;

Welcome, Guest. Please login or register.
Did you miss your activation email?

Username: Password:
Pages: [1]   Go Down

Author Topic: Konflik Libya Memanas, IHSG Kehilangan 46 Poin  (Read 799 times)

Netral

  • Special Member
  • Senior Sailor
  • ******
  • Keong: 0
  • Offline Offline
  • Posts: 13.101
    • http://warna-warnikisahputihabu-abuku.blogspot.com/
Konflik Libya Memanas, IHSG Kehilangan 46 Poin
« on: February 22, 2011, 05:03:43 pm »

Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) harus kehilangan 46 poin akibat maraknya sentimen negatif. Salah satu yang paling parah adalah memanasnya konflik di negara penghasil minyak dunia, seperti Libya.

Mengawali perdagangan pagi tadi, IHSG anjlok 52,572 poin (1,50%) ke level 3.445,071. Indeks tertekan sentimen negatif bursa regional dan global.

Indeks bahkan sempat jatuh ke posisi terendahnya di level 3.437,294 pada awal perdagangan. Setelah itu, indeks terus berjalan di zona merah, posisi tertingginya hanya mampu mencapai level 3.497,364.

Pada penutupan perdagangan sesi I, IHSG jatuh 36,499 poin (1,04%) ke level 3.461,144. Bursa-bursa di Asia berguguran akibat kisruh politik di Timur Tengah.

Mengakhiri perdagangan, Selasa (22/2/2011), IHSG ditutup berkurang 46,543 poin (1,33%) ke level 3.451,100. Sementara Indeks LQ 45 turun 9,887 poin (1,59%) ke level 610,219.

Maraknya sentimen negatif membuat investor enggan menanamkan modalnya di lantai bursa. Malah kebanyakan investor justru melepas portofolio demi mengamankan investasinya.

Dengan demikian, seluruh sektor industri di bursa melemah tak berdaya. Penurunan paling dalam diderita oleh sektor tambang dan konstruksi.

Perdagangan berjalan moderat dengan frekuensi transaksi mencapai 81.203  kali pada volume 2,369 miliar lembar saham senilai Rp 3,67 triliun. Sebanyak 43 saham naik, 172 saham turun, 57 saham stagnan.

Seluruh bursa di Asia semakin tertekan sampai sore ini, dengan pelemahan yang semakin dalam. Jika dibandingkan regional, pelemahan IHSG masih belum parah.

Berikut kondisi bursa-bursa regional di sore hari ini:

    * Indeks Komposit Shanghai ambruk 76,29 poin (2,60%) ke level 2.855,96.   
    * Indeks Hang Seng anjlok 494,61 poin (2,11%) ke level 22.990,81.   
    * Indeks Nikkei 225 terkoreksi 192,83 poin (1,78%) ke level 10.664,70.   
    * Indeks Straits Times melemah 52,49 poin (1,71%) ke level 3.018,11.   

Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers diantaranya Waran Inovisi (INVS-W) naik Rp 550 ke Rp 5.900, Mandom (TCID) naik Rp 350 ke Rp 7.500, XL Axiata (EXCL) naik Rp 200 ke Rp 5.650, dan Astra Agro (AALI) naik Rp 200 ke Rp 22.250.

Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Indo Tambangraya (ITMG) turun Rp 1.350 ke Rp 46.600, Multibreeder (MBAI) turun Rp 1.000 ke Rp 11.200, Indocement (INTP) turun Rp 550 ke Rp 14.750, dan Gudang Garam (GGRM) turun Rp 550 ke Rp 37.000.
(ang/qom)
Logged
Eksis dengan suka bikin onar dan OOT? Sudah nggak zamannya. Diskusi cerdas dan sehat, itu baru eksis ;) |  Follow Official Twitter Lautan Drama Indonesia di www.twitter.com/lautandrama

!

  • Cabin Crew
  • *
  • Keong: 1
  • Offline Offline
  • Posts: 273
Re: Konflik Libya Memanas, IHSG Kehilangan 46 Poin
« Reply #1 on: February 27, 2011, 03:09:49 pm »


Kompas.com - Sebanyak 253 warga negara Indonesia (WNI) yang sempat terkatung-katung selama lebih dari 40 jam di Bandar Udara Internasional Tripoli akhirnya meninggalkan Libya pada Minggu (27/2/11) dini hari waktu setempat. Mereka berangkat menuju Tunisia.

"Alhamdulillah, atas berkat doa semua pihak, kelompok pertama WNI telah terbang dari bandara Tripoli pada Ahad dini hari pukul 00.30 waktu setempat atau 05.30 WIB ke Tunis dengan pesawat Tunisia Air," kata Duta Besar RI untuk Libya, Sanusi, yang dihubungi Antara dari Kairo, Minggu dini hari.

Jarak tempuh dari Tripoli ke bandara Tunis dengan menggunakan pesawat sekitar 1 jam 10 menit.

Sanusi menjelaskan, para WNI tersebut telah menunggu di bandara Tripoli sejak Jumat (25/2/11) pagi. Tetapi pesawat Tunisia Air yang dicarter KBRI itu terkendala teknis karena sulitnya mendapatkan izin mendarat dari pihak berwenang Libya.

Padahal semua urusan keimigrasian dan kepastian mereka untuk terbang sudah rampung sejak Jumat pagi dan hanya tinggal menunggu naik pesawat.

"Saya sendiri sejak Sabtu pagi berada di bandara, dan selalu kontak dengan Tunisia Air, tapi mereka juga mengalami kesulitan, dan akhirnya kejelasan mulai terlihat pada Sabtu petang," katanya.

Disebutkan, situsai di bandara ibu kota Libya saat ini padat, dibanjiri ribuan warga asing yang hendak menyelematkan diri ke luar negeri. Kendati demikian, suasana jalan ke bandara cukup lengang dan aman, ujar Sanusi, yang menambahkan bahwa dari KBRI ke bandara hanya ditempuh sekitar 25 menit.

Selama di bandara, para WNI tersebut menunggu dengan penuh harapan dan makanan selama satu hari lebih disediakan KBRI, katanya.

Sementara itu, sebanyak 181 WNI di Libya mencakup mahasiswa, keluarga staf KBRI dan kalangan tenaga kerja, terdaftar untuk kelompok terbang kedua. Tetapi sejauh ini jadwal evakuasinya belum ditetapkan, dan masih menunggu instruksi dari pemerintah pusat di Jakarta.

Di sisi lain, laporan-laporan media di Timur Tengah menyebutkan bahwa situasi di Libya semakin mencekam dan persediaan bahan makanan pokok mulai menipis di seantero negara itu yang dilanda prahara politik.
Logged

newcinta

  • Cabin Crew
  • *
  • Keong: 0
  • Offline Offline
  • Posts: 44
    • SeeMeAgain
Re: Konflik Libya Memanas, IHSG Kehilangan 46 Poin
« Reply #2 on: February 27, 2011, 03:23:10 pm »

:(   serem bgt ya......knp negara2 muslim yg byk konflik?????





www.seemeagain.com
indonesian's no.1 dating site
[/b]

Kompas.com - Sebanyak 253 warga negara Indonesia (WNI) yang sempat terkatung-katung selama lebih dari 40 jam di Bandar Udara Internasional Tripoli akhirnya meninggalkan Libya pada Minggu (27/2/11) dini hari waktu setempat. Mereka berangkat menuju Tunisia.

"Alhamdulillah, atas berkat doa semua pihak, kelompok pertama WNI telah terbang dari bandara Tripoli pada Ahad dini hari pukul 00.30 waktu setempat atau 05.30 WIB ke Tunis dengan pesawat Tunisia Air," kata Duta Besar RI untuk Libya, Sanusi, yang dihubungi Antara dari Kairo, Minggu dini hari.

Jarak tempuh dari Tripoli ke bandara Tunis dengan menggunakan pesawat sekitar 1 jam 10 menit.

Sanusi menjelaskan, para WNI tersebut telah menunggu di bandara Tripoli sejak Jumat (25/2/11) pagi. Tetapi pesawat Tunisia Air yang dicarter KBRI itu terkendala teknis karena sulitnya mendapatkan izin mendarat dari pihak berwenang Libya.

Padahal semua urusan keimigrasian dan kepastian mereka untuk terbang sudah rampung sejak Jumat pagi dan hanya tinggal menunggu naik pesawat.

"Saya sendiri sejak Sabtu pagi berada di bandara, dan selalu kontak dengan Tunisia Air, tapi mereka juga mengalami kesulitan, dan akhirnya kejelasan mulai terlihat pada Sabtu petang," katanya.

Disebutkan, situsai di bandara ibu kota Libya saat ini padat, dibanjiri ribuan warga asing yang hendak menyelematkan diri ke luar negeri. Kendati demikian, suasana jalan ke bandara cukup lengang dan aman, ujar Sanusi, yang menambahkan bahwa dari KBRI ke bandara hanya ditempuh sekitar 25 menit.

Selama di bandara, para WNI tersebut menunggu dengan penuh harapan dan makanan selama satu hari lebih disediakan KBRI, katanya.

Sementara itu, sebanyak 181 WNI di Libya mencakup mahasiswa, keluarga staf KBRI dan kalangan tenaga kerja, terdaftar untuk kelompok terbang kedua. Tetapi sejauh ini jadwal evakuasinya belum ditetapkan, dan masih menunggu instruksi dari pemerintah pusat di Jakarta.

Di sisi lain, laporan-laporan media di Timur Tengah menyebutkan bahwa situasi di Libya semakin mencekam dan persediaan bahan makanan pokok mulai menipis di seantero negara itu yang dilanda prahara politik.
Logged
www.seemeagain.com
ajang seru cari temen,sahabat,relasi
indonesian dating site

!

  • Cabin Crew
  • *
  • Keong: 1
  • Offline Offline
  • Posts: 273
Re: Konflik Libya Memanas, IHSG Kehilangan 46 Poin
« Reply #3 on: February 27, 2011, 03:43:05 pm »

Bukan agamanya yang patut disalahkan.
Namun rezim kepemimpinan yang korup selama puluhan tahun dan menyebabkan rakyat hidup dalam kemiskinan pasti akan menimbulkan pergolakan.
Sama seperti Ferdinand Marcos di Philipina atau Soeharto di Indonesia.
Kebetulan negara seperti rakyat Mesir, Yaman dan Libya mendapatkan ide untuk mendemo presiden dari Tunisia, makanya jadi merebak.
Logged

yayangnino

  • Chingu
  • **
  • Keong: 1
  • Offline Offline
  • Posts: 1.540
  • te neng ne re neng neng..dung dung dung..wing
Re: Konflik Libya Memanas, IHSG Kehilangan 46 Poin
« Reply #4 on: March 04, 2011, 07:40:06 pm »


Obama Beri Sinyal Intervensi Libya dengan Kekuatan Militer

Jumat, 04 Maret 2011, 11:07 WIB


REPUBLIKA.CO.ID, Presiden Amerika Serikat Barack Obama mengatakan Kamis (3/3) bahwa dirinya telah mengeluarkan perintah untuk merencanakanpengerahan tentara dengan kekuatan penuh, untuk menyerang Libya dalam tempo yang cepat, jika kondisi di negara Aferika utara itu tak kunjung kondusif. "Saya tidak ingin menggunakan kekerasan," tegasnya.

Dia mengungkapkan kondisi Libya dapat mengarah pada krisis kemanusian, atau "situasi di mana warga sipil yang tak berdaya menemukan diri mereka terjebak dan dalam bahaya," atau "jalan buntu dari waktu ke waktu yang  berujung pada pertumpahan darah" jika pemimpin Libya Muammar Gaddafi terus menolak tuntutan internasional yang memintanya untuk mundur.

Gaddafi "telah kehilangan legitimasinnya untuk memimpin, dan dia harus meneinggalkan negerinya," tambah Obama lagi. Tetapi dalam pernyataannya yang pertama tentang Libya, pasca demonstrasi besar-besaran menentang kepemimpinan Gaddafi bentrokan antara para pendukungnya dengan massa aksi, Obama menekankan pentingnya AS bertindak, namun atas dasar kesepakatan masyarakat internasional.

"Daerah akan melihat dengan seksama untuk memastikan apakah berada di sisi kanan sejarah," kata Obama saat berada di Gedung putih dalam keterangan persnya saat menerima kungungan Presiden Meksiko Felipe Calderon. Sama seperti di Mesir dan Tunisia, Ia menjelaskan, kepentingan AS adalah memberikan yang terbaik, jika AS tidak dilihat secara negatif, yaitu selalu merekayasa atau memaksakan hasil tertentu.
Logged

blogku: http://natanedan.wordpress.com/
Sometimes the only sane answer to an insane world is insanity [mulder]
Pages: [1]   Go Up