;

Welcome, Guest. Please login or register.
Did you miss your activation email?

Username: Password:
Pages: 1 ... 25 26 27 28 [29] 30 31 32 33 ... 71   Go Down

Author Topic: ARCITEI TV 2013 -> Saluran Inspirasi Kawula Muda Indonesia  (Read 35225 times)

Netral

  • Special Member
  • Senior Sailor
  • ******
  • Keong: 0
  • Offline Offline
  • Posts: 12608
    • http://warna-warnikisahputihabu-abuku.blogspot.com/

Program : Teens Musical[/b]
Airtime : Pkl.19.00 WIB
Period : 14 Januari 2012

[/center]

Episode 1

Extra Ordinary dan Evan Howles adalah 2 insan sahabat yang nyaris selalu bersama di setiap kesempatan. Extra adalah seorang penyanyi panggung solo yang telah mempunyai banyak pengalaman, sedangkan Evan hanya menemani Extra saja, padahal Evan juga mempunyai potensi bagus dalam bidang tarik suara.
"Apa kau akan ikut audisi sekolah Rikin Ex?" Tanya Evan bersemangat.
"Sekolah murahan seperti itu, untuk apa aku ikut? Jangan-jangan kau yang mau ikut?" Jawab Extra sinis.
"Bagaimana kau tahu Ex? Hebat kamu."
"Itu bukan masalah hebat atau nggak, tapi tergambar jelas di wajahmu." Ujar Extra datar. Evan mengambil cermin dan memandangi wajahnya sambil bergumam "Apa itu benar?"
Extra dengan malas memandangi ekspresi Evan yang polos itu.

***

"Hei, Ibumu punya banyak hutang padaku, jika kau tak bisa bayar, maka kau harus bekerja padaku selama 10 tahun tanpa ku gaji."
"Aku tidak ada hubungannya dengan hutang Ibuku. Jadi jika kau ingin menagih, tagihlah padanya." Dengus Extra kesal. Sang reternir marah dan memukul kepala Extra.
"Hei sakit Nenek."
"Nenek? Apa aku setua itu sampai kau panggil nenek?"
"Bahkan jauh lebih tua lagi." Gerutu Extra.
"Hei dengar kau, ibumu berhutang banyak pada orang yang kau sebut nenek ini, mau tidak mau kau harus mau bekerja padaku, atau.. Adikmu Momo Dhanie, akan ku pekerjakan sebagai pelayanku."
"Dasar licik. Momo itu masih kecil, jangan berani menyentuhnya." Gumam Extra lagi.
"Karena aku baik hati, bagaimana jika kau masuk ke sekolah Rikin Music itu? Jika kau terkenal nantinya, 80% honormu selama 1 tahun penuh, harus kau serahkan padaku."
"Bagaimana kau tahu aku bisa bernyanyi?"
"Anak buahku banyak, ini hanya hal sepeleh dari kekuasaanku." Ujar Nenek Renternir dengan sombongnya.

***
Hari Audisi Rikin School Art.
"Aku senang karna kau akhirnya mau ikut juga Ex."
"Biasa sajalah. Aku hanya ingin membuktikan, jika sekolah ini hanya seonggok sekolah bobrok yang hanya menjual nama saja."
"Benarkah begitu? Lalu apa gunanya untukmu?"
Extra diam mendapat pertanyaan Extra, sementara Evan masih bertanya-tanya tentang alasan Extra yang tidak jelas itu.
Di ruang audisi, sudah banyak menunggu ratusan peserta yang mengantri untuk mendapat giliran.
Seorang siswa lelaki  berkostum kelinci terlihat begitu aneh di mata peserta lain, ia hanya diam dan tetap tak membuka kostumnya itu. Ketika namanya dipanggil, siswa itu masuk ke ruang juri.
"Hei buka kostummu." Ujar Rain, salah satu juri dengan ketusnya.
"Maaf, tapi apa boleh aku tetap memakai kostum ini sambil bernyanyi?"
"Jika kau tidak menurut, kau boleh keluar dari sini." Ujar Rain lagi.
"Tunggu.. Biarkan dia menyanyi seperi itu." BoA berujar memberikan kesempatan.
Satu ruangan seperti tersihir ketika siswa itu mulai membuka mulutnya.
"Janganlah kau tinggalkan diriku, takkan mampu menghadapi semua, hanya bersamamu ku akan bisa."
Nada-nada tinggi dengan pitch control dan nada tepat menjulang di telinga setiap insan yang mendengarkan.
Siapa sebenarnya Siswa itu? Serta mampukan Extra dan Evan lolos audisi? Jangan lewatkan 'Teens Musical' Episode 2 Minggu Depan.


To be continued..
Logged
Eksis dengan suka bikin onar dan OOT? Sudah nggak zamannya. Diskusi cerdas dan sehat, itu baru eksis ;) |  Follow Official Twitter Lautan Drama Indonesia di www.twitter.com/lautandrama

extra_ordinary

  • Penjaga Pantai
  • Penyelam Unggul
  • *****
  • Keong: 5
  • Offline Offline
  • Posts: 5154
  • posting yg baik cerminan diri


Episode 1

Extra Ordinary dan Evan Howles adalah 2 insan sahabat yang nyaris selalu bersama di setiap kesempatan. Extra adalah seorang penyanyi panggung solo yang telah mempunyai banyak pengalaman, sedangkan Evan hanya menemani Extra saja, padahal Evan juga mempunyai potensi bagus dalam bidang tarik suara.

ini knp pake nama gw ya? ^-^
segitu kangennya netral sama gw ;D

bayar royalti dulu net.. btw males ah..pasti si net jd pemeran utamanya secara dia yg buat naskah [hammer]
fotonya ganti net..muka gw jauh lebih cakep dari gambar itu ;D

shinefian

  • Forum Machi
  • ***
  • Keong: 0
  • Offline Offline
  • Posts: 2454

Program : Teens Musical[/b]
Airtime : Pkl.19.00 WIB
Period : 14 Januari 2012

[/center]

Episode 1

Extra Ordinary dan Evan Howles adalah 2 insan sahabat yang nyaris selalu bersama di setiap kesempatan. Extra adalah seorang penyanyi panggung solo yang telah mempunyai banyak pengalaman, sedangkan Evan hanya menemani Extra saja, padahal Evan juga mempunyai potensi bagus dalam bidang tarik suara.
"Apa kau akan ikut audisi sekolah Rikin Ex?" Tanya Evan bersemangat.
"Sekolah murahan seperti itu, untuk apa aku ikut? Jangan-jangan kau yang mau ikut?" Jawab Extra sinis.
"Bagaimana kau tahu Ex? Hebat kamu."
"Itu bukan masalah hebat atau nggak, tapi tergambar jelas di wajahmu." Ujar Extra datar. Evan mengambil cermin dan memandangi wajahnya sambil bergumam "Apa itu benar?"
Extra dengan malas memandangi ekspresi Evan yang polos itu.

***

"Hei, Ibumu punya banyak hutang padaku, jika kau tak bisa bayar, maka kau harus bekerja padaku selama 10 tahun tanpa ku gaji."
"Aku tidak ada hubungannya dengan hutang Ibuku. Jadi jika kau ingin menagih, tagihlah padanya." Dengus Extra kesal. Sang reternir marah dan memukul kepala Extra.
"Hei sakit Nenek."
"Nenek? Apa aku setua itu sampai kau panggil nenek?"
"Bahkan jauh lebih tua lagi." Gerutu Extra.
"Hei dengar kau, ibumu berhutang banyak pada orang yang kau sebut nenek ini, mau tidak mau kau harus mau bekerja padaku, atau.. Adikmu Momo Dhanie, akan ku pekerjakan sebagai pelayanku."
"Dasar licik. Momo itu masih kecil, jangan berani menyentuhnya." Gumam Extra lagi.
"Karena aku baik hati, bagaimana jika kau masuk ke sekolah Rikin Music itu? Jika kau terkenal nantinya, 80% honormu selama 1 tahun penuh, harus kau serahkan padaku."
"Bagaimana kau tahu aku bisa bernyanyi?"
"Anak buahku banyak, ini hanya hal sepeleh dari kekuasaanku." Ujar Nenek Renternir dengan sombongnya.

***
Hari Audisi Rikin School Art.
"Aku senang karna kau akhirnya mau ikut juga Ex."
"Biasa sajalah. Aku hanya ingin membuktikan, jika sekolah ini hanya seonggok sekolah bobrok yang hanya menjual nama saja."
"Benarkah begitu? Lalu apa gunanya untukmu?"
Extra diam mendapat pertanyaan Extra, sementara Evan masih bertanya-tanya tentang alasan Extra yang tidak jelas itu.
Di ruang audisi, sudah banyak menunggu ratusan peserta yang mengantri untuk mendapat giliran.
Seorang siswa lelaki  berkostum kelinci terlihat begitu aneh di mata peserta lain, ia hanya diam dan tetap tak membuka kostumnya itu. Ketika namanya dipanggil, siswa itu masuk ke ruang juri.
"Hei buka kostummu." Ujar Rain, salah satu juri dengan ketusnya.
"Maaf, tapi apa boleh aku tetap memakai kostum ini sambil bernyanyi?"
"Jika kau tidak menurut, kau boleh keluar dari sini." Ujar Rain lagi.
"Tunggu.. Biarkan dia menyanyi seperi itu." BoA berujar memberikan kesempatan.
Satu ruangan seperti tersihir ketika siswa itu mulai membuka mulutnya.
"Janganlah kau tinggalkan diriku, takkan mampu menghadapi semua, hanya bersamamu ku akan bisa.[hmpfh] [hmpfh]
Nada-nada tinggi dengan pitch control   [worried] dan nada tepat menjulang di telinga setiap insan yang mendengarkan.
Siapa sebenarnya Siswa itu? Serta mampukan Extra dan Evan lolos audisi? Jangan lewatkan 'Teens Musical' Episode 2 Minggu Depan.


To be continued..


gue jajaran cast Teens Musical, tapi nama gue kok belum nongol....  [hmpfh] [hmpfh] [hmpfh] [hmpfh] [hmpfh]
Logged

-DiA-

  • Penyelam Unggul
  • *****
  • Keong: 0
  • Offline Offline
  • Posts: 6804
  • "tak sendiri"

duduk di pojokan nonton ARCITEI...
ini acara teens musical, kenape jajaran cast nya udah pada om2 n tante2 sih???  [hmpfh] [hmpfh] [hmpfh]
pada gag ingat umur??  [laughing]
Logged
>><<

Netral

  • Special Member
  • Senior Sailor
  • ******
  • Keong: 0
  • Offline Offline
  • Posts: 12608
    • http://warna-warnikisahputihabu-abuku.blogspot.com/

Nanti muncol kok Shinefian [hmpfh]

Emang ga pada tau ini mirip serial ap? [hmpfh]

Tante DiA juga dapet peran nanti ;D
Logged
Eksis dengan suka bikin onar dan OOT? Sudah nggak zamannya. Diskusi cerdas dan sehat, itu baru eksis ;) |  Follow Official Twitter Lautan Drama Indonesia di www.twitter.com/lautandrama

-DiA-

  • Penyelam Unggul
  • *****
  • Keong: 0
  • Offline Offline
  • Posts: 6804
  • "tak sendiri"

gue perannya jadi apa net?? jangan bilang gue jadi emak lo...  [gunsmilie] [gunsmilie] [gunsmilie]

gue jadi personil girlband yah....  [shy] [giggle]
Logged
>><<

Netral

  • Special Member
  • Senior Sailor
  • ******
  • Keong: 0
  • Offline Offline
  • Posts: 12608
    • http://warna-warnikisahputihabu-abuku.blogspot.com/

Program : Teens Musical[/b]
Airtime : Pkl.19.00 WIB[/b]
Period : 15 Januari 2012[/b]

[/center]

EPISODE 2 &
 3

Episode 2

"Sungguh kontras antara penampilan dengan suara." Rain berujar spontan.
"Siapa namamu?" Tanya BoA.
"Namaku Scorpion."
"Bisakah kau buka kostum kepala kelincimu itu?"
Pion membuka kostumnya dan rupanya pun akhirnya terkuak. Pion berperawakan cungkring dengan wajah tirus nan eksotis serta kulitnya sedikit hitam.
"Sayang bakatmu tak imbang dengan penampilanmu. Di dunia Industri hiburan saat ini, percuma saja punya bakat hebat tapi fisik seperti itu." Rain berujar serius.
"Aku tak setuju, kamu berpotensi untuk menjadi bintang. Kamu diterima disini." BoA langsung mengambil keputusan. Pion terlihat girang ketika mendengar keputusan itu. Ia tak henti-hentinya berterima kasih pda semua juri.
Di luar ruang audisi, Pion malah meloncat-loncat kegirangan, tanpa sengaja ia menabrak seorang siswi lainnya.
"Maaf."
"Oh tidak apa-apa." Ujar siswi itu ramah.
"Sekali lagi maaf."

***

Extra dan Evan memasuki ruang audisi. Mereka  berkolaborasi menyanyikan sebuah lagu mellow nan romantis.
"Jadikan ini perpisahan yang termanis yang indah dalam hidupmu, sepanjang waktu. Semua berakhir tanpa dendam dalam hati, maafkan semua salahku, yang mungkin menyakitimu."
"Salah satu dari kalian tidak akan lolos audisi."
"Benarkah? Kalau begitu kami tidak akan masuk, jika salah satu dari kami tidak lolos. Bukan begitu Ex?"
Extra diam sejenak, sesaat kemudian ia menghela nafsnya.
"Tidak.. Aku tidak mau, jika kau yang tidak lolos, tolong jangan seret aku juga. Aku tidak ingin bernasib menyedihkan sepertimu, hanya karna kau yang tidak lolos."
Evan begitu kaget mendengar jawaban Extra. Ia hanya menatap Extra dengan pandangan kosong.
"Bagaimana kalau yang tidak lolos itu ternyata kamu Extra?"


To be continued..
« Last Edit: January 15, 2012, 01:27:39 AM by Netral »
Logged
Eksis dengan suka bikin onar dan OOT? Sudah nggak zamannya. Diskusi cerdas dan sehat, itu baru eksis ;) |  Follow Official Twitter Lautan Drama Indonesia di www.twitter.com/lautandrama

-DiA-

  • Penyelam Unggul
  • *****
  • Keong: 0
  • Offline Offline
  • Posts: 6804
  • "tak sendiri"

nongton dipojokan sambil ngopi...

Ini dream high ya?? Kok ada si Pion?? Padahal di poster ada netral n shinefian... tapi di episode 1 malah belom nongol??
Bikin openingnya dong net... biar ketahuan LM n LF nya sapa...  [hmpfh] [hmpfh] [hmpfh]
Logged
>><<

Netral

  • Special Member
  • Senior Sailor
  • ******
  • Keong: 0
  • Offline Offline
  • Posts: 12608
    • http://warna-warnikisahputihabu-abuku.blogspot.com/

Episode 3

Extra berlutut saat tau dirinya tidak diluluskan oleh BoA [ketua juri Rikin School]. Siapa yang menyangka, kalau Extra akan berlutut seperti itu. Semua peserta audisi yang melihat hal itu dari tv yang terpasang di luar tertawa melihat Extra berlutut, (Audisi dilaksanakan secara terbuka, ada monitor pemantau yang dipasang di berbagai sudut ruangan Kirin. Para peserta audisi jadi bisa menonton secara langsung dari monitor tersebut, saat peserta lain sedang mendapatkan giliran).
Extra mengucapkan dengan terbata, "Tolong selamatkan aku.. Apa yang harus aku lakukan agar aku bisa lulus."
BoA menjawab, "Bukankah kau bisa masuk sekolah lain dengan mengandalkan kemampuanmu yang kau sebutkan tadi."
"Tapi.. Kau tau.. Aku.. Kalau kau pikir, aku memiliki banyak kekurangan, aku akan bekerja keras. Aku mohon. Aku harus diterima di sekolah ini."
"Berhentilah memohon seperti itu, bahkan mereka yang berada di tingkat ketiga pun tidak akan melakukan hal yang sedang kau lakukan sekarang."
Extra tidak terima kalau ia disamakan dengan mereka yang berada di level-3. "Aku tidak sedang berlutut di depanmu." ucap Extra seraya berdiri tegak.
"Lalu, apa yang baru saja kau lakukan?" tanya BoA heran. "Bukankah jelas-jelas tadi Extra berlutut di depannya, semua orang pun melihat hal itu." Ujar Rain.
"Aku hanya.. Hanya.. melakukan hal tadi untuk.." Extra berpikir sesuatu alasan yang tepat, "Hanya untuk melihat lubang hidungmu."
Kontan, perkataan Extra itu mengundang tawa semua orang. Semua orang menertawakan apa yang baru saja di katakan Extra. Reaksi BoA hanya diam, ia terus memperhatikan Extra.
Sebelum pergi meninggalkan ruang audisi, Extra berkata dengan tegas, "Suatu hari kelak, aku akan membuktikan kalau kau sudah salah membuat keputusan."
"Tidak." ucap Evan. "Aku yang akan membuktikannya. Kalau kau sudah mengambil keputusan dengan benar." jawab Evan seraya menatap BoA.
Extra menatap kesal pada Evan, kemudian ia berlalu pergi. Menuju pintu keluar audisi, Extra melewati Evan. "Lucu sekali." ucap Extra dengan nada mengejek.

Setelah Extra pergi, tiba-tiba Evan jatuh pingsan. Pengajar yang menjadi Juri panik lalu menolong Evan.

Rain yang duduk di sebelah BoA hendak membuang data milik Go Hye Mi. Tapi, BoA mencegahnya, "Bolehkah aku melihatnya?" tanya BoA.
"Tapi ini milik Extra."
"Aku tau.." ucap Prof seraya mengambil data diri Extra dan membacanya.
Extra berjalan pulang, karena kesal dengan ketidaklulusannya dalam audisi. Extra merobek nomor urutnya, kemudian tanpa sengaja ia melihat orang suruhan dari penagih hutang. Extra panik, kepanikannya bertambah saat adiknya mengirimkan sms.
Isi smsnya :

"Mereka sudah mengusir kita keluar dari rumah"


Setelah dibantu beberapa guru pengajar akhirnya kesadaran Evan kembali saat itu juga. Evan berdiri dan ia mengucapkan terimakasih karena sudah ditolong. Evan mengurungkan niatnya untuk pergi dari ruang audisi. Ada hal yang sangat mengganjal di pikirannya dan saat itu juga, ia harus menanyakannya pada BoA.
Yoon Baek Hee bertanya, "Ada yang ingin aku tanyakan."
"Ya?" jawab BoA.
"Saat aku dilahirkan, ibuku bermimpi ada serangga yang muncul, dan ibuku beranggapan bahwa aku tidak akan memiliki sesuatu yang baik karena serangga itu berarti sebuah pertanda buruk."
"Ya?"
"Tapi, bukankah serangga itu serangga keberuntungan? Jadi, semua yang aku impikan bisa terwujud." kata Evan.
BoA meminta Evan untuk menghampirinya, "Kemari."
"Ya?"
BoA memberikan sebuah lambang "K"
"Apa ini?" tanya BoA.
"Aku tidak tahu." BoA pura-pura tidak mengetahui hal itu. "Mungkin sebuah benda keberuntungan. Atau hanya sebuah lambang. Anggap saja itu adalah sesuatu yang baik."
Evan mulai terharu, "Apa ini artinya.." ia menunduk dan mulai menangis, "Artinya, kalau.. tidak ada yang salah denganku? Apa aku diterima karena bakatku?"
"Ya." ucap BoA dengan pasti.
Evan senang mendengarnya, ia membungkuk-bungkuk lebih dari sekali untuk mengucapkan terimakasih.
Giliran peserta audisi berikutnya, peserta audisi nomor 1290 dipanggil. Itu nomor peserta milik teman Shinefian. Sayangnya, temannya sedang ada di kamar mandi.  Shinefian kesal, ia datang ke tempat audisi hanya untuk mengantarkan temannya, tapi temannya malah sibuk di kamar mandi.
"Cepat keluar.." Shinefian menggedor-gedor pintu kamar mandi.
"Sebentar lagi.. 3 menit lagi.. tidak.. tidak.. 4 menit lagi.." ucap Popcorn teman Shinefian.
"Kau sangat menjijikan." ucap Shinefian.
 "Sudah, hentikan dulu dan keluar.."
"Tidak bisa, ini keluar dengan sendirinya.."
Demi agar temannya bisa ikut audisi, Shinefian berusaha mengulur-ngulur waktu audisi dengan membuat kekacauan. Dengan membuat kekacauan, audisi akan ditunda sebentar karena pihak penyelenggara pasti akan membereskan kekacauan itu terlebih dahulu.
Shinefian membuat semua ruangan berantakan, dan semua peserta audisi menjadi ribut tidak beraturan. Sampai beberapa petugas datang untuk mengamankan Fian. Untuk mengecoh, Fian mengambil tabung gas, lalu menyemprotkan gas itu pada petugas yang mengejarnya. Tapi, para petugas tetap mengejar Fian. Sampai tanpa Fian sadari,, ia sudah memasuki area audisi.
Tanpa Fian sadari BoA memanggil nama Shinefian. "Shinefian" Mengetahui Fian yang tidak fokus, penjaga segera menahan tangan Fian.
Fian kesal, "Siapa kau?!!"
"Dari pada kau menghabiskan waktumu dengan hal yang tidak berguna, bagaimana kalau kau menunjukkan bakat dancemu. Kau sangat menyukai dance, bukan?"
Pertanyaan BoA membuat Fian bertambah kesal,
"Siapa kau?!!!"

To be continued..
« Last Edit: January 20, 2012, 08:27:12 PM by Netral »
Logged
Eksis dengan suka bikin onar dan OOT? Sudah nggak zamannya. Diskusi cerdas dan sehat, itu baru eksis ;) |  Follow Official Twitter Lautan Drama Indonesia di www.twitter.com/lautandrama

revona

  • Chingu
  • **
  • Keong: 0
  • Offline Offline
  • Posts: 1312
  • your voice is gifted..!!

keren tret nya, kreatif [thumbsup]
Logged
accompany you till the end

choose the one you love and love the one you choose
Pages: 1 ... 25 26 27 28 [29] 30 31 32 33 ... 71   Go Up