya kepada kamu. Ingin rasanya menunggu lebih lama lagi hingga lidah ini menjadi lentur dan mampu berkata kepada kamu "Maukah kamu mewarnai hidupku?", tapi waktu untukku sangatlah singkat dan tidak bisa diajak kompromi.

Tanganku masih saja mencatat segala hal baru yang kudengar darimu...atau dari mulut orang lain tentang kegiatan-kegiatan yang sedang kamu jalani, mobilku masih saja terparkir di depan laboratorium saat kamu bertugas didalamnya. Aku masih saja memata-mataimu hingga detik ini. Kadang aku berharap agar kamu tiba-tiba datang ke hadapan aku dan bilang "Ijinkan aku mewarnai hidupmu...", tapi sepertinya itu terlalu tinggi untukku.

Aku masih menjadi mata-mata yang terus memataimu, entah sampai kapan akan begini...aku sangat menikmatinya...walaupun kini...ada seorang laki-laki lain yang meminta ijin kepadaku untuk mewarnai hidupku selamanya...dan telah kuanggukkan kepala kepadanya tanda setuju. Biarlah dia mewarnai hidupku dengan warna lain.....hanya kamu yang berhak mewarnai dengan warna merah cerah...kuning..dan hijau terang. Tidak ada yang bisa menggantikan..mu.

http://www.facebook.com/note.php?note_id=150619838300447

=============

nice...  ;D
Logged

Sheyo_maY

  • Tomodachi
  • ****
  • Keong: 0
  • Offline Offline
  • Posts: 4488
  • ~La Cosa Nostra~
Re: SARASVATI | Story of Peter ~ EP -- (indie)
« Reply #5 on: October 15, 2010, 03:28:24 PM »

"Oh...i never know.." (Part 2)

" I want to know, you're feeling to clear this mess. I do believe there's no word to explain our heart. Don't be scared...don't get scared..to believe what you want. Don't be shy....to tell the truth.."

Kamu...ah, sulit rasanya menggambarkan tentang kamu. Wanita yang sangat lugu...polos...jarang sekali tersenyum...mmmh bolehkah aku menganggapmu aneh? ah, tidak...itu bukan kata yang tepat. Kamu wanita unik..itu yang paling tepat menggambarkan sosok dirimu.

Waktu itu, aku melihatmu sedang menyendiri tidak jauh dari tempat aku berdiri...sedang duduk dengan tatapan lurus entah sedang menatap apa. Wajahmu pucat pasi dan bibirmu menggumamkan kata-kata yang hanya kamu sendiri bisa mengerti apa yang sedang kamu gumamkan. Saat itu, aku merasa tertantang untuk mengenal sosok wanita seperti kamu, sepanjang hidup...belum pernah aku temui sosok unik seperti ini. Walau aku baru melihatmu, tapi aku merasa ada sesuatu yang berbeda. Entahlah, ingin sekali aku berteman dengan kamu.

Hari ini, sudah hari ke 3650 dari pertemuan pertama kita. Kamu masih pendiam, tapi sudah bisa memperlihatkan tawamu kepadaku. Selama 3650 hari pula aku merasakan banyak sekali cerita yang keluar dari bibirmu..kamu tidak lagi bergumam sendirian. Banyak sekali perubahan yang terjadi padamu...padaku...pada kita berdua. Aku menjelajahi kehidupanku dengan berganti-ganti pasangan, kamu selalu sendiri. Saat aku kecewa, kamu ada di dekatku..menghiburku dengan pertanyaan-pertanyaan  kritismu tentang alien...tentang reptil..bahkan tentang kehidupan setelah mati. Kadang mengesalkan menghadapi pertanyaan-pertanyaan anehmu, tapi..ya itulah kamu, unik..dan selalu berhasil membawaku ke dunia yang kurasa hanya kamu dan aku mahkluk yang hidup didalamnya.

Di hari ke 67 kita bertemu, aku mengenalkaanmu kepada teman-temanku, awalnya kamu ragu. Seperti biasa, kamu selalu ragu, kamu adalah wanita yang selalu bertanya "Apakah aku akan baik-baik saja?" dan aku selalu menjawab, "Ada aku disini, kamu akan baik baik saja..". Awalnya semua orang kebingungan dengan segala gerak gerik ajaib kamu, lama-lama mereka mulai memahami kamu dan membuat kamu merasa ternyata hidup tidak sepolos yang ada di kepalamu, hidup sebenarnya penuh warna. Aku senang bisa melihat banyak sekali perubahan yang terjadi pada dirimu, dan selamanya aku ingin melihat semua perubahan yang terjadi. Tapi bukan perubahan seperti saat ini yang kuinginkan...saat kamu memutuskan hal ini...

Aku ingat, hari itu aku sibuk sekali...adik-adiku ikut sibuk membantuku untuk mempersiapkan segalanya. Kupikir, ini adalah saat yang paling tepat untuk mengeluarkan semuanya. Hampir 3650 hari kita saling menjaga, dan aku menyesal kenapa tidak sejak dulu aku sadar kalau kamu adalah wanita yang aku inginkan untuk tetap ada di dalam hidupku. Dan aku ingin berbicara..."Ijinkan aku melihat segala perubahan kamu dari dekat, selamanya..." Aku mempersiapkan baju terbaikku, adik-adikku yang memilihkan untukku., mereka semua menyukaimu....menganggap kamu adalah figur ibu..pengganti ibu kami. Seharusnya malam itu aku lembur di Laboratorium. Tapi semenjak mendapat telpon darimu untuk kita bertemu hari itu, aku memutuskan bahwa itu adalah waktu yang tepat untuk menumpahkan segalanya.

Kamu datang, cantik sekali malam itu....kulihat kamu memasukan catatan kecil ke dalam tas yang kamu bawa, lalu menyapaku dengan tawa renyah seperti biasanya...perasaanku tak karuan, rasanya janggal mengatakan semua ini kepada kamu. Tapi aku tidak bisa lagi menahan, dan aku ingin kamu tahu...bagaimana perasaanku kepada kamu saat ini. Aku tidak perduli apa reaksi kamu, aku hanya ingin membiarkan perasaan ini mengalir...tidak tersendat seperti saat ini. Aku hendak bicara....kamu potong dengan pertanyaanmu soal hujan asam, kujawab...lalu aku hendak berbicara lagi...kau potong dengan pertanyaan "Apakah kamu percaya ada tokek yg mempunyai berat 60 kilogram?" aku dibuat tertawa. Lalu kita sama sama tertawa....dan aku lupa apa yang seharusnya aku bicarakan dengan kamu. Lalu kamu tiba tiba diam dan berkata.... "Aku akan menikah..dengan seorang laki-laki yang datang padaku dan berjanji untuk mewarnai hidupku...".

Aku hanya bisa terdiam.....terus terdiam....

http://www.facebook.com/note.php?note_id=150661008296330

================

nice...nice...  ;D ;D
Logged

Sheyo_maY

  • Tomodachi
  • ****
  • Keong: 0
  • Offline Offline
  • Posts: 4488
  • ~La Cosa Nostra~
Re: SARASVATI | Story of Peter ~ EP -- (indie)
« Reply #6 on: October 15, 2010, 03:34:49 PM »

Logged

guchi

  • Special Member
  • Senior Sailor
  • ******
  • Keong: 0
  • Offline Offline
  • Posts: 11686
Re: SARASVATI | Story of Peter ~ EP
« Reply #7 on: June 20, 2011, 05:10:10 PM »

ternyata udah lama ya bukannya albumnya baru baru ini?
story of peter enak banget
Logged
Pages: [1]   Go Up